Mar 212017
 

Pesawat tempur F-16 dari Amerika Serikat mendarat di Lanud Iswahjudi, Magetan, Jatim, Senin (20/3). Dua unit pesawat tempur F-16 C/D bagian dari 24 pesawat tempur hibah dari Amerika Serikat yang rencananya akan melengkapi Skuadron Udara 3 Lanud Iswahjudi dan Skuadron Udara 16 Lanud Rusmin Nuryadin Pekanbaru, tiba di Lanud Iswahjudi. Dari 24 pesawat, 16 unit di antaranya sudah dikirim secara bertahap. (ANTARA FOTO/Siswowidodo)


Dua dari empat pesawat tempur F-16 Fighting Falcon yang merupakan hibah dari Amerika Serikat sempat tertunda kedatangannya di Indonesia. Hal ini disebabkan adanya kerusakan di sistem pendingin ruangan dan sistem kontrol kemudi di salah satu pesawat.

Kepala Staf Komando Operasi Angkatan Udara (Kas Koopsau) II, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Donny Ermawan, menjelaskan bahwa dari Huntsville ke Indonesia memakan waktu sekitar 38 jam sehingga harus transit di tiga negara.

“Saat berada di Guam, satu pesawat mengalami trouble pada mesin pendingin ruangan dan sistem kontrol kemudi,” ujar Kas Koopsau II, seperti dilansir Tribunnews.com pada Selasa (21/3).

Marsma Donny mengatakan bahwa kerusakan seperti itu masih wajar karena pesawat baru mengalami rekondisi, dan informasi dari Guam, pesawat sudah bisa diperbaiki dan diterbangkan ke Lanud Iswahjudi.

“Kerusakan ringan dan ini sudah selesai diperbaiki dan siap diterbangkan ke Lanud Iswahjudi. Mudah-mudahan, Selasa (21/3) sudah sampai,” ujar Marsma Donny.

Dua F-16 Hibah Amerika Serikat Telah Tiba di Tanah Air

Dokumentasi Mayor Penerbang GM Made Yoga Ambara (kursi belakang) dalam persiapan menerbangkan F-16 Block 52ID TNI AU nomor registrasi TT-1622 secara ferry dari Hill AFB, Utah, Amerika Serikat, menuju Pangkalan Udara Utama TNI AU Iswahyudi, Jawa Timur. (Antara)

Dua unit pesawat tempur F-16 Block 52ID TNI Angkatan Udara hasil retrofit aset Angkatan Udara Pengawal Nasional Amerika Serikat, telah tiba di Indonesia. Keduanya mendarat di landas pacu Pangkalan Udara Utama (Lanud) Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, Senin.

Kedatangan dua F-16 tersebut merupakan gelombang kelima dari seluruh gelombang pengiriman F-16 Block 52ID. Saat mendarat, warna loreng khatulistiwa pesawat tempur TNI Angkatan Udara sudah melekat di tubuh kedua pesawat tempur itu. Begitu juga dengan nomor registrasinya, dimana salah satunya bernomor registrasi TT-1622.

Dua pesawat tempur F-16 itu diadakan dari program Peace Bima Sena II dalam kontrak FMS LOA ID-D-SAL antara Indonesia dan Amerika Serikat. Dari program Peace Bima Sena II ini, disepakati Amerika Serikat akan menyiapkan, menyempurnakan, dan mengaktifkan 24 unit F-16 Fighting Falcon Block 25 menjadi setara dengan Block 52

Ditargetkan, pada akhir 2017, total dari seluruh pesawat tempur retrofit itu telah dikirim ke Indonesia.

Sumber: Tribunnews.com dan Antara

  67 Responses to “Telat Tiba di Indonesia, F-16 Hibah Amerika Serikat Alami Kerusakan Ringan”

  1. pertanda apakah gerangan?

  2. Bekass…bekas…bekass…

  3. blegedud banget baru sampe langsung rusak .. rongsok

  4. yaelah belum jg nyampe udh bobrok hadeh. apanya yv mesti di banggain ?

  5. Belum apa2 dah rosak….namanya barang bekas edisi ngarep su 35

  6. Ah cuma rusak ringan, dan sdh diperbaiki, brebes kan?
    Kenapa harus sewot?

  7. ah males sama barang bekas ini…
    belum apa apa sudah rusak,,
    potensi rusak kemuadian tinggi,,

    makanya saya lebih memilih F16 viper,,,

  8. Terbukti barang bekas itu kadang mengecewakan !!

    • namanya aja “bekas”, dapatnya ya tergantung “nasib” bisa bagus luar dalam, bisa lecet casing tp bagus didalam, bisa remuk luar dan dalam 😆 hehehe

      nah klo ternyata saat dapat ada yang “lecet/minus” ini itu berarti… tandanya adalah nasibnya si “pembeli” sedang tidak bagus… semoga “kode alam” ini bukan seperti yang saya bayangkan untuk masa depan nanti…. hihihi

    • Bekas tergantung yg make Bung, klo bekas pake nya Bang Saiful jaml yaa masih kenceng , maklum jarang dipaketkan.

  9. yang penting bisa menjaga langit indonesia dari tetangga yang terpuruk hahahah

  10. kalo udah zombie diapain pun dan di tutup2 i gimanapun tetap zombie

  11. Syukuri aja karena klu cuma ada dana beli bekas mo gimana lg? Sambil menunggu. SU-35 datang walau sewot jg menunggu kepastiannya! Juga untuk menutup Gap produksi masal IFX, do’akan saja bs terwujud semua!

  12. Jeng Carin mana mana ya..kok gk prnah n0ng0l..

  13. Sepandainya pandainya ASU menutupi kerusakan dgn Casing yg bagus
    Tetap saja Kerusakan itu AKAN terbongkar dgn sendirinya

  14. Dungane pilot sluman slumun slamet mugo2 nyampe indonesia..

  15. Tobat ..

    • Untuk mengejar kemampuan Dan kuantitas …
      Katanya dulu ..ada opsi tambahan 10 unit F16 C/D lagi…Selain yang 24 .. Obama itu yang menawari itu Pak SBY …
      Apa Tidak diambil saja sekali an …??

  16. Wah…bribet gini…blum nyampe udah sayur ni pespur…

  17. wajar aj rusak barang dh bobrok msh aj mau dibeli

  18. barang bekas mana ada yang sempurna….

  19. Yang penting pesawatnya sampai dgn selamat haha

  20. Ayooo ayooo…yg suka barang bekas yang rongsok, bergembiralah krn pilihan kalian blm dipake sdh rusak…dasar pesawat rongsok ya rongsok aja, ga usah pake di upgrade jd blok 521d…!!!! Aneh bgt, anggarannya besar tp sukanya beli yg rusak, hibah, rongsok dan murahan…..

  21. kerusakan minor kemaren habis 25 milyar.kalau kerusaan ringan berapa ya..?..

  22. Saya lebih suka Drone F-16. Kapan Indonesia punya? Lumayan lho…

  23. Baca berita ni bikin nyesek sama kayak baca berita su 35yg gak nyampe2

  24. Pswt bobrok,blm dtng smua udah ada yg terbakar,mesin pndingin rusak,rAwan embargo,udh gtu di bangga2in,haduh malah ada yg kpngin dronnya gurun Arizona,gmn sih jln pikirannya

  25. Semoga dikemudian hari yg jd pilot bukan TNI tp koruptor

  26. Selama masih bisa diperbaiki gak papa..Menunjukan pesawat yg tahan banting…Memang bandel ini pesawat…sampai2 disebut sweet bandit..

  27. Semoga pengiriman F 16 bukan berdampak pada berkurangnya pilot tempur krn rawan kecelakaan .

  28. musti maklum …

    perjalanannya jauh + kehujanan + kepanasan + kedinginan = masuk angin plus demam plus pilek … jadinya kerokan dulu di Guam plus massage plus plus plus

  29. kerusakan masih dianggap wajar ? wuihhh…kalo sepeda mungkin iya….tapi ini pesawat tempur mas….harga milyaran baru retrofit koq masih rusak…dan yg rusak itu kontrol kemudi lagi. ckckck…

    gak bener nih kualitas retrofit nya…jangan harap bisa di andalkan nih pespur….kasihan pilot2 kita.

  30. Strategi jitu. Itulah gunanya alutsista retrofit. Seperti juga tank retrofit & kapal selam retrofit. Sementara para tetangga sekitar kita masih dalam pemesanan, tapi kita udah maju selangkah di depan. Pengiriman pesawat tempur kita terus menerus berdatangan. Sambil menunggu kedatangan su35. Siapa di antara tetangga yg mau berani melawan kita? Hahaha.

  31. sadar gak sih? dr dulu kalau mengenai belanja alutsista standar yg tdk terlalu strategis itu cenderung diblow up,
    dan utk saat ini mungkin suatu pengalihan perhatian krn akan banyak alutsista strategis yg berdatangan,
    bukan hanya tentang import alutsisita saja tapi juga perkembangan kekuatan pertahanan disemua matra

  32. Namanya jg bekas ya begini ini. Tidak heran.

  33. Semakin jelas F-16 jadul

  34. Jangankan pesawat. motor sport keluar dari diler digeber 38 jam speed tinggi dengan jeda istirahat cuma sebentar juga bakalan ambyar mesinnya.

  35. Pasang kipas angin .. wirkiwirkiwir

  36. Padahal bekas, dataxgnya brtahun-tahun. Mungkin dicrack dulu sofwarenya biar mudah disadap n tdk bisa nembak aus, sin dan sekutunya

 Leave a Reply