Apr 282018
 

Para Dasar merupakan latihan yang wajib diikuti dan dikuasai oleh Taruna AAL tingkat III Korps Marinir dan setiap Taruna AAL Korps Marinir dilatih sampai mahir melaksanakan penerjunan bersenjata maupun tanpa senjata serta diakhiri Wing Day

Surabaya, Jakartagreater.com – Sebanyak 24 orang Taruna AAL tingkat III Korps Marinir angkatan ke-64 telah memiliki kemampuan Tri Matra Terpadu. Kemampuan tersebut dimiliki setelah mengikuti latihan dan praktek “Para Dasar” terjun payung siang dan malam hari, selama kurang lebih 20 hari di Komando Latihan Korps Marinir Gunung Sahari, Surabaya dan Pusat Penerbangan AL Juanda, Sidoarjo.

Lattek “Para Dasar” Taruna AAL tersebut ditutup secara resmi Wakil Gubernur AAL Brigjen TNI (Mar) Nurri Andrianis Djatmika pada Jumat 27 April 2018 di Shelter Helly Lanudal Juanda, Sidoarjo dalam suatu upacara militer. Selama latihan dikoordinir Kepala Departemen Marinir (Kadepmar) AAL Kolonel Marinir Guslin, S.H., didukung instruktur dan pelatih Kolatmar 27 orang, dan AAL 13 orang.

Gubernur AAL Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M., dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wagub AAL mengatakan, TNI AL di masa depan harus mampu memadukan keunggulan sumber daya manusia, keterampilan dan teknologi yang sesuai dengan zamannya.

Oleh sebab itu, lembaga pendidikan AAL terus berupaya meningkatkan kualitas hasil didik guna mewujudkan kesiapan profesionalisme personel TNI AL sesuai hasil didik yang diharapkan.

Sebagai calon prajurit Korps Marinir yang memiliki kualifikasi sebagai Pasukan Pendarat TNI AL, Taruna tingkat III Korps Marinir harus memiliki kemampuan Tri Matra Terpadu yang handal sesuai tuntutan tugas yang akan diemban dalam setiap pertempuran, yaitu merebut dan menguasai tumpuan pantai pendaratan dan menguasai tumpuan pantai pendaratan lawan melalui jalur laut dan udara, tegasnya.

Para Dasar merupakan latihan yang wajib diikuti dan dikuasai oleh Taruna AAL tingkat III Korps Marinir. Materi Para Dasar meliputi teori (Ground Training) di Kolatmar selama 7 hari dan praktek terjun siang dan malam di Puspenerbal selama 10 hari. Setiap Taruna AAL Korps Marinir dilatih sampai mahir melaksanakan penerjunan bersenjata maupun tanpa senjata serta diakhiri Wing Day. (Pen AAL).

Bagikan :

  2 Responses to “Taruna AAL Korps Marinir Berkemampuan Tri Matra Terpadu”

  1.  

    Harusnya berkemampuan rudal smart hadeh ketingalan jaman negara pakistan aja ada rudal

  2.  

    TEKHNOLOGI… SEKARANG ZAMANNYA TEKHNOLOGI… DONG FENG MELUNCUR??? SEMANGAT AKAN BINASA BILA DIKALAHKAN DENGAN TEKHNOLOGI…

 Leave a Reply