Mar 072015
 
Sutradara film asal Serbia, Emir Kusturica, saat membuat dokumenter tentang mantan presiden Uruguay Jose Mujica. (photo: Miguel Rojo/AFP)

Sutradara film asal Serbia, Emir Kusturica, saat membuat dokumenter tentang mantan presiden Uruguay Jose Mujica. (photo: Miguel Rojo/AFP)

Montevideo – Sutradara asal Serbia, Emir Kusturica, berencana membuat film dokumenter mengenai sosok mantan presiden Uruguay yang eksentrik, Jose Mujica. Dengan proyek dokumenter terbarunya, Kusturica berharap bisa mempersembahkan sebuah cara baru dalam berpolitik, menampilkan “presiden termiskin di dunia” dalam sinema.

Jose Mujica memang memperlihatkan kesederhanaan yang jarang dimiliki pemimpin dunia. Dia memilih tinggal di tanah pertanian di luar ibu kota Montevideo dengan jalur jalan yang belum dilapisi aspal. Pria bernama lengkap Jose Alberto Mujica Cordano ini bahkan mendonasikan 90 persen gajinya setiap bulan, sekitar Rp 120 juta, untuk berbagai kegiatan amal.

Bagi sutradara peraih dua penghargaan Palme d’Or di Cannes Film Festival itu, sosok Mujica memang memesona. Di akhir masa jabatannya pekan lalu, rakyat Uruguay turun ke jalan untuk mengucapkan terima kasih kepada presiden yang tak segan mengendarai VW kodoknya itu seorang diri. Kusturica melihat Mujica begitu dicintai rakyatnya.

“Tidak ada negara di dunia, bahkan dengan demokrasi yang telah maju, saat presiden meninggalkan kantor kepresidenan rakyat menyambutnya dan memperlihatkan kalau dia begitu dicintai,” tutur Kusturica dilansir dari AFP, Sabtu (7/3/2015).

Ketika berada di pucuk kekuasaan, Mujica pun berani membuat beragam kebijakan kontroversial namum populis. Di antaranya, dia melegalisasi ganja, tidak melarang aborsi dan mengizinkan pernikahan gay.

Keseharian Mujica yang ditemani anjingnya yang berkaki tiga dan mengurus sendiri lahan pertanian bersama istrinya menjadikan Kusturica terinspirasi untuk menamakan filmnya The Last Hero, sebuah kisah kepahlawanan di era modern.

Mantan Presiden Urugay, José Mujica (AFP)

Mantan Presiden Urugay, José Mujica (AFP)

Mujica adalah mantan anggota pemberontak Tupamaros, kelompok bersenjata berhaluan kiri yang terinspirasi revolusi Kuba. Dia pernah enam kali tertembak dan mendekam 14 tahun di penjara. Sebagian besar masa penahanannya dilalui dalam kondisi yang sangat buruk dan dalam sel isolasi.

Masa-masa saat berada dalam penjara itulah yang menurut Mujica membentuk kepribadian dan pandangan hidupnya. Saat menjadi presiden, Mujica punya alasan untuk tetap setia dengan kehidupannya yang sederhana.

“Banyak presiden menghabiskan sebagian hidupnya di penjara, berusaha lari dan bersembunyi, kemudian menjadi kaya saat menjabat. Ini sekaligus meyakinkan orang-orang mengenai alasan untuk menjadi politisi. Karena mereka ingin menjadi kaya,” tutur Kusturica.

Bagi sutradara film Underground (1995), Mujica menjadi contoh evolusi karakter yang paripurna: Seorang pejuang gerilya di tahun ’60an dan ’70an, ditangkap dan menjadi tahanan politik, kemudian menjadi presiden sederhana yang dicintai rakyatnya.

Kini, Mujica telah menjadi sahabat baru bagi Kusturica. Mujica sendiri yang menjadikannya sebagai seorang sahabat. Dengan demikian, jarak seorang pengagum dengan yang dikagumi pun berangsur sirna.

“Saat saya bertamu ke rumahnya, dia mengatakan, ‘Ayo kawan, mari bersulang!” ujar Kusturica.

Jose Mujica bukan sosok unik pertama yang menjadi sorotan kamera Kusturica. Sebelumnya, Kusturica pernah membuat dokumenter mengenai legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, dalam dokumenter berjudul Maradona (2008). (Kompas.com).

Bagikan Artikel :

  14 Responses to ““The Last Hero”, Kepahlawanan Presiden Termiskin di Dunia”

  1. Tes

    • INI SAMA KAYAK TIMOR LESTE,,APA SAMA KAYAK KETUA GAM (GERAKAN ACEH MERDEKA).. PEMBERONTAK JADI HERO.. YANG SALAH JADI HERO..,NGA NGERTI AHH,,TOLONG KASIK PENCERAHAN DONG JAKAGTER??????

      • klo miskin kok punya kebun ternak,jadi sutrada,,kedok aja ni,… hero memang hero fenomenal..pasti dia dulu sebelum kepilih jadi president kongsi ama mafia preman free sex..ollah udah edan,, sejarah selalu diputar balikkan pembrontak,sparatis..

        • Cobalah untuk melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda,semua agama dan kepercayaan di dunia ini pasti mengajarkan hal-hal yang baik.Penilaian Tuhan pasti berbeda dengan manusia.Setidaknya berbuatlah yang baik untuk sesamamu,dan biarkan Tuhan yang menilai semuanya itu

  2. Hamdan ATT

  3. pertamax kok angel men,

    jadi teladan

  4. Indonesia kpan y punya presiden seperti beliau

  5. Sikapnya patut dicontoh, tapi sayangnya kebijakannya kontroversial…

  6. saya rasa lebih hebat bapak Sukarno

  7. Kgk penting…NKRI jauh lebih penting

  8. Assalamualaikum wr.wb.
    selain harta presiden juga di soroti mengenai kebijakannya.
    yang saya baca dari atas bahwa kebijakannya banyak yang menyimpang dari nilai-nilai kemanusiaan.
    diantaranya melegalkan ganja >>> salah satu simbol dari kriminal
    melegalkan aborsi >>> salah satu simbol dari kurangnya penghargaan atas kehidupan
    melegalkan perkawinan sesama jenis >>> simbol keputusasaan terhadap lawan jenis
    hal itu justru merugikan rakyatnya sendiri, namun dalam jangka waktu panjang.

  9. Yg positif d ambil…
    Yg negatif gak usah d tiru…
    Semua manusia ada sisi positif dan negatifnya
    Kt tinggal mau ikuti yg positif ato yg negatif

 Leave a Reply