Tiga Kapal Pasukan Bela Diri Maritim Jepang Singgah di Pelabuhan Tanjung Priok

Kapal perang kelas destroyer Pasukan Bela Diri Maritim Jepang, JMSDF Asayuki (DD-132). (www.youtube.com)

Tiga kapal Pasukan Bela Diri Maritim Jepang yang terdiri dari yakni JMSDF Makinami (DD-112/4.650 ton), JMSDF Asayuki (DD-132/3.050 ton), dan JMSDF Shimayuki (DD-123/3.050 ton) tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (22/2).

Kesatuan Latihan Laut Samudera Pasukan Bela Diri Maritim Jepang yang dipimpin Kolonel Laut Masahiko Kawakubo ini singgah di Jakarta bersama 590 awak kapal, 110 orang diantaranya adalah calon perwira yang akan lulus pada tahun ini.

“Tujuan kedatangan kami untuk memberi kesempatan kepada 110 calon perwira yang baru lulus dari sekolah calon perwira Jepang, agar mereka mendapat pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan sebagai perwira,” ujar Kawakubo dalam upacara penyambutan.

Para perwira Pasukan Bela Diri Maritim Jepang akan berada di Indonesia selama tiga hari untuk mengikuti serangkaian kegiatan, seperti pertandingan olahraga persahabatan dengan TNI Angkatan Laut, berziarah di TMP Kalibata, dan mengunjungi lokasi budaya dan sejarah, di antaranya Monumen Nasional dan museum di Jakarta.

“Hubungan antara Angkatan Laut Indonesia dan Pasukan Bela Diri Maritim Jepang sangat dekat, selama ini sudah 18 kali kami melakukan kunjungan seperti ini dan melakukan latihan bersama antara pasukan kedua negara,” kata Kawakubo.

Sementara itu, Asisten Intelijen Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut III/Jakarta, Kolonel Pelaut Yose Aldino sebagai pihak yang bertugas menyiapkan upacara penyambutan dan menyusun rangkaian kegiatan bagi angkatan laut negara lain yang berkunjung ke Jakarta, berharap pasukan maritim Jepang dapat melaksanakan misinya dengan baik selama berada di Ibu Kota.

“Dengan semangat baik antara kedua negara dalam kerja sama militer dan persahabatan angkatan laut, mari kita semakin mendekatkan diri satu sama lain,” kata Kolonel Pelaut Yose Aldino.

Sebelum mengunjungi Indonesia, Pasukan Bela Diri Maritim Jepang terlebih dahulu singgah selama empat hari di Kamboja untuk kegiatan serupa. Setelah merampungkan misi pelayaran selama 35 hari sejak 2 Februari lalu, pasukan ini dijadwalkan tiba kembali di Jepang pada 14 Maret 2017.

Sumber: Antara

Tinggalkan komentar