Thailand Akan Beli Lebih Banyak MBT dari China

Panglima Angkatan Bersenjata Thailand telah mengumumkan bahwa negara itu akan membeli lebih banyak peralatan militer dari China. Tentara Thailand telah menandatangani perjanjian untuk membeli 28 unit tank tempur utama VT-4 dari China dan di tahap kedua akan dipesan lebih lagi hingga memiliki armada penuh berjumlah 49 unit tank pada tahun fiskal 2017.

Akibat adanya masalah dengan pengiriman 49 unit tank T-84 Oplot yang dipesan dari Ukraina, komite militer memutuskan bahwa dalam pengadaan perangkat keras militer akan dilakukan pemotongan jumlah tank yang dibeli dari Ukraina dan akan membeli lebih banyak tank dari China sebagai gantinya, kata Jenderal Chalermchai.

Bagaimanapun, produsen tank Ukraina harus mampu memberikan seluruh pesanan yang berjumlah 49 unit untuk tentara Thailand pada bulan Oktober 2017, tambah General Chalermchai.

Angkatan Bersenjata Thailand telah memesan 49 unit tank T-84 Oplot dari Ukraina pada tahun 2011 dengan harga US $ 240 juta, meskipun produksi atas tank pesanan Thailand telah dikenakan penundaan serius karena konflik yang terjadi di Ukraina pada tahun 2014 dan 2015.

Tank T-84 Oplot adalah tank tempur utama yang dikembangkan oleh Perusahaan Ukraina Kharkiv Morozov Machine Building Design Bureau, yang merupakan perancang terkemuka BUMN Ukraina untuk kendaraan tempur lapis baja. Tank tempur utama Oplot dipersenjatai dengan meriam 125 mm, senapan mesin koaksial 7,62 mm dan senapan mesin anti-pesawat 12,7 mm.

Saat ini militer Thailand menggunakan tank buatan Amerika M-41 sejak 1957. Militer Thailand perlu melakukan modernisasi atas tank tua ini dengan tank tempur utama generasi baru.

Tank T-84 Oplot milik Angkatan Bersenjata Thailand

Tank VT-4 merupakan versi ekspor dari MBT-3000 sebagai tank tempur utama generasi baru yang dirancang dan diproduksi oleh Perusahaan Pertahanan NORINCO China.

Persenjataan utama dari MBT-3000 terdiri dari gun smoothbore 125 mm yang dilengkapi dengan selongsong termal dan fume extractor. Meriam ini diberi umpan oleh loader otomatis yang dengan total 22 proyektil dan dapat diisi dengan kecepatan rata-rata 8 proyektil per menit.

Tata letak keseluruhan dari VT-4 konvensional dengan kompartemen pengemudi dibagian depan, kompartemen tempur dibagian tengah dan mesin di bagian belakang.

Turet ada dibagian tengah dan konstruksi lapis baja komposit telah ditambahkan disekitar busur frontal. Untuk meningkatkan perlindungan pada bagian sisi, tank VT-4 dapat dilengkapi dengan pelindung baja peledak reaktif (ERA).

Sumber: Army Recon

Tinggalkan komentar