Aug 212016
 

Pasukan khusus dan operasi rahasianya dirancang untuk mengatasi pertempuran yang paling sulit, berbahaya dan kompleks yang tidak dapat diatasi dengan menggunakan pasukan biasa. Dibawah ini adalah operasi pasukan khusus paling berani dan nekad era Perang Dunia 2, tanpa menggunakan perlengkapan khusus masa kini seperti rompi kevlar anti peluru, teropong malam, dan senapan cornershot.

Merebut benteng Eben Emael

Benteng Eben-Emael adalah salah satu benteng terbesar dan terkuat didunia milik Belgia. Diperkuat 1200 tentara, beberapa bagian benteng merupakan terowongan bawah tanah, dengan dinding dan atap dilapisi beton bertulang dan lapisan tanah. Benteng juga dilindungi dengan kawat berduri, ladang ranjau, dan pagar besi berduri dan parit anti tank yang dalam. Benteng dilengkapi persenjataan meriam berat 120 mm, 75 mm, meriam anti tank 60 mm, senapan mesin berat dan persenjataan anti pesawat. Andai Jerman melakukan serangan konvensional, penyerbuan akan mengorbankan ribuan nyawa prajurit dan butuh waktu berbulan-bulan untuk bisa menguasainya.

Jerman kemudian memutuskan untuk menerjunkan pasukan komando payung Flieger-Jaeger. Berlatih secara rinci selama lebih dari satu tahun, serangan pasukan payung Jerman Flieger-Jaeger ke benteng Belgia di Eben Emael tercatat sejarah sebagai salah satu operasi komando yang brilyan, paling rumit dan kompleks serta terencana secara matang.

Sebuah tim yang terdiri dari 80 personel pasukan payung khusus pilihan dan 74 insinyur, dipimpin oleh Kapten SA Koch, terbang dengan sembilan pesawat glider (pesawat tanpa mesin) ke atas benteng bersenjata berat yang dibangun sebagai bagian dari garis Maginot terkenal. Garis Maginot dirancang untuk menghadang invasi Jerman setelah berakhirnya Perang Dunia I.

Pada pagi hari tanggal 10 Mei 1940, meskipun mendapat serangan dari senjata anti pesawat, dengan pesawat glider yang rusak parah pasukan komando Jerman mendarat diatas benteng dan mampu menetralisir selusin meriam super-berat yang berbahaya bagi pasukan darat Jerman yang akan melewatinya .

Dengan bersenjatakan senapan mesin dengan pelontar granat, penyembur api dan senjata peledak khusus ‘hollow charge’, pasukan payung Jerman yang menderita korban besar melakukan pertempuran berat selama sehari untuk menguasai benteng Eben-Emael. Pasukan payung akhirnya dengan dibantu pasukan darat yang sudah terbuka jalannya dan didukung oleh pembom tukik Stuka akhirnya berhasil menguasai benteng Eben-Emael yang sangat strategis, yang sebelumnya merupakan batu sandungan terbesar dalam penyerbuan Jerman ke Belgia, Belanda dan Perancis.

HMS_Voracious_SLV_Green_1945
Operasi Flipper

Operasi Flipper adalah operasi serangan berani mati yang dilakukan pasukan komando Inggris untuk membunuh atau menangkap Jenderal Rommel di Afrika Utara.

Dijuluki Operasi Flipper atau Raid Rommel, tim komando Inggris terdiri dari 60 personel Scottish Commando ke-11 dan Special Boat Service (SBS). Tim komando harus mendarat di pantai Libya dengan menggunakan dua kapal selam dan melakukan serangan darat ke markas Rommel di dekat Apollonia.

Pada 10 November 1941, misi rahasia itu berubah menjadi bencana. Cuaca buruk memaksa anggota tim komando meninggalkan misi, dari 60 personel hanya tersisa 25 pasukan komando yang akhirnya menyerbu, sisa pasukan lainnya terdampar akibat cuaca buruk saat mencoba mendarat. Tim berhasil mencapai markas Rommel tetapi tak lama kemudian ditemukan oleh pasukan Jerman yang menjaganya. Pemimpin komando Inggris tertembak dan tewas di tempat, dan yang lebih parah lagi Jenderal Rommel saat itu tidak berada di kantor pusat.

Operasi berakhir dengan kegagalan total, dengan hanya menyisakan dua personel dari Scottish Commando dan satu personel dari SBS yang masih hidup.
Namun demikian, Operasi Flipper dipandang sebagai serangan komando paling berani dan rumit, yang merupakan kombinasi dari penyusupan rahasia dengan kapal selam, kemudian melakukan perjalanan yang sulit melintasi padang gurun yang panjang dan panas.

Operasi OAK

Operasi Oak adalah operasi yang dilakukan komando Jerman membebaskan Benito Mussolini dari penjaranya di Campo Imperatore. Pada Juli 1943 pemimpin fasis Italia Benito Mussolini ditangkap dan dipenjarakan di Campo Imperatore, sebuah resort di dataran tinggi di sebuah gunung di Gran Sasso, Italia, Tempat yang dianggap paling aman dan kuat dari kemungkinan tahanan melarikan diri ataupun dibebaskan pasukan musuh. Tapi Hitler punya rencana lain.

Pada tanggal 12 September 1943, pasukan terjun payung elite Jerman dari kesatuan Fallschirmjager dan Komando Waffen SS terbang dengan pesawat glider DFS 230 ke benteng gunung di Gran Sasso. Pasukan berhasil mendarat di atas resort dan menundukkan 200 pasukan penjaga tanpa melepaskan satu tembakanpun. Mussolini kemudian dibawa pergi naik pesawat terbang, lepas landas dari landasan pendek dan akhirnya ditempatkan di Wina, Austria.

Dijuluki “Operasi Oak” oleh Komando Tertinggi Jerman, operasi komando itu sangat berani dan secara teknis sangat sulit mengingat terpencilnya medan yang terletak di dataran tinggi resor Campo Imperatore, ditambah dengan penjagaan dari 200 pasukan Carabinieri terlatih – dimana semua pasukan penjaga tersebut menyerah tanpa perlawanan kepada pasukan komando Jerman.

  19 Responses to “Tiga Operasi Pasukan Khusus Paling Berani dan Nekad”

  1.  

    Ngopi dulu..

  2.  

    Biasa aja tuh..dibanding pasukan dgn bambu runcing baju butut sendal jepit banyak jg yg nyeker lawan pasukan terlatih & senjata modern.

    no pertamax ! minyak nyong nyong only

    •  

      OTAK INDONESIA EMANG KAYAK ANDA INI SUKANYA MERASA DIRI SENDIRI PALING HEBAT DI DUNIA.

      FAKTANYA SEBALIKNYA. MERDEKA AJA NUNGGU JEPANG KENA NUKLIR SOK BELAGAK. PALING JAGO SAMPE NGERASA LEBIH JAGO DARI PASUKAN HUSUS DI ATAS YANG JELAS UDAH BANYAK TERUJI DI LAPANGAN.

      HAHAHA LUCU… PRAT PRER PROT.. TONG KOSONG..

      BULSHIT..

      NASIONALIS SIH NASIONALIS TAPI BUKAN BERATI JADI BUTA DAN NAIF.

  3.  

    Kopixa 1

  4.  

    Pasukan jerman yg bagus donk dlm tiap ops khususx….tapi yg pasti negara indonesia jg pny n gak klah klo d bandingin….

  5.  

    & hitler pun tumbang karna penghiatan & pembelotan jendral2nya

  6.  

    Msh kalah heroik sama operasi komando kemesjid di medan,..

  7.  

    Operasi RPKAD yg dijuluki Les Spritesses, 30 vs 2000 prajurit dan yg 2000 sebagian besar menyerah sedangkan RPKAD cuma satu anggota yg luka. Belum yg lawan SAS di Sarawak waktu Dwikora.

  8.  

    KOPASSUS(RPKAD) di dirikan dan di latih oleh mantan pasuka khusus belanda (KST) moh idjon jambi, beliau adalah anggota KST belanda yang dulu nya di latih oleh SAS pada awal pembetukan nya, secara tidak langsung guru dari guru nya KOPASSUS adalah SAS. Tentara Nazi Jerman memang tangguh di dukung oleh jedral2 yang brilian, sayang nya Hitler terlalu berambisi hingga para jendral nya berkhianat di belakang nya..

  9.  

    Kalo bertempur lawan pasukan elitnya indo menang mana ya . .?

  10.  

    Satpol pp elit

  11.  

    ADA BANYAK DEK SEBUAH PASUKAN KHUSUS SANG NAGA DI PERANG KOREA MAMPU MELULUH LANTAKAN PERTAHANAN DARI SATPOL DUNIA YAITU AMERIKA MEREKA MENDERITA KEKALAHAN TELAK ….EHMMMMM

  12.  

    Masih hebat Indonesia….coi

  13.  

    Bung ras pilihan, yg mrasa sok hbt dan jago siapa? Jika org lain mlakukn prjuangan dg cara lain sklipun dgn bambu runcing dan di anggp lbh brani dimana slh nya?? Anda slh klo indonesia merdeka nunggu jpang di nuklir. Sjarah mmbuktikan dari jaman kerajaan nusantara. Negara ini snantiasa berperang dgn penjajah yg ingin mnguasai negara ini. Jika jpang di nuklir kmudian ngara ini dgn smangt nasionalisme nya dgn smangat persatuannya proklamirkn kmerdekaan nya itu lntaran saja suatu jln yg di berikn Tuhan YME. Apakh NKRI stelah mngungumkn kmerdekaan nya kmudian tak brprang lg??? NKRI msh berprang bung dgn para pnjajah”. Dan ini lah hikmah nya jika sbelum NKRI merdeka stiap wilayah msh brperang sndiri stelh merdeka persatuan smakin kuat dan terbukti brkat rahmt Tuhan YME pnjajah yg ingin mengusik NKRI mampu di usir. Belajar lh sjarah negara ini bung jgn mrendahkn marwah negara kmi yg susah pyh pndahulu kmi brjuang brkorban jiwa dan raga.

  14.  

    tambahan dikit bung…..

    waktu debat plipres 2014 hatta rajasa perna mengatakan “DALAM PERLAKUKAN HUKUM, JANGAN TUMPUL KE ATAS TAJAM KE BAWAH”

    dan di saat anak hatta rajasa menabrak luxio 2 orang tewas dan dia di vonis bebas..

 Leave a Reply