Tentara AS Tertawakan Bendera Qatar

Seperti tidak ingat jika Qatar merupakan negara sekutu utama Amerika Serikat (AS), dua tentara AS ini tertawa dengan terbahak-bahak sambil menunjuk ke arah bendera Qatar dan menjadikan lambang negara tersebut sebagai bahan lelucon.

Video yang diunggah ke situs YouTube tersebut menampilkan dua tentara AS sedang berbicara di depan kamera dan di belakang mereka terdapat bendera AS dan bendera Qatar.

Tidak terdengar jelas percakapan kedua tentara tersebut, namun jelas aksi keduanya membuat pemerintah Qatar geram. Kementerian Luar Negeri Qatar langsung memanggil Duta Besar AS di Doha, Dana Shell Smith, untuk memberikan keterangan terkait ulah tentara pria dan wanita tersebut. Smith menyampaikan permintaan maaf dan berjanji akan menyelidiki masalah tersebut.

”Perintah militer AS telah dikirim untuk menyelidiki insiden ini dan tindakan terhadap indisipliner akan diambil,” tulis Smith melalui akun Twitter-nya, yang dikutip Jumat (10/6/2016).

Smith pun menambahkan bahwa para prajurit tersebut sesungguhnya mengolok-olok diri mereka sendiri, bukan negara Qatar. Juru bicara Komando Sentral AS, Kapten Michele M. Rollins, menegaskan AS sangat menghormati negara Qatar dan video tersebut sama sekali tidak mencerminkan hubungan kedua negara.

Selain dikenal sebagai negara dengan cadangan gas alam terbesar di dunia, Qatar diketahui menjadi rumah bagi pangkalan udara AS di Timur Tengah, yakni Al Udeid Air Base. Sekitar 10 ribu personel tentara AS ditempatkan di pangkalan udara tersebut.

Di Qatar sendiri, tindak pelecehan terhadap lambang negara seperti bendera merupakan salah satu bentuk pelanggaran, yang bisa dikenakan hukuman hingga tiga tahun penjara serta denda 55.000 dolar AS.

Sharing

Tinggalkan Balasan