Okt 222016
 

4x_af_f16i_499_mf

Pilot Ohad Cohen November tewas pada tanggal 5 Oktober ketika pesawat tempur F-16I-nya terbakar saat akan mendarat setelah kembali dari misi pemboman di Jalur Gaza. Pilot navigator yang duduk di belakang pilot berhasil keluar dari pesawat dan hanya menderita luka ringan.

Saat kejadian, pilot Cohen memerintahkan navigator eject lebih dahulu, tapi kemudian Cohen terlambat keluar menyelamatkan diri saat pesawatnya mulai terbakar api. Pilot Mayor. Ohad Cohen November, 34, akhirnya meninggal dunia pada Rabu, 5 Oktober 2016.

Komandan Angkatan Udara Israel (IDF) Mayjen. Amir Eshel langsung memerintahkan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan pada hari itu. Laporan awal dari investigasi menyatakan, para pilot termasuk Cohen melakukan respons yang tepat saat keadaan darurat. Laporan tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang penyebab kecelakaan atau tentang tindakan yang diambil oleh para pilot.

Juru bicara IDF pada hari Jumat menyatakan, “Dua minggu setelah kecelakaan maut di Ramon Base yang menewaskan Mayor Ohad Cohen Nov, tim penyelidikan militer menyerahkan laporan pendahuluan, yang tujuannya untuk menentukan arah penyelidikan dan merekomendasikan tindakan segera berdasarkan temuan awal. Penyelidikan sampai saat ini masih berlangsung. ”

Menurut pengamat militer, F-16I mungkin terbang dengan sayap yang tidak imbang, dengan satu rudal pada sayap satu, sedangkan sayap lainnya tidak.

Eran Ramot, mantan pilot pesawat tempur dan peneliti Fisher Institute for Air and Strategic Studies, teori “tidak seimbang” saat ini masih menjadi teori paling kuat penyebab kecelakaan maut. Namun, sebenarnya teori tersebut tidak bisa menjadi satu-satunya penyebab utama kecelakaan, karena F-16 dan pilot sering terbang dengan sayap tidak seimbang seperti itu, katanya.

“Ada sejuta cara menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat. Anda dapat memeriksa rekaman, berbicara dengan navigator yang eject dari pesawat. Saya berasumsi jika ia melompat keluar, dia tahu mengapa dia melakukannya, “kata Ramot.

Bagikan:

  9 Responses to “Tidak Mungkin F-16 Jatuh Hanya Karena ‘Sayap yang Tidak Seimbang’”

  1.  

    Untuk jelasnya nanti tunggu konfirmasi dari Carin.

  2.  

    memang pesawat israhell

    •  

      Ya memang sudah waktu nya jatuh …
      Pesawat tempur nya Israel juga buatan manusia ..
      Bukan barang ajaib sekali ..
      Waktu nya jatuh ..
      Sayang sekali …kok jatuh nya bukan Karena ditembak ….sama Hamas …

  3.  

    Semoga lebih banyak yg jatuh tanpa pilotnya.

  4.  

    Tidak mungkin burung lu gak bisa terbang hanya karena “gak punya sayap”

  5.  

    ga nyadar ya israel, ga usah nyalahin jet tempur f16 nya, ga usah di selidikin, yg pasti israel kena “AZAB” itu aja simple! Pke alasan ga nyambung sayap ga seimbang,, koplak! Isroil…

  6.  

    Sabotase

  7.  

    Semoga lebih banyak yg jatuh pespur Dajjal israel,semoga jatuhnya lagi bisa langsung ke penyimpanan nuklir di Israel,sekalian musnah dg senjatanya sendiri!!! Amien…

 Leave a Reply