Dec 162014
 
Kompas.com/SABRINA ASRIL Presiden Joko Widodo di Hari Nusantara 2014 di Pulau Laut, kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (15/12/2014).

Kompas.com/SABRINA ASRIL , Presiden Joko Widodo di Hari Nusantara 2014 di Pulau Laut, kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (15/12/2014).

 

KOTA BARU, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo mengaku geram dengan informasi yang diterimanya soal maraknya praktik pencurian ikan di perairan laut Indonesia. Hal tersebut disampaikan Jokowi saat perhelatan Hari Nusantara 2014 di Pulau Laut, Kabupaten Kota Baru, Kalimantan Selatan, Senin (15/12/2014).

“Saya panas karena ada yang beri tahu saya, tiap malam ada pesta tangkap ikan. Ribuan ikan, ratusan kapal hilir mudik di tempat kita,” ujar Jokowi.

Jokowi pun bertanya kepada Menteri Kelautan dan Perairan Susi Pudjiastuti yang juga hadir di lokasi. “Berapa (kapal) bu yang hari ini sudah ditangkap?” tanyanya.

“30 kapal, Pak,” jawab Susi yang terlihat santai dengan menggunakan kaus berwarna putih, berkacamata hitam, sambil memegang kipas.

“Oh, 30-an, yang beredar itu ada 5.000-7.000 kapal, masih sangat kurang,” celetuk Jokowi.

Mendengar sindiran Presiden, Susi langsung tertawa lepas dan menunjuk ke arah Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman. Seisi ruangan pun tertawa mendengar sindiran halus Jokowi itu.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap agar ke depannya penenggelaman kapal bisa terus dilakukan.

“Semoga tidak ada yang ditangkap karena sekarang sudah tidak ada lagi yang berani masuk ilegal,” imbuh dia.

Jokowi mengaku telah memerintahkan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro agar mengalokasikan anggaran untuk pembelian kapal patroli sebanyak-banyaknya. Selama ini, sebut Jokowi, Indonesia telah rugi Rp 300 triliun karena tak mengawasi kekayaan laut yang dimiliki.

“Lihatlah laut ini, laut adalah masa depan kita,” ucap Jokowi. (KOMPAS.com)

 

 Posted by on December 16, 2014

  85 Responses to “Terima Info 30 Kapal Ilegal Ditangkap Hari ini, Jokowi Sebut Masih Sangat Kurang”

  1.  

    pasti ada pro ada kontra

  2.  

    Molor katanya hari nusantara di kotabaru kal sel?

  3.  

    Pembelian kapal patroli sebanyak banyaknya..?

    Kalimat pendek tapi penuh dengan arti

    •  

      jumlahnya 147 kapal patroli!

      Tarakan (ANTARA News) – Pemerintah bakal memperkuat jumlah dan jenis armada untuk pengawasan maritim, termasuk untuk mendukung upaya pemberantasan pencurian ikan di kawasan perairan Indonesia. “Penindakan maritim sekarang ini masih bergantung kepada pesawat tempur Sukhoi,” kata Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto saat mendampingi Presiden Joko Widodo mengunjungi kampung perikanan di Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa. Menurut Sekretaris Kabinet, jenis armada yang bakal diperkuat antara lain jenis pesawat amfibi yang dapat lepas landas di lautan. Ia mengatakan Presiden telah meminta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo melihat kemungkinan untuk memproduksi armada pendukung tersebut di dalam negeri. Namun ia belum bisa memberitahu berapa pastinya kendaraan yang akan diadakan untuk memperkuat pengawasan wilayah laut, karena Badan Keamanan Laut (Bakamla) juga baru resmi dibentuk. “Bakamla baru dibentuk. Kami menunggu Bakamla berkoordinasi dgn tujuh instansi lainnya agar dapat bersinergi,” katanya. Dalam tahap perencanaan awal yang sifatnya masih tentatif, ungkap Andi, akan dilakukan pembelian sekitar 147 kapal patroli laut yang akan diklasifikasikan sebagai kapal negara. Presiden Joko Widodo sebelumnya sudah menyatakan keinginan pemerintah untuk membeli kapal patroli sebanyak-banyaknya pada 2015 guna mendukung pengawasan lautan serta membantu upaya pemberantasan pencurian ikan di kawasan perairan Indonesia.

  4.  

    Lumayan

  5.  

    ketidak harmonisan yg dipertontonkan…

    walaupun secara essensi BENAR, tapi cobalah lebih bijak, media bukanlah tempat untuk KOORDINASI, semua lembaga negara adalah anak2mu juga tuan Presiden.
    menjadikan seluruh komponen bangsa mengikuti kebijakan pemerintah, adalah skill seorang Presiden.

    •  

      rakyat juga perlu tau mana yang harmonis mana yang tidak. supaya bisa liat, apakah pejabat yang dipilih hanya hebat saja tapi gak bisa kerjasama atau pejabat itu sudah lengkap luar-dalam artinya capable dan kuat teamworknya.

      jangan seperti sebelumnya, kalo gak harmonis, tercium wartawan pada ngelessss

      •  

        Setuju bung MJ, tdk taat perintah utk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat “copot”

      •  

        tapi tetap saja, kondisi terbaiknya adalah :

        membawa pada keharmonisan yg baik dan solid untuk melaksanakan tugas masing2.sehingga tujuan kebijakan pemerintah berjalan dgn apik.
        disitulah gravity center seorang leader.

        masalah rakyat berhak tau atau tidak tau atas apa yg terjadi, gue kira bukan sebuah essensi dlm tercapainya tujuan kebijakan pemerintahan itu sendiri.

        daripada sering membuat pernyataan didepan publik, lebih baik sering mengadakan rapat koordinasi jika dirasa belum solid
        terlalu sering membuat pernyataan akan menimbulkan reaksi negatif yg sebenernya tidak perlu terjadi.

        syukur2 apa yg terjadi adalah bentuk KONTRA INTELIGENCE..

        tujuan baik – cara yg baik – dikerjakan dgn baik
        Insya Allah hasilnya menjadi BAIK.
        🙂

      •  

        Yg nggaji kan pajak kami, terima uang dari keringat kami, jangan sembarangan kerjanya…. , kami yg memberi mandat & kami berhak tau cara kerjamu

    •  

      yupp betul sekali…..

    •  

      Izin menanggapi Bung Donnie…. Dalam illegal fishing kita hrs melihat pihak2 mana saja yg terlibat mengeksekusi apa yg menjadi perintah presiden saat ini presiden sudah resmi membentuk Bakamla yg memiliki tugas pokok melakukan patroli keamanan dan keselamatan diwilayah perairan dan yuridiksi Indonesia percepatan pembentukan bakamla bagian dari usaha presiden untuk mempercepat pelaksanaan dari visi dan misinya, TNI dalam hal ini TNI angkatan laut & TNI AU yg bertugas menjaga setiap teritori Indonesia di yuridiksi laut dan udara hrs menberi jaminan keamanan dalam menjaga aset2 negara di laut yg bs dimanfaatkan pemerintah untuk kepentingan nasional, Polri dan lembaga lainnya hrsnya tanggap dan sigap dgn perintah presiden yg begitu sederhana memilih pilihan kalimat yg harusnya dpt mereka terjemahkan dgn mudah maksud dan tujuan presiden. Presiden dlm waktu dekat menemukan momentum yg tepat untuk memilih KASAL dan KASAU yg segera akan pensiun. Diharapkan presiden dpt memilih sosok yg tepat yg bs mengejawantahkan apa yg menjadi visi dan misi presiden. termasuk nantinya memilih sosok yg tepat jg sbg pengganti Panglima TNI dan POLRI.

      •  

        Monggo silahkan…

      •  

        Saat Presiden menyatakan warna kepemerintahaan yg akan dijalankannya beserta tim kabinetnya adalah akan mewujudkan Indonesia sebagai POROS MARITIM DUNIA,

        otomatis dibenak masyarakat adalah sbb :
        1.Poros maritim dunia sudah merupakan konsep JADI – MATANG-PARIPURNA, termasuk PROTAP dgn segala tetek bengek prosedur tahapan yg harus dilalui-nya, tentu setelah digodok baik dulu pada masa kampanye juga setelah terbentukny kabinet.
        2.Membawa manfaat secara ekonomi, khususnya menaikan tarap hidup NELAYAN TRADISIONAL (micro), menumbuhkan geliat ekonomi yg berakhir menambah pundi2 kas negara (macro) dan pertahanan negara.

        ilegal fishing adalah termasuk protap yg harus dijalankan, merupakan bagian kecil dlm roadmap konsep POROS MARITIM ini,

        ketika masalah ILEGAL FISHING dan penyelesaiannya carut marut seperti dlm pemberitaan, tentu kita jadi bertanya ..ada apa ini..??
        yg seharusnya menjadi satu niat ..satu tekad.. qo begini..??

        sudahkah konsep POROS MARITIM digodok sampe matang dan jadi..??

        gue mau ngasih analog :
        seorang bapak menghardik, menyindir anak kandungnya didepan umum karena ga nurut, ga mau melaksanakan permintaan si bapak.
        —————-
        sindiran si bapak tadi..hardikan si bapak tadi..sebetulnya menghardik dan menyindir dirinya sendiri.

        bukannya bapak yg baik, akan mendidik si anak yg berujung si anak dengan sendirinya nurut kepada bapak kandungnya, sehingga hardikan serta sindiran dimuka umum tidak diperlukan lagi.

        gue sih berharap jalannya pemerintahan tidak seperti si bapak tadi.

        •  

          Apa sih yang tidak carut marut di Negeri penuh mafia ini Bung Donnie, kompleksnya masalah di negeri ini masuk kategori veri dangerous, penanganannya melalai Cara2 Extra ordinary. Potong generasi paling manjur, tapi penuh resiko. Soal gaya kepemimpinan tak perlu kita risaukan, justru masyarakat diajak terlibat dgn mengetahui kondisi sebenarnya, karena upaya2 formal tak lagi manjur

          •  

            yup..gue juga berfikiran seperti itu..:)

          •  

            Bung Gogon Brewok, saya menilik mendapat anda “justru masyarakat diajak terlibat dgn mengetahui kondisi sebenarnya, karena upaya2 formal tak lagi manjur”. Dalam pandangan saya pribadi disinilah saat dimana kedewasaan dan mentalitas yang sebenarnya dari masyarakat kita di uji secara nyata dan real time. Akan terlihat setelahnya mana yang berfikiran terbuka maju kedepan dan mampu bertahan menghadapi perubahan demi upaya perbaikan dan mana pula yang hanya bisa mencaci dan mengeluh tanpa memberikan andil sumbangsih bagi kemasyalahatan bersama. Jika cara-cara ortodoks tidak bisa membuat dan membawa perubahan yang lebih baik, saya sama sekali tidak merasa keberatan mengambil langkah yang lebih out of the box dan keluar dari pakem mainstream.

        •  

          Bung Donnie…. Saya coba untuk menjawab argumen Bung berkaitan dengan :

          otomatis dibenak masyarakat adalah sbb :
          1.Poros maritim dunia sudah merupakan konsep JADI – MATANG-PARIPURNA, termasuk PROTAP dgn segala tetek bengek prosedur tahapan yg harus dilalui-nya, tentu setelah digodok baik dulu pada masa kampanye juga setelah terbentukny kabinet.

          pastinya Presiden Jokowi memiliki konsep yg jelas mengenai poros maritim dunia yg menjadi visi dan misinya.Mandat sudah diperoleh dan tugas jokowi saat ini mengeksekusi apa yg menjadi konsep yg ingin dibangun. Langkah pertama telah dilakukan dgn penetapan strategi kelembagaannya.Hal ini kita bs lihat dari Kabinet yg disusun. Adanya kementrian Koordinasi bidang kemaritiman, Pilihan sosok Susi Pujiastuti yg memiliki latar belakang bisnis perikanan menempati posisi Mentri Kelautan dan Perikanan adl pilihan yg tepat sbg sosok eksekutor atas apa yg menjadi konsep presiden dan pembentukan Bakamla baru-baru ini. Semua itu adalah bentuk kerja nyata, karna pilihan atas strategi kelembagaan adalah penting untuk bs mentransformasikan visi dari seorang presiden sehingga dpt dipastikan seluruh perangkat negara dpt dikerahkan dan diberdayakan unt menjalankan berbagai misi demi tercapainya visi.

          2.Membawa manfaat secara ekonomi, khususnya menaikan tarap hidup NELAYAN TRADISIONAL (micro), menumbuhkan geliat ekonomi yg berakhir menambah pundi2 kas negara (macro) dan pertahanan negara.

          Harus lbh realistislah Bung, Pemerintahan ini masih berumur kurang dari 2 bulan, APBN yg dijalani sekarang adalah APBN pemerintahan sebelumnya. APBNP baru bs direalisasikan awal tahun. Bagaimana susunan APBNP nantinya sedikit tdk kita bs baca arah yg akan diambil Jokowi. Menurut saya yg terpenting saat ini sebagai langkah awal adl membangun pondasi unt mewujudkan Indonesia sbg Poros Maritim Dunia. Berkaitan dgn manfaat ekonomi saya rasa tdk seketika itu jg akan dirasakan dampaknya. Beri kesempatan buat presiden dan kabinetnya bekerja hasilnya mungkin bs kita lihat 2-3thn kedpn spt apa.

          ketika masalah ILEGAL FISHING dan penyelesaiannya carut marut seperti dlm pemberitaan, tentu kita jadi bertanya ..ada apa ini..??
          Inilah bagian dari sebuah proses, tidaklah mudah untuk memulai sesuatu yg sebelumnya hal ini tdk dianggap penting. Dlm hal ini Presiden tdk dlm posisi melanjutkan program sebelumnya tp memulai sesuatu dari awal dgn segala permasalahan yg begitu komplek yg hrs dihadapi. Perintah dari presiden yg sederhana untuk diterjemahkan saja bgt lama untuk dieksekusi oleh lembaga/institusi yg berwenang dan bertanggungjawab dlm masalah ini. Hal ini bs jg berkaitan dgn ketidak mampuan lembaga/institusi yg berwenang/bertanggungjawab untuk mengakselerasikan diri dgn gaya kepemimpinan Presiden yg baru dan jg problem tumpang tindih regulasi, ego sektoral, dan sejenisnya akan dihadapi Presiden. Presiden Jokowi butuh konsistensi dan kesabaran untuk menyelesaikannya.

          yg seharusnya menjadi satu niat ..satu tekad.. qo begini..??

          Ini berhubungan dgn mental dan ketidak siapan menerima perubahan. Ada baiknya untuk presiden benar2 selektif memilih sosok pengganti KASAL dan KASAU dlm waktu dekat ini. Memilih sosok yg bs mengejawantahkan apa yg menjd visi dan misi presiden. termasuk nantinya penggantian Panglima TNI dan Kapolri.
          sudahkah konsep POROS MARITIM digodok sampe matang dan jadi..??

          •  

            waah… trimakasih sudah meluangkan waktu buat merespon,

            tentu saja, 2 bulan bukan waktunya MENILAI HASIL, it’s not fair dan diskusi ini tidak mengacu kesitu.

            apa yg disampaikan bung Cupax sepenuhnya bisa dipahami, 2 point yg gue sampeikan diatas juga bukan harus terealisasi detik ini..tidak lah.

            ada juga pemikiran “ketidak harmonisan” yg diperlihatkan sekarang adalah sebagai “demam panggung” atau bung Cupax menyebut nya “PROSES AWAL” karena kebijakan ini adalah sesuatu yg baru.

            biasanya insubordinasi terjadi karena belum matang di godok secara internal, biasanya begitu..(kalo dikantor gue sih).

            tapi mudah2an ya fenomena ini bersifat temporer, karena kalo keterusan ..ya kapan tujuan bisa tercapainya…kan begitu..? 🙂
            salam

          •  

            Sama2 Bung Donnie yg jg sudi meluangkan waktu untuk merespon tanggapanku.

            Tujuan dr argumenku diataspun sebenarnya sbg opini pembanding dr apa yg menjadi pernyataan Bung Donnie. Saya cuman bs berharap presiden Jokowi bs mewujudkan visi dan misinya unt menjadikan Indonesia sbg Poros Maritim Dunia. Indonesia memiliki potensi untuk mewujudkan tujuan ini. Letaknya yg begitu strategis dan potensi kekayaan SDA yg bgt besar tdk saja bs dimanfaatkan secara ekonomi tetapi juga bs bermanfaat secara politik dan pertahanan. Yg dibutuhkan Presiden adl konsistensi, kesabaran dan dukungan dr rakyat. Mks unt diskusinya Bung Donnie & Nice to see u Sir.

    •  

      Trimakasih ya respon2nya….silahkan bagi yg mau berbagi pemikiran2nya.

      Jujur z.. dari pemberitaan yg ada seperti diatas, dan sebelum2nya.
      gue sendiri mencium aura FRIKSI atasa ketidakkompakan dari tim kabinet pemerintahan berjalan ini.

      Juga dlm share ini ada yg ingin gue pahami, yaitu apa dan sampe batasan mana POROS MARITIM itu sendiri, sejauh ini gue cuma meraba2 makna dan tujuan POROS MARITIM ini.
      kalo rekan2 mau berbagi informasi nya ..monggo.

      apa poros maritim ini sebuah konsep terpadu multidimensi ekonomi, budaya, pariwistas dan pertahanan atau hanya sebatas slogan/jargon..?

      •  

        Komentar memang mudah, seandainya anda yang di posisi tersebut apakah anda mampu?
        jujur aja pemerintahan baru masih seumuran jagung, kita thinking positive aja dan kita lihat kedepan nya apakah sistem yang diterapkan berjalan atau memang tidak berjalan , sistem di indonesia memang komplek dan rumit bung..salam kenal bung

        •  

          Itu betul…berbicara memang mudah, sangat mudah.

          Justru mari kita kaji lebih dalam, poros maritim itu akan seperti apa,
          tujuan ini pasti baik sekali mengingat geocentris dan geoekonomis-nya NKRI.

          jika loe ada sedikit pemahaman tentang kebijakan pemerintah ini, monggo disampaikan… 🙂

  6.  

    nunggu koment mbah bowo 🙂

  7.  

    Seandainya indonesia punya kapal induk buat ngejaga atau usir kapal maling :ngacir2

  8.  

    Semprul..apa urusan negara hanya ilegal fishing?? Rupiah nasibnya gmn?
    Sontoloyo

    •  

      Setuju bung.

    •  

      Kalau ilegal fishing sudah tidak laku dimedia akan ada ksus besar lagi diumbar menutupi kegagalan menjalankan negara seperti:
      – kpk – BLBI, century, etc
      – terorisme buatan
      – bencana alam buatan
      – revolusi abal2

    •  

      Rupiah kan di sengajain floating exchange rate
      Emangnya BBM? yg harus di intervensi trus

      •  

        Ya diubah spt china dong dasar koplak

        •  

          :cd:

        •  

          Maaf.. beribu2 maaf terlalu fans dengan gub jakarta.. demen kalo gaul bareng dia asik.. kata2 spt itu biasa dan spt minum air

        •  

          Saya setuju fixed exchange rate. Hanya saja ini tidak populer di kalangan pelaku pasar. Merekalah yang paling mendapat keuntungan dari floating exchange rate, selain para spekulan dan para penyabot tentu saja. Cmiiw.

          •  

            Bung Loai,

            gini hari masih pake fixed exchange rate…diketawain dunia bung, maaf ya bung, itu adalah instrumen di era thn 1980-an yg banyak dipergunakan oleh negara blok komunis saat itu….jadul bgt, Indonesia sdg ngga menganut sistem itu lagi krn beralih ke sistem keterbukaaan ekonomi, megundang investor, kepastian hukum dst..dst

            saya sependapat dgn bung danu,
            utk menggunakan sistem fixed exchange rate dibutuhkan cadangan devisa yg besar, thn 2014 ini kemungkinan GDP Indonesia sdh mencapai USD.900,- Milyar nah cadangan devisa setidaknya 1/3 dari GDP itu yaitu USD.300,- Milyar….

    •  

      @bung Danu, maksud tulisan dibawah apa ya?
      “2015 cepu berproduksi, harusnya perolehan devisa negara bisa lebih besar jika kontak exxon gak diperpanjang 2006 dan dirut pertamina dipecat karena bilang bisa operasikan sendiri…
      apa yang dialami hari ini penyebabnya bisa cukup jauh di masa lalu.”

      Kenapa sekarang malah diganti Dirutnya? bukanya Bu Karen cukup bagus.
      Tidak perlu menyalahkan masa lalu bung. karena kita sudah move on. nanti jadinya malah ngomongin orang, nambah dosa. LanjutKAN pak Joko

    •  

      bung Tango_M

      klo ditanya “rp nasibnya gimana ?” jawabannya bisa jauh kemana2, dan pasti penyebabnya bukan hal yang terjadi kemarin sore…

      ini lebih untuk berkaca pada kesalahan masa lalu, bukan karena gak bisa move on.

      karen ngotot mundur walau telah ditahan oleh pak DI, tapi yang dibicarakan dirut lain,
      http://kwikkiangie.com/v1/2011/03/apa-neo-liberalisme-neolib-itu-bagian-2/
      (alinea : Minyak)

      •  

        yaa.. isinya cuma menyalahkan masa lalu..

        •  

          tergantung sudut pandang sih, gelas berisi air 1/2 bisa disebut 1/2 penuh atau 1/2 kosong…

          artikel kwik bisa disebut “cuma menyalahkan” atau paparan kesalahan masa lalu yang sangat mahal (= milyaran $) dan harus dijadikan pelajaran agar tidak terulang…

        •  

          okelah Bung danu.. saya senang sekali diskusi dengan anda yang punya sudut pandang luas walaupun kadang prnyataan saya kurang mengenakan.. semoga para pemegang Pemerintahan Pak Jokowi ini diberikan Rahmat dan hidayah dari Allah SWT berupa kesehatan lahir batin, ilham untuk membuat terobosan, kekuatan, kewibawaan dan kepercayaan diri dalam memimpin. sehingga upaya upaya dalam memimpin bangsa ini untuk menuju ke arah yang lebih baik lagi untuk menggapai cita cita para pejuang/ pendahulu kita yang sudah diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945. terwujud. amin..

        •  

          amiiiin…

    •  

      Kalo ingin rp bagus, apa ada yg sanggup merubah sistem uang? Itung2anya tentu tdk akan mudah, hak mencetak uang harus di tangan pemerintah, keluar dr dolar sistem, bisa aja, namun apa berani? Republik weimar bisa bangkit dr kondisi penuh utang hingga melampaui as dlm 5-6 tahun aja. Imho

    •  

      bung sennopati,

      buat saya pribadi data seperti ini gak penting, makanya gak ikutan komen.
      mungkin penting buat MURI atau ripley’s 🙁

  9.  

    Kapal induk sepertinya emang harus di pikirkan.

  10.  

    Repot juga.., 5000 ekor tikus nyuri dirumah yg kena perangkap cm 30 ekor.
    Masih ada 4970 ekor yg siap nyuri lg.
    Kucing skrg jg pd gk doyan tikus lagii..

  11.  

    QUOTE : “Lihatlah laut ini, laut adalah masa depan kita,” ucap Jokowi

    > Iyalah pak, Kalau nanti Minyak,Gas,Logam sudah habis di keruk , APBN dari mana lagi??
    bisa2 cuma dapat 1/4 dari yg sekarang.. :bingung:

  12.  

    buat bung senopati,,soal maling ikan soal kedaulatan negara gk cuma jokowi,semua rakyat aj marah lautnya d obok2 org asing,
    soal rupiah loyo,saat ini semua mata uang dunia keok d hajar dollar,rupiah masih lebih baik jika d banding mata uang malaysia,jepang,korea mreka lebih parah alias sekarat.
    Mana ada bencana buatan,,gila kamu,ratusan org trtimbun d banjar negara prbuatan jokowi atau tuhan? Gila kamu..

    •  

      Bisa koq.. disini semuanya bisa diatur.. kamu kurang gaul sih…

      •  

        :cd Duh Yg anak gaul, tapi Salah Pergaulan kok Jadi :alay Gini

      •  

        Bencana longsor Banjarnegara memberi pelajaran penting, ada efek gabungan geologi dan hidrometeorologi. Potensi bencana geologi (gempa, tsunami, letusan gunung, atau tanah longsor) pada dasarnya karena adanya energi yang tersimpan yang sewaktu-waktu dilepaskan. Potensi bencana geologi ini sangat sulit diprakirakan waktu pelepasan energinya. Potensi bencana hidrometeorologi (banjir, angin kecang, gelombang laut) pada dasarnya karena adanya perpindahan energi ke daerah terdampak. Pada umumnya potensi bencana hidrometeorologi bisa diperkirakan beberapa saat sebelumnya sehingga pada umumnya ada waktu cukup untuk memberikan peringatan dini. Pelepasan energi geologi (misalnya longsor) sering dipicu oleh datangnya energi dari luar (misalnya hujan lebat). Mitigasi potensi bencana geologi biasanya dengan penataan ruang, yaitu menghindari kawasan rentan bencana untuk pemukiman. Mitigasi potensi bencana hidrometeorologi dengan penataan lingkungan dan prakiraan cuaca yang akurat. Kita harus waspada akan potensi-potensi bencana itu dan berupaya melakukan mitigasi.

        Pernah ada yg petakan (kecamatan Pejawaran) yg cukup dekat dengan kecamatan Karangkobar yang sekarang sedang terkena bencana longsor. Penyebab utama longsor di derah tersebut adalah jenis litologi (batuan) nya yang mudah gerak, morfologi nya yang berbukit-bukit dengan kelerengan yang terjal , di tambah tata guna lahan yang kurang mendukung (kebanyakan di tanami tanaman sayur). Berdasarkan info BPBD terbaru, di daerah Pejawaran juga terjadi longsor, korban jiwa 1 orang, yang terbesar di daerah Karangkobar yang daerah terdampak nya sampai 1 dusun (update korban MD yg di temukan 40 orang). Data satelit dapat di gunakan untuk mitigasi sebelum bencana. Untuk kondisi pasca bencana seperti sekarang, yang sangat di butuhkan adalah data UAV karena lebih real time dengan resolusi sangat tinggi. UAV bisa membantu untuk evakuasi dan penyusunan rencana mitigasi pasca bencana.

        Jadi yg buatan seperti apa bung?

        •  

          Trm kasih bung jalo atas uraian yang sempurna. Sy tidak bermaksud menuduh longsor yang baru terjadi adalah tetapi karena memang belum ada mitigasi daerah rawan longsor..
          Mengenai bencana buatan, saya pernah lihat salju yang sengaja dilongsorkan untuk menghindari bahaya yang lebih besar atau virus berbahaya yang “tiba-tiba” menyebar menjadi epidemi.. Dari hal tsb, bencana bisa direkaysa dengan cara2 yang tak nyata

          •  

            Kasihan aja bung, disana ada saudara2 kita yg menjadi korban. Sekarang tim sudah melakukan pengumpulan data, hingga UAV agar bisa tahu apa yg sedang terjadi. Saat ini kesimpulannya masalah efek gabungan geologi dan hidrometeorologi, tapi nanti detailnya tunggu tim yg sedang bertugas disana.

      •  

        Gaulknya bukan tipe narsis diam2 saja

      •  

        :alay wew ada anak gaul, salam kenal :shakehand2 saya anak alay :alay :cd: :bingung:

    •  

      Anda spt anak sd yang membandingkan prestasinya dengan yang buruk bukan yang baik.. kasihan harus belajar dulu yang bener ya.. semangat!!

  13.  

    Bencana buatan? gila kamu, manusia nggak mungkin bisa buat bencana buatan, tapi kalau manusia jadi penyebab bencana bisa banget, contoh, penebangan liar di hulu sungai, yang akhirnya membuat banjir besar di bagian hilir yang notabene banyak manungsane.

  14.  

    5000 kapal maling, baru ditangkap 30, itu artinya kita masih belum berhasil menekan kerugian akibat ilegal fishing, mudah2an tidak berhenti di 30 kapal saja, teruslah berantas maling SDA Indonesia sampai tuntas, termasuk kapal penyelundup BBM dan pengeruk pasir !!!

  15.  

    semuanya harus serba menyatu dari badan*instansi negara bukanya ego masing*instansi yg dikedepankan dan saling menuduh satu sama lainya,memang bangsa indonesia kebanyakan keturunan ken arok,yg salah satunya yg mempunyai kekuatan akan saling menyikut satu sama lainya itu karena hal masih adanya Upeti*yg masih menjadikan lumbung di badan* instansi yg terkait..

  16.  

    Pres Jokowi salah, solusinya bukan beli kapal patroli sebanyak2nya. Lha awaknya dan BBM dari mana. Ada yg sdh ingatkan agar biaya tangkep kapal maling ikan jangan lebih besar dari manfaatnya.

    Tiga daerah konsentrasi besar maling ikan adalah perairan Natuna, perairan Utara Sulawesi, dan Laut Arafura. Disitulah upaya harus dipusatkan. Dalil kekuatan AL mengatakan, setiap saat 1/3 kekuatan beroperasi, 1/3 pelatihan/ perawatan di sekitar Lanal, dan 1/3 lagi perawatan besar di dok. Dari 1/3 kapal jumlahnya mungkin 30-35 kapal dapat beroperasi, setiap daerah maling ikan kebagian 10-11 kapal. Lanal sudah ada, tinggal taruh replenishment tanker di setiap daerah operasi sebagai tanki timbun terapung. Tambah aset Pnerbal, gunakan Nomad atau NC-212 yg murah biaya operasinya.

    Kuncinya adalah :
    1. Koordinasi Kemen Kelautan , TNI AL dan Pengadilan Perikanan.
    2. Biaya ekstra BBM di luar APBD disiapkan.
    3. Kemauan semua pihak agar berhasil, tidak ada lagi ego sektoral.

    Kalau operasi ini dianggap latihan gabungan kan senang. Meskipun efeknya belum maksimum, tapi kalau misalnya setiap bulan KONTINYU ditangkap dan diproses puluhan kapal saja, sudah menjadi efek jera yang menggentarkan.

  17.  

    Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap agar ke depannya penenggelaman kapal bisa terus dilakukan

  18.  

    Kabupaten Kota Baru

  19.  

 Leave a Reply