TFX Turki Pilih Mesin EJ2000 Typhoon

Turkish TFX National Combat Aircraft conceptual Design being displayed at the International Defence Industry Fair (IDEF).
Turkish TFX National Combat Aircraft conceptual Design being displayed at the International Defence Industry Fair (IDEF).

Ankara- Perusahaan pembuat mesin jet Eropa, Eurojet Turbo kemungkinan menemukan peran dalam pembangunan jet tempur yang sedang digagas oleh Turki. Keputusan Turki memilih mesin pesawat dengan model twin-engine menjadi penting untuk rancangan jet tempurnya, pengembangan dan produksi, sekaligus menjadi tanda bahwa konsorsium Eropa akan memperkuat pembangunan jet tempur Turki.

“Keputusan itu mencerminkan kecocokan dengan mesin EJ200 Eurojet,” kata seorang pejabat senior kedirgantaraan Turki. “Ini mungkin bukan kebetulan bahwa Turki memutuskan mengambil model bermesin ganda.”

Pimpinan Lembaga Tertinggi Pengadaan Alutsista Turki dan Komite Eksekutif Industri Pertahanan, memutuskan pada 7 Januari 2015, bahwa Turki mulai melangkah masuk ke fase “pra-desain” dalam upaya membangun sebuah jet tempur pribumi. Perdana Menteri Ahmet Davutoglu, yang juga ketua komite mengatakan kepada wartawan bahwa model bermesin ganda akan dikejar dalam program pesawat tempur nasional, yang dijuluki TFX.

Pada tanggal 20 Januari, perusahaan pertahanan terbesar Turki, Aselsan dan perusahaan Eurojet mengumumkan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU). Aselsan mengatakan tujuan dari MoU “untuk membuka jalan diskusi lebih lanjut dalam mencari peluang potensial untuk kerjasama bisnis unit kontrol mesin, pemeliharaan dan pemantauan penggunaan sistem dan proyek pengembangan perangkat lunak, terkait program mesin EJ200.”

Kolaborasi ini akan didasarkan pada mesin EJ200, yang saat ini dipakai jet tempur Eurofighter Typhoon dan mungkin menemukan aplikasi dalam program TFX Turki. Para pihak yang terlibat juga sepakat untuk mencari peluang lebih lanjut dengan target pasar global. ”

Seorang analis yang berbasis di Ankara mengatakan: “Aselsan mungkin tidak menjadi mitra utama dari Eurojet dalam kesepakatan untuk menghidupkan TFX, tapi jelas merupakan mitra strategis”.

Turki mengatakan pihaknya sedang mencari program alternatif untuk mengembangkan mesin lokal untuk pesawat tempur TFX melalui pembuat mesin nasional Tusas Turkish Engine Industries (TEI). “Kemitraan Eurojet dengan Aselsan dapat menciptakan kesepakatan produksi bersama dengan TEI,” kata pakar kedirgantaraan. “Dalam program tersebut, Aselsan akan bertugas memproduksi komponen elektronik untuk mesin.

EJ200 adalah turbofan militer, yang digunakan sebagai pembangkit listrik dari Eurofighter Typhoon. Mesin ini sebagian besar didasarkan pada teknologi Rolls-Royce XG-40 yang dikembangkan pada 1980-an.

Secara umum dengan teknologi XG-40, mesin EJ200 memiliki tiga stage kipas bertekanan tinggi, kompresor bertekanan tinggi lima stage, ruang bakar dengan pendingin canggih dan perlindungan termal, single-stage high and low pressure turbines with powder metallurgy discs and single crystal blades. The variable area final nozzle is a convergent-divergent design.

Sistem mesin ini memenuhi kebutuhan Turki untuk membangun TFX. “Mesin ini mungkin yang paling penting dari program nasional kita,” kata seorang pejabat pengadaan alat program tempur. “Idealnya, kami ingin bermitra dengan produsen yang bersedia berbagi teknologi dan memproduksinya di Turki dengan input maksimum yang mungkin disumbang oleh industri lokal.”(defensenews.com).

Tinggalkan komentar