Nov 012014
 

Teknologi Endripilot

Liputan6.com, Bandung – Cibiran tidak membuat Endri Rachman berhenti membuat suatu karya membantu kemajuan teknologi dalam negeri. Pria kelahiran Bandung, 13 November 1967 itu mengembangkan Endripilot untuk digunakan pada angkot.

“Bandung itu macet, salah satunya karena angkot yang tidak disiplin. Jadi Endripilot ini akan di masukan ke dalam angkot, nanti perilaku supir itu akan dikontrol dan dikendalikan oleh Endripilot. Saya akan coba itu dengan harapan satu saat nanti angkot-angkot itu akan berjalan dengan tertib,” ucap mantan karyawan IPTN (sekarang PT DI) kepada Liputan6.com di rumahnya, Sarijadi, Bandung, Jawa Barat.

“Saya kasih contoh, kalau ditentukan angkot dilarang melaju dengan kecepatan 100 km/jam, meskipun sopir tekan gasnya maksimal, tetap saja di bawah 100 km/jam. Kalau dia mau nyalip ke kiri, Endripilot ini akan memaksa si angkot ini ke kanan lagi. Seperti Fly By Wire pada pesawat.”

Lalu apa itu Endripilot?

Endripilot adalah autopilot atau sebuah system mekanikal, elektrikal atau hidraulik yang memandu kendaraan tanpa campur tangan dari manusia. Pria yang pernah meraih penghargaan tertinggi medali emas pada pameran Malaysian Technology Expo 2006 atas penemuan Small Flight Control Simulator (Ironbird) untuk F-16 ini mengaku sistem ini ia buat sendiri melalui reverse engineering.

“Iya kita buat sendiri (enkripsi), electroniknya buat sendiri, softwarenya buat sendiri. Buat sendiri dalam proses ATM (Asynchronous Transfer Mode) itu, di mana-mana teknologi itu ATM,” tuturnya.

Pria lulusan TU Braunschweig, Jerman ini bercerita, awal pengembangan Endripilot banyak yang pesimis dan meragukan kemampuannya. Selain itu, ia pun mendapat tertawaan dan ocehan atas apa yang ia lakukan.

“Endripilot saya buat diketawain, untuk apa buat begitu? Lebih baik beli kata mereka. Saya bilang, kalau masalah canggih-canggihanan saya sudah pernah terlibat pada autopilot yang Rockwell Collins gitu ya pesawat N-250 Fly By Wire pada tahun 1996. Saya sudah pakai dan pasang tapi kan gak puas karena beli. Nah sekarang siapa yang mau buat, kalau mau buat maka harus dari dasar,” kenangnya.

Meski mengakui teknologi autopilot yang ia kembangkan masih tergolong “lawas”, tapi pendiri dan Direktur PT Globalindo Technology Services Indonesia (GTSI) ini bangga karena ini dibuat oleh tangannya sendiri dan anggaran sendiri. Saat ini, teknologi autopilot sudah menggunakan kemampuan pemrosesan diatas 32 bit.

“Sekarang sudah mau masuk ke 16 bit, tapi progress dulu dari 8 lalu ke 16 kemudian ke-32 bit. Alhamdulillah dari softwarenya tinggal tunggu waktu saja. Kalau ada dukungan dana mungkin bisa lebih cepat lagi saya bisa merangkul mahasiswa yang tertarik pada control dari berbagai universitas. Tapi karena Indonesia susah harus jadi dulu produknya, jadi saya dibantu beberapa mahasiswa saya,” kata dia.

Dalam pengembangan ini, Endri mengajak sejumlah ilmuwan lainnya seperti Ricky Elson dan tim Kupu Kupu Malam yang sudah terkenal dengan mobil listrilk buatannya. Ia berharap, karya ia dan sejumlah ilmuwan ini bisa mengurangi kemacetan yang terjadi di tanah air. Kota Bandung menjadi tempat pertama rencana pengujian teknologi ini.

“Saya fokuskan autopilotnya dulu rencana mau kerjasama dengan Ricky Elson. Nah nanti beliau mengurusi motor dan modul listriknya saya mengurusi autopilot dan rencana mau kerjasama dengan tim kupu-kupu malam juga,” cakapnya.

Lalu ada rencana mengajak Pemda Bandung untuk Program ini? “Jadi saya buat dulu konsepnya kemudian kalau sudah berjalan baru setelah itu ditawarkan ke Pemda. Minimal 50% dulu berjalan program ini baru saya akan tawarkan ke Pemda,” jawab Endri.

Selain akan digunakan di mobil, Endri telah melakukan pengujian di Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) atau UAV dan Roket pada ajang Komurindo 2014 kemarin. Meski buat sendiri, ia menuturkan, komponen masih banyak didatangkan dari luar negeri.

“Nah ke depan saya akan buat autopilot dari UAV, sebab saya sudah mengembangkan UAV dari tahun 2000-an, kendala terbesar adalah dari segi elektronik, hampir semua diimport dari luar. Contohnya motornya, batere, autopilot, sensornya juga sampai GPS semuanya dari luar. Kadang-kadang saya kritik, itu anak elektro buat apa? Tapi karena mentality kita beli saya coba buat sendiri meski basic saya bukan orang elektro dan Alhamdulillah bisa,” katanya. (Ein)

Credit: Elin Yunita Kristanti

 

Sumber : Liputan6.com

 Posted by on November 1, 2014

  34 Responses to “Teknologi Ini Bisa ‘Menjinakkan’ Angkot yang Ugal-ugalan”

  1. cocok ni di medann

  2. Mantapp

  3. Kenapa tidak maju terus pemikir kita…

  4. Absen

  5. Dibawah bimbingan beliau, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung bisa memborong penghargaan salah satunya kompertisi Roket.

    http://htk.besaba.com/post-format-gallery/unikom-juara-umum-komurindo-dan-kombat-2014/

    Ditambah Pak Ricky Elson yg sudah terkenal dengan mobil listrik bersama tim kupu2 malam, tinggal menunggu partisipasi pemerintah sekarang aja.

    • Bung jaLo apakah menurut pandangan Anda pak Jokowi akan mengembangkan ESEMKA seperti tekatnya duLu di waktu masih menjabat menjadi waLikota SoLo , tapi penemuan ini bagus buat ditawarkan kepada perusahaan mobiL yang ada tapi tetap Hak patennya miLik Pak Endri Rachman , dan semoga ditetapkan kepada mobnas ESEMKA…..semoga 🙂

      • sy kr akan sulit untuk berharap melihat mobil ESEMKA dikembangkan bung CM, karena isunya mobil esemka sebenarnya merupakan mobil dari cina yg dibeli terpisah kemudian baru dirakit di indonesia dan dipasangkan merek esemka. sy kr tdk akan ada perusahaan mbil yg mau membeli program ini karena justru bisa menurunkan minta pembeli, program ini sy liat memang lebih tepat diterapkan di angkot ataupun bus antar kota

        • Yup bener bung Faadhil, melihat keadaan negara kita lebih baik diurus dulu regulasi terkait UU Mobil Listrik. Saya lebih memilih mobil listrik yg dikembangkan.

          • bung jalo ane pernah lihat poto mobil listrik di pindad, dari pada mas ricky ini kemabli ke jepang kenapa mas ricky ini gk ditarik ke pindad sja, sekalian diajak ngembangin mobil listrik di pindad ato mungkin msin listrik untuk anoa

      • Mungkin lebih baik diterapkan di Bus Listrik Kemenristek dan LIPI.

    • Bung Jalo, kalau UAV apakah Pak Endri ada kerjasama dengan pemerintah, mengingat keahliannya tinggi. Beliau bisa dibilang sukses melakukan reverse engineering, dan akan menuju ke 32 bit.

      • Bung ghi, ada bung dengan pemerintah malaysia. Sekarang saya lihat teknologi UAV malaysia sudah maju selangkah dibanding kita, krmarin universitas sains mereka sudah membuat UAV dengan mesin turbojet. Tapi untum endurance saya belum tahu.

        Ok kembali lagi, untuk UAV ada, Lapan rencana mengajak beliau mengembangkan UAV HALE untuk memenuhi kebutuhan UAV yg diinginkan Pak Jokowi. Persiapan sudah dilakukan dari sekarang, jaga2 kalau Lapan dipilih mengembangkan UAV ini. Tapi kalau dalam waktu dekat, pemerintah Malaysia yg sangat ingin membayar jasa beliau.

        • Bung Jalo, Pemerintah Malaysia sangat ingin membayar jasa beliau? Miris mendengarnya? Semoga PT. DI cepat menarik beliau untuk mengembangkan produk UAV LAPAN.

        • Yah moga2lah dengan pemerintah kita jalan projectnya, bukan hanya dengan pemerintah lain. Bbrp hari lalu pak Josaphat juga diskusi dengan TNI-AU. Moga2 juga nanti ada projectnya. Mungkin bisa jadi kolaborasi atau tetap project terpisah tapi dengan spesifikasi berbeda.

  6. patut di acungi jempol pak Endri Rachman, walaupun karyanya agak tidak dihargai dan dipandang sebelah mata oleh bangsa sendiri, namun beliau tidak lelah berkarya.
    Maju terus pak Endri Rachman tetap berkarya untuk NKRI

  7. hmm boleh juga, tapi mungkin lebih baik difokuskan ke bus antar kota yang sering ugal2an dan kalau udah celaka, korban fatal biasanya banyak.

    karena lalu lintas kota relatif padat, jarang ada kecelakaan angkot yang parah walaupun kelakuannya sering menyebalkan…

  8. Negeri yang Aneh.
    Orang yang Luar Biasa, Hebat tanpa sekolah selallu dicemooh.
    Orang yany Luar Biasa , Hebat berpendidikan tinggi selalu di anak tirikan hasil karyanya.
    hmmmmm..Indonesia ..Indonesia.

  9. mobil yaris yang KKM sudah terbukti, sekarang katanya mobil listrik selo mau dibikin juga, biar bisa berjalan sendiri 😀

    kalau saya malah sering baca di FB nya beliau https://www.facebook.com/endri.rachman?ref=ts&fref=ts

  10. Banyak orang hebat dinegeri ini tinggal dikordinasikan.

  11. esemka ngga layak produksi..

  12. Pasti Bisa Lanjutkan

  13. Sip..tpi saya yg tertarik pada outopilot pada uav dan pada rudal jelajah nantinya..

  14. Drive by wire
    Dan lain lain

  15. Sayang klo teknologinya di sia2 kan
    Bpak jokowi tolong di bantu pengembangannya biar mandiri negri ini

  16. betul tuh bikin sendiri lebih puas daripada beli, dulu ane beli walkman murah yg ga bisa ngerekam dan ga ada loudspeaker tapi setelah dimodif bisa tuh buat ngerekam dan dipasang speaker 2 inchi lumayanlah biar kecil. tuh walkman bentuknya memang jadi aneh tapi puas deh walau biaya modif bisa lebih mahal daripada lebih yg udah jadi.

 Leave a Reply