Feb 112018
 

Helikopter militer Bell 412SP. © US Marine Corps via wikimedia.org

JakartaGreater.com – Bell Helicopter, salah satu anak perusahaan konglomerat Amerika Textron, pada hari Selasa, mengumumkan tanda tangan perjanjian pembelian dengan Departemen Pertahanan Filipina (DND) untuk 16 unit helikopter Bell 412EPI yang akan dioperasikan oleh Angkatan Udara Filipina (PAF), seperti dilansir dari Defence Blog.

Helikopter 16 Bell 412EPI, telah dikonfigurasi secara penuh dan dilengkapi dengan fitur canggih adalah bagian dari rencana modernisasi Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) dan dibeli melalui kontrak antar pemerintah dengan Canadian Commercial Corp.

“Kami merasa terhormat bahwa Bell 412 akan terus melayani Filipina melalui Angkatan Udaranya selama bertahun-tahun yang akan datang. Menjadi bagian dari angkatan bersenjata Filipina adalah hak istimewa dan tanggung jawab yang kami dapatkan di Bell Helicopter dengan sangat serius”, kata Sameer A. Rehman, managing director Bell Helicopter Asia Pacific.

Rehman menambahkan bahwa Bell Helicopter, telah menjadi bagian penting Angkatan Udara Filipina di masa lalu dan diharapkan dapat membawa helikopter Bell 412EPI ke dalam layanan dengan cepat untuk melayani warga Filipina.

Helikopter tersebut akan digunakan untuk melaksanakan berbagai macam misi, seperti bantuan bencana, pencarian dan penyelamatan, transportasi dan utilitas.

Bell 412EPI adalah versi upgrade dari platform Bell 412 dengan dek penerbangan kaca Bell BasiX Pro yang terintegrasi sepenuhnya, memberikan informasi penerbangan kritis untuk kesadaran situasional dan keamanan yang lebih besar.

Sistem Bell BasiX Pro dirancang khusus untuk memenuhi standar kebutuhan helikopter bermesin ganda dan dioptimalkan agar sesuai dengan operasi IFR, Kategori A dan JAR OPS3. Kelengkapan avionik juga mencakup peta digital resolusi tinggi, pendekatan dan grafik elektronik serta transponder ADS-B.

Bell 412EPI telah dilengkapi dengan sistem BLR Strake and FastFin, yang memodifikasi tailboom untuk mengoptimalkan aliran udara sekaligus memperbaiki penanganan, keamanan dan daya angkut.

Bagikan :

  12 Responses to “Tentara Filipina Pesan 16 Helikopter Bell 412EPI”

  1.  

    asik

  2.  

    Lucunya si pinoy jatanya gak mau beli alutsista dari asu, ini malah nelen ludah sendiri.

  3.  

    Kirain pesan ke PTDI

  4.  

    Tapi kemarin diberitakan itu heli dibatalkan duterte karna bertalle telle

    Hahaahaaaa

  5.  

    http://internasional.kompas.com/read/2018/02/09/20410401/duterte-batalkan-kesepakatan-pembelian-16-helikopter-dari-kanada

    “Tidak perlu membeli lagi dari Kanada dan AS karena akan selalu ada syarat yang melekat,” katanya.
    Saya justru bingung mengapa di JKGR malah dimuat yang persetujuan, padahal 1 hari setelahnya Kanada menangguhkan dan mempertimbangkan rencana penjualan tersebut, gara2 akan digunakan untuk memerangi teoris dan pemberontak… sangat aneh ketika membeli alutista tetapi sangat terbatas penggunakanya… masak memerangi teroris dan pemberontak dilarang??

  6.  

    Salam sejahtera untuk para sesepuh di JKGR ini,salam kenal dri saya.

  7.  

    batalkan

 Leave a Reply