JakartaGreater.com - Forum Militer
Feb 052015
 
Rudal Krypton Kh-31 diusung Fighter Sukhoi Indonesia (photo: FB Jiwa Merah Putih)

Rudal Krypton Kh-31 diusung Fighter Sukhoi Indonesia (photo: FB Jiwa Merah Putih)

Jakarta – Angkatan Udara Indonesia membatalkan rencananya untuk membuat satu skuadron jet tempur baru di kawasan timur Indonesia, kata pejabat militer pada hari Rabu.

“Tidak perlu mendirikan basis skuadron baru di kawasan timur Indonesia, karena kita dapat mengirim jet tempur kita dari pangkalan udara Hasanuddin,” ujar KASAU yang baru diangkat, Marsekal Agus Supriatna, kepada wartawan saat pertemuan eksekutif angkatan udara di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu.

Saat ini, Skuadron Udara 11 Sultan Hasanuddin Air Force Base di Makassar, Sulawesi Selatan, adalah skuadron tempur paling timur Indonesia. Skuadron ini diisi jet tempur berat Su-27/30 Flanker buatan Rusia.

Marsekal Agus mengatakan membangun skuadron jet tempur baru yang semata-mata untuk disimpan di bagian timur Indonesia tidak akan efektif.

“Jet tempur yang ada dapat mencapai area target dengan cepat,” katanya.

Tahun lalu, Angkatan Udara berencana mendirikan sebuah skuadron baru di kawasan timur Indonesia. Mantan kepala staf Marsekal Ida Bagus Putu Dunia mengatakan bahwa skuadron tempur di kawasan timur Indonesia merupakan bagian dari grand design Angkatan Udara. Dia mengatakan pemerintah siap dari segi fasilitas, infrastruktur dan personel. (thejakartapost.com).

Berbagi

  173 Responses to “Tidak Butuh Skuadron Baru di Indonesia Timur”

  1.  

    waduh

  2.  

    k dua

    •  

      photonya gambar sukhoi mungkin jenis asem baris, ampe bela2in beli simulatornya, info lagi sukhoi sdh dirakit di sini, krn pas dikirim tdk terbang ferry, hahai… (lg ngelindur)

    •  

      Mari kita simak berita lama :

      1. Pembentukan Skadron Super Tucano di Papua (berita okt th 2013)

      Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara II (Pangkoopsau II) Marsekal Muda Agus Supriatna, memberikan perhatian khusus kepada Papua yang berada di perbatasan negara dengan mendatangkan pesawat tempur taktis ke Papua untuk memperketat penjagaan terhadap pesawat asing yang masuk ke wilayah Papua.

      “Kita bersyukur karena pemerintah telah mempercayakan kepada kami, khususnya TNI AU hinga akhirnya bisa membeli pesawat tempur taktis seperti Tucano dari Brazil, yang akan di standby-kan di wilayah Papua,” ungkapnya kepada wartawan 18/10/2013.

      http://jakartagreater.com/pembentukan-skadron-super-tucano-di-papua/

      2. Skadron Baru TNI AU Indonesia Timur (berita pebruari 2014)

      Biak. Mabes TNI Angkatan Udara (TNI AU) sedang mempersiapkan penambahan pesawat tempur untuk pendirian skadron tempur di wilayah Indonesia Timur.

      “Mabes TNI AU tahun ini akan melakukan pengadaan pesawat tempur, yang diprioritaskan untuk wilayah udara Timur Indonesia,” ungkap Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, di Biak, Rabu 05/02/2014.

      http://jakartagreater.com/skadron-baru-tni-au-indonesia-timur/

      Berita terbaru : peb 2015

      Tidak Butuh Skuadron Baru di Indonesia Timur
      Jakarta – Angkatan Udara Indonesia membatalkan rencananya untuk membuat satu skuadron jet tempur baru di kawasan timur Indonesia, kata pejabat militer pada hari Rabu.

      “Tidak perlu mendirikan basis skuadron baru di kawasan timur Indonesia, karena kita dapat mengirim jet tempur kita dari pangkalan udara Hasanuddin,” ujar KASAU yang baru diangkat, Marsekal Agus Supriatna, kepada wartawan saat pertemuan eksekutif angkatan udara di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu.
      http://jakartagreater.com/tidak-butuh-skuadron-baru-di-indonesia-timur/

      Melihat rencana th 2013 papua akan ditempati pesawat super tucano klo sudah genap 1 skuadron (16 bh).
      Sedangkan rencana pengadaan skuadron baru (th 2014) belum jelas pesawat jenis apa yg ditempatkan di Biak, apakah sesuai rencana th 2013 yaitu super tucano atau pesawat tempur pengadaan baru .

      Sedangkan soal penggantian 1 skuadron F-5 ( lanud IWJ) aja sampai skrg belum tuntas , padahal itu sudah sejak lama digulirkan dari th 2011 sampai dgn sekarang.

      Padahal skala prioritas yg diprogramkan TNI pada renstra 2 ini :

      program perpanjangan usia struktur ”Falcon Star” dan peningkatan kemampuan avionik ”Mid-Life Upgrade” untuk armada pesawat F16 A/B Block 15 Skadron Udara 3 lanud Iswahjudi. Perencanaan juga untuk peralatan kamera dan radar surveillance untuk pesawat B-737 MPA (Patroli Intai Maritim). Selanjutnya pada Tahun Anggaran 2015-2019 TNU AU akan mengajukan pengadaan pesawat Tanker kelas MRTT, pesawat Airborne Early Warning & Control (radar terbang), dan pesawat Pengintai Maritim Strategis. Selain itu terdapat pula rencana pengadaan 1 unit radar rudal MLAAD (Medium and Low Altitude Air Defense), pengadaan 2 unit Radar Weibel serta saat ini sedang melakukan proses refurbisment dan pengadaan rudal jarak pendek AIM-9 Sidewinder baru, serta berbagai pengadaan alutsista modern lainnya.

      ……..”Dalam bidang logistik perlu ditindaklanjuti persetujuan Presiden RI terhadap usulan pengadaan pesawat pengganti F-5, pesawat intai Amfibi, dan peningkatan kemampuan pesawat B-737 MPA dengan penambahan radar dan kamera Surveillance………”

      http://tni-au.mil.id/berita/exit-briefing-kasau-%E2%80%9Ctni-au-upgrade-alutsista-tahun-2015%E2%80%9D

      Jadi pada th 2015 – 2019 renstra 2 ini untuk pespur cuma ada :
      1. peningkatan kemampuan avionik ”Mid-Life Upgrade” untuk armada pesawat F16 A/B Block 15 Skadron Udara 3 lanud Iswahjudi
      2. pengadaan pesawat pengganti F-5.

      Jadi untuk renstra 2 ini kita cuma dapet 1 skuadron tempur baru pengganti F-5. Sedang untuk pilihan TNI AU dan mabes TNI sudah jelas :
      TNI AU Berharap Bisa Dapatkan Sukhoi SU-35
      http://jakartagreater.com/tni-au-berharap-bisa-dapatkan-sukhoi-su-35/

      Dulu ada khabar leak, klo kita akan dapet skuadron tambahan F-5 dari korsel (imbal balik T-50i) yg akhirnya ditolak TNI AU krn F-5 yg diberikan korsel ternyata masih standart beda dgn F-5 kita. Jadi hibah F-5 dari korsel itulah yg khabarnya dijadikan skuadron baru bukan skuadron pengganti, mendampingi skuadron super tucano.
      Klo lihat berita 2014 itu bisa jadi pengadaan pespur baru pengganti F-5 itu yang akan ditempatkan di papua krn dulu ada skla prioritas penempatan disana. Nah klo melihat berita skrg , pengadaan pespur baru pengganti F-5 masih tetap ditempatkan di lanud IWJ.

      Kebutuhan skuadron baru , saya raya sampai renstra 3 masih sulit klo pemerintah masih menganggarkan anggaran minimum, yang ada cuma penggantian pesawat lama. Dan pada renstra 3 pastinya TNI AU akan mengusulkan penggantian 2 skudron pesawat hawak 100/200.

      Semoga pemerintah skrg memberikan kejutan, memberikan anggaran alutsista 2-3 x dari sebelumnya sesuai janji menhan RR kemarin, dan TNI bisa mendapat alutsista terbaik di kelasnya dan target bukan minimum lagi tapi sudah target ideal, amin.

  3.  

    1 Bolehkan?

  4.  

    Perlu nih paak KASAU.
    Apa anda tidak ingat tntang prnyataan mantan kasau terdahulu yg katanya bnyak pelanggaran kedaulatan udara tnpa bisa ditindak lanjuti. Walaupun sudah diketahui oleh satuan radar di indonesia timur.

    •  

      bahasa yg digunakan itu bahasa politis..kasau lama -baru ya sama …artinya kawasan timur nkri dijadikan kawasan strong tni au…analisa warkop kebon sirih ..oog

  5.  

    Semoga memang yang terbaik kebijakan yang diambil dan bukan karena intervensi.

  6.  

    ndak ada dana kali Pakde……. cukup dgn skuadron ghaib :v

  7.  

    Enggak perlu skuadron baru…..tapi pesawat yg disiapkan hampir satu squadron he..he…
    Jadi kaya pos jaga aja….dari Iswahyudi , dari Abdurrahman Saleh…..dan jika urgen panggil yg dari Hasanudin…..

  8.  

    jangan2 sdh ada intervensi politis….nggak ingat hornet slonong boy di atas kupang, nggak ingat kasus p wetar utara timor leste….ideal kupang & biak hrs di isi krn pelanggaran terbesar di prediksi akan terjadi di atas papua dan arafura krn jaraknya justru lebih dekat dgn darwin dan cairn

    •  

      kayanya bung klo si hornet seperti di bawean tempo hari….udah gak berani terutama pilotnya…mau masuk perairan zee aja pelempar lembing udah ancang2 di radar hornetnya..oog

  9.  

    Benarkah tidak perlu ?
    atau ada tekanan dari pihak asu,,,

  10.  

    PAYAH

  11.  

    Edisi serba g JeLAas ^$*÷?=(=,$

  12.  

    Memprihatinkan Kasau yg baru ini..
    apa gak ingat serinya penyusup masuk wil papua yaah..
    atau dah diintervensi asing..??

  13.  

    Sodara sodara….apa yg diucapkan KASAU sesungguhnya sebaliknya…..boleh dong rahasia….lagian kalo kita jadi beli grippen nggak perlu landasan pacu, cukup jalan raya yg mulus 800 meteran….

  14.  

    takut sma austrolio

  15.  

    Pemimpin baru,kebijakan baru…waduh..

  16.  

    radar aja belum lengkap sudah bilang ngak perlu…, apa KASAU jamin keaman wilayah timu ?????

  17.  

    aku jadi curiga nih.. kayaknya udah di loby asu

  18.  

    beda lg…ntar ganti pejabat beda lg…bila perlu sebanyak mungkin pak skuadronnya…

  19.  

    Ya jelas.ga perlu, lah di makasar kan lengkap pespurnya, tinggal pilih mau 35,30,27 silakan dipilih.

  20.  

    Suka hatimulah.Mau kau tutup semua lanud pun tdk apa2.Itulah klo keputsan berdasarkan keinginan bukan berdasarkan kepentingan & kebutuhan.Nasib..nasib.

    •  

      Kebiasan di kita, ganti pejabat diiringi ganti kebijakan. Seolah olah alergi dng kebijakan yg dibuat pendahulunya. Takut dibilang gak punya ide.
      Padahal ditimur sangat perlu penempatan skuadron baru. Karena yg dikejar bukan hanya pesawat sipil doank tp jg pesawat militer bahkan pesawat tempur. Kalo ngarep yg di hasanudin keburu tuh pesawat menghilang.
      Semoga apa yg kelak diputuskan akan dapat mejaga wilayah NKRI dr penyusup2 gelap. Lebih baik optimis aja.

  21.  

    Kbr yg tak prnh mmbuat ht nyaman…

  22.  

    BRO…TOLONG SAMPAIKAN PESAN SAYA, BELIAU BELUM PANTAS JADI KASAU DAN TIDAK PANTAS UNTUK MEMPIN AU…. Skuadron Tempur di Indonesia Timur itu sdh mnjadi bahan pemikiran dan gagasan dari para pempin TNI AU, sejak jaman beliau ini msih SD. Jadi klu ada pemikiran dari beliau seperti itu, BELIAU MEMANG BELUM PANTAS MENJADI KASAU….

    •  

      Ini pejabat yg baru terbit sdh pasti tdk mempunyai pikiran yg matang jauh kedepan. Wilayah indonesia timur adalah bagian yg plg bolong, byk penyelundupan dan pesawat tdk jelas lewat disana. Pesawat australia dan amerika tdk ada yg terpantau, kita tentu ingat pesawat austalia dan arab yg hampir lolos.

      Memang banyak pejabat tdk jelas sekarang

    •  

      namanya juga pejabat hasil cuci gudang n terkesan dipaksaain……………….
      bersih bersih exs pemerintahan yg lalu…………………………

  23.  

    Gagal paham ????

  24.  

    Katanya kurang 3 skuadron eh tiba tiba di timur kaga jadi. jadi gimana nih?

    Si upil dan Aust akan tertawa gembira

  25.  

    Apalah artinya nambah radar tapi tidak nambah pespur di timur..

  26.  

    Awas ya…kalo sampe irian jaya lepas…kamu tanggung jawab ya!

  27.  

    Jangan jangan efek dari desakan pembangunan smelter…..jadi ada permintaan dari asu

  28.  

    Sungguh kecewa…
    Apakah ada jaminan kalau bagian timur aman dari pesawat asing jendral…??

  29.  

    ternyata nasib tni au sdah lemah dri segi pertimbangan strategis, sdah ad penyusup asing yg menunggangi, gmana ni para sesepuh jkgr,??

  30.  

    jawabpan setrategis untuk menyembuyikan burung gahar, dengan menggiring opini semu supaya musuh merasa di atas angin.

  31.  

    Ga perlu pak,,sayang duitnya,,ga jelas

  32.  

    Prihatin negeri sebesar ini cuma cuma di urus berdasarkan pemikiran orang per orang.Tidak ada grand stategi yang berlanjut dan berkesinambungan. Sama seperti perusahaan pribadi.sesuai selera yang punya pangkat dan kuasa. Harusnya sudah ada desain yang jitu untuk jangka pendek,menengah dan panjang.

  33.  

    Yang ada skadron barat sonoan sedikit hehehehe bisa aja nih

  34.  

    Sudah ada yang jaga. S300

  35.  

    Kemungkinan besar di tekan dari pihak asu dan ausie

  36.  

    Klo memang betul berita diatas, makin kelihatan klo masih setengah hati membangun(dan menjaga) wilaya indonesia timur…

  37.  

    Tanpa bermaksud membela nih KASAU teman teman hrs bs mengambil segi positifnya…dengan pernyataan ini sudah KASAU sdh memberi sinyal pesawat apa yg yg dibutuhkan TNI AU…sdh pasti pesawat ecek ecek macam Gripen dan F16 tdk dapat melaksanakan misi jarak jauh untuk melindungi bagian timur kita…dibutuhkan pesawat kelas berat yg memiliki combat radius memadai…dan pilihan itu jatuh pada…. :mrgreen:

    Bayangkan kakau di papua jd dibentuk skadron baru saat ini…pasti ASU buru2 menyodorkan elang botaknya dan sales gripen makin mangkak boolnya…karena tdk diperlukan pesawat dgn combat radius jauh mengingat sesikit saja terbang tuh pespur sdh berada di kuar wilayah kita..jd buat apa beli pespur jarak jauh?

    •  

      Tapi bung Wehr, klo pesawat sonotan yg buat ulah apa cukup waktu utk melakukan penyergapan.? Semntara pespur di lanud hasanudin baru take off, pespur sonotan udah kabur duluan dng misi hasil pemantauannya. Mohon maaf jika keliru soalnya bukan ahli strategi militer.

      •  

        Kalau Su35 atau Typhoon jadi di akuisisi AURI,combat range nya sanggup melindungi sisi timur bawah kita yg menghadap Darwin….lagipula secara periodik CAP kita ada yg di stationing kan di Lanud El Tari sehingga akan lebih efektif lagi menangkal sonotan..di El Tari ada satrad 251 sehingga semua pergerakan di Darwin dapat segera di pantau…dulu yg nyegat F18 kangguru adalah F5 dan Hawk yg di stationingkan di El Tari dlm misi CAP…

      •  

        emang Sukhoi di Makassar g jalan2 kah….deh…rajin dia patroli…he7x….cuma home base di Makassar aja.. tapi rajin .. jalan ji.. ke Menado….Ternate …Biak…selama dibeliin bensin…

        •  

          Jika dihubungkan dengan analisa bung Wehrmacht berarti pertahanan udara kita mengandalkan radar di darat. Jika deteksi Ada penyusup udara masuk kemudian SU di deploy. Dengan kemampuan supercruise nya akan bisa menghalau penyusup in time. Pas Dan sesuai dengan karakter SU yg konon biaya operasi mahal, jadi mengudara hanya jika dibutuhkan saja. Latihan manuver rutin akan mengandalkan simulator. Praktis jumlah skadron tidak perlu ditambah, cmiiw..

    •  

      Bukannya alutsista barat dilarang di pake di papua bung?

    •  

      Setuju Bung Wehrmact, mengingat beliau kemarin khan memohon ke pemerintah supaya Sukro 35 diakuisisi. Mungkin itu kearahnya…..

    •  

      Setuju, banyak fans boy yang sok tau strategi, merasa paling benar, tni pasti punya strategi yang terbaik..

  38.  

    su 35 …wajib di bungkus……

  39.  

    LANUD Eltari Kupang calon homebase SU-35…. tapi itu saja belum cukup, perjanjian dengan paman sam bahwa alutsista made in USA tidak diperbolehkan operasionalnya di tanah IRIAN JAYA itu bukan rahasia umum… Pangkalan Marinir di sorong belum dapat mengcover pergerakan TNI…. KITA BUTUH PANGKALAN UDARA DI TANAH IRIAN JAYA!!! BIAK DAN MERAUKE KANDIDAT UTAMA…

  40.  

    Thypon dilengkapi CFT bisa jarak jauh dan super cruisse mach 1,2 kan bisa ngejar penyelundup IMHO

  41.  

    Jangan jangan ASU takut di liat aktifitas di papuanya melalui pespur kita. rupanya banyak URANIUM yg telah di bawa balik tanpa sepengetahuan kita.

  42.  

    Mari menduga-duga seandainya ada intervensi politik, So the conspiracy theory goes such as…. AS menjamin bahwa kawasan timur akan aman dari black flight atau provocative actions baik dari sekutu, aussie dkk, dengan lebih menekankan untuk memprioritaskan atau menjaga ‘hot spot’ kawasan LCS dan natuna. dengan kata lain memonitor pesawat, kapal laut atau pergerakan militer tiongkok dan rusia keluar dari sarangnya. dari sisi selatan kombinasi diego garcia+cocos+christmas+darwin sudah dapat mengcover. dari sisi utara kawasan eropa, baltik, alaska sudah dapat tercover NATO+AS. maka ibaratnya kita menjadi “bumper” bagi kepentingan yg lebih besar. ingat, “ketakutan yg berlebihan dapat menimbukan reaksi yg juga berlebihan”. walaupun disamping itu RI mempunyai kepentingan yg juga penting, tp hal inilah yg sangat baik dimanfaatkan oleh barat, AS dkk. lalu apakah kita selugu itu dapat dimanfaatkan? jawabannya tentu saja tidak. ada win win solution dan azas mutualisme dibalik semua itu. well, kita lihat saja nanti apa saja alutsista2 yg datang dari barat ataupun kucuran dana yg berguna bagi kita. imho.
    “konspirasi tidak selalu merugikan salah satu pihak, namun juga dapat saling menguntungkan”.

    •  

      Konspirasi theory yg bagus bung Papa…tapi ingat,no free lunch…semua pihak sama saja selalu membandingkan benefit dan cost…itulah kenapa akuntansi disebut seni… sama seperti perang….

      •  

        adakah kita berdiri diatas KAKI sendiri ???

      •  

        Setuju juga dengan anda kawan Wehrmacht, tapi…. saya berharap win win solution dan azas mutualisme bisa tercapai. sehingga kata-kata “no free lunch” berubah menjadi “free lunch together”.
        He he dan itulah salah satu sebabnya kenapa akuntan diperkerjakan, supaya perusahaan tidak rugi..itung-itungan nya jitu.. (semoga think tank kita tidak ngaco ye).

        •  

          Ok…jika kita boleh berandai andai menurut bung Papa Augusta, alutsista apa yg akan mereka berikan kpd kita.?
          Bukankah hrs ada jaminan klo win win solution bisa terlaksana.? Bukankah sebaiknya sambil makan siang gratis (walaupun nyatanya tdk gratis) kita jg mempersiapkan sambutan yg hangat buat yg mengundang.?

          •  

            f-16 block 60 kah dengan jumlah banyak dan harga miring?

          •  

            bung @Bank Ruskie **Boleh jika mau berandai-andai lg.. saya tarik garis besar nya saja ya, masih gresss bisa anda lihat sebenarnya kalau anda jeli. Masih ingat mengenai akuisisi heli Apache beserta missile hellfire nya? coba anda lihat negara-negara pengguna heli tsb (Inggris, Israel, Belanda, Singapore, South Korea, Taiwan, Mesir, Kuwait, Arab saudi, UEA) apakah ada negara pemilik Apache tsb yg bukan sekutu maupun konco dekat nya AS? Jawabannya adalah tidak ada. Negara2 tsb mempunyai hub. militer/politik/ekonomi yg sangat dekat dengan AS. impossible bagi negara yg tidak memiliki azas ‘kepentingan dan mutualisme’ dengan AS bisa memiliki alutsista gahar dan menakjubkan. lalu hebat dong ya kita yg bukan merupakan ‘sekutu’AS kelak bisa memiliki heli tsb? Ya dong..proses nego beserta tetek bengeknya juga panjang dengan syarat-syarat khusus pastinya.. and then, masih ingat dengan bantuan dana senilai $35 juta (441 milyar) dari AS untuk “bantu program pencurian iklan dilaut RI” wah, baik sekali ya AS memberikan bantuan yg sangat besar secara cuma-cuma hanya untuk “masalah pencurian ikan laut”. Plus bantuan dana senilai $33 juta untuk bidang pendidikan dan SDM. Apakah AS tiba-tiba berubah menjadi sinterklas atau sbg negara yg taat Berzakat..? he he tentunya ada kepentingan AS dibalik semua itu. The last one, masih ingat lembaga pertahanan AS (DIRI) yg desas-desusnya ikut mencampuri penyusunan Renstra pertahanan RI? Walaupun “rasanya konyol dan mustahil jika AS yg menjadi Chef didapur kita”.ya minimal ada saran-saran dan bisikan-bisikan dari AS bagi kepentingannya..(silahkan anda berandai-andai sendiri lg mengenai 3 hal itu semua). however, saya percaya dinbalik semua itu hasil win-win solution sedang kita nikmati sekarang ataupun nanti.
            **anda bicara soal jaminan..? jaminannya ya silahkan anda berimajinasi dan menganalisa dari perandai-andaian konspirasi dan kolaborasi yg saya tulis sebelumnya mengenai RI “menjadi bumper” dengan segala keuntungan yg akan didapat dengan hal yg saya tulis diatas ini.
            **sambutan hangat buat yg mengundang..? kita sebagai tuan rumah hanya menyediakan meja dan kursi, hidangan sudah tersaji diatas meja. So, who’s gonna pay for all of those? It’s “them” of course. Well no one said it’s a free lunch tho’. just enjoy the lunch together! imho-cmiiw. Salam hangat. – off jumatan dulu

          •  

            owhh.. iya. iya.. Tenang sj.. US pasti imbalan permen gak lupa kasih mainan dan petasan abal2 utk buat acara kembang api menyambut barongsai liong di natuna dan LCS. Toh US dapat dua keuntungan, biar saja mrk asyik main kembang api di LCS sampai mati terbakar.. yg penting barongsai tdk boleh melewati samudera pasifik hrs di buat mainan dia ttp beraksi di LCS. kan lumanyun sekalian menjalankan agenda depopulisasi NWO . sekalian papua ttp gw kerok sampe bugil isinya.

        •  

          f-16 block 60 kah dengan jumlah banyak dan harga miring?

  43.  

    Mbah mumet, males baca…

  44.  

    Yg berseragam blm tentu punya jiwa nasiaonalis,mau di bwa kmna wibawa NKRI???

  45.  

    pimpinanya koyo t*i.cakepan SBY jauh kemana mana.pimpinan skr semenamena…..biarpun tetangga gw.sok doang…liat aja ntar pada bubar semua d urusin ma ni orang

  46.  

    Pemerintahan yg baru makin ndak jelas kebijakan kampret… maaf agak kuciwa anak tki..salam kenal

  47.  

    Pencitraan dengan penghematan, klo gk punya duit atau saking gk mampu nya penambahan alutsista pespur, beli aja GANTOLE yg banyak terus di persenjatai. Radar minta nambah tapi pespur buat intercept kurang, minta dr makasar handle keburu rata papua, maluku. Mana gk punya rudal jarak sedang sbg payung udara. Kasian banget TNI AU……….

  48.  

    kalo ane pikir” kenapa Kasau bilang tidak perlu menambah squdron baru, kemungkinan agar rencana pembelian SU35 dapat terpenuhi oleh pemerintah, dengan dalih pesawat bisa terbang dari lanud hasanudin yang notabne homebase su family
    imho

  49.  

    Gimana sih ini, kok berubah lagi kebijakan kasau yg baru ini, skwdron yg di timur itukan udah di rencanakan sama kasau yg lama, kok enggak ada kelanjutan nya, apa kasau yg baru ini enggak ngerti ya.

  50.  

    Ini loby di ASU ….

  51.  

    Pada sok pintar semua,,,menggurui kasau…
    Smua kbijakan militer penuh rahasia tak bisa blak blakan..
    Yg boleh d ketahui umum hanya sedikit,,

  52.  

    ok saya pilih yg paling bagus su 35 klau bsa pakfa yg di makasar kang.
    Sekarang saya tanya kang butuh berapa jam/menit dari makasar ke papua tuh pesawatnya kang?. Pasti lama kan kang mungkin pesawat yg slonong boy nya udah keluar lagi wilayah indo kang. Kasian atuh pesawat2 yg di lanud hasanudin kang umurnya ga bakal lama klau digeber trus kang. Mending dibuat lagi skuadron baru di biak tau di merauke pasti lebih makyoz kang. 🙂

  53.  

    kurang setuju sy dgn yg satu ini..

    kejar peswat sipil bermesin jet aja,,,hampir lepas… lah klw pesawat tempur musuh yg seliweran di daerah papua…masa dikejar dari makassar??? apa gk kejauhan… -_-

    belum lagi pesawat asing yg memberikan logistik atw amunisi untuk OPM…. weleh2…ini KASAU

  54.  

    Statemen cerdas.. Hanya penundaan terselubung
    demi terwujudnya pembelian su 35
    soal skuadron baru itu bisa diatur belakangan yg penting su 35 dulu di akusisi
    ini disebut strategi pengadaan…
    Kalau strategi perang tentu bakal beda statemennya… Hehehe..

  55.  

    Kluthikkk..
    eeeealahh… “rezim pait”

  56.  

    Wah kok baru menjabat udah kayak gini ni kebijakannya lah trus kita beli Super Tukino itu maksdnya buat apa pak Ksau? kan rencananya tu jenis pesawat mo di tempatkan di wilayah timur sbagai skuardron baru oleh Menhan dan Ksau yg terdahulu utk membackup TNI dalam menghadapi OPM
    Masih bingung ni ma maksdnya bapak Ksau krn apa yg dikatakan Ksau bertolak belakang dengan doktrin tempur TNI yg baru yg oleh Panglima dikatakan gebuk dulu sebelum masuk wilayah NKRI nah klo cman menghandalkan Skuadron 11 dri makasar kota kupang sudah hancur diserang oleh pesawat F-35 dri Darwin, klo dri timur, jayapura sudah hancur oleh F-15/F-18 dri pangkalan US di Guam gak perlu F-22 segala lha gak yg jaga di sana
    Semoga saja berubah pikiran dan tetap melanjutkan membentuk skuadron baru di wilayah timur NKRI

  57.  

    Karena di wilayah Timur akan di tempatkan S400 dibeberapa titik. Gitu maksudnya

  58.  

    Hhmm.. aura uncle sam sangat telihat di Kasau yg baru ini. Sudah jelas dgn dibatalkannya rencana penempatan skuadron “pespur tempur” di wwilyah timur/papua dan, dgn hanya mengandalkan skuadron 11 yg di isi SU yg menjadi tulang punggung pespur pemukul yg ada, dan tersedia saat ini di makassar, serta hanya berkumpul di satu keranjang, maka sangat beresiko besar hanggar yg berisi SU yg berbaris dihancurkan bersamaan oleh tomahawk atau landasannya di bom Durandall special penghancur landasan, maka Sukhoi kita bak ubahnya menjadi burung emprit yg hanya menjadi penonton F35 JSF specialis pembom siluman dan penyusup yg dirancang lbh diutamakan utk pespur pembom. dan bkn sbg pespur utk bertarung sprt superhornet wlwpn dibekali kemampuan fighter tp ttp saja missinya utk menghancurkan Asset di permukaaan. Jelas dgn bbrp F35 US dan Aussie yg berfitur siluman dalam arah depan, Semakin menguntungkan dia masuk tanpa terdeksi radar2 apalagi radar ground dan pantai kita diwilyah timur msh banyak yg zero sehingga lbhmdh bg F35 menghancurkan seluruh Sukhoi dgn sekali tepuk? dimana sisi cerdiknya strategimembatalkan penambahan skuadron baru yg jelas akan lbh sulit buat musuh utk menyerang kedua ska tsb secara bersamaan? dan jg jk dibuat penambahan ska baru di papua itu kan berarti sistem pertahanan kita tersebar dan artinya pengawasan wilayah smkn tercover krn ada sastrad baru utk mengcover ska baru tsb dan itu artinya pertahanan kita kuat dan berlapis. Ingat Bung.. Jangan pernah menaruh telur dalam satu keranjang ? jika keranjangnya jatuh, maka anda dijamin tdk akan pernah mencicipi telur tsb ? Saya tdk melihat strategi ini baik utk pertahan wilyah timur kedepannnya ? Malah saya melihat lbh besar mudharatnya Jika membatalkan rencana Skuadron tempur baru di wilayah timur, bagi kedaulatan wilayah Indonesiadi timur khususnya Papua yg sama sekali clear pesawat penjaga kita, apakah kedepan strategi ini ekonomis jk Sukhoi dikerahkan dari makassar utk mengejar penerobos pesawat sipil mwpn pesawat militer asing yg melewati dari atas papua? bukannya operasional sukhoi termasuk mahal? bukannya lbh baik dan jauh lbh ekomis dalam jangka panjang termasuk efek deterent bagi pesawat asing jk ada skuadron pespur di lanud papua, yg di isi oleh pespur composit. dan jg sejalan dgn program MEF danTNI yg direncanakan menambah kuantitas pespur? Saya sih, berharap berita ini msh sekedar opini Kasau saja, blm menjadi kebijakan Pemerintah. Tp kalau ternyata pemerintah termasuk Dephan sejalan dgn omongan Kasau maka saya mengerti bahwa pengambil keputusan saat ini baik di dephan, TNI dan tentu saja Si …… termasuk Kasau yg baru sama2 suka selera Kentucky Fried Chicken.. bukan Ayam penyet..? :mrgreen:
    ohh.. nasibmulah papua..? ternyata papua hny sekedar peta di indonesia,bkn sepenuh milik RI hanya numpang dititipi, biar gak dikuasi londo saat itu.? dan ternyata Indonesia dikibuli trs..Saya gak melihat sedikitpun dalam mana cerdiknya strategi yg dilontarkan Kasau yg baru ini? kalau hanya sekedar alasan Sukhoi di makassar dapat mengcover maupun menahan serbuan pespur mwpn armada musuh kelak, yg rutenya menyambung dari guam melewati wilayah laut bagian timur/ ALKI 3 mwpn lewat daratan dan udara papua ke aussie atau langsung ke P.cocos yg jadi basis pangkalan US akan membuat wilayah Indonesia ini seperti wilayah bebas tanpa ada memiliki kedaulatan sebagai NEGARA.

    Salam..

  59.  

    Siapa yg membisiki jokowi untuk angkat kasau dan kasal baru, merekalah yg perlu diwaspadai antek2 usa..kalo sy curiga ama luhut dan hendropriyono…ternyata secara anti spy asing SBY the best lah…

  60.  

    “Jet tempur yang ada dapat mencapai area target dengan cepat,” katanya (KSAU).

    INI SINYAL KEPASTIAN PEMBELIAN SU35,
    TYPE JARAK JAUH (PP lagi), gak mungkin yang lain.

    Dan ini SINYAL KEBAKARAN BAGI GRIPPEN & F16

    Berarti marinir di sorong harus di beliin S400, untuk penangkal sementara.
    kalau tidak, harus banyak berdoa, semoga SU35 cepat sampai.

  61.  

    Waduh kok jadi gini ya? Padahal tadinya saya berharap skadron Sukhoi di Makassar dipindahkan ke Biak. Lantas di Makassar diisi dengan F-16 pindahan dari Madiun. Selanjutnya di Madiun diisi dengan 1 skadron Su-35. Tapi yah, ini cuma harapan dari rakyat 🙁

  62.  

    Dari pernyataan Kasau tersebut apakah selugu itu kesimpulannya?? Ingat, banyak strategi yang harus diterapkan shg timbullah pernyataan tersebut… mari kita analisa lagi bersama..

  63.  

    ini KASAU KACAU……………….!!!!! Ga PuNya OTAK………!!!!

    ini KASAU KACAU……………….!!!!!! yang lebih PRO BARAT Tidak seperti KASAU KEMARIN.

    ini KASAU KACAU……………….!!!!!! Titipan orang barat,……..!!!!!

    ini KASAU KACAU………………ini KASAU BERKICAU………ini KASAU KACAU….!!!

  64.  

    hm…mencoba positif thinking…….
    moga nantinya skuadron baru yg di sekitaran papua / biak /sorong tetap dibikin dan diisi SU35 / MIG 35 / Rafale dan dibikin ” hidden skuadron ( pangkalan militer tersembunyi ) ”

    hehehe….mantap ndak……biar yg terpublikasi gk dibangun…biar nampak ghoib bro…..kan ada seskoau yg di sorong, masak gk dikasih pesawat hehe

  65.  

    Bagus itu. Pesawat yang mampu menjangkau wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke yang tidak perlu ngetem berkali2 dan tidak perlu nyusu berkali2 AKAN JADI PILIHAN. xixixixi.

  66.  

    Kalo menganalisa grand design TNI AU sbg pertahanan di udara, kok sptnya pernyataan KASAU ada sesuatu yg tersirat, se-olah2 tdk diprlukannya skuadron baru…….. jd inget dgn pernyataan TNI, bahwa kita hnya memliliki 2 kasel….401 dn 402……apakah kita atau “mereka” percaya?……Kasau mencoba menetralisir kondisi regional….yg se-olah2 tdk akan terjadi apa2……….. shg terkesan Indonesia melihat wilayah timur bukan mnjadi ancaman pihak asing……..apakah kita yakin bahwa renstra tni-au jg memandang itu yang sama (tdk ada ancaman kedepan)……..jgn2 ini hanya taktik tni-au membuat pertahanan berlapis disana (papua) …..maklum, kita terkenal dgn negara yg memiliki strategi pertahanan yg membikin org lain bingung tuk menganalisanya……….. siapapun dia (kasau) pasti mempunyai strategi ygn pamungkas menghadapi situasi terburuk apapun di wilayah timur……..knp? jawabannya krn kasau menjd org pertama yg bertanggug jawab apabila ada serangan udara yg masuk ke NKRI , dan TNI AU yg pertama yg akan menghadapinya……..maaf komentar tukang ikan di pasar……

    •  

      setuju pendapat kang Dipo, melihat dengan cara pandang yang positif.

    •  

      “sesuatu yang tersirat”jadi maksud anda ksau kita inni adalah anak formil yang berinisial “N”dan punya list A1 yang kondang itu…?wow…wow…wow…pas kalo begitu yang satu disuruh macul,yang satu kejar maling ikan,yang satu suka bikin list..akhirnya para tetanga yang selalu usil menyanyikan koor menyanyikan..; “bapak mana…bapak mana…bapak mana, dimana…dimana…???di …..

  67.  

    Kode kah? SU-35

  68.  

    Ah dunia militer ini memang abu2… cuma bisa main tebakan aja kita, apa maksud sebenarnya.. Bagian dr strategi kah?

  69.  

    Salah kebijakan akan vatal akibatnya , resiko di tanggung Kasau.

  70.  

    sabar saudara-saudara… mari tidak berasumsi yang tidak konstruktif… apalagi kalau sampe ada makian, jangan laah.. kita disini cuma berasumsi, berpendapat, usul dan analisa.. kalau bisa yang konstruktif tanpa ada cacian…

    setiap langkah yang diambil oleh pemerintah pastilah ada untung rugi nya, sering kali itu diambil melihat urgensi kondisi dan permasalahan yang kita disini tidak 100% paham… untuk itu marilah kita selalu berikan tanggapan yang konstruktif demi kemajuan bangsa secara baik dan elegan.. IMHO

  71.  

    mulai muncul nih yang aneh2 dari Kasau yang baru, yang lebih aneh lagi kok bisa menggagalkan perencanaan Ksau sebelumnya,
    bukankah perencanaan itu telah dipikirkan, dipertimbangkan dengan baik ( oleh Kasau sebelumnya ) untuk dapat lebih efektif dan efisien dalam mellindungi Indonesia timur, sehingga diperlukan penambahan skuadron pesawat tempur di Biak ( papua ) …….. ???

  72.  

    Wooyy..terus besok kalo perang mau pake apaa..???
    Kalo F35 masuk wilayah kita mau dihadang pke apa..????

    Dijepret karet gelang??
    Pake ketapel??
    Pake sumpit??
    Dilempar piring dan gelas??
    Dilempar sandal??
    Cukup diacungin keris pusaka tinggalan mbah???

  73.  

    gagal maning son

  74.  

    Beginilah jadinya kalo orang sipil milih KSAU ( cuma berdasarkan bisikan simbok & mbah brewo ) !!!

  75.  

    “Jet tempur yang ada dapat mencapai area target dengan cepat,” katanya

    1. Pesawat sekelas Su-35 dan Typhoon.

    2. Homebase tetap di Sulawesi atau Jawa.

    3. Ada kemungkinan rotasi satu flight ditempatkan di Biak atau Kupang.

  76.  

    @. Pedro baretta. Omongan lekak kayak arak. Kalo anda lebih pandai dari KASAU , kenapa g’ kamu aja yg jadi KASAU. Baru bisa komen aja belagu, sok keminter, analisamu kayak c#####mu. Hati – hati kolo komen. Jangan merendah kan orang lain. SALAM

    •  

      Dan satu lg sebelumnya silahkan kau padamkan dulu jenggot kau yg terbakar itu, biar kau dapat mencerna komentar saya. kalau alasan dari komentar kau yg mengatakan ada burung besi gahar yg sdg akan diakuisisi dgn begitu kasau membuat wacana cerdik menurut kau dgn mengorbankan pertahanan vital kita diudara indonesia timur yg sebenarnya lbh sangat dibutuhkan daripada membuat kebijakan kontra defensif utk menangkal bebasnya ruang udara indonesia timur khususnya papua yg sering diterobos secara ilegal pesawat asu dan aussie yg secara diam2 membantu OPM dgn mendrop persenjataan, apakah kebijakan kasau ini bisa kau bilang langkah yg cerdik hah..? apakah menurut kau kebijakan yg benar dan sangat cerdik hanya krn ingin mendatangkan pesawat yg kau bilang gahar itu dgn menukar kedaulatan indonesia khususnya papua dikangkangi wilayah udaranya yg resikonya lbh besar akan kehilangan papua selamanya dari peta indonesia krn pengaruh tekanan dan kebijakan asu agar indonesia membebaskan papua dari kekuatan TNI khususnya AU yg sdh lama di rencanakan oleh para jendral dan kasau terdahulu agar Indonesia timur itu diprioritaskan utk ditambah kekuatannya tdk saja utk matra udara tp jg penempatan divisi marinir baru di papua. bukannya kebijakan diatas sdh sangat bertentangan dgn grand disain petinggi kita terdahulu? yg jelas dan sangat terang benderang tujuan pembatalan ini akibat tekanan asu agar papua ttp lemah dari unsur kekuatan Indonesia..! tidak ada alasan lain apalagi alasan keminter kau yg mengatakan ini adlah langkah cerdik agar niat membeli pespur gahar tdk diganggu asu..? whats joke jenggot bau..! kenapa hny gara2 ingin membeli pespur gahar scr diam2 lalu mengorbankan wilayah strategis serta asset yg kaya SDM dgn membatalkan kekuatan pemukul udara setara skuadron baru utk mengcover wilayah udara kawasan timur dan papua sehingga beban skuadron 11 tdk terlalu berat utk mengcover udara timur keseluruhannya. saya tdk mempersalahkan kita mau ambil pespur yg gahar secara diam2.. malah saya sangat setuju kalau mmg terealisasi. yg saya masalahkan adlh kenapa membatalkan skuadron baru di papua ? Silahkan @jenggot kau konfrontir komentar saya ini..? saya ttp tunggu komentar cerdas dan cerdik dari kau tuan jenggot.. krn saya jg bkn org yg pintar bahkan baru pandai buat komen di jkgr ini. tp toh setidaknya saya mencintai indonesia ini dari sabang sampai merauke dan itu ttp dan tujuan saya memposting komentar disini yg selalu menginginkan Indonesia ini maju, adil, dan makmur serta cerdas menyikapi sesuatu dan mengharapkan kebijakan petinggi Indonesia itu mmg benar melangkah dan tdk salah melangkah apalagi krn takut di intervensi asu.

      Monggo.. saya tunggu babaran kau bung..
      Salam persatuan..

  77.  

    Inilah hasil krja sma TNI dan DIRI,mreka mncoba membuat TNI lemah d wilyah timur,krn ingin mengamankan freeport agar tdk trsentuh,dn mncoba mngarahkan qt klo msuh brsama qt adlh china di lcs,ini adlh langkah mundur KASAU yg bru,stlah kasau sblumx sdh menaikkan status lanud d biak dn brncana menemptkan pespur d sna,sungguh ironis,daerah penyumbang emas trbesar bgi indonesia malah d biarkn bolong tnpa ad pengawalan udara,stidaknya tmpatkn min. 3 baterai S300 d sna.it bs mnutup kekosongan fighter.save NKRI,save Papua.

  78.  

    Hmmm..okelah pak Kasau, klo memang keputusan itu sdh dikaji dg matang. Masalahnya orang-orang kecil dan awam seperti sya ini hanya butuh penjelasan :
    Yakinkah anda wilayah Intim dapat dicover HANYA dengan mengandalkan kiriman pespur dari Makassar ? Taruhlah Sukhoi memiliki combat range yg dapat meng-cover wilayah timur (entah SU-27, 30 atau katakan Su-35) tetapi sudahkah dipertimbangkan :
    1. Scramble time dari Makassar sampai ke lasa di wilayah udara timur ?
    2. Operational cost utk intercept pesawat asing di wilayah udara Intim dg memberangkatkan pespur dari Makassar yg jaraknya lumayan jauh ?
    3. Kecukupan ground radar di Intim saat ini ?
    4. Kalaulah strateginya menempatkan sebagian Sukhoi di Biak sebagai pangkalan aju (bukan basis udara/skadron tempur), bgaimana pola maintenance-nya, apakah harus balik ke kandangnya dulu di Makassar ? Apa malah tidak jadi inefisiensi nantinya ?
    Pembentukan skadron baru di wilayah Intim sudah direncanakan jau-jauh hari sebelumnya, Pak Kasau. Setidaknya anda harus punya dasar argumen yang kuat untuk merevisi rencana yang saya yakin sudah masuk ke dalam renstra TNI AU itu. Saya hanya takut kebijakan itu akibat intervensi (titipan) dari suatu negeri antah berantah di kahyangan nun jauh di sana.

  79.  

    “…bukankah Su-27/30 adalah middle fighter…” Maksudnya apa bung ? Kita mengenal kelas light fighter, medium fighter dan heavy fighter. Anda memasukkan kelas middle fighter ini buat siapa ? Sukhoi 27/30 – kah ? Kalau Su-27/30 anda kategorikan middle fighter, lalu di atas middle fighter kelasnya apaan ? Contoh pesawat tempurnya apa ? Pembom B-2 kah ?

    •  

      middle itu maksudnya kelas menengahlah atau sama dengan medium..beda bahasa itu..

      •  

        statmennya Kasau “Saat ini, Skuadron Udara 11 Sultan Hasanuddin Air Force Base di Makassar, Sulawesi Selatan, adalah skuadron tempur paling timur Indonesia. Skuadron ini diisi jet tempur berat Su-27/30 Flanker buatan Rusia.” ini yg saya pertanyakan bukankah Su-27/30 ini medium/middle fighter..knapa buat statment bisa salah..??

        menurut saya Kasau orangnya normatif aja, maen lurus-lurus saja..tidak ada gebrakan..yang urgensi itu kan Heavy fighter SU-35..tetangga kita hampir dipastikan akan menggunakan F35 (negeri upil dan kangora) . dalam dunia militer efek gentar itu penting dan perlu..itu perang psikologi namanya..

        •  

          Maaf bung. Setahu saya, Sukhoi 27/30 itu memang kelas Heavy Fighter. Kalo F-16, JAS-39 Gripen dan F/A-18 C/D Hornet itu masuk kelas medium fighter. Adapun Hawk-100/200 itu contoh pesawat tempur yang masuk kelas light fighter.

        •  

          Jadi,…statement Pak Kasau itu sudah benar tentang penggolongan Su-27/30 yang masuk kelas pesawat tempur berat

  80.  

    bukan skuadron baru ..!! di timur indonesia tidak ada 1 pun skuadron .. ingat makasar itu indonesia bagian tengah. wilayah timur hanya menyangkup maluku dan papua

  81.  

    KASAU payah… pulau sebesar west papua tidak dijaga pesawat tempur…

  82.  

    knp ga sekalian aja jual seluruh pesawat tempur kita, baru kita beli pesawat angkut utk daerah terpencil, kepala staf kok penyampaiannya kemarin beda, sekarang beda, coba yang konsisten, yang jadi warga negara bukan hanya bapak, maaf bapak bukannya saya tidak sopan, hanya saya sudah jengkel terlalu banyak wacana para pejabat baik dari kemenhan, KKIP, Panglima TNI sampai juga ke KASAU, kami butuh tindakan (realisasi), bukan hanya sekedar janji. kami juga adalah warga negara indonesia, kami warga negara indonesia meskipun masyarakat sipul juga punya kewajiban utk membela negara, tapi bagaimana mau membela, kalau kami disuruh maju ke depan medan pertempuran tapi gak ada back up dari pesawat tempur yang berkualitas dan yang jumlahnya juga memadai ?

  83.  

    kalau strateginya beli pesawat tempurnya setelah F16 Blok 52ID semuanya telah dikirim oleh Amerika ke Indonesia, baru beli pesawat yang berkualitas, bukan spt itu pak caranya, lebih baik diam, dan tidak berbicara, benar orang tua bilang diam adalah emas, tapi banyak bicara akan menimbulkan masalah masalah, masalah yang timbul adalah berbohong, orang yang berbohong sudah untuk dipercaya.

  84.  

    pulau2 besar spt kalimantan, sumatera, sulawesi, papua, NTT, NTB, perlu diadakan dan ditempatkan pesawat tempur yang berkualitas dari berbagai jenis mulai anti gerilya, angkut, patroli maritim, patroli udara, pesawat tempur generasi 4+ atau 4++ sendiri juga harus dibanyakin, ya minimal 6-7 skuadron, di Bali krn pulaunya kecil diadakan dan dittempatkan 3 skuadron, di pulau aru yang juga berbatas dengan australia ditempatkan 2 skuadron pesawat tempur, dan 3 skuadron heli serang, di pulau kaimana – papua ditempatkan juga 2 skuadron pesawat tempur, 3 skuadron heli serang, penempatan skuadron pesawat tempur dan heli serang dipulau2 tsb di luar dari penempatan skuadron pesawat tempur, heli serang, heli angkut, heli serbu, pesawat angkut, pesawat patroli maritim, pesawat intai maritim, pesawat patroli udara, dsbnya yang ada di pulau besar papua, di pulau jawa krn satu dataran dengan ibu kota negara perlu utk ditempatkan 16 skuadron pesawat tempur, dengan pola pembagian, dijakarta 3 skuadron pesawat tempur, di banten atau bandung 2 skuadron pesawat tempur, di jogyakarta 3 skuadron pswt tempur, di semarang 2 skuadron pesawat tempur, di juanda 2 skuadron pswt tempur, di madiun 1 skuadron pswt tempur, di malang 1 skuadron pswt tempur, di blitar 1 skuadron pswt tempur, 1 di banyuwangi,

  85.  

    Moga radar beserta pendukungnya diperkuat. Mohon pencerahan, hemat mana ya beli pesawat sama beli antidotnya(komplit)? Emang efektifan pespur, sifatnya yg aktif jika dibanding dengan pensil. Moga sehat2 semua

  86.  

    Numpang ngasi senggolan yah. Ane mah mikirnya positif ajah. Seperti diketahui, target pemenuhan alutsista kan sekarang cukup banyak, dimana yang termahal adalah AU dan AL. Mungkin dalam hal ini Kasau berusaha memenuhi target jumlah dan jenis alutsista yang ada dulu, dibandingkan dengan pembangunan fasilitas lain, seperti perluasan pangkalan udara. Kalo perluasan pangkalan udara itu kan gak murah loh, misalnya landasan harus dipanjangkan, kondisi landasan yang diperkeras, pembangunan shelter, belum lagi dormitory untuk para pilot/teknisi/paskhas beserta keluarganya. Itu kan semua biaya juga, dan pastinya gak kecil. Jadi dalam konteks ini sih, ane ngliat Kasau berusaha menyelesaikan segala sesuatunya secara bertahap. Dan TNI AU sendiri ane yakin juga punya semacam (bahasa kerennye yang ane ambil dari warung bang midun sebelah ye…he…he..) fault tree untuk perkuatan AU tercinta ini. Jadi ane rasa, gak ada salahnya kita berpikir positip laaah sama apa yang sudah dicapai dan akan dicapai oleh AURI sekarang ini. Kita doain aje supaya perkuatan ini bisa berjalan lancar dan cepat. Doa yang baik kan jauh lebih afdhal daripada sekedar menghujat. Gitu aje deh.

  87.  

    Kalo mnurut analisa ane sih…..Lontong kilo nya Rusky dah nongkrong disorong..mknya adem ayem ajee….hehehe….tenang tenang sodaraa…TNI psti udh mntap prhitungnya…

  88.  

    @. Pedro baretta.Coba anda cermati lagi Pada kasus el tari – bawean keadaan angkatan AU kita nasibnya gimana … Pada masa presiden SBY -JOKOWI pespus AU kita yg oprasional brapa… Mari kita bandingkan pada 2 kasus ini. Pada masa pk SBY -JOKOWI pda ngumpet kemana f 18 ause yg kataya jaguh n canggih. Jangan sok nasîonalis kalo kata kata anda masih merendahkan bangsa dan martabat dan pemimpin anda. Pedro apakah irian lepas takkala pespur AU hanya di isi su. famili yg jumlahya tk seberapa(16), di tambah f 16 A/B ocu yg tk seberapa jumlahya. Jangan pesimin gitu kawan, kunyah dulu statemen petingi TNI pasti anda akan t,u jawabanya. Saya hargai analisis anda tapi tapi jangan pakai kata kata be*o.

  89.  

    berita yg bener ini

    he Indonesian Air Force plans to increase operations
    at bases near its borders in an effort to deter threats of
    incursion.
    “We must pay attention to several air bases and put
    more forces in those areas so that other countries will
    not infringe upon our territorial integrity,” newly
    installed Air Force chief of staff Chief Marshal Agus
    Supriatna announced after a leadership meeting in
    Cilangkap, East Jakarta, on Wednesday.
    Agus said the Air Force would focus on five military air
    bases; the Soewondo military air base in Medan, North
    Sumatra; the Ranai military air base in Natuna, Riau
    Islands; the Tarakan military air base in Tarakan, East
    Kalimantan; the El Tari military air base in Kupang, East
    Nusa Tenggara; and the Jayapura military air base in
    Papua.
    Agus said that the five air bases were strategic given
    their locations near territorial outposts.
    “At Natuna, for instance, we know that the area is part
    of the South China Sea, thus it is very strategic for
    Indonesia.”
    Earlier, Indonesian Military (TNI) commander Gen.
    Moeldoko said he expected the Air Force to play a
    bigger role in safeguarding the country’s territorial
    integrity in the South China Sea.
    The South China Sea is a semi-enclosed sea bordering
    China, Vietnam, Malaysia, Singapore, Indonesia, Brunei,
    the Philippines and Taiwan. Due to its proximity to so
    many nations, complicated, often sensitive questions
    over jurisdiction are common. In recent years, a series
    of disputes over islands have rocked relations between
    China and other countries.
    The Air Force chief of staff said some of the programs
    would include joint military exercises with other
    branches of the armed forces.
    In addition, he said efforts would be made to improve
    radar systems to better detect movements in the
    country’s airspace.
    At present, Indonesia lacks 12 of the 32 radar systems
    it needs to police its borders.
    Last year, the Air Force reported several illegal flights
    over Indonesian territory, particularly in the eastern
    part of the country.
    “We need more radar systems to reduce the number of
    blind spots, which I hope we will get soon,” Agus said.
    On Wednesday, the Air Force held a two-day
    leadership meeting to draw up working plans for 2015.
    More than 300 high-ranking officers attended the
    meeting.
    Besides discussing the plan to strengthen the five air
    bases, participants also deliberated matters related to
    the maritime axis doctrine championed by President
    Joko “Jokowi” Widodo.
    The Air Force, Agus said, would play a key role in
    realizing that doctrine.
    “The maritime defense system needs both a strong
    Navy and a capable Air Force to secure the country’s
    airspace,” Agus said.

  90.  

    okelah siplah semua yang komen pada intinya punya jiwa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi..jangan saling menjatuhkan mari bersama-sama dukung dan dorong terus pemerintah supaya punya alutsista yang mumpuni untuk menjaga seluruh wilayah NKRI…setidaknya punya alutsista yang seimbang dengan tetangga-tetangga kita agar tidak selalu dilecehkan kedaulatan kita, itu tujuan kita bersama-sama.

    siapapun yang diberi amanat dan wewenang kiranya menjaga amanat rakyat dan negara ini sebaik-baiknya, bekerja setulus-tulusnya untuk kemajuan bangsa dan negara.

    salam NKRI

  91.  

    bentuknya kayak apa bung???jadi penasaran….. salam kenal bung TDH

  92.  

    Anda punya acuan saya punya sanggahan, kenapa sekelas KASAU omonganya plin palan… Masak iya KASAU g’ ngerti setrategi…! Ni Yg ngmong KASAU lo…! Kan ada KKIP , untk merumuskan trategî dan tetek bengekya. Paling titipan negri sebrang kali… Ah sok t,u lo… … Kita su uzhon aja ma bliau.Mungkin gini statemenya, yg di kluarkan instalasi (departemen pertahanan) ada konsumsi plublik, ada konsumsi negara… dan mengapa DIRI kok di perbolehkan masuk ke departemen pertahanan apa g’ blunder, mengetaui dapur kita, secara langsung/ tdak langsung îku mengatur renstra pengadaan alustista gimana ayo … … Bingungkan..! Kita berpikir jernih aja kawan, Kita ibaratkan rumah besar yg bernama NKNRI. Diri adalah tamu yg di istemewakan, apakah mungkin kita mengecewakan tamu kita g” kan… . ? kita berikan suguhkan yg istimewa tapi (bkn yg paling istimewa) agar dia (diri/asu/celeng apalah namaya) biar enggeh(luluh hatiya) sama kita NKNRI. Dengan hidangan menggugah iman yg g” pernah ia jumpai sebelumya. secara berlahan , dia ASU akan membuka diriya dgn memberi masukan2 positef dan kelemahan kita., dngan gitu kita bisa merumuskan kebijakan kita tanpa dg kelemahan2 yg di buka asu. UANG UANG GUE, RUMAH SUMAH GUE m,u apa lo asu. Pastinya dg pertimbangan yg sangt matang dan krontra intejen kita dg DIRI mestiya. Ott diket.. kembali ke permasalaan awal

  93.  

    kita tidah butuh skuadron baru. Jawan kasau ini berbau politik apa polemik. Pasti ada strategi di balik itu semua. Saya coba uraikan statemen yg membuat orang berpesimîs . ( – yg pertama). Si KASAU menggiring bola liar dg opiniya untuk mendapatkan 1,2,3 langkah stategis, bagaimana reaksi perdana mentri kabotan jeneng ini, belum2 dah meluncurkan LHD VITOLYA utk antisipasi su famili kita.. Ah berlebihan bnget itu si abot jeneng. Apakah si kasau dah nyiapin anti dotnya yg pasti iya… Kok tau… ? Dgn melihat gelagat panglima yg adem ayem pasti jauh hari sudah di antisipasi. Dan kita balik statemenya KASAU. KITA AKAN MEMBENTUK SKUADRON BARU DI BIAK. Pasti dah si kabotan jeneng dan bala kurawaya akan triak triak ,dan akan mencari anti dots dari su baru kita. Dengan demikan untk apa kita beli pesawat canggeh tapi dah di antisipasi ole grombolan kabotan jeneng. Maka dari itu kita bermain cantik aja., dengan mempersiapkan dots dari anti dotsnya si berat.

    •  

      Hahaha… anda makin lucu dan semakin menggelikan..
      Bijimane ceritanya pespur gahar dilawan dgn LHD pengangkut helikopter ??? :mrgreen:

      Dan yg namanya LHD VITOLYA itu TIDAK ADA..?????? ngawur banget anda..?
      Aussie sampai sekarang ini msh mengoperasikan baru satu unit LHD dari 2 unit. dan yg sdh melaut bernama LHD HMAS CANBERRA. dan LHD ini saat ini hny mengangkut helikopter dan panser amfibi. sedang F35 versi vtol sampai saat ini blm ada satupun yg sdh dikirim dan di operasikan di LHD aussie. Saat ini hny mengangkut beberapa jenis heli seperti:
      – MRH90 – S-70B2 Seahawk
      – CH 47Chinook&ArmedReconnaisance
      -Blackhawk – Romeo 100 Hawk

      Dan satu lg anda bbrp kali salah menuliskan intalasi?? seharusnya INSTANSi. intalasi itu jalur? :mrgreen:
      Ywdlh.. dari komentar dan penulisan saya tau kok sbrp tinggi bobot intelengia anda. :mrgreen:

      Salam..

  94.  

    Iming*pesawat sudah tidak mempan tinggal si jendralnya yg enggak kuat untuk membangun pagar betis di wilayah NKRI bagian timur..fasilitas dari asu memang lebih Menjamin untuk bekal pensiun…?

  95.  

    @.baretta. Saya yakin sekali anda ini cerdas… Tapi kecerdasan anda tidak lebih hanya cuab2 semata , saya tdk pernah mengatakan su famili di tempatkan 1 wadah dan tdk pernah bilang su famili ad yg ghoib anda sendiri yg ngomong. semakin bulet aja anda. Kapasitas kepintaran anda cuma segitu jangan ngeles kawan. Pertayan anda sudah saya jawab , anda tdk ada niat debat tpi cenderung menjatuhkan. kalo anda jeli pasti bisa faham tulisan saya. baca lg tengtang LHD ya autrali yg baru launcing.

  96.  

    Kalau boleh usul, beli S-300 dan radar darat baru, terus ditempatin di merauke, biak, sama beli 2 radar OTH yang diarahin ke darwin dan PNG

    Atau

    Beli Buk buat jaga perbatasan png, terus Beli 3 Su35 di taruh di makasar. Ditambah radar buat ngawasi selatan papua

  97.  

    (yg kedua)tidak butuh skuadron baru di indonesia timur. Artiker yg realitis menurut saya, kenapa kok gitu… Kita tarik ke belakang. Lanut2 yg ada di wilayah2 ertari, kupang, papua, buaaanyak sekali yg kosong dari tipe B-C bahkan bisa di tingkatkan lagi ke tipe A secara bertahab.itu aja sudah terindikasi akan ada penempatan pespur baru/lama.dan lanut2 tersebut kalo di kalkulasi pakai pespur., butuh berapa skuadron pespur baru/lama untuk mencukupiya, malah mau nambah skuadron baru. Kita penuhi dulu skuadron yg ada dulu, bukan berarti KASAU tdak menempatkan pespur di sana melainkan tidah butuh skuadron baru, skuadran yg lama aja masih belum mencukupinya, mau nambah baru . Dan apa yg di tempakan di sana Ya tergantung situasi dan kondisi kawasan mestiya.dan lagi… Bung baretta.Tidah semudah yg anda kira… ! menghancurkan pangkalan udara dngn rudal sobat. Gunaya apa radar arhanut titik, dan area. Dan bahkan perlindungan dari serangan rudal sekalipun. Radar kita kan masih balong2.. ..? Anda kok tau kalo masih bolong2 radarya… Kan ada interner. Saya tanya pada anda ..Apakah sahasia negara di telanjangi bugil di internet kawan. Moga2 opini anda selama ini salah.. …! Saya ambil contoh CAMBERRA CLAS kalo di internet pastinya jenis LHD Untuk heli kan. Apakah setelanjang itukah… .. Mudah2an lagi anda benar, dan mudah2an lagi anda salah, gunanya apa jauh2 hari singa, usus buntu, japan. Merancang/ beli LHD yg speknya sama, dngan tambahan vitol mestiya. Dengan demikian sewaktu2 ada konvlik bisa di selaskan dngn f 35.

  98.  

    selaraskan bukan selaskan. Trimakasih sudah di bantu membetulkan instalasi .INSTANSI.

 Leave a Reply