Jul 152014
 
Lockheed Martin menyewa Thai Aviation Industry (TAI)  untuk menjalankan Mid-Life Updated, F-16 Thailand

Lockheed Martin menyewa Thai Aviation Industry (TAI) untuk menjalankan Mid-Life Updated, F-16 Thailand

Bangkok – Duta Besar AS untuk Thailand Kristie Kenney bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Udara Thailand ACM Prajin Juntong di Bangkok pada Kamis malam 10/07/2014, untuk mengkonfirmasi bahwa Amerika Serikat akan menservis sejumlah pesawat tempur F-16 Thailand.

Juru bicara Angkatan Udara Thailand AM Monthol Satchukorn mengatakan, dubes Kenney, melakukan kunjungan kehormatan kepada ACM Prajin dan membahas kerjasama ekonomi antara Thailand dan Amerika Serikat. Kepala Staf Angkatan Udara Thailand adalah wakil kepala Dewan Nasional untuk Ketentraman dan Ketertiban (NCPO) yang didirikan tanggal 22 Mei, saat kudeta dan berakhirnya pemerintahan Yingluck Shinawatra.

Duta Besar AS Kenney mengatakan Thailand dan AS telah memiliki hubungan yang baik untuk waktu yang lama. AS menghargai hubungan ekonomi kedua negara yang telah terjalin lama, dan perusahaan-perusahaan Amerika memiliki investasi besar di Thailand.

Duta Besar mengatakan dia memahami situasi perdagangan manusia yang melibatkan Thailand karena negara itu adalah titik transit untuk kejahatan.

Menurut Kristie Kenney hubungan Thailand dan AS akan berjalan secara lancar, khususnya saat ini yang sedang fokus dengan Angkatan Udara Thailand.

Duta Besar AS, Kristie Kenney bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Udara Thailand ACM Prajin Juntong di markas Angkatan Udara, Bangkok (photo the Air Force)

Duta Besar AS, Kristie Kenney bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Udara Thailand ACM Prajin Juntong di markas Angkatan Udara, Bangkok (photo the Air Force)

Dia menegaskan mid-life update service untuk pesawat tempur F-16 yang sudah digunakan selama 2 dekade oleh AU Thailand, akan dilakukan oleh Amerika Serikat.

Angkatan udara Thailand memiliki tiga armada jet tempur F-16, yang masing masing berjumlah 16 pesawat. Konfirmasi dari duta besar AS ini merujuk pada Armada 403, Wing 4 di distrik Takhil, provinsi Nakhon Sawan.

Kepala Staff Angkatan Udara Thailand ACM Prajin Juntong mengangkat isu servis F-16 tersebut dalam diskusinya dengan duta besar AS yang setuju untuk menindaklanjutinya.

ACM Prajin juga mendiskusikan peran Dewan Nasional Ketentraman dan Ketertiban (NCPO) dalam menjaga situasi dalam negeri Thailand, serta peta tiga fase untuk memperkenalkan demokrasi sejati di Thailand pada tahun depan. (Bangkok Post).

Bagikan:

  117 Responses to “Thailand Upgrade Jet Tempur F-16”

  1.  

    PERTAMAX

    •  

      Slamt Pagi Warjager…
      Thailandpun jg ikut mengupgrade 3 skuadron Pespur F 16 yg total berjumlah 48 F 16 yg akn di upgrade setara Blok 52.
      selain itu Thailan jg sudh punya Pespur SAAB 39 Griepin dengn jumlh 12 pespur yg di lengkapi dengn Pesawat AEW&CS.dr jenis SAAB 340 AEW,klo di bandingkan dengn Indonesia Hebat mana ya!
      tp klo di lihat dr History sepertinya Thailand bukan Ancaman yg potensial bg Indonesia.krna ancmn yg Potensial bg Indonesia di sekitr kawasn adlh:Sonora,Sonotan dan Siupil.om
      om Sesepuh bikin artikel Hoax dong Perbandingan Kekuatan Udara Indonesia,sonora,sonotan dan siupil.

    •  

      kepada YTH para sepuh penghuni warjag kenapa indonesia doyan sekali sama FI6? kabarnya akan datang lagi si elang gaek seken up grade sebanyak 24 unit.padahal kemarin belum lama ini baru datang F16 versi korea satu skuadron yang saya baca di mari di sebut2 rabun jauh.balik lagi ke belakang di zaman suharto juga sudah di beli F16 versi yang lebih jadul lagi.PADAHAL negara sekitar punya F15 SE,F18 HORNY DAN GROWLER.Kata “orangtua” kemampuan F16 dibawah pespur F15 SE,F18 apalagi sukhoi chino karena kelasnya lebih tinggi.katanya kasus bawean bukti nyata F16 Di lock sama si HORNY.Mhon penjelasan bung jalo,bung weher,bung satrio dan bung erich hartman.sekian terimakasi.

  2.  

    unoone

    •  

      kalah semenit, bissotwo jadinya.

      hmm stategi marketing rupanya, setelah RI diberi hibah & upgrage . tetangga sebelah ngikut minta upgrade eh kini thailan nyusul…

      •  

        Betul bung, itulah kenapa produsen senjata berlumba-lumba menjual dan mengajak kerjasama, karena mereka tahu bagaimanapun juga TNI sudah lama jadi trendsetter di kawasan….

        Inget dulu TNI beli apa aja pasti kawasan mau ikut beli…

        •  

          setubuh bung MJ, memang kita masih jadi lokomotif di kawasan.
          apapun yang di pake TNI baik yang lama atopun baru selalu di ikutin para tetangga. salam hangat untuk anda sekeluarga.

  3.  

    2

  4.  

    Wah laris manis

    •  

      1. Apakah berpengaruh dengan retrovit f16 kita? Pesanan kita belum kelar… Thailand minta juga. Padahal setahun cuman bisa 6.

      2. Bagusan mana punya kita? Soalnya 2 nya dari eda nih

      •  

        Jawab :

        1. Jelas tidak, karena Amerika punya banyak tempat service F-16, yang tidak banyak disana hanya tukang tambal ban saja.

        2. kita bagus karena yang diupgrade dari F-16C/D ke “hampir” Block 52 minus Radar (masih pakai APG-68 (V)), sedang Thailand dari F-16A/B ke Block 52, tapi memakai Radar APG-68 (V) 9 yang lebih canggih dari punya kita. karena Radar adalah salah satu faktor terpenting dari Pesawat maka kesimpulanya MASIH BAGUS THAILAND (dikit)

        •  

          ya dikit…kesimpulannya klo manusia thailand gk pake kacamata klo indonesia pakai kacamata min..agak rabun dong bung@melektech hehehe..salam bung thanks infonya

        •  

          Ikut menambahi dikit, selain yg diuraikan oleh suhu2 kita.. bung melektech, bung erick, bung satrio dll…..

          Perbedaan : dari press realese Defense Security Cooperation Agency

          Dari harga upgrade :
          1. Thailand = 18 F-16 A/B block 15 di upgrade dengan biaya 700 juta dollars atau rata2 38,89 juta dollars /pesawat.
          “…..Thailand of a three-phased program to upgrade 18 F-16A/B Block 15 aircraft with the Mid-Life Upgrade (MLU) and associated parts, equipment, and logistical support for a complete package worth approximately $700 million……..”
          2. Indonesia = 24 F-16C/D Block 25 di upgrade dengan biaya 750 juta dollar atau rata2 31,25 juta dollars/pesawat.
          “…….Indonesia for the regeneration and upgrade of 24 F-16C/D Block 25 aircraft and associated equipment, parts, training and logistical support for an estimated cost of $750 million…..”

          3. Yang diupgrade
          Thailand :
          “……The MLU with Modular Mission Computer includes APG-68(V)9 Radar, APX-113 Combined Interrogator and Transponder, ALQ-213 Electronic Warfare Management System, ALE-47 Countermeasures Dispenser System, spare and repair parts, tools and support equipment, publications and technical data, personnel training and training equipment, U.S. Government and contractor engineering and technical support services, and other related elements of logistics support. ….”
          Indonesia :
          “……28 F100-PW-200 or F100-PW-220E engines being granted as Excess Defense Articles. The upgrade includes the following major systems and components: LAU-129A/A Launchers, ALR-69 Radar Warning Receivers, ARC-164/186 Radios, Expanded Enhanced Fire Control (EEFC) or Commercial Fire Control, or Modular Mission Computers, ALQ-213 Electronic Warfare Management Systems, ALE-47 Countermeasures Dispenser Systems, Cartridge Actuated Devices/Propellant Actuated Devices (CAD/PAD), Situational Awareness Data Link, Enhance Position Location Reporting Systems (EPLRS), LN-260 (SPS version, non-PPS), and AN/AAQ-33 SNIPER or AN/AAQ-28 LITENING Targeting Systems….”

          Perbedaan mendasar yaitu thailand sdh di upgrade radar APG-68(V)9 sedangkan Indonesia tetap menggunakan APG-68(V) diupgrade software agar meningkat kemampuannya sesuai mission computer 7000A.

          Tapi perlu diketahui press realese dsca adl pengumuman, jadi Bukan “Kontrak”, dan pastinya di kontrak pasti ada sesuatu yg perlu dirahasiakan, terima kasih

        •  

          siapa bilang bung radar kita kurang canggih dri punya thailand,spech radar kita memang disembunyikan bung tidak diangkat ke umum tp menuruk bung sharky pilot yg lg ngecek disana punya kita lebih canggih bhkan melebihi upil,klo ngk percaya baca aj pernyataannya di kaskus bung,dia juga yg menulis berita f16 ini disitus tni au

        •  

          Dari sisi persenjataannya? Apa sudah ada colokan fire n forget macam punya kita pak?

  5.  

    Lapor ndan….!!!!

  6.  

    Hadir… SR maning

  7.  

    8

  8.  

    ikut-ikutan upgrade juga yah..?

  9.  

    JKGR sekarang sepi ya…

  10.  

    Yang diupgread apa aja,apa sama indonesia punya atau lebih bagus.mhn pencerahan ny?

  11.  

    kita kalah dengan thailand… mereka servis di negara mereka, otomatis bisa learning by seeing…

    lha kita… upgrade di amerika… terima hasil jadi doang… nggak ada ilmu yang didapet…

    nasib… nasib…

    •  

      mulai jaman merdeka sampai skrng mana ada kerjasama sama asu ada yg nguntungin kt bung@afiq@0110,paling kt di anak tirikan dan jadi budak..!!!

    •  

      banyak kok yang kita dapatkan dari teknologi F 16..
      Coba baca di artikel yang berkaitan dengan F 16,
      Diartikel 2012 kalau gak salah saya juga pernah dijelasin oleh bung melekteck apa saja teknologi yang sudah bisa kita contek
      Imho

    •  

      bung @afiq

      sepertinya ini adalah konsekuensi dari pilihan strategi pertahanan kita yang memasang alutsista dalam posisi remang-remang…kita ga akan izinkan mereka masuk “markas” dimari bukan ? maaf kalau salah pendapat, maklum dah malem…hehehe..

      •  

        betul sih bung Wisnu… mereka susah percaya dengan kita karena kita juga nggak mau isi perut kita mereka lihat…

        tapi toh bisa diakali dengan bedah pesawat di area militer yang steril

        •  

          semangat pagi bung @afiq

          betul bung, sy juga juga pernah terlintas ide seperti itu, masalahnya…waktu sy mau terapkan di lingkungan kerja saya (non militer) banyak footprint asset “remang-remang” yang sulit kita hilangkan, yg paling sederhana aja, sdm yg terlibat operasional, dari level paling bawah sampai menengah, ga ada jaminan info sensitif ga keluar kalau sdh bergaul lebih dari 2 bulan….jadi opsi itu sy urungkan, terlalu beresiko….hehehe….mungkin itu juga yg jadi pertimbangan bpk bpk kita.

    •  

      saya mikirnya malah krna Thailand memang sdh punya teknologi yg memadai ditambah hubungan mereka dgn AS yg udah lama mknya dapat kesempatan upgrade di negara sendiri, seperti kita tau Thailand selama ini juga sebagai pemasok terbesar otomotif di kawasan ASEAN dan Eropa…

    •  

      Thailand kan upgrade pespurnya sendiri….jadinya ya lebih efisien klo dikerjakan di negrinya sendiri sementara kita kan hibah sekalian refurbish barangnya nongkrong di gurun tanpa mesin…

  12.  

    Bentar lagi Singapore, minta setara block 60….apa sudah malah?

    •  

      still…f-16i shoufa is the best……..he,he,he

      •  

        and that’s the way it is…kata Celine Dion

      •  

        Makin jelas 😀

      •  

        Salam Hangat bung Erick..
        tatangga pada upgrade F16,biarin aja..man behind the gun no 1st,
        Ngomong” gmn perkembangan rafael kita disono kang..?

      •  

        malam bung @erich

        jadi penasaran sama pernyataan bung @erich…kalau memang soufa is the best, lalu hubungannya dengan viper kita apa ya ? apakah varian yang kita punya, yang kagak jelas versinya itu sdh di upgrade “mendekati” soufa ?

        •  

          mungkin sedikit cluenya, long range flight from alaska to andersen air field guam……..loh hubungannya?……tanya kang satrio aja dweh……..he,he,he

          •  

            Waduh…..jadi kangen “jaman semono” waktu para senior masih sering umpan-umpana clue dan saling menanggapi. Kami disini bisa jadi tambah pengetahuan. Semoga saat saat seperti itu lekas kembali. Terima kasih bung erich dan salam kenal

          •  

            Artinya yg tandem seat sudah setara Shoufa ya Bung EH. Krn menurut mbah google, varian F-16I Shoufa aslinya hanya dibuat versi tandem seat….

          •  

            F-16I Shoufa memang mengambil dasar dari Block 50/52 khusus varian tandem seat. Israel membangun Shoufa berdasarkan Block 50/52 ini, dan hanya dalam varian tandem seat.

            Kemungkinan F-16 single seat diambil yang Block 25 original yang di refurbish setara Block 50/52. Sedangkan varian tandem kemungkinan Block 50/52 original dan direfurbish sesuai dengan spesifikasi Shoufa tanpa Conformal Tank (CT).

            Demikian kah cluenya Bung EH?

          •  

            Nah itu dia makanya dikoment bawah saya lebih bersyukur retrofit F 16 milik kita

            Salah satunya yaitu : milik kita lebih menang daya jangkau dan daya jangkau tempurnya lebih mumpuni ,,
            ‘kalau makai bahasanya kang erick “Shoufa” combat range dan fery range nya lebih yahud ,dan cocok untuk geopolitik Indonesia ..makanya dicoba fery range melewati alaska ,, walau kalah di radar range dengan Thailand

            Maaf analisa ngawur bung erick

          •  

            analisa ngawur yang asikk nih bung.. 🙂 range nya lebuh yahudd

          •  

            semangat siang bung @erich…(waktu wib..hehehe)

            wah bung @satrio lagi pengsiun jadi satrioleak…, nongol dikit tuh, beliau lagi jadi pawang ular…hahaha

            bung @erich kalau viper rasa shoufa kita “datang”, dengan spesifikasi seperti itu, berarti jika disandingkan dengan sukhoi kita berperan air superiority, viper ground strike & sead..begitu ?
            kalau lihat range-nya mantap juga, kalu tahun depan mrtt & awacs (bener) datang bakal seru ni

            hanya sampai sini pemahaman orang umum….hehe

          •  

            http://www.the-blueprints.com/blueprints/modernplanes/general-dynamics/42967/download/
            penasaran dengan clue2 mengenai soufa..apakah yang single/double tandem milik israel yang disebut oleh bung erich

      •  

        @ bung Erich dan @ bung Satrio…

        saya ikut bersyukur atas kemampuan terbang jauh yang dimiliki f 16 kita, Alhamdulillah…

        tapi ada satu pertanyaan yang mengganjal sejak dulu, sejak awal saya mulai jadi pembaca jakarta greaters…

        ketika kita beli pesawat atau alutsista lain dari asu, entah itu dari amerika, inggris atau australia

        SELALU ADA KEMUNGKINAN BAHWA MEREKA MELETAKKAN SEBENTUK TRANSMITTER DI DALAM SISTIM SENJATA ITU…

        APAKAH KITA SUDAH MENGANTISIPASI HAL INI ?

        •  

          @Bung afiq
          sebenarnya juga sering ane jelasin juga sih

          Gampangannya begini
          Team ahli kita bisa mendeteksi apa saja transmiter yang memang diperlukan untuk output mendukung sistim.,,.
          sehingga bila ada output dari transmiter yang mencurigakan dan tidak termasuk didalam sistem terkait maka dicari dan dimatikan..

          Mungkin gambarannya seperti itu

          mungkin analoginya kalau dimotor CDI nya ada limiternya yaa diganti CDI yang gak ada limiternya atau CDI nya diuprek biar larinya josss hehehehe

          Imho dan maaf ngawur saja

          •  

            @ bung Satrio… syukur deh kalo teknisi kita udah pada waspada dan mumpuni ilmunya… jadi lebih tenang aja… hehe…

            terima kasih mas Satrio

      •  

        f-16i shoufa 1 skuadron dari middle east ya bung EH

    •  

      tidak perlu kebakaran jenggot bung, kita operasikan F-16 hanya sementara…untuk pemenuhan kekuatan pokok, yg jadi andalan masih bertumpu pada keluarga Flanker…hehe

      •  

        betul bung RX 27… tapi selalu terbuka peluang bahwa konflik dimulai sebelum gap teknologi itu tertutupi, itu yang menjadi faktor pertimbangan lain

        •  

          bnar bung afiq0110..sy stuju..msuh akn slalu mncari klengahan & klemahan qt,,,dsaat qt lengah..dsaat itu jg msuh akn mnyerang.
          akn lain hal jk super flanker 35bm memang sdh hdir mmprkuat au qt.
          spt clue2 yg srg dsmpaikn komndan NARA..

  13.  

    Rayuan paman sam

  14.  

    program alesan doank … paling jg mo ikutan ngurusin pemimpin baru Thailand & ngurusin keamanan investasi punya nya sendiri

  15.  

    Maaf oot….buat para sesepuh…ada yg tau info kalo NAVY SEAL yg berjumlah 16 orang (3 diantara nya sniper) dtg ke jkt kmrn pas minggu mlm….apaa itu ancaman dr luar ttg efek pemilu 2014 yg kmrn sama sesepuh sebutkan??tolong di babar dong…dikit aja gpp…hehehe…#maaf sales kacamata pingin tau

  16.  

    ikutan nyimak 🙂

  17.  

    Ngga ada bangganye ane ama buatan si asu pe’a…mending juga buatan uncle bear baru ok…!!! Bisa lebih bangga lagi ama buatan bangsa sendiri..!!! Klo buatan si asu dibanggain,disanjung juga percuma ade maunye , blm tar belakanganye malah ngeselin pake embargo segala macem…

    …NKRI HARGA MATI…

  18.  

    Hibah 10 ekor F-16 lagi dari ASU mudah mudahan di ambil tapi upgrade di PTDI saja. kaya yg Thailand ini

  19.  

    Produk jelek mang, jangan banggain lah 😀

    •  

      Bkn produknya yg jelek bung azhe..elang botak adalah best lightweight fighter dizamannya.banyak teknologi baru di sematkan…sama dengan A4 skyhawk yg mrpkn best attack aircraft…..tp zamannya yg sdh lewat…di zamannya F16 A/B OCU milik kita udah cukup keren…skarang? :mrgreen:

      Say tetep no elang botak!

  20.  

    Tidak dijelaskan uprgade F-16 thailand hanya utk memperpanjang umur mesin pesawat ato sekalian dng uprgrade sistem avionik dan sistem persenjataan juga layaknya F-16 TNI-AU

  21.  

    ya dikit…kesimpulannya klo manusia thailand gk pake kacamata klo indonesia pakai kacamata min..agak rabun dong bung@melektech hehehe..salam bung thanks infonya

  22.  

    Mencoba mengurai lebih detail
    KENAPA Thailand lebih bagus program upgrade F 16 nya dibanding milik kita .
    Seperti diketahui Thailand adalah salah satu sekutu amerika ,, Kekuatan AU nya dua dekade dipercayakan oleh F 16 bikinan amerika dan tidak menoleh ke blok timur sekalipun.,.,(tidak seperti kita)
    Luas wilayah Thailand memang cukup dijangkau oleh pepsur kelas menengah dan Thailan memang tidak berencana memakai pespur jenis heavy fighter karena tidak berorientasi ke geopolitik maritim.. walaupun ada sengketa LCS di dekat teritorinya,,, mereka mempercayakan geopolitik maritimnya kepada USA mengantisipasi gerakan China,

    Thailand merupakan negara yang cukup penting di kawasan Asia Tenggara. Ditinjau dari aspek geopolitik, kepentingan geopolitik Thailand lebih banyak terkait dengan stabilitas di daratan Asia Tenggara daripada pada domain maritim kawasan. Sejak dahulu fokus Thailand adalah stabilitas negara-negara di sekitarnya, seperti Malaysia, Kamboja, Myanmar dan Vietnam. Terjadinya instabilitas di negara-negara sekitar Thailand akan memberikan efek negatif terhadap stabilitas Thailand itu sendiri sebagaimana terlihat dalam perang saudara Kamboja pada 1979-1989 dan konflik Kamboja-Thailand.

    Meskipun Thailand tercatat sebagai satu-satunya negara Asia Tenggara yang mempunyai kapal induk helikopter, akan tetapi kehadiran kapal induk tersebut tidak berpengaruh besar terhadap perluasan peran Thailand pada domain maritim di kawasan. Kepentingan geopolitik Thailand yang terkait dengan domain maritim lebih banyak pada wilayah perairan teritorialnya saja. Secara umum, Thailand belum tercatat sebagai negara yang memiliki kepentingan geopolitik yang besar pada domain maritim.

    Bagi Upil Thailand juga merupakan ancaman bagi perekonomiannya karena ada wacana pembuatan terusan KRA yang bisa membangkrutkan Upil yang mempunyai banyak masukan dari sibuknya pelayaran di selat malaka. maka upil berkepentingan bila agar terusan Thailand tidak terwujut..maka dari itu kondisi dalam negeri negara tersebut tidak pernah damai,
    Upil juga berkepentingan agar Pelabuhan pelabuhan di Batam.Sabang dan lain lain di Indonesia tidak berkembang agar tidak mempengaruhi sumber pendapatannya..

    TETAPI Thailand masih sangat dibutuhkan membendung serangan ideologi dan invasi dari musuh upil dan USA dari utara sehingga upil dan usa SEPAKAT bahwa Thailand perlu peningkatan F 16 nya diretrofit sekelas block 52 dengan radar yang lebih canggih dari milik Indonesia untuk menghadapi ancaman arah daratan dari tetangga tetangga komunisnya..

    Dan untuk program retrofit F 16 Thailand tidak bisa dibandingkan dengan F 16 Indonesia karena beda kepentingan bila dilihat dari faktor Geopolitik dan posisi Non block Indonesia
    jadi saya masih lebih BERSYUKUR retrofit F 16 milik Indonesia melihat dari segala ulasan diatas dan kepentingan USA disini
    Imho

    •  

      om satrio habis shalat tahajud nih.. 🙂 ulasannya sangat mencerahkan, I Like..

    •  

      Assalamualaikum wr wb.
      Cak… ane nunggu ulasannya mengenai, kondisi dan manuver politik di nusantara pasca pemilu, gimana kalo dibalut dengan sisi kewiraan, ane nunggu banget cak…
      akhir2 ini gerakan ular konsepnya berulang2 kaya yang kemarin, sehingga mudah ditebak larinya kemana.
      Alhamdulillah sampai saat ini situasi damai dan sangat kondusif… para hulubalang sudah memposisikan pada kedudukan yang tepat.
      ane SR aja dulu…
      Wassalamualaikum.

      •  

        Bung titit tuit
        hehehe nunggu 22 juli aja bung ane siram kewiraannya ,,
        emang gerakannya monoton banget dan ular yang lebih gede malah menunggu gerakan ular lama menjelma menjadi sok kuat ..yang mulai serakah.,dan ular gede siap siap ikut menelikung dan mencaplok ular tersebut agar tidak terlalu serakah,, tinggal bagaimana gerakan ular tersebut mau serakah atau cukup puas dengan yang sudah diperoleh.

        Parahulubalang kerjakeras mengantisipasi gerakan kedua ular tersebut,,
        dan semoga Indpnesia tetap aman dan terkendali dan DAMAI melanjutkan pembangunannya menuju Indonesia jaya… amien

    •  

      @Bung Uluh, Bung Satrio bukan saja habis sholat tahajud tetapi ditambah dapat “LAILATUL QADR”…..he…..he……P

    •  

      Nah begini ini cak pencerahan dari sampean yg selalu kutunggu. Yg siaga satu biar saja menjalankan tugasnya. Jawa timur aman2 saja. Salam Sejahtera selalu.

  23.  

    KESIMPULANNYA f 16 kt kan masih kalah sama sekutu2nya asu…bung@satrio…???

  24.  

    Tapi memang f16 block 52 id adalah pespur tampan nan gahar. Design nya keren walaupun single engine. Sekarang sudah setara F16 Israel tambah deh nilainya!

  25.  

    mau tanya..utk pnyesuain geografis indonesia para teknisi tni au akan memesang alat drag chute..drag chute itu alat sprti ap dn masangy dmn..klu ibart motor it bagian ap..

  26.  

    klo mau mendapat sesuatu yg istimewa dr amerika,ya kita harus mengakrabkan diri dgn mereka,tdk bandel alias penurut..mendukung kebijakan luar negri amerika..niscya alutsista kita bs sehebat korsel atau bs jd di atas korsel..tinggal pilih..tinggal pilih..

  27.  

    Milih mandiri aja kita ga butuh bantuan.bantuan pasti ada maunya kalo ada uang beli aja sekalian tot.kemandirian adalah kedaulatan.

  28.  

    F16 kita ga usah dibangga bangain lahn la wong speknya masih kalah ma upil n thailand . Mang asu pe,a.

  29.  

    Bung @frans Indonesia tetap akan milih non blok dan berdiri di kaki sendiri, walaupun harus terseok2 tidak apa2 bila dibandingkan dengan pengorbanan darah dan nyawa para pahlawan kita mulai berabad2 yg lalu dan nyawa para pejuang kemerdekaan kita. Indonesia adalah sedikit negara yg merdeka lewat perjuangan para pahlawan, bukan lewat hadiah yg menimbulkan hutang budi. Semoga tetap jaya NKRI. Salam damai.

  30.  

    32…hadir

  31.  

    injin nyimak..

  32.  

    mau bantu saya basmi para ular
    saya butuh tanda tangan anda disini

  33.  

    simpel : sumber daya alam dikangkangi,diambil dg pembagian yg sangat tdk adil..BELI alutsista di kasih di bawah standar upil,sonora,sonotan dan tai

    •  

      F16 hibah pak. Ga beli. Upgrade dari eda. Jadi ga mengganggu pengadaan figter utama. Dan pada prinsipnya, kita sepakat fighter buatan dalam negri. Termasuk senjatanya. Kalau kita tok beli dan beli, kita selamanya gak akan pernah bisa punya daya saing. Jelek2 buatan anak negri yg penting rupiahnya ga bocor ke luar negri.

  34.  

    Ada satu pertanyaan utk para sesepuh JKGR utk kekurangan pada Radar F16 kita apa mungkin bisa di pasang dgn Radar pesawat nato yg long range agar jangkauan radarnya setidaknya setara dgn pengguna F16 sekutu ASU lainnya. setahu ane sih kita jagu ngoprek2 tambal sulam

    Salam NKRI

  35.  

    @ bhl…
    hibah dg mengeluarkan 700an juta dollar.??

    bagusan SU 35 super ganteng,super strong….kan dapatnya cuma dikit klo beli SU 35..?? dikit tapi punya daya cover lebih luas dan yg paling membanggakan kita bisa berjalan tegak ..ini hasil beli baru yg punya daya gentar kuat.

  36.  

    lumayan buat patroli, klo utk ngadepin pesawat si upil lgnsung tubrukin aja di udara hehehe, setuju dg bung pitik, n bung semut geni sudah saatnya kita melawan hagemoni ASU, apa yg bisa dibanggakan dr alutsista mrk kita di hantam dr belakang, gak rela rasanya mrk trus menggeruk SDA kita… kita negara nonblok mainkan lah dgn cantik kita pasti bisa dpt byk keuntungan dalam bergaul dgn byk negara maju, toh bkn hanya amerika, msh byk negara lain…

    saya yakin mmg banyak pejabat n petinggi kita yg jadi penjilat amerika ini, sampai kapanpun kita tak kan pernah diuntungkan oleh amerika, oleh krn itu smg pemimpin baru kita tidak pro ASU, produk mrk jgn di rahasiakan toh mrk bakal bilang ma upil,sonotan,sonora semoga kita bisa segera membuat pesawat tempur sendiri.

  37.  

    jangan beli senjata asu, sama saja kita membantu asu mendanai perangnya, lagipula rawan embargo, rawan dipasang penyadap dan mungkin remote jarak jauh. paling malas pakai produk asu

  38.  

    coba bung nara aja yang jawab
    kalau analisa saya sih masih melanjutkan program hibah f 16
    karena F 15 heavy fighter kita sudah punya yaitu sukhoi family,
    F 18 rencana buat AL yaa diisi oleh sukhoi family,,

    belum lagi saratnya asu berat banget
    hehehehe maaf sotoy

 Leave a Reply