Taruna Korps Marinir Tingkat lV Latihan Terjun Para Dasar

WhatsApp Image 2021 11 18 at 16.09.03 e1637244270660

JakartaGreater   – Gubernur AAL, Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, meninjau pelaksanaan Latihan Praktek Para Dasar Terjun Statik Taruna AAL Korps Marinir Tingkat lV Angkatan ke-67, hari ke-11 dari 19 hari yang direncanakan pada Kamis 18-11-2021 di landasan Skuadron 600 Wing Udara 2, Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal), Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, dirilis Bagpen AAL.

Turut hadir mendampingi Gubernur AAL dalam peninjauan tersebut yaitu :  Wadan Puspenerbal, Laksma TNI Bayu Ali Shahbana, Dirrenbang, Kolonel Laut (P) Eddy Supriono, Dirdik AAL, Kolonel Laut (P) Sawa, Dirlog AAL, Kolonel Laut (T) Achmad Riza, Dirpers AAL, Kolonel Laut (E) Prasetyo Tri Yudanto, Danmen AAL, Kolonel Laut (P) Arief Budiman dan Kadepmar AAL, Kolonel Marinir Datuk Sinaga.

WhatsApp Image 2021 11 18 at 16.09.05 e1637244128536

Menurut Gubernur AAL, latihan terjun payung statik atau para dasar bagi Taruna Tingkat IV Korps Marinir merupakan latihan wajib yang telah diprogramkan dalam kalender pendidikan AAL.

Kualifikasi itu menjadi upaya pembinaan mewujudkan potensi dasar dalam rangka memberikan kemampuan dan ketrampilan sebagai bekal dan kelengkapan kemampuan vertikal infiltrasi dalam pelaksanaan tugas di kemudian hari.

Menurutnya, memperhatikan Indonesia sebagai negara kepulauan, penambahan kemampuan Terjun Statik Para Dasar bukanlah hal yang berlebihan.

“Sebagai calon perwira dan prajurit Korps Marinir yang berkualifikasi pasukan pendarat, melalui Taruna AAL Tingkat lV Korps Marinir perlu dan harus dibekali guna memiliki kemampuan yang lebih. Ini sesuai tuntutan tugas yang akan diemban dalam merebut dan menguasai tumpuan pantai pendaratan,” tegas Gubernur AAL, Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah.

WhatsApp Image 2021 11 18 at 16.09.04 e1637244210690

“Tentunya, penguasaan tersebut selain melalui laut memungkinkan juga melalui mobilitas udara ataupun untuk mendukung infiltrasi udara di belakang garis pertahanan lawan. Dengan demikian, manfaatkan kesempatan latihan Para Dasar ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Gubernur AAL, Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah.

Latihan yang dilaksanakan mulai tanggal 8 – 26 November 2021 mendatang ini, diawali ground training. Dilanjutkan beberapa penerjunan meliputi latihan terjun tanpa senjata dan bersenjata serta terjun malam.

Semua dikerjakan baik slow jump maupun fast jump, baik melalui ramp door maupun pintu samping dan diakhiri dengan wing day. Mengingat Gubernur AAL pernah bertugas lama di Pasukan Khusus TNI AL, Taifib dan Denjaka, la banyak mengingat teknis untuk lebih hati-hati dalam pelaksanaan terjun statik di antaranya Taruna dan pelatih selalu mengawali kegiatan dengan berdoa.

WhatsApp Image 2021 11 18 at 16.09.04 1 e1637244071774

“Ciptakan zero accident dalam pelaksanaan latihan terjun statik para dasar ini. Laksanakan check, recheck and check again  dan saling mengingatkan khususnya menjelang pelaksanaan. Ikuti dan laksanakan instruksi serta petunjuk dari para pelatih. Ikuti segala aturan dan prosedur yang telah ditetapkan, kendalikan rasa takut agar tidak berdampak kepada yang lain,” kata Gubernur AAL.

Tags:

Leave a Reply