Jan 172018
 

MANPADS QW-2 buatan China tampak dioperasikan oleh tentara Turkmenistan. © Azeri Defence

JakartaGreater.com – Menurut berita tanggal 12 Januari 2018, yang diterbitkan oleh majalah militer online Azeri Defence, Turkmenistan telah membeli sistem pertahanan udara portabel (MANPADS) QW-2 (Syanvey-2) buatan China, seperti dilansir dari laman Army Recognition.

Ini adalah rudal permukaan-ke-udara portabel generasi ketiga yang diluncurkan dari bahu dan dikembangkan oleh China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC) untuk Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dan pelanggan ekspor.

MANPADS QW-2 dipresentasikan pada saat kunjungan Presiden Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedov ke unit militer di perbatasan Turkmenistan.

Menurut basis data perdagangan senjata Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), Turkmenistan telah membeli peralatan pertahanan udara lainnya dari China termasuk sistem rudal pertahanan udara mobile jarak dekat FM-90, sistem rudal pertahanan udara jarak menengah-jauh HQ-9 SAM dan sistem rudal pertahanan udara mobile jarak menengah KS-1A.

Sistem Pertahanan Udara Man-Portable (MANPADS) adalah rudal permukaan-ke-udara yang dapat diluncurkan oleh individu atau sekelompok kecil orang melawan pesawat terbang. Sistem senjata ini sering digambarkan sebagai rudal anti pesawat yang ditembakkan dari bahu.

QW-2 pertama kali dipamerkan ke publik pada tahun 1998 di Paris Air Show dan mulai beroperasi dengan PLA pada akhir tahun 1990-an atau awal tahun 2000-an. Menurut pakar militer, desain QW-2 tampaknya serupa dengan MANPADS buatan Rusia yaitu 9K310/SA-16 Gimlet.

QW-2 menggunakan rudal tembak dan lupakan dengan pelacak inframerah dua warna berpendingin dan roket padat satu tahap serta dapat dioperasikan oleh dua orang. Ini dapat melibatkan target udara pada jarak antara 500 hingga 6.000 meter yang terbang pada ketinggian antara 10 hingga 3.500 meter.

Rudal QW-2 juga dapat dipasang pada kendaraan tempur termasuk radar akuisisi target dan sistem kendali tembak elektro-optik yang dipasangkan pada kendaraan pengangkut.

  19 Responses to “Tentara Turkmenistan Adopsi MANPADS Baru Buatan China”

  1.  

    Qw mang bagus dan 99 % menurut kopaskhas tepat sasaran

  2.  

    cina jujur juga yaa….kalo nii rudal QW…..xixixizzz…!!!

  3.  

    Hasil Njiplak Dari Igla

    •  

      memang paling banyak cina beli lisensi dari rusia…terakhir kejadian SU….yang buat murka rusia…sampai kapal dagang diterotot pakai senjata mesin…xixixizzz….sialnya ada warga negara indonesia yang jadi awak kapal yang jadi korban….!!!!

    •  

      Herannya kok Turkmenistan gak beli ke Rusia yg mana secara historis lbh dekat dgn Rusia. Kok banyak jg yg hobi barang jiplakan karena tergiur murah meriah.he3

    •  

      China kan memang doyan mengkloning broo, terutama itu barang rekanan bisnisnya russia, klau ini sudah disebut merusak hak cipta & sanksinya sudah diberikan russia, yaitu dikenakan pajak setiap barang kloningannya yg dijual atau dengan sanksi lainya.

      Lain pula kalau barangnya china, sprti yg dikatakan banyak orang, serupa dgn pespur amerika & data2nya dicuri dari amerika, tapi bukan mengkloning karna barang aslinya gak ada sama china, jadi itu hanya serupa tapi tak sama hanya kebetulan saja

      Hahhaahaaaaa

  4.  

    Untungnya kita beli ratusan mistral..

  5.  

    Kw, murah, kualitas bagus (Kalo masi baru), beberapa bulan kemudian meleduk sendiri kyk punya tni…….

  6.  

    te te te
    hilang lagi

  7.  

    Dikasih ladang gas dan minyak gantinya ,iran juga bayar dgn ladang minyak trus sama china dikasih credit jangka panjang dan lunak mana tahan negara rusia dan barat? Rusia butuh cash bro hahah

 Leave a Reply