Tidak Mau Lagi Bekas, Kolombia Ingin Akuisisi Pesawat Tempur Baru

Jakartagreater.com – Seorang eksekutif Saab mengatakan bahwa Kolombia ingin membeli pesawat tempur baru untuk membantu menghidupkan kembali kekuatan armada udaranya.

Selama ini Kolombia selalu membeli pesawat tempur bekas, yang ternyata banyak menimbulkan masalah.

Kali ini Angkatan Udara Kolombia (Fuerza Aérea Colombiana: FAC) ingin mendapatkan pesawat tempur baru untuk meremajakan armadanya, sebuah langkah yang akan mematahkan praktik-praktik sebelumnya yang selalu membeli pesawat tempur bekas, kata seorang pejabat di industri pertahanan.

“Persyaratan dan keinginan dari FAC, pada tahap ini, sangat jelas,” kata Thomas Linden, wakil presiden Saab Kolombia kepada media Jane pada 3 Desember di pameran dagang Expodefensa di Bogota. “Mereka tidak ingin kembali dan membeli pesawat bekas seperti yang telah mereka lakukan sebelumnya beberapa kali.”

Linden mengatakan Angkatan Udara Kolombia melakukan pertimbangan jauh kedepan dan ingin meningkatkan armadanya udaranya dengan teknologi baru. Linden mengatakan bahwa pengadaan pesawat tempur bekas biasanya membawa masalah seperti logistik dan pasokan suku cadang.

FAC saat ini diperkuat 19 pesawat tempur Kfir C10 dan 3 Kfir TC12 bekas Angkatan Udara israel, tulis Janes.com.

Saab menawarkan 12 pesawat tempur Gripen E dan tiga Gripen F kursi ganda, tipe pesawat sama yang sedang dibangun untuk Brasil dan Swedia. Dia mengatakan Saab menawarkan 15 pesawat tempur, meskipun jumlah ini lebih sedikit dari 22 Kfir yang dioperasikan oleh angkatan udara Kolombia.

Sebagaimana diumumkan oleh FAC pada bulan Agustus bahwa Gripen menghadapi tiga pesaing yakni Lockheed Martin F-16 Fighting Falcon, Kfir Israel, dan Eurofighter Typhoon.

Israel sendiri menawarkan jet tempur Kfir NG yang dapat di bangun dari airframe Kfir yang diproduksi ulang, surplus dari airframe Angkatan Udara Israel, atau mungkin bahkan yang produksi baru tergantung pada persyaratan dari Kolombia.

2 pemikiran pada “Tidak Mau Lagi Bekas, Kolombia Ingin Akuisisi Pesawat Tempur Baru”

Tinggalkan komentar