Terus Berlatih Dengan Tank Leopard

112
Arc.web.id

Selain di Jerman, upaya mengawaki MBT Leopard 2 juga tengah berlangsung di Tanah Air. Buktinya sebanyak 30 personel Yonkav 8/ Tank Divif 2 Kostrad saat ini sedang mengikuti pelatihan mengemudi Tank Leopard yang dilaksanakan di Pusdikkav Pussenkav. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan selama 2 minggu ini dibuka secara resmi oleh Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri Kodiklat TNI AD, Brigjen TNI Mulyanto pada tanggal 18 Agustus 2014 bertempat di Gedung Serba Guna Susilo Sudarman, Pusdikkav Padalarang Jawa Barat.

Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari program pengadaan 103 unit Tank Leopard yang dilaksanakan TNI AD, guna menyiapkan prajurit Kavaleri yang akan mengawaki Alutsista baru tersebut. Di samping sebagai langkah penyiapan dalam rangka penerimaan 24 unit Tank Leopard 2A4 dan 28 unit Tank Marder yang akan tiba di Indonesia padaawal bulan September 2014. Tank kebanggan TNI-AD tersebut seluruhnya akan digelar pada upacara memperingati Hari TNIΒ  5 Oktober 2014 yang akan diselenggarakan terpusat di Dermaga Ujung Koarmatim TNI AL, Surabaya.

Dalam pelatihan tersebut prajurit Narasinga Wiratama yang bermarkas di Pasuruan, JawaTimur itu diberikan pengenalan dasar tentang otomotif serta teknik mengemudi dasar Tank Leopard di medan datar. Dalam pengarahannya pada saat peninjauan pelaksanaan kegiatan pelatihan, Danyonkav 8/2 Kostrad Mayor Kav. Valian Wicaksono berpesan agar setiap petatar dapat menimba ilmu yang diberikan selama pelatihan. Sehingga diharapkan mampu secara optimal mengawaki Alutsista baru tersebut, khususnya pada pelaksaan Upacara Hari TNI ke-69 Tahun 2014 ini.

Sumber : arc.web.id

82 KOMENTAR

    • ANEH…………………ARTIKEL INI NGAK MASUK DISINI, PADAHAL ADA DI FORUM LAIN………………….HMMM

      GXV-T, Tank Masa Depan AS

      NEW GROUND X-VEHICLE TECHNOLOGY (GXV-T) PROGRAM AIMS TO BREAK THE β€œMORE ARMOR” PARADIGM FOR PROTECTION

      DARPA: Tanks in the future will not depend on armor but technology

      Arlington, Tentara AS telah mengungkapkan rencananya untuk mengganti tank militernya dengan kendaraan “off-road” berukuran kecil yang dilengkapi dengan pelindung pintar.

      Para petinggi militer AS, seperti dilaporkan Daily Mail, Selasa (19/8/2014), mengatakan tank yang ada saat ini menghambat kemampuan prajurit untuk masuk ke dalam pertempuran.

      Mereka mengatakan masa depan tank adalah kendaraan kecil yang disebut GXV-T.

      “Selama 100 tahun terakhir perang mekanik, perlindungan bagi kendaraan tempur lapis baja berbasis darat dan awaknya telah melebur secara eksklusif dalam persamaan sederhana: Lebih banyak perlindungan lebih lebih,” kata DARPA.

      Kemampuan ‘senjata’ untuk menembus perlindungan, bagaimanapun, telah maju lebih cepat daripada kemampuan perlindungan untuk menahan penetrasi.

      Program GXV-T ( Ground X-Vehicle Technology) yang dijuluki ‘Xpesawat X untuk tank’, dirancang untuk mengembangkan berbagai kendaraan baru.

      “Tujuan GXV-T adalah tidak hanya untuk memperbaiki atau mengganti satu kendaraan tertentu, ini tentang menghilangkan paradigma ‘perlindungan yang lebih’ dan merevolusi perlindungan bagi semua kendaraan tempur lapis baja,” kata Kevin Massey, manajer program DARPA. (Dede Suhaya/A-107)***

      —- http://www.pikiran-rakyat.com/node/293688
      —- http://www.darpa.mil/NewsEvents/Releases/2014/08/18.aspx
      —- http://www.techtimes.com/

      Obral…obral….Tank Abrahm………, kondisi masih lumayan mulus..seperti Tante-tante
      Obral…obral….Tank Leopard………, kondisi masih lumayan mulus..seperti mbok…mbok

  1. 10 besar…
    G ambles ya tanah nya….. hehehe.
    Semoga g ada lg yg jd pahlawan sok2.an sing anggep g pantes MBT ada di NKRI. Semua pasti sdh diperhitungan peruntukannya oleh user para punggawa penggawal NKRI ini.
    Lanjutkan…….penmbahanya…..(semoga???)

    • @bung Tirap, tentu sampai sekarang masih tetap eksis, mengenai realita atau faktanya mari kita bertanya kedalam hati kita masing2 ( aja selak karo bathine dhewe2 ) dan tentunya menurut hemat saya: aku yakin Userlah yang lebih tau mengenai aset dan medannya.
      He3…

  2. Mau tanya nih sama sesepuh @bung Jalo….,apa kita yg rakyat biasa bukan unsur TNI boleh lihat penampakan tank Leopard yg sedang bongkar di pelabuhan Tanjung Priok 28 Agustus besok ? Karena tgl segitu ane lagi hunting barang di pasar mobil kemayoran mau iseng mampir ke pelabuhan tanjung priok jika rakyat sipil di perkenankan seperti saya. Kalau lihat pas HUT di dermaga ujung surabaya terlalu jauh, meski saya tahu tempatnya karena 2004-2006 saya pernah tinggal di Indrapura Surabaya. Tks bung Jalo atas infonya, salam hangat ya…

      • Tidak setuju atau tidak sependapat bukan berarti menghina lhoo.. Itu monggo diliat lagi foto-fotonya, ambles atau rusak nggak jalanannya?

        Pak Habibie memang cerdas, tapi dia manusia yang bisa salah. Dia bukan ma’sum toh? As for Jokowi, no comment. Let’s just say dia kepilih bukan karena kecerdasannya, tapi karena kepopulerannya.

        • bung Roger,

          mungkin anda terlalu banyak men-discount kecerdasan pemilih di era sosmed ini.

          rakyat sudah semakin cerdas memilih, misalnya pada kasus walikota risma dan ridwan kamil.
          dan rakyat juga sangat cepat menghukum pihak2 yang dinilai tidak kompeten dan tidak amanah…

          di awal masa reformasi aja selagi rakyat masih belajar berdemokrasi megawati udah langsung dihukum karena tidak anti KKN, membiarkan jaksa agung yang berbohong dalam laporan kekayaan terus menjabat hingga akhir masa pemerintahan, dan PDIP membayar sangat mahal pada pemilu berikutnya (padahal 5 tahun sebelumnya dielu2kan rakyat sebagai antitesa KKN / orde baru).

      • bung Roger,

        mungkin anda terlalu banyak men-discount kecerdasan pemilih di era sosmed ini.

        rakyat sudah semakin cerdas memilih, misalnya pada kasus walikota risma dan ridwan kamil.
        dan rakyat juga sangat cepat menghukum pihak2 yang dinilai tidak kompeten dan tidak amanah…

        di awal masa reformasi aja selagi rakyat masih belajar berdemokrasi megawati udah langsung dihukum karena tidak anti KKN, membiarkan jaksa agung yang berbohong dalam laporan kekayaan terus menjabat hingga akhir masa pemerintahan, dan PDIP membayar sangat mahal pada pemilu berikutnya (padahal 5 tahun sebelumnya dielu2kan rakyat sebagai antitesa KKN / orde baru).

  3. Alhamdulillah, semoga dengan datangnya alutsista yg baru dan yg ‘baru’ lainnya akan semakin memperkecil ketertinggalan kita dalam penguasaan teknologi yg ada didalamnya. Nelanggsa klo melihat alutsista kita yg dulu2….., semoga memberi manfaat bagi TNI, bangsa dan rakyatnya. Ayo kerjar terus ketertinggalannya…! Semoga sehat2 semua. Salam NKRI

  4. Mantep..Tank Leo bs mampir dimari nie di kalimantan,hrp bnget aplgi bs selfie..Mudh2n Tank nie dpt memprkuat dikalimntan aplgi da prmintaan dr tni mbuat jln dispnjng prbtsn..Snengx kmi jd bs tdr nyenyak nie..mhn mf cm pndpt ank prbtsn kalimntn …

  5. Mungkin leo bisa amblas juga kalau jalan ditanah Gambut..kalimantan kan tanahnya kebanyakan gambut, alat berat sperti Exavator dkk juga ambles kalau salah ambil jalan, tp itu jarang terjadi kecuali operatornya lg sial aja. mf hanya koment dari seorang newbie & sya jga termasuk fansnya si leo ini. Salam hangat dari kalimantan utk warjager.