Jan 262016
 
KRI Imam Bonjol 383

KRI Imam Bonjol 383

Lhokseumawe — Tiga kapal perang TNI AL berlayar di perairan Nanggroe Aceh Darussalam. Ketiga kapal itu adalah KRI Imam Bonjol 383, KRI Silas Papare 386, dan KRI Halasan 630 yang kini bersandar di Pelabuhan Krueng Geukuh, Aceh Utara.

Komandan KRI Imam Bonjol Mayor Ali Setiandy mengatakan, 26/1/2016, ketiga kapal perang ini sedang menggelar patroli di perairan Selat Malaka.

KRI Halasan di LIMA 2015, Langkawi, Malaysia

KRI Halasan

“Kemarin dari perairan Sabang. Sekarang di perairan Aceh Utara dan sekitarnya. Kita memastikan bahwa perairan Selat Malaka aman dari berbagai potensi kejahatan di laut,” ujar Mayor Ali.

Selain itu, patroli ini juga digelar untuk memastikan tidak ada penyelundupan dan sejumlah kejahatan lainnya di perairan Indonesia.

KRI Silas Papare 386

KRI Silas Papare 386

“Bagi warga yang melihat penyelundupan atau kejahatan lainnya di laut, silakan mengontak pos TNI AL terdekat. Laporan dari pos itu akan diteruskan ke KRI terdekat sehingga kita bisa menangkap pelakunya,” ujar Mayor Ali.

Kompas.com

  15 Responses to “Tiga Kapal Perang TNI AL Patroli di Aceh”

  1.  

    1

  2.  

    Aceh mandali.

  3.  

    3

  4.  

    2

  5.  

    kalau tiap bulan ada kapal patroli kan lumayan buat jaga keamanan.

  6.  

    kenapa kapal parchim ini selalu kliatan dekil & the kumel ya? sampingnya terlihat seperti ada bekas asap diesel??

    mohon pencerahan..

  7.  

    Itu KRI Halasan knp belum ada radar kayak punyanya KRI Clurit sm KRI kujang ?

  8.  

    wkwk kalau dilihat” kcr 60 mirip bridge sigma yg diapungin ya, kerenlah

  9.  

    bung diego mohon koreksi atas penyebutan nama provinsi kami “aceh” bukan “Nanggroe aceh darussalam” hal ini sesuai, Peraturan Gubernur Aceh No. 46 Tahun 2009 Tentang Penyebutan Nama Aceh dan Gelar Pejabat Pemerintahan Dalam Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Aceh. NKRI jaya

  10.  

    TNI AL mungkin harus latihan rutin ke seluruh perairan indonesia, dengan alutsista semampunya aja, meski jumlah KRI terbatas tapi keamanan para nelayan dan lalu lintas laut harus di prioritaskan dulu bung…

  11.  

    KCR 60 tetap klimis NO RADAR,NO RUDAL,NO CRY