Tejas Terbaru Diklaim Lebih Canggih

Jakartagreater.com - Hindustan Aeronautics Limited (HAL) baru-baru ini melakukan uji terbang perdana dari pesawat tempur LCA Tejas varian FOC (Final Operational Clearance) dengan tail-number SP-21 yang dipiloti oleh Komandan Udara K A Muthana (Retd). Tejas FOC lepas landas dari Bandara HAL dan mengudara selama 40 menit, lansir News18.

"HAL mencapai prestasi penting dalam waktu 12 bulan setelah merilis Drawing Applicability List (DAL) dan SOP (Standard Operating Procedure) oleh CEMILAC", bunyi pernyataan itu.

Tejas varian FOC diklaim lebih canggih dengan beberapa peningkatan setelah mendapat masukan dari Angkatan Udara India setelah mengoperasikan pesawat tempur Tejas variaon IOC.

Menurut pabrikan HAL, Tejas terbaru menyerap banyak perbaikan manufaktur yang didasarkan dari Tejas IOC (Initial Operational Clearance) yang sudah digunakan oleh Angkatan Udara India (IAF).

IAF akan segera menempatkan 16 Tejas FOC untuk skuadron 18 Flying Bullet yang berbasis di Sulur, di mana skuadron 45 Tejas Flying Dagger sudah diperkuat oleh 16 Tejas IOC.

Setelah semua 16 Tejas FOC dikirimkan, HAL akan merubah Tejas IOC menjadi standar Final Operational Clearance dan kemudian akan berpindah untuk memproduksi Tejas varian MKI.

Lalu apa saja keunggulan Tejas FOC dibandingkan Tejas versi awal?

Daya Jangkau

Kritik terbesar terhadap Tejas IOC adalah jangkauannya yang terbatas dan daya dukung bahan bakar. Tejas lawas saat ini membawa dua tanki tetap berkapasitas 1.200 dan 800 liter. Tejas FOC sekarang mendapatkan tangki tambahan dengan kapasitas 725 liter yang dipasang di jalur tengah, tepat di tengah badan pesawat.

Probe Pengisian Bahan Bakar

Untuk meningkatkan jangkauan lebih jauh, Tejas FOC dilengkapi probe pengisian bahan bakar di udara untuk pertama kalinya, yang berarti kini Tejas dapat terbang untuk misi yang lebih lama tanpa khawatir kehabisan bahan bakar. Namun, sayangnya hal ini akan meningkatkan penampang radar pada Tejas.

Senjata Meriam Otomatis

Tejas FOC dilengkapi meriam otomatis Gsh-23 dengan laras ganda kaliber 23 mm. Meriam otomatis sekarang memiliki perangkat lunak yang lebih baik dan telah diuji di darat. Segera, meriam itu akan diuji kemampuan tempurnya juga.

Rudal Jarak Jauh BVR

Tejas FOC juga akan membawa rudal Astra BVR (Beyond Visual Range) di masa depan. Astra adalah rudal udara-ke-udara BVR buatan India dengan jangkauan 110 km. Saat ini Tejas dilengkapi rudal Derby BVR buatan Perusahaan Israel.

Kelincahan

Tejas FOC diklaim akan memiliki kemampuan manuver dan kelincahan yang lebih baik yang akan membantu Tejas untuk menembus kekuatan 8G dengan kecepatan lebih rendah, meningkatkan manuver terbangnya. Tejas dapat bermanuver dari -3G hingga 8G. Untuk mencapai kelincahan seperti itu, perubahan telah dilakukan pada sistem mekanik termasuk flap. Ini juga akan membantu Tejas untuk menyelamatkan diri dari serangan rudal yang masuk dengan cepat menarik gerakan 8G tanpa kehilangan tenaga di udara.

Tinggalkan komentar