Tempatkan Pasukan di Tanjung Datu, TNI Siapkan Rp 850 Miliar

51
81

Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rencana TNI untuk pembangunan pangkalan dan pembangunan pasukan di perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Tanjung Datu, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah. Dana yang dikucurkan untuk membangun kekuatan militer darat, laut dan Udara diperkirakan mencapai 850 miliar rupiah.

Kepastian ini disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko usai membuka dan mengikuti ceramah umum pakar ekonomi, Prof Gustav Papanek, di Markas Besar TNI. ”Ini (pembangunan dan deploy pasukan) sudah disetujui. Nanti anggarannya yang akan keluar kurang lebih 850 miliar untuk membangun kekuatan laut, darat, dan udara,” kata Moeldoko kepada wartawan, Kamis (30/10).

Moeldoko menambahkan, telah bekoordinasi dengan Kementerian Pertahanan terkait penggunaan anggaran tersebut. Sebelumnya, permasalahan perbatasan di tanjung datu sempat menjadi sorotan lantaran upaya Malaysia untuk membangung mercusuar di kawasan perairan tanjung datu, yang sebenarnya masih masuk ke dalam wilayah Indonesia.

Terkait koordinasi kerja dengan Menhan yang baru, Moeldoko optimis tidak akan menemui banyak kendala dengan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu. Terlebih, Ryamizard merupakan purnawirawan TNI dan mantan KSAD.

“Saya kira, Menhan sebagai mantan KSAD akan lebih bisa dan cepat memahami bagaimana kebutuhan TNI ke depan,” kata Moeldoko.

Moeldoko menambahkan, tidak ada perbedaan dan perubahan yang signifikan terkait rencana pembanguan kekuatan TNI, yang dibahas bersama dengan Kemenhan. Namun, untuk saat ini, lanjut Moeldoko, pihaknya tengah menyiapkan dan menyusun Rencana Strategis peningkatan kesejahteraan prajurit. “Saya harap ini bisa segera terealisasi,” tutur Moeldoko. (nasional.republika.co.id)

51 COMMENTS

  1. smoga bkn hanya di TANJUNG DATU saja militer kita diperkuat namun di tiap penjuru di bangunkan panglkan militer tiga matra dgn fasilitas yg cukup dan alutsista yg memadai .agar tiada celah bgi siapun yg coba2 mengganggu gugat kdaulatan NKRI.. kira alutsista apa saja yg bkl di tempatkan di tanjung datu ya.. mhon pencerahanya para sesepuh…
    NKRI HARGA MATI

  2. Pak Moeldoko sdh bersabda,
    Koordinasi dgn menhan Jenderal Ryamizard yg purnawirawan TNI dan mantan KSAD tdk akan mengalami kesulitan.

    Klop sudah, Jenderal

    Jgn ketinggalan pangkalannya di isi S300, S400, leopard, marder, anoa, bmf. Opo meneh??

    Oiya, Dana rp 850milyar termasuk besar atau kecil untuk membangun sebuah pangkalan militer?

    Nuwun

  3. Harus cepat didirikan , waLaupun untuk sementara di buatkan base camp ALakadar mengingat tetangga sebeLah akan beruLah Lagi , tapi sy pribadi berharap setiap perbatasan harus dibuatkan basecamp , tapi tetap Layak huni , terutama fasilitas air bersih

    • salam kenal bung wehrmacht, saya kira usul anda sangat baik dan strategis sekali. Mudah2 an ada yang dari kemenhan dlsb nya yang ikut jadi warjeg sehingga usul-usul brilian seperti ini “terpantau’>. nuhun.

  4. wah,panglima mol kykx makin pede dn terbuka ni , dulu wkt pak rr jd ksad pak mol posisix apa ya bung ?
    pak panglima ,ntar klu ditanya tameng udara s 300 cck gak di sana , bilang aja cocok pak apalagi di dukung s 400 besanding buk m ..eheheh ,klu pespur 35 bm 1 ska ntar jwbnya itu yg terbaik apalagi bersanding su 34 dn si hantu jin rafale , radar jindale pun akan jebol..
    mf klu benar ,

  5. Sebagaimana perkembangan pembangunan pangkalan TNI di Natuna dan P. setokok, harusnya menjadi prioritas sejalan dengan pembangunan Pangkalan TNI di Tj datuk, karena mempunyai nilai yang sangat strategis, begitu juga dengan pembanguan Pangkalan TNI di wilayah selatan dan timur indonesia.

LEAVE A REPLY