Dec 032014
 

Fieseler Fi 103 = Bom Terbang Pertama

image

image

Pasukan Amerika menemukan dan menginspeksi Fieseler Fi 103R di bulan April 1945

image

Fieseler Fi 103R (Reichenberg) yang dirampas Inggris dari tangan Jerman tahun 1945

Bom Terbang ini dibuat untuk mendukung serangan bunuh diri yang dilakukan oleh Skuadron Leonidas pada masa Third Reich. Relawan dilatih di glider biasa untuk memberi mereka nuansa penerbangan tanpa mesin, kemudian berlanjut ke pesawat khusus dengan sayap diperpendek yang dapat meluncur dengan kecepatan hingga 300 kilometer per jam (190 mph). Setelah ini, mereka berkembang dengan kontrol ganda R-II.

Pelatihan dimulai pada R-I dan R-II dengan hasil cukup memuaskan dimana mereka mampu mendarat kembali meskipun dengan susah payah. Pesawat ditangani dengan baik, dan diperkirakan bahwa Skuadron Leonidas akan segera menggunakan mesin. Albert Speer menulis kepada Hitler pada 28 Juli 1944 dan mengatakan bahwa dia menentang pemborosan laki-laki dan mesin untuk menghadapi Sekutu di Perancis dan menyarankan akan lebih baik untuk menggunakan mereka untuk menghancukan pembangkit listrik Rusia.

Test Penerbangan
Penerbangan nyata pertama dilakukan pada bulan September 1944 di Larz, dimana Reichenberg dijatuhkan dari Heinkel 111. Namun, kemudian bom terbang itu jatuh setelah pilot kehilangan kontrol ketika ia membuang kanopi. Penerbangan kedua pada hari berikutnya juga berakhir dengan kecelakaan, sementara tes penerbangan berikutnya dilakukan dengan pilot penguji Heinz Kensche dan Hanna Reitsch. Reitsch sendiri mengalami beberapa crash-landing, meskipun ia berhasil selamat tanpa cedera. Pada tanggal 5 November 1944 dalam penerbangan uji kedua R-III, sayap jatuh karena getaran dan Heinz Kensche berhasil membuka parasut untuk menyelamatkan diri, meskipun dengan beberapa kesulitan karena ruang kokpit yang sempit.

Pembatalan
Ketika Werner Baumbach diangkat sebagai komandan KG 200 yang misterius pada bulan Oktober 1944, ia ditugasi untuk membentuk unit yang berkekuatan beberapa Reichenberg untuk mendukung proyek Mistel. Dia dan Speer akhirnya bertemu dengan Hitler pada tanggal 15 Maret 1945 dan berhasil meyakinkan bahwa misi bunuh diri bukan bagian dari tradisi prajurit Jerman, dan kemudian hari itu pula Baumbach memerintahkan unit Reichenberg harus dibubarkan.

Varian :
• R-1 – glider dasar tanpa mesin satu kursi.
• R-II – memiliki kokpit kedua dipasang di mana hulu ledak biasanya akan meledak.
• R-III – sebuah single seater, dengan asupan pulse jet dipasang untuk mensimulasikan penanganannya.
• R-IV – model operasi standar bertenaga.

Spesifikasi :
Karakteristik umum
* Kru: Satu
* Panjang: 8 m (26,24 ft)
* Lebar sayap: 5,72 m (18,76 ft)
* Tinggi: ()
* Berat terisi: 2.250 kg (£ 4960)
* Mesin: 1 × Argus Sebagai jet pulsa 014, 350 kgf (770 lbf)

Kinerja
* Kecepatan maksimum: 800 km / h (500 mph (dalam penerbangan diving))
* Kecepatan jelajah: 650 km / h (400 mph)
* Range: 330 km (205 mil)

by: Telik Sandi

Bagikan Artikel :

  19 Responses to “Teknologi Rahasia Jerman sejak Perang Dunia II (3)”

  1. bung werhmact nih jagonya

  2. ngeri juga jerman.

  3. hanya pake bengkel home industri tapi produknya kapal selem ma peswat terbang.

  4. foto paling atas bukannya ‘bom berawak’ jepang ?

    • tepatnya Yokosuka MXY7 Ohka (Baka).

      rudal berawak anti kapal, alias exocet atau tomahawk versi perang pasifik

      The Ohka (Cherry Blossom) was, in effect, a manned anti-shipping cruise missile – a sort of “Exocet” of the Pacific War. It did not play as large a role in the final phases of the war as the Japanese intended it to, but, other than its being a manned suicide attack aircraft and not an unmanned guided missile, it pointed the way to the Exocets and Tomahawks of the present day.
      (indianamilitary.org)

  5. Tante merkel lg neehh

  6. Sudah hebat teknologi jerman pada masa itu….

  7. Bom baka konon sdh di uji kamikaze jepang sayangnya tidak menimbulkan kerusakan brarti karena jepang sdh nyaris kalah..nazi belum menguji. Sayang ya..

  8. ini belum piring terbang yang sudah dibuat Jerman pada masa akhir PD 2, mereka beyond the inspiration 🙂

    • Yap…betul bapak besar…namanya haunebu…piring terbang yg bs melesat secepat kilat tak terdeteksi radar karena jerman saat itu sdh menemukan lapisan penyerap radar (absorbent) yg kemudian di tiru AS untuk merancang B2 spirit dan F117 nighthawk…

      • bung wehr .. kenapa koq sekarang belum ada piring terbang yang mass production untuk militer atau jerman/usa saat ini kenapa tidak mengembangkan lagi haunebu ini? kan dasar prototypenya udah ada 😀

        • Konsepnya terlalu rumit bung pojokunduh dan ada missing data yg tdk terpecahkan ilmuwan USA…barangkali kalau ilmuwan di beri waktu haunebu akan operasional karena teknologi dirgantara jerman lebih maju…ini sebenarnya di persiapkan jerman sbg pesawat ulang alik…jerman berencana membuat pangkalan rahasia di bulan…

          Yg sukses malah flying wing horten Ho229…pembom berbentuk sayap terbang anti radar siap masuk jalur produksi tp keburu kalah perang..akhirnya diteruskan oleh amerika dan menjadi basis pengembangan B2 spirit dan F117 nighthawk…

        • piring terbang buatan indonesia…buatan armanto.

          malah lebih keren. dibanding buatan bule2…buatan bule2 belum satupun yang terbang. karena ilmunya masih cetek. dan gak bakalan ada manfaatnya.

          punya armanto sangat revolusioner…ilmunya belum pernah ada yang meikirkannya.
          kalau2 konsep ufo2 buatan bule2 itu kan …memberi daya dorong kebelakang utk maju ke depan.
          nah armanto tih tak memakai prinsip itu. dia memakai konsep anti gravitasi, elektomagnetik shield and weapon plasma.

          kayaknya termasuk salah satu senjata rahasia indonesia….

  9. asal muasalnya rudal jelajah sperti yg kita lihat sprt tomahawk, moskit, vulkan dll. bedanya masa lalu dikontrol pake nyawa manusia

  10. teknologi jerman emang powerful, memotivasi lahirnya skunkwork project yg melahirkan pesawat misterius Aurora (muncul di novel deception point)

  11. wah lagi2 bahas negarax tante merkel semoga aj itu jadi cerminan negara kita kedepnx,oh y d tunggu bremenx tante merkel kapan datang…

 Leave a Reply