Nov 062017
 

Danyonarmed 12 Letkol Arm Wahyu Jatmiko S.Sos, MM menyampaikan dibalik modernnya Alutsista yang dimiliki tanpa adanya perawatan, pemeliharaan yang rutin dan terorganisir sesuaiĀ  prosedur maka secanggih apapun Alutsista akan menjadi sia-sia.

Ngawi, Jakartagreater.com – Kepercayaan yang diberikan oleh Komando Atas dalam usaha modernisasi Alutsista dari Meriam 105 mm Tarik menjadi Meriam 155 mm Caesar adalah suatu tanggung jawab dan kepercayaan yang besar yang harus dilaksanakan oleh Yonarmed 12/1/2 Kostrad, Ngawi, Jawa Timur.

Namun dibalik modernnya Alutsista yang dimiliki tanpa adanya perawatan serta pemeliharaan yang rutin dan terorganisir sesuai dengan prosedur maka secanggih apapun Alutsista yang dimiliki akan menjadi sia-sia.

Kedatangan tim Nexter dalam rangka Technical Assistence Meriam 155/Gs Caesar di Yonarmed 12/1/2 Kostrad dilaksanakan selama 3 hari mulai hari Selasa tanggal 31 Oktober 2017 sampai dengan Kamis 2 November 2017.

Tim Nexter diwakili oleh Mr.Sergey Salgado (Nexter) dan Bapak Eko Nurindro Prabowo dari PT. Lentera Sumber Makmur (Mitra Ditpalad) serta di dampingi oleh mekanik dari Yonarmed 12/1/2 Kostrad dipimpin oleh Lettu Arm Bayu Wardana Bersama 4 orang anggota.

Danyonarmed 12 Letkol Arm Wahyu Jatmiko S.Sos, MM menyampaikan dibalik modernnya Alutsista yang dimiliki tanpa adanya perawatan, pemeliharaan yang rutin dan terorganisir sesuai prosedur maka secanggih apapun Alutsista akan menjadi sia-sia.

Kegiatan tim Nexter dalam rangka Technical Assistence Meriam 155/Gs Caesar di Yonarmed 12/1/2 yang dilaksanakan meliputi :

  1. Pengecekan terhadap pemeliharaan berkala 1 tahun yang telah dilakukan oleh satuan.
  2. Melaksanakan pengecekan kondisi Jack Elevasi pada Meriam Caesar.
  3. Melaksanakan pengecekan kondisi GPS pada Meriam Caesar.
  4. Melaksanakan pengecekan kondisi Google Peninjau SOPHIE (Aloptik).
  5. Melaksanakan penginventarisasian suku cadang, materiil, pelumas dan peralatan di masing-masing Baterai.

Danyonarmed 12 Letkol Arm Wahyu Jatmiko S.Sos, MM menyampaikan kegiatan ini sangat penting bagi pemeliharaan dan perawatan Alutsista Meriam 155 mm Caesar, sebab Meriam ini adalah Meriam baru sehingga kemampuan personel masih sangat terbatas dalam pemeliharaan dan perawatannya.

Danyonarmed 12 Letkol Arm Wahyu Jatmiko S.Sos, MM menyampaikan dibalik modernnya Alutsista yang dimiliki tanpa adanya perawatan, pemeliharaan yang rutin dan terorganisir sesuai prosedur maka secanggih apapun Alutsista akan menjadi sia-sia.

Dengan program dari Komando Atas ini Letkol Arm Wahyu Jatmiko S.Sos, MM berharap para personel Mekanik Yonarmed 12/1/2 Kostrad bisa belajar dan berdiskusi langsung dengan ahli dari Nexter sebagai pembuat Meriam ini, sehingga kedepannya akan lebih paham dan semakin profesional dalam pemeliharaan dan perawatan Meriam 155 Caesar ini.

Secara umum hasil Technical Assistence Meriam 155/Gs Caesar di Yonarmed 12/1/2 Kostrad tidak ada kendala dan dalam keadaan siap pakai serta kegiatan ini dilaksanakan setiap sebulan sekali untuk service dari Nexter dan memastikan perawatan dilaksanakan sesuai dengan pedoman guna mendukung satuan Yonarmed 12/1/2 Kostrad sebagai satuan bantuan tempur di jajaran Divif 2/Kostrad. (Penkostrad).

  18 Responses to “Technical Assistance Meriam 155 Caesar Yonarmed 12/1/2 Kostrad”

  1. MAYAN DAPAT SERVICE DARI NEXTER ,SEBULAN SEKALI LAGI BAYAR GAK TUH

    • Jika teringat kejadian HUT TNI kemaren gara – gara tank Ngadat jadi nya barisan artileri tank Marder, Arisgator, pandur, leopard, tarantula, kaplan sedikit terganggu. mungkin karena itulah diperlukan pengecekan berkala, tank boleh aja macet tapi kalau alustita seperti canon dan meriamnya macet abis sudah saat ada situasi genting.

  2. Kenapa msh ada PT. Lentera Sumber Makmur (Mitra Ditpalad)? Bukannya skema pembelian alutsista kita G to G? Dan dr sekian banyak howitzer yg kita (pernah) punya, apakah PT. Pindad tidak bisa membuat sendiri? Menurut sy sih teknologi pembuatan howitzer tdk secanggih membangun pespur seperti cita2 PT. DI.

    • Klu jiplak seperti China kita jg mampu klu mengenai meriam, yg jd masalahkan teknologi material aka metalurginya sudah banyak kemampuankah kita membuat logam yg sesuai utuk meriam dan alutsista2 lainnya!

    • Boleh juga sih, dan memang Kalau Truck mounted Ada banyak negara yg bikin sekarang contoh ada Eva, Suzanna2, Archer Saab ,M77 porte dll… Lagi ngetrend emang sekarang Myanmar katanya abis borong banyak SH1 cina, Rusia sekarang ada Floks, jerman lagi gencar nawarin donar yg Tracked ataupun truck mounted, Aselsan turki bikin ASYA, blom kek yugoslavia… Wah saingannya banyak yah kalau pindad mo coba2 hahaha…

      • Hahaha… Kira-2 Mau Gk Ya Klau Di Tawarin 2S7 Pion Bekas…

        • Kalau gratis sih mau ajalah kalau bayar ogah wkkkk… Lagian Kalau itu mah kegedean bung jim rusak jalan sini ntr blom laginkalau ambles gimana wkkk… Lagian sekarang karena banyak Negara2 yg pengen punya banyak Howitzer swagerak tapi merasa kemahalan kalau beli yg Tracked blom ditambah gerah dng perawatannya yg membuat Truck mounted populer sekarang bung jim…

          • Hahaha… Klau Nungguin Hibah Sih Ya Kayaknya Masih Agak Lama Bung. Tapi Itu Pion Juga Pake Truk Lho… šŸ˜†

          • Masa sih ini ane cari pion yg Truck mounted di mbah google ga da ahh bung jim?? tracked semua itu pion, kanonnya aja 203-mm buset gede banget… Kalau mau hemat liat Cuba dng jupiter 3… Cuba bikin Jupiter 3 dari gabungan Towed Howitzer soviet lawas mereka, yg penting Abis nembak bisa langsung cepat ganti posisi buat menghindari Counter fire, Tni kan punya banyak towed howitzer lama di bikin aja kek Jupiter 3 xixixi…

  3. Wooy harap tenang jgn berisiiik..

    Sdg ada persiapan resepsi

  4. Maintenance rutin dan engineering wajib mereka paham, paling tidak ngerti perawatan berkala, nahhhh kalau bisa mereka wajib ikut pelatihan dan bersertifikat…Zeni Engineering harus maju dan berkembang

  5. Dan itu dekat rumah saya… Heeemmm

  6. Kirain nexter mo nawarin Caesar baru yg 8×8 xixixi…

 Leave a Reply