Des 182018
 

Pesawat tempur F-35. (pixabay.com)

JakartaGreater.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Minggu mengatakan bahwa Ankara bermaksud membeli 120 unit jet tempur F-35 buatan AS di tengah spekulasi bahwa transfer itu mungkin akan dihentikan, seperti dilansir dari laman NTV Haber.

“Kita akan membeli 120 pesawat F-35 yang diproduksi oleh Amerika Serikat saat ini. Beberapa komponen pesawat itu diproduksi di Turki”, kata Erdogan, saat ia berbicara pada rapat umum di Istanbul, yang disiarkan oleh penyiar NTV.

Pernyataan presiden itu muncul setelah Deputi Ibrahim Kalin, mengatakan pada wartawan di sela-sela Forum Doha hari Sabtu bahwa Ankara meragukan bila AS akan membatalkan pengiriman pesawat tempur F-35 ke Turki jika membeli sistem pertahanan udara Rusia.

Sebelumnya, para pejabat AS memperingatkan bahwa jika Ankara melanjutkan rencananya untuk membeli sistem S-400, Amerika dapat menahan transfer F-35 ke Turki. Dan selain itu, Kongres AS telah mengeluarkan undang-undang yang akan memblokir transfer jet.

Pada 5 Desember, Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mencatat bahwa Ankara tak melihat adanya masalah dengan pasokan jet tempur F-35 pesanan Turki. Dua F-35 pertama Turki telah dikirimkan ke fasilitas kontraktor pertahanan Lockheed Martin di Fort Worth, Texas pada bulan Juni yang lalu.

Menurut Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar, Amerika Serikat akan menyerahkan lebih dari dua F-35 pada Maret 2019. Pembelian ini dilakukan dibawah program pengembangan multinasional F-35 yang disponsori AS, yang mana Ankara bergabung sejak tahun 2002.

Bagikan