Mar 182016
 

Delegasi Angkatan Bersenjata Thailand mengunjungi Pabrik Produsen Malyshev di Ukraina, ungkap military-informant.com.

Malyshev adalah perusahaan yang memproduksi MBT Oplot-M yang dikembangkan oleh Morozov Design Bureau (KhKBM).

Ukraine delivered the next batch of the Oplot-M Main Battle Tanks for Royal Thai Army 2

Delegasi Angkatan Bersenjata Thailand meninjau dan memeriksa kapasitas produksi pabrik. Pihak Thailand juga menguji dan mendemonstrasikan tank tempur utama Oplot. Pengiriman batch berikutnya dari MBT Oplot untuk kebutuhan Angkatan Bersenjata Thailand diharapkan segera siap untuk dikirimkan.

Ukraine delivered the next batch of the Oplot-M Main Battle Tanks for Royal Thai Army 3

Pada tahun 2011, Thailand memesan 49 MBT Oplot kepada Ukraina dengan harga sebesar US$ 240 juta, namun sampai akhir tahun 2015 hanya 10 tank yang baru dikirimkan pihak Ukraina.

Keterlambatan pengiriman tank Oplot sempat membuat Thailand melihat kemungkinan untuk membeli tank dari negara lain, termasuk tank T-90 dari Rusia seperti yang baru-baru ini ramai diberitakan oleh media massa.

  23 Responses to “Thailand Ingin Memastikan Ukraina Segera Mengirimkan MBT Oplot Pesanannya”

  1. widih punya Oplot nihh ye Thailand, semoga Indonesia punya Armata.

  2. Indonesia leopard saja

  3. Boleh lah..tni jg beli 30 biji…buat varian mbt

  4. Saudaranya “OPLET” ?

  5. tni tinggal melengkapi senjata ?????????]??????????? ?
    ????????????????…
    [???????????????????]
    ??????????????? leopard

  6. tni tinggal melengkapi senjata tank leopard

  7. miris jg ya dr 2011 yang dateng cuma 10 😮

    “nonton RIO 88 besok minggu di F*x Sp*rt dan Gl*b*l TV”

  8. tetep jagoin t 90 ms…leopard lewat ..bro

  9. Masi leopard….
    Hehehe

  10. Coment ku mana?

  11. Komisi I DPR mengunjungi Markas Batalyon Kavaleri 8 Kostrad di Pasuruan, Jawa Timur, yang menjadi operator tank tempur utama-main battle tank (MBT)- Leopard buatan Krauss-Maffei dan Rheinmetall, Jerman, Jumat (19/2). Ternyata tank kebanggaan yang dibeli era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu masih kurang kelengkapannya sehingga belum dapat beroperasi maksimal. Tidak hanya kelengkapan tank Leopard yang belum dipenuhi TNI, sarana latihan pun masih terbatas.

    “Alat pengatur tembakan tidak ada sehingga dilakukan manual, pengindera malam (night vision) tidak ada, perkakas dongkrak tank ukuran 20 ton yang tersedia hanya 10 ton sehingga tak bisa untuk perbaikan kubah. Persenjataan ringan juga belum ada,” tutur anggota Komisi I DPR TB Hasanudin.
    blupppppppp…ompong bin tiada

  12. DPR datang sopirnya pergi ke PINDAD. Hehe. Bercanda pak.

  13. Ya harap maklum lah kalo terlambat tahu sendiri kondisi ukraina bagaimana…ooooh utk TNI MBT yg Leopard II RI revolution bagaimana sudah ada yg dikirim belum krn yg dikirim batch awal kan baru Leopard versi standar 2A4 yg perlengkapan tempurnya masih belum lengkap

  14. Gila. Asia gencar sekali ya diberitakan beli alat perang. Negara Eropa Afrika Amerika kalem kalem aja beritanya. Hmmm…

  15. Nasib nasib…

  16. Awak Tank T-90 yg habis terkena TOW :
    https://pbs.twimg.com/media/CceQWU4WAAA4PTE.jpg

  17. Kondisi tank ternyata jauh dari harapan, saya pernah di ajak sodara saya yg dinas di batalyo kaveleri 1 cijantung, dan saya berkesempatan untuk melihat langsung kondisi tank baik kondisi luar dan dalam kemudi ternyata saya jumpat bercak2 oli di dalam sistem kemudi, setelah saya tanya kepada sodara saya dia bilang sebagian tank leopard adalah Tank rekondisi, dan ini semakin memperjelas bahwa TNI mempunyai tradisi membeli barang bekas, sungguh sangat miriss hehehe

  18. dah tanggung mending T90 aja..

  19. Ukraina enggak punya tambang … Besi baja. Ya habis sudah …

  20. ukraina comment : maaf bung thailand tank oplot pesanan anda kami uji coba melawan T-90 MBT russia biar dapat cap betel-prupen…..siapa tahu nanti negara sekawasan anda indonesia siap membeli tank rekondisi oplot yang telah rusak dihajar T-90 …kami punya stok banyak bangkai tank oplot yang siap rekondisi…………..

 Leave a Reply