JakartaGreater.com - Forum Militer
Feb 112014
 
Angkatan Laut Timor Leste (photo: frank.itlab.us)

Angkatan Laut Timor Leste (photo: frank.itlab.us)

Jakarta – Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Timor Leste, Xanana Gusmao menyatakan pihaknya terbuka bagi kehadiran armada Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China di wilayahnya.

”Saya ditanya hal yang sama saat berada di Australia. Kami terbuka dan sebagai negara kecil tentu menyambut baik pihak-pihak yang bersahabat,” kata Xanana di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (10/2/2014).

Xanana sebelumnya ditanya soal kesiapan Timor Leste membuka pangkalan bagi armada China atau fasilitas logistik dan perbaikan kapal bagi armada China yang sedang membangun kekuatan lintas benua.

Xanana menjawab, Asia Pasifik adalah wilayah yang luas dan mampu menampung niat positif dari semua pihak yang berkepentingan. Namun, tidak dijelaskan di mana fasilitas bagi angkatan laut asing tersebut akan disiapkan di Timor Leste.

Kunjungan Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Timor Leste Xanana Gusmao ke Kementerian Pertahanan RI 10/02/2014 (photo: vivanews.com)

Kunjungan Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Timor Leste Xanana Gusmao ke Kementerian Pertahanan RI 10/02/2014 (photo: vivanews.com)

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro saat ditanya mengenai izin bagi armada China melintasi perairan Indonesia menuju ke timur (Timor Leste) menjelaskan, sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki tiga Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang dapat dilintasi armada mana saja, termasuk Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA).

Selama ini, Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) dan AL Australia (Royal Australian Navy) juga biasa melintas secara damai di perairan Indonesia. US Navy juga memiliki fasilitas perbekalan dan perbaikan di Singapura untuk elemen Armada Ketujuh yang beroperasi di kawasan Asia Pasifik.

Selain itu, US Navy juga memiliki fasilitas di Guam dan pangkalan Marinir di Darwin, Australia.

Seperti diberitakan sebelumnya, AL PLA sudah mengoperasikan kapal induk perdananya dan sedang membangun beberapa kapal induk lagi untuk mewujudkan armada lintas samudra (blue water navy). Pemerintah China juga diketahui membantu pembangunan infrastruktur kompleks Kementerian Pertahanan Timor Leste.

Sebaliknya, Timor Leste memiliki hubungan baik dengan negara-negara Lusofoni (pemakai bahasa Portugis), termasuk dengan Daerah Administrasi Khusus Makau yang kini sudah kembali menjadi wilayah China di sebelah barat Hongkong.

timor-leste_2012_site_map

Terbuka untuk semua
Xanana mengingatkan media tentang pesan yang disampaikan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton saat berkunjung ke Dili tahun 2012 yang menyatakan, Asia Pasifik terbuka untuk semua pihak dan bisa mengembangkan potensi ekonomi, pariwisata, dan lain-lain, termasuk kerja sama militer.

Ditanya tentang kerja sama intelijen dengan Indonesia mengingat Timor Leste dan Indonesia mengalami hubungan kurang baik dengan Australia, Xanana mengingatkan agar media massa tidak mencampuradukkan persoalan yang dihadapi Timor Leste dengan hubungan Indonesia dan Australia.

Dalam kunjungan ke Jakarta, dicapai sejumlah kesepakatan bidang latihan dan pendidikan bagi personel militer Timor Leste hingga rencana pembelian persenjataan dari Indonesia untuk Kementerian Pertahanan Timor Leste.

Timor Leste berbagi perbatasan darat dengan Provinsi Nusa Tenggara Timur dan perbatasan laut dengan Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Provinsi Maluku. (Ong / Kompas).

Berbagi

  170 Responses to “Timor Leste Terbuka untuk Armada China”

  1.  

    MONGGO SILAHKAN MASUK…SILAHKAN CHINA BERHADAPAN DENGAN USA,DAN AUSIE

    •  

      monggo…silahkan…..hajar australia….saja…

      http://www.youtube.com/watch?v=NgFrMRPc3I0

    •  

      lahhh…yang ini…jaga rumah agar yang lagi mau perang china vs USA dan ausie tidak nyelonong masuk rumah..!..dan waspada pada mereka semua.

      http://www.youtube.com/watch?v=V-MtUmpsEC0

    •  

      Australia Pantau Latihan Militer China di Selatan Jawa

      Jakarta, (IMD) – Angkatan Udara Australia (RAAF) memantau latihan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tanpa pengumuman terlebih dahulu oleh tiga kapal perang China di perairan internasional di utara Australia.
      Latihan Angkatan Laut yang tidak biasanya itu akhir minggu lalu dianggap sebagai langkah sengaja oleh China untuk mengirim pesan jelas kepada kawasan.

      Untuk pertama kalinya, Angkatan Laut China mengirim kapal-kapal perang berlayar melalui Selat Sunda.

      Kapal-kapal itu berlayar menyusur perairan selatan Jawa, dekat dengan Christmas Island, dan kemudian melewati Selat Lombok.

      Langkah itu dianggap sebagai unjuk kekuatan militer yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh China, dan akan mempunyai dampak signifikan terhadap penentuan kebijakan keamanan dan strategis untuk Australia dan negara-negara kawasan, terutama Indonesia dan India.

      Para analis berpendapat, dengan mengirim kapal-kapal perang melalui kawasan dengan cara seperti itu, Beijing ingin menunjukkan dengan jelas bahwa China kini menganggap Samudra Hindia sebagai prioritas strategis.

      Menurut para analis, ini mengisyaratkan bahwa China akan mengerahkan militernya untuk melindungi kepentingannya di kawasan, jika perlu.

      (SOE : DETIK)

    •  

      Australia Pantau Latihan Militer China di Selatan Jawa

      Jakarta, (IMD) – Angkatan Udara Australia (RAAF) memantau latihan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tanpa pengumuman terlebih dahulu oleh tiga kapal perang China di perairan internasional di utara Australia.
      Latihan Angkatan Laut yang tidak biasanya itu akhir minggu lalu dianggap sebagai langkah sengaja oleh China untuk mengirim pesan jelas kepada kawasan.

      Untuk pertama kalinya, Angkatan Laut China mengirim kapal-kapal perang berlayar melalui Selat Sunda.

      Kapal-kapal itu berlayar menyusur perairan selatan Jawa, dekat dengan Christmas Island, dan kemudian melewati Selat Lombok.

      Langkah itu dianggap sebagai unjuk kekuatan militer yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh China, dan akan mempunyai dampak signifikan terhadap penentuan kebijakan keamanan dan strategis untuk Australia dan negara-negara kawasan, terutama Indonesia dan India.

      Para analis berpendapat, dengan mengirim kapal-kapal perang melalui kawasan dengan cara seperti itu, Beijing ingin menunjukkan dengan jelas bahwa China kini menganggap Samudra Hindia sebagai prioritas strategis.

      Menurut para analis, ini mengisyaratkan bahwa China akan mengerahkan militernya untuk melindungi kepentingannya di kawasan, jika perlu.
      Australia Pantau Latihan Militer China di Selatan Jawa

      Jakarta, (IMD) – Angkatan Udara Australia (RAAF) memantau latihan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tanpa pengumuman terlebih dahulu oleh tiga kapal perang China di perairan internasional di utara Australia.
      Latihan Angkatan Laut yang tidak biasanya itu akhir minggu lalu dianggap sebagai langkah sengaja oleh China untuk mengirim pesan jelas kepada kawasan.

      Untuk pertama kalinya, Angkatan Laut China mengirim kapal-kapal perang berlayar melalui Selat Sunda.

      Kapal-kapal itu berlayar menyusur perairan selatan Jawa, dekat dengan Christmas Island, dan kemudian melewati Selat Lombok.

      Langkah itu dianggap sebagai unjuk kekuatan militer yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh China, dan akan mempunyai dampak signifikan terhadap penentuan kebijakan keamanan dan strategis untuk Australia dan negara-negara kawasan, terutama Indonesia dan India.

      Para analis berpendapat, dengan mengirim kapal-kapal perang melalui kawasan dengan cara seperti itu, Beijing ingin menunjukkan dengan jelas bahwa China kini menganggap Samudra Hindia sebagai prioritas strategis.

      Menurut para analis, ini mengisyaratkan bahwa China akan mengerahkan militernya untuk melindungi kepentingannya di kawasan, jika perlu.

      Australia Pantau Latihan Militer China di Selatan Jawa

      Jakarta, (IMD) – Angkatan Udara Australia (RAAF) memantau latihan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tanpa pengumuman terlebih dahulu oleh tiga kapal perang China di perairan internasional di utara Australia.
      Latihan Angkatan Laut yang tidak biasanya itu akhir minggu lalu dianggap sebagai langkah sengaja oleh China untuk mengirim pesan jelas kepada kawasan.

      Untuk pertama kalinya, Angkatan Laut China mengirim kapal-kapal perang berlayar melalui Selat Sunda.

      Kapal-kapal itu berlayar menyusur perairan selatan Jawa, dekat dengan Christmas Island, dan kemudian melewati Selat Lombok.

      Langkah itu dianggap sebagai unjuk kekuatan militer yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh China, dan akan mempunyai dampak signifikan terhadap penentuan kebijakan keamanan dan strategis untuk Australia dan negara-negara kawasan, terutama Indonesia dan India.

      Para analis berpendapat, dengan mengirim kapal-kapal perang melalui kawasan dengan cara seperti itu, Beijing ingin menunjukkan dengan jelas bahwa China kini menganggap Samudra Hindia sebagai prioritas strategis.

      Menurut para analis, ini mengisyaratkan bahwa China akan mengerahkan militernya untuk melindungi kepentingannya di kawasan, jika perlu.

      http://www.bordermail.com.au/story/2…exercise/?cs=7

  2.  

    Selamat datang calon anggota Asean… Mudah2an kalu udah dibangun bisa patroli bareng biar sonotan pusing.

  3.  

    Kalau begini yang pusing sepertinya bukan hanya Ausie, Mbah Bowo pun ikut pusing…

    Ayo Mbah keluarganya diungsikan ke Timbuktu…

    Tetapi saya heran, di forum sebelah pun semua pada happy dengan kedatangan PLA di timor leste.

    Tidak ada kecurigaan sedikitpun dengan PLA di timles, berbeda dengan kedatangan marinir US di Ausie….

    •  

      Gampang sih jawabnya. Meskipun kedatangan PLAN harus diwaspadai, tapi belum ada bukti konkrit merugikan Indonesia secara diplomatis (misal mengklaim dan kemudian memasuki zee, kasus nelayan di Natuna belum sampai pada proses penegasan klaim sepihak)
      Sebaliknya, genk si berat dari sonotan udah gak keitung suka nusuk dari belakang. Itu belum termasuk yang sekedar nyubit atau nyopet…

    •  

      Pangkalan militer Red China di Timor Leste bertujuan pengamanan Asset2 tambang dan smelter mereka yg mulai ditanamkan secara masif di Sulawesi , Maluku dan Papua….Btw “Bank Mandiri”nya China ICBC sudah buka cabang di Makassar utk kepentingan support investasi tambang di Indonesia kawasan timur….makanya pemerintah Indonesia begitu ‘pede’ dgn UU Minerba… dan spt cuek dgn permintaan penundaan Freeport dan Newmont walau tdk konfrontatif..krn China sdh masuk sbg ‘pelampung’…kunjungan Xanana Gusmao dgn komen ijin pangkalan China sptnya isyarat halus kpd Aussie..dan sekutu Barat lainnya spt Singapura dll…bahwa mereka hrs bisa menerima kenyataan perubahan kekuatan global ini(Indonesia pasti sdh setuju-lah sebelumnya) ..Jadi wajar kalo Aussie , Singapura, dan PNG agak overakting krn menutupi kegelisahan mereka….Kita harus membiasakan diri utk hal ini krn tak lama lagi Armada Cheng HO” akan kembali berlayar ke seluruh penjuru Pasifik dan Hindia…suka tdk suka…

  4.  

    kalo gue sih ga setuju… masih Premature.

    Kapan nkri jadi pemilik kawasan ini kalo menghadirkan Jet lee untuk menghalau Chuck Norris..??
    Kan kita punya LIMBAD… 😀

    •  

      file:///C:/Users/user/Desktop/mad%20dog.jpg

    •  

      Kita dah punya ini, list dari warung sebelah :

      Confirmed shopping list items as of February 9, 2014 are as follows:
      Air Force:
      1. Su-35SI Super Flanker : 64-O, 16-D2014, 24-D2015, 24-D2016
      2. JAS-39 Gripen NG: 44-O, 14-D2014 (leased scheme), 8-D2014 (first batch delivery) 18-D2015, 18-D2016
      3. EF Typhoon: 36-O, 12-D2014 (ex Luftwaffe), 10-D2015 (brand new), 14-D2016.
      4. Su-34 Fullback: 48-O, 8-D2014, 12-D2015, 14-D2016, 14-D2017 (note: batch 1+2 derived from VVS-RF units)
      5. Erieye: 10-O, 3-D2014, 3-D2015, 4-D2016 (possible order extension into 14 units).
      Note:
      1.item #3 pending British approval for technology transfer scheme on certain parts, financing scheme, and acquisition of MBDA Meteor missiles.
      2. item #2: possible scenario of integrating leased units from Swedish Air Force as part of acquisition scheme, thus increasing actual figure to 58 units.
      3. item #1: including upgrade package on EW, radar, and integration systems into current Indonesian Air Defense Ground Environment frameworks.
      4. item #4: including upgrade package on EW, radar, ASW sensors, and long range “tactical missiles”.

      Navy:
      1. Slava class heavy cruiser: 1-O, 1-D2016
      2. Sovremenny class destroyer: 5-O, 2-D2014, 1-D2015, 2-D2016.
      3. Talwar class frigate: 4-O, 1-D2016, 2-D2017, 1-D2018
      4. Stereguschyy class corvette: 7-O, 2-D2015, 2-D2016, 2-D2017, 1-2018
      5. F122 Bremen class frigate: 4-O, 1-D2014, 2-D2015, 1-D2016.
      6. De Zeven Provincien frigate: 6-O, 2-D2016, 2-D2017, 2-D2018.
      7. Sigma class corvette/light frigate variant: 22-O, delivery scheme being finalised.
      8. Astute class SSN: 2-O, 1-D2015, 1-D2017
      9. Kilo class 877EKM SSK: 10-O, 4-D2014, 4-D2015, 2-D2016
      10. Amur 950 class SSK: 6-O, 2-D2015, 2-D2016, 2-D2017
      11. U212 class SSK: 9-O, 1-D2014, 2-D2015, 2-D2016, 2-2018, 2-2019
      Note:
      1. Type 23 Duke class frigate acquisition scheme being finalised, possible 5 existing units will be transferred to Indonesian Navy. All will be equipped with air defines upgrade package which includes Sea Captor VLS missiles system.
      2. item #1: utilizing hull of incomplete unit being stored in Ukraine, will be equipped with combination of SS-N-12 Sandbox/SS-N-27 Sizzler SSM, upgraded SA-N-20 Rif M/Gargoyle SAM systems, new phased array PESA radar.
      3.item #3: using same configuration of Indian Navy’s variant, except for BrahMos substitute for Yakhont system.
      Buat AD blm final 100%, tapi sebagian yang pasti diborong:
      1. PzH2000 self propelled gun 155mm : 88-O, possibly extension up to 130 units
      2. Lepoard 2 RI: 350-O (upgrade package installed on Deutsches Heer surplus of 2A6)
      3. Marder 1A3; 140-O
      4. AH-64D/E: Apache Longbow/Guardian: 40-O.
      5. Caesar self propelled gun 155 mm: 160-O
      6. Astross II: 48-O
      7. UH-60 Blackhawk: 40-O (ex US Army Reserve units)
      8. S-300PMU2 / SA-20 Gargoyle: 36-O (batteries, comprised of 5 TELAR vehicles, 1 C&C vehicle, 3 radars and sensors vehicles, 4 reload/resupply vehicle).
      9. HQ-16 SAM systems: 74-O (details to be confirmed).
      10. Starstreak VSHORAD: 220-O
      11. SS-N-27 Sizzler/Yakhont coastal defense platform: 60-O
      12. KH-78/79 field artillery systems: 360-O.
      13. Rail based strategic weapons systems: 24-O

    •  

      @bung donnie
      kali ini saya tdk sependapat dg anda…
      klo menurut saya pendirian pangkalan militer china di timor leste adalah pilihan yg tepat untuk misalnya patroli bersama di alki,pengawasan mrinir usa di darwin dan untuk membungkam arogansi aushit yg pongah…
      ….kerja sama yg saling menguntungkan…..

      •  

        xixixi..it’s ok.

        Kehadiran Pangkalan Militer tentu seiring dgn Hadirnya Military Pressure yg berujung pada Warna Diplomasi dan Pengambilan Kebijakan strategis.

        Bagaimana mana Indonesia bisa disegani Negara2 Asean dan Melanesia jika Patroli halaman belakang z ditemenin Calon Hegemony Baru..??
        Apa tidak sebaiknya Kita lah salah satu Pembuat Hegemony itu dimasa mendatang.?

        Arogansi bukanlah keunggulan, kata orang lebih sulit menebak orang pendiam dibanding yg petatang peteteng, dan pada dasarnya NO BODY TO TRUST…

        Kita hanya akan berbangga pada kemampuan diri kita sendiri, bukan pihak lain.

        # setidaknya itulah dasar pemikiran idealis gue, knapa menentang adanya Pangkalan Asing di Timles.

        ada kecualinya….. jika Perang terbuka dan kepepet 😀

        •  

          Saya mah agak setuju bung @donnie. Pertimbangan saya 2-3 tahun lagi bakal ada USMC dgn kekuatan penuh di Darwin, kehadiran China di TimLes akan memberikan keseimbangan kekuatan di kawasan. Karena sendirian kita tidak bisa menghadapi US atau China secara langsung.

          Dulu kita protes kehadiran pangkalan marinir di Darwin tapi tidak digubris US dan Aus. Merestui TimLes dan China bisa jadi protes keras secara tidak langsung. Memang bahaya, tapi opsi Indonesia terbatas. Kita tidak bisa membiarkan US unchallenged di halaman rumah kita

          Kehadiran China akan menyeimbangkan score. Situasi kembali ke kondisi ketika belum ada pangkalan asing di depan rumah. Untuk menghadapi US ada China, dan untuk menghadapi China ada US. Biarkan mereka adu ego dan kita kebut pembangunan kekuatan militer dgn memanfaatkan kebutuhan mereka atas netralisme Indonesia

          •  

            saya setuju Bung @Now..kehadiran PLA paling tidak mmg bisa menyeimbangkan Kawasan..karena US & kroni2 nya untuk saat ini tidak mungkin kita hadapi sendiri. apalagi kita sama2 tau kalau US pasti keroyokan kalau mau ngadepin suatu palagan. maaf, bukan nya saya mengerdilkan ataupun meremehkan kemampuan TNI & Jiwa Militan rakyat kita. namun saya berfikir, efek yang ditimbulkan akan sangat besar jika kita hadapi mereka sendiri.

            saya juga mengerti kegundahan Bung @Donnie.tapi paling tidak, dengan adannya PLA di Timles, diharapkan dapat mengalihkan fokus US & kroni2 nya ke mereka, keutungan ini dapat kita manfaat kan untuk lebih fokus dalam menjalankan program MEF & rencana2 besar yang sudah direncanakan sebelumnya.

            Adalah Naif untuk Percaya 100% Pada siapapun saat ini. semua pasti punya rencana & agenda tersembunyi. dan untuk hal ini tinggal bagaimana strategi & rencana kita saja untuk mengcounter nya.

            Mohon maaf jika penyampaian pendapat saya ini kurang berkenan.

          •  

            @Bung DeKa… hu’um namanya pendapat tentu berbeda2

            * Menghadirkan PLAN waktu sekarang (2014) untuk Menyeimbangkan Kawasan *
            ——–
            tema diatas harus kita analisa lebih dalam lagi…:

            – Apakah Oz sudah menunjukan tanda2 mobilisasi umum..? atau menghadirkan PLAN justru yg menjadikannya trigger mobilisasi umum Oz..?
            – Apakah skrg ini keadaan sudah UNBALANCE..?? atau masih balance tapi ada riak2 kecil yg harus cepat dipadamkan..?
            – Apakah sedemikian Jeeper-nya TNI ke Oz sehingga harus menghadirkan PLAN sekarang2 ini..? coba tanya z langsung ke TNI
            – Oz berkepentingan untuk terlihat KISRUH dgn manfaat :
            a. NKRI terpancing emosinya dgn melakukan tindakan Militer
            b. Kisruh ini membuat calon IMIGRAN jadi takut datang ke Oz…padahal kita mau Imigran diterima disono dgn Gembira oleh OZ biar dimasa depan ..bukan Bule lagi yg mendominasi benua Oz..setuju..?
            c. Jika NKRI terpancing maka seluruh pesenan alutsista dari kelompok si berat, akan dibredel…dijamin kaga bakalan datang..Nguap begitu z.siapa yg rugi..?

            Perlu atau tidak, sebetulnya tergantung dinamika yg berkembang, hanya bila salah langkah (terpancing) bisa menyebabkan ..check match…

            Dengan diterimanya kunjungan Menhan di benua eropa dgn sangat baik (pake upacara militer segala)..semua menunjukan baik2 z,

            Namanya z selingkuh ..qo mesti terbuka…??

            Seorang Playboy pun akan kesulitan untuk melakukan kencan bareng yg terbuka … tanya Bung Satrio yg udah pengalaman,

            😀 😀

        •  

          Setuju Bung @ Donnie, Imperium Indonesia adalah kelanjutan dari Imperium Majapahit dan Sriwijaya, dalam sejarahnya tidak pernah kita menunjukkan kelemahan kita, justru aliansi akan membuat orang pihak lain tidak respek.
          Aliansi hanyalah menunjukkan suatu kelemahan.

          Kemandirian, kepercayaan diri dan keberanian lah yang akan membuat kita disegani baik oleh US +sekutu ataupun oleh Cina.

          Sekalipun USMC di selatan dengan 1 Brigade tentu tetap akan berpikir ulang jika harus berhadapan dengan 1 brigade Pasmar kita. mereka tahu betul kondisi medan di Nusantara bukanlah medan yg mudah ditaklukkan.

          Alangkah lebih baik jika kita berlakukan UU seperti wajib militer ataupun potensi pertahanan, shg jika dalam kondisi darurat bisa dilakukan mobilisasi umum dari 500 ribu tentara reguler menjadi 5 juta atau mungkin bahkan sampai 20/25 juta penduduk Indonesia bisa menjadi unsur kombatan.

          Ini akan jauh mengerikan baik siapapun invader nya.

    •  

      Kenapa yang re-post ga ada yang komplit plus angkatan darat ya? 😀 kasian dong TNI AD

      Air force :
      1. Su-35SI Super Flanker : 64-O, 16-D2014, 24-D2015, 24-D2016
      2. JAS-39 Gripen NG: 44-O, 14-D2014 (leased scheme), 8-D2014 (first batch delivery) 18-D2015, 18-D2016
      3. EF Typhoon: 36-O, 12-D2014 (ex Luftwaffe), 10-D2015 (brand new), 14-D2016.
      4. Su-34 Fullback: 48-O, 8-D2014, 12-D2015, 14-D2016, 14-D2017 (note: batch 1+2 derived from VVS-RF units)
      5. Erieye: 10-O, 3-D2014, 3-D2015, 4-D2016 (possible order extension into 14 units).
      Note:
      1.item #3 pending British approval for technology transfer scheme on certain parts, financing scheme, and acquisition of MBDA Meteor missiles.
      2. item #2: possible scenario of integrating leased units from Swedish Air Force as part of acquisition scheme, thus increasing actual figure to 58 units.
      3. item #1: including upgrade package on EW, radar, and integration systems into current Indonesian Air Defense Ground Environment frameworks.
      4. item #4: including upgrade package on EW, radar, ASW sensors, and long range “tactical missiles”.

      Navy:
      1. Slava class heavy cruiser: 1-O, 1-D2016
      2. Sovremenny class destroyer: 5-O, 2-D2014, 1-D2015, 2-D2016.
      3. Talwar class frigate: 4-O, 1-D2016, 2-D2017, 1-D2018
      4. Stereguschyy class corvette: 7-O, 2-D2015, 2-D2016, 2-D2017, 1-2018
      5. F122 Bremen class frigate: 4-O, 1-D2014, 2-D2015, 1-D2016.
      6. De Zeven Provincien frigate: 6-O, 2-D2016, 2-D2017, 2-D2018.
      7. Sigma class corvette/light frigate variant: 22-O, delivery scheme being finalised.
      8. Astute class SSN: 2-O, 1-D2015, 1-D2017
      9. Kilo class 877EKM SSK: 10-O, 4-D2014, 4-D2015, 2-D2016
      10. Amur 950 class SSK: 6-O, 2-D2015, 2-D2016, 2-D2017
      11. U212 class SSK: 9-O, 1-D2014, 2-D2015, 2-D2016, 2-2018, 2-2019
      Note:
      1. Type 23 Duke class frigate acquisition scheme being finalised, possible 5 existing units will be transferred to Indonesian Navy. All will be equipped with air defines upgrade package which includes Sea Captor VLS missiles system.
      2. item #1: utilizing hull of incomplete unit being stored in Ukraine, will be equipped with combination of SS-N-12 Sandbox/SS-N-27 Sizzler SSM, upgraded SA-N-20 Rif M/Gargoyle SAM systems, new phased array PESA radar.
      3.item #3: using same configuration of Indian Navy’s variant, except for BrahMos substitute for Yakhont system.

      Army:
      1. PZH2000 Selg propekked Gun 155mm : 88-O, possibly extension up to 130 uits
      2. Leopard 2RI: 350-O (upgrade package installed on Deutshes Heer surpluss of 2A6)
      3. Marder 1A3: 140-O
      4. AH-64D/E: Apache Longbow/Guardian: 40-O.
      5. Caesar Self Propelled Gun 150mm: 160-O
      6. Astross II: 48-O
      7. UH-60 Blackhawk: 40-O (Ex US Army reserve units)
      8. S-300PMU2 / SA-20 Gargoyle: 36-O (Batteries, Comprised of 5 Telar Vehicles, 1 C&C Vehicle, 3 Radars and Sensor Vehicles, 4 Reload/Resupply Vehicles)
      9. HQ-16 SAM Systems: 74-O (Details to be confirmed)
      10. Starstreak VSHORAD: 220-O
      11. SS-N-27 Sizzler/Yakhont coastal defense Platform: 60-O
      12. KH-78/79 Field Artillery Sytem: 360-O.
      13. Rail ased strategic Weapons Systems: 24-O

      •  

        yang nyrempet ama postingan saya sebelumnya yang mana aja yaa dari LIST diatas yaa
        Dengan ini warjag dan warung sebelah jadi banyak tamu dari warung sebelah ngintip

        Diwarungnya dicemoh,,entar ada yang beneran datang pada bersorak dan lupa kalau da pernah mencemoh warjag hehehehe

        List diatas adalah list IDEAL 4 kogabwilhan terbentuk,sebagai negara seluas daratan eropa kita wajib punya arsenal sebesar list tersebut,’
        Kalau saya tinggal aminni dan mendesak K1 dan pemerintah kedepan mewujutkannya,
        baru perekonomian akan meningkat pesat beriirngan dengan meningkatnya kekuatan hankam Indonesia

        Jumlah pepsur diatas akan seimbang bila skenarionya Indonesia dikeroyok oleh FPDA
        Coba hitung berapa pespur singapura,malaysia,australia dan NZ
        belum maknya dan babenya yang akan ikut ikutan membela,.
        Pak SBY kan pernah bersabda Militer kita harus lebih kuat dari negara sekitar.

        dana Misal nya bisa saja dikumpulkan dari anggaran militer dari gdp mulai thn 21010-2014 yang on the tabel dibilang dibawah 1 persen tetapi kenyataannya 3,4 persen
        kemarin bung now sudah menghitungnya kan ? :mrgreen:
        IMHO

        •  

          Ya. secara eksplisit SBY sudah mengatakan kita harus lebih kuat dari negara tetangga. dan karena tetangga kita bergabung dalam FPDA maka kita harus lebih kuat (atau minimal setara) dengan/dari gabungan negara anggota FPDA di kawasan dekat rumah.

          Masalah pendanaan adalah yang langsung terpikir dalam otak liat daftar belanja diatas 😀 saya sendiri cenderung menyangka dana on top MEF yang bakal digenjot. Sisa dana MEF1 dan MEF2 dengan kenaikan bertahap anggaran pertahanan per tahun selama 5 tahun ke depan rasanya masih bisa koq bung untuk list diatas.

          Dari itung2an sebelumnya dana untuk murni procurement dari MEF dan APBN (dgn kenaikan bertahap 0.1% terhadap GDP) bisa mencapai $57 milyar usd selama 5 tahun. Sepintas daftar diatas terlihat “wah”, tapi itung2an wajar dana yang akan tersedia selama 2014-2019 cukup untuk membungkus alustista diatas, minimal hingga batch 2-nya. Soalnya jika diperhatikan daftar diatas masih banyak diisi berbagai alutsista refurbished dan skema hibah yang biasanya jauh di bawah harga baru, bahkan untuk alutsista semacam Apache D/E yg tergolong berumur sangat muda kita ambil yang reserve 🙂

        •  

          jujur z…gue jadi yg ikutan TERGUNCANG….$140M..untuk Mef-1, Lho gimana Mef-2..?

          Rasanya makin emoh z ngusulin JF-17.. Backbone AU.

          •  

            usulin gripen saja…..pespur canggih..yang bisa drifting…!

            toh…loe pada ngoceh..sampai berbusa …akhirnya km juga yang nentuin.

          •  

            bung @donnie, bisa ngakak guling-guling kegirangan musuh2 kita jika TNI memutuskan ambil JF17 😀

            JF17 pasar potensialnya adalah negara2 semacam negara di Afrika tengah yang sebelumnya belum punya pesawat tempur. bisa take off saja pilotnya sudah girang banget

            sedangkan pembelian JF17 oleh negara2 di level militer menengah hanya mungkin terjadi karena alasan politis daripada teknis

          •  

            JF17 pasar potensialnya negara2 kecil yg anggarannya terbatas spt timor leste dan negara yg sering dilanda perang saudara spt di afrika. Dng harga yg murah mereka bisa memiliki pesawat tempur yg dapat diandalkan untuk menumpas pemberontakan.

          •  

            waduh….negara2 kecil…??
            SAYA lupa china negara kecil,turky,,arab saudi (gudang senjata USA),azarbaijan,argentina,brasil,uea,mesir,malaysia,indonesia,
            Pakistan sedang memasarkan gencar jet tempur buatannya ke sejumlah negara. AU Azerbaijan telah memesan 24 unit pada 2007, Zimbabwe 12,,.dll…dll..dll…ooppss…rahasia

            sabar yah @BANK RUSKY…antri dulu..
            —————————————————————————————————-

            Potential customers
            ——————————————
            Many countries like Azerbaijan, Iran, Egypt, Turkey and Venezuela have expressed interest in purchasing the JF-17 Thunder.
            Egypt is currently discussing a deal with Pakistan to co-produce the JF-17 for the Egyptian Air Force.The Azerbaijani Air Forces has negotiated with China for the purchase of several dozen JF-17s, worth approximately $16–$18 million each. The Sudanese Air Force is also reported to be negotiating for 12 aircraft. The Air Force of Zimbabwe reportedly ordered 12 JF-17 in 2004, but there are no current sources that confirm payment or intent of delivery. In 2008 several other countries including Bangladesh, Iran and Nigeria were identified as potential buyers.In early 2010 it was reported that China had been in talks with around 5 to 6 countries on the JF-17, some of whom had sent air force pilots to test-fly the fighter. Algeria, Argentina, Bangladesh, Myanmar, Egypt, Iran, Lebanon, Malaysia, Morocco, Nigeria, Sri Lanka and Uruguay showed interest in the fighter plane.
            However, the market for this type of aircraft is believed by some analysts to be limited.As of October 2013, the JF-17 has yet to achieve any export orders; AVIC has also conducted presentations of their developing Shenyang J-31, which is intended as a cheaper alternative to the F-35. Argentine officials at the 2013 Paris Air Show said that they have had multiple discussions with Chinese officials over potential co-production of the Chengdu Aircraft Corporation (CAC) FC-1/JF-17 multirole combat aircraft. The discussions are the first formal effort that could lead to the co-production of a modern Chinese fighter in Latin America. FAdeA officials said the co-produced FC-1 could be called the ‘Pulqui-III’, recalling FAdeA’s Pulqui-II, Latin America’s first swept wing jet fighter.
            FAdeA is under negotiations over potential co-production of the JF-17. Argentine Air Force officials are cautious about the idea of co-producing the aircraft, as it may throw off plans to acquire ex-Spanish Mirage F1 fighters. With a small number of high-performance combat aircraft in service and due for retirement, the air force wants new planes quickly.
            In 2014, it was reported that the Royal Saudi Air Force was examining the JF-17 for purchase as well as technology transfer and co-production. Saudi Defence Minister Prince Salman bin Sultan also toured the JF-17 Project during his visit to Pakistan.

      •  

        Pesawat Saab Erieye AEW&C keren juga nih om… udah menggunakan radar AESA mantab nih kalau 10 biji lumayan mengcover seluruh nusantara…

      •  

        Sharing bacaan dan pikiran yg terlintas.

        Slava class heavy cruiser (2016) yang mungkin diincar adalah Admiral Flota Lobov, buatan tahun 1990 tapi tidak bernah bertugas karena penyelesaian terhalang pendanaan dan kapal disimpan di Ukraina. Pada 2010 Russia dilaporkan menyetujui untuk menyelesaikan penyelesaian kapal tersebut. 2010 adalah tahun dimulainya MEF1

        Ini juga agak pas antara catatan list dan berita yg ada. Jika Slava class confirmed, shopping list di bawah pengadaan navy apalagi. Slava class disebut carrier killer, mengingat PLAN, RAN dan USN dibekali carrier, pantas bagi TNI AL yg terjepit di tengah untuk mengoperasikan kapal dgn kemampuan level ini

        Mengenai Astute. Ks nuklir Royal navy yg dibekali tomahawk missile, apa mungkin Indonesia diberi rudal dgn jangkauan 1000km lebih? Kalaupun mungkin bisa dipastikan Astute tidak bisa digunakan untuk melawan Aus atau Sg. Imho, tomahawk bisa meledak di perjalanan jika targetnya adalah sekutu barat. Keberadaannya jadi terbatas untuk lawan blok timur (China). sudah dijelaskan bung Satrio alasan kemungkinan UK menjual KS type ini dan bisa diterima, sekaligus memberi alternatif alasan dibalik sikap provokasi mereka. Hal lain, Astute SSN ke tiga akan operasional pada gahun 2015, jadi tidak akan menimbulkan gap kosong di kekuatan KS RN. Kedatangan Astute di Hiu Kencana.nanti (jika terjadi) kemungkinan besar tidak akan diberitakan sama sekali.

        Bisa jadi list diatas shahih atau hasan, yg jelas bukan palsu semua 🙂 . Lagipula konsekuensi wajar dari rencana pembentukan Kogabwilhan tahun ini adalah penambahan alutsista besar2an, dan list diatas dipenuhi dgn item refurbish yang jika dihitung hitung, masih dalam jangkauan dana MEF2 dan anggaran pertahanan sampai 2019

    •  

      Bung Donnie, mari kita bersikap positif thinking aja terhadap niat China untuk menempatkan armada angkatan lautnya di Timor Leste. Coba kita berpikir di luar permasalahan perang, karena tidak selamanya alat perang harus dipakai untuk berperang. Ada sebagian negara dengan sengaja membeli senjata paling canggih, sampai puluhan tahun justru gak pernah dipakai untuk perang. Dari sini kita bisa melihat dan menyimpulkan bahwa untuk terjadi meletusnya sebuah perang, berlaku sebuah term and condition atau prasyarat. Senjata jelas bukan sebuah prasyarat, tapi sekedar alat.
      Melihat dan menimbang dinamika yang sedang terjadi di tubuh China saat ini, adalah sebuah langkah logis yang cukup bisa kita mengerti mengapa China mengambil inisiatif untuk melebarkan sayap pertahanannya di berbagai belahan dunia. Bagi sekelompok negara, mungkin ini adalah sebuah ancaman, setidaknya akan mengusik ketenangan dalam zona nyaman yang selama ini mereka duduki. Tapi bagi China sendiri, saya yakin tidak ditujukan untuk menebar ancaman apapun, tapi lebih kepada memenuhi tuntutan kebutuhan. Kita ketahui sekarang China telah menjelma menjadi sebuah raksasa ekonomi dunia, yang telah mampu menggeser posisi Jepang di Asia, bahkan Jerman di Eropa. Satu hal yang tak kalah spektakulernya adalah bahwa China merupakan salah satu pemegang saham terbesar dalam PT United State of America Persero Tbk. Dengan telah begitu banyak sendi-sendi ekonomi dunia yang dikuasai China, maka bukanlah sesuatu yang aneh apabila mereka kemudian menebar para punggawanya untuk memberikan rasa aman pada setiap investasi yang dilakukannya. Bukankah dalam ilmu ekonomi, pertimbangan penting yang seringkali didahulukan oleh setiap investor saat memulai rencana investasinya adalah faktor keamanan/safety. Untuk memenuhi tuntutan inilah maka mereka mulai menebar unsur pertahanannya. Alasan sederhananya adalah mungkin siapa lagi yang akan membela asset-asset mer

      •  

        @Bung Yayan…trimakasih respon nya

        ini bukan masalah positif atau negative thinking, hub.antar kelompok dan bangsa manusia, pada BASIC nya adalah sesuai KEBUTUHAN BASIC masing2 pula.
        tetap z pakem siapa yg kuat jadi pemangsa dan yg lemah kebagean peran sebagai santapan.

        Mengajak atau mempersilahkan China ke Halaman belakang kita sekarang2 ini belum lah begitu Urgent, kalo bisa jangan sampai, ini sama halnya dgn Kita sendiri memutuskan Proxy terjadi di wilayah kita sendiri, apa ini pilihan satu2nya..??

        Bagaimana kalo semacam support ruskie ke Indonesia.. yg dimaksud adalah bantuan alutsista High-end yg datang, bukan Armada grand fleet kekaisaran tiongkoknya …??
        bagaimana pun hal ini tergantung TAJAM nya para Senapati tanpa lencana kita, kapan dimana dan bagaimana Hegemony Barat menyelsaikan gesekan dgn China.. tidak menutup kemungkinan itu dicetuskan di LCT…dan Benua oz adalah agenda terakhir nya (sudut pandang China).

        Kalo pun terjadi Perang China vs AS (diikuti sekutunya) nanti2nya..apakah kita harus terlibat dgn memihak..?? kata siapa harus…??

        tapi dgn mempersilahkan China skrg2 membuat pangkalan di timles, keberpihakan kita sudah diputuskan secara premature..yg berbuah proxy war dihalaman kita sendiri… resiko nya sama dgn kita sekarang gebuk oz…atau singapore.

        # that’s my opinion..

        •  

          Setuju Bung @Donnie, pengalaman swiss yang luput dari PD 2 bisa menjadi pelajaran kita, meski untuk swiss kasusnya sedikit naif. Dan saya setuju sekali dengan analisa anda, mempersilahkan PLA full fleet hadir di halaman belakang kita adalah tindakan bodoh dan hanya membuat halaman kita menjadi proxy dan arena sebelum waktunya. Ini hanya menunjukkan kepanikan kita dan kekurang PD an kita thd kondisi geopolitik terkini.

          Justru kondisi seperti ini adalah kesempatan bagus untuk mengeksploitasi negara2 seperti Rusia, China, UE , dan negara manapun yg pro perdamaian namun unggul teknologi senjata untuk dapat segera memberikan fasilitas ToT dan diskon abis alat2 sista yang terkini. Politik bebas aktif adalah suatu kredibilitas mutlak, justru inilah kartu truf alat tawar kita yg membuat pihak lain percaya bahwa kita bukan war trigger namun promotor perdamaian.

          •  

            Dng mempersilahkan china membuat pangkalan di Timor Leste, berarti seolah menempatkan satpam untuk menjaga rumah tanpa harus mengeluarkan biaya utk membayar upah si satpam tersebut. Bahkan yg unik disini adalah sang satpamlah yg membayar kepada tuan rumah yg dijaganya.
            Lalu bagaimana dengan Indonesia..??
            Negeri ini akan sedikit bernafas lega, mengapa..?
            Negara ini bisa sedikit mengubah ritmenya dari berlari menjadi berjalan cepat dalam pengadaan alutsistanya. Yg tadinya dilakukan utk mengimbangi arogansi negara bromocorah dan singo edan, Seolah kita dipacu utk sesegera mungkin melengkapi peralatan militernya yg sudah usang dengan alutsista yg bisa mengimbangi bahkan diusahakan lebih unggul dari kedua negara tsb.
            —————————————–
            Lah…ini justru yg kita Harapkan, punya Alutsista yg lebih Cetar dan pengadaannya LARI …ini yg ditunggu publik NKRI juga TNI nya..ini bagus dan jelas2 positive. Fear is weapon, Ketakutan membuat kita waspada dan yg waspada besar kemungkinan mampu survive.

            Dng hadirnya china, keunggulan alutsista ausie seolah tidak ada artinya lagi, karena cina ternyata jauh lebih unggul dari milik australia yg paling changgih sekalipun.
            Utk saat ini sedang terjalin kemesraan antara china dan Indonesia, oleh karena itu untuk sementara biarlah persaingan diambil alih oleh china demi membungkam si abbot yg arogan.
            ——————————–
            Lalu membuat NKRI tidak sport Jantung dan SENAPATI TANPA LENCANA nya jadi Mandul karena ada bakingan China…..hasilnya TNI jadi Letoy dan Manja, Ini keinginan Kolektif Masyarakat Indonesia..??? dgn kemungkinan lanjutan setelah hegemony barat..tinggal hegemony timur…. cara berpikiran yg sama ketikan Imperial Japanese Navy menginjakan kaki nya di bumi Nusantara, ayo jangan mengulangi kesalahan 2x untuk modus yg sama,

            IJN gagal menguasai Pasifik dgn banyak faktor..salah satunya kekurangan Personel garis depan dari IJN sendiri….Lah China..??? 1,35 Milyar penduduk, Mati 100 juta mah…ga ngaruh bagi penduduk daratan china…dgn karakter militan yg sama dgn Jepang.

            ngebuang Penyakit Masyarakat China (Copet, reman, gengster) z dijadikan tentara TIBAN…ke medan perang udah cukup bikin Jeeper Musuh2nya.. 😀

            My opinion :
            Kita mau TNI kekar berotot karena sering Olah Raga dgn jalan Bertugas seperti Profesi nya, bukan Militer yg Sleepy Head gemuk letoy karena manggil satpam untuk gantiin jaga pos.

          •  

            Maksud saya adalah, seandainya china tidak membuat pangkalan di timor leste maka arogansi Australia harus kita hadapi dng perkuatan alutsista yg seolah dipercepat/instant seperti keinginan warjag disini.
            Dan timor leste pun tetap menjadi sasaran keangkuhan sinegeri bromocorah tsb.
            Melaui beberapa kasus yg terjadi antara ausi dan RI, membuat pemimpin kita mengeluarkan tumpukan karung yg berisi uang utk belanja senjata demi tidak dilecehkan oleh tetangga selatannya. Sehingga proses peningkatan anggaran pertahanan yg berjalan sesuai ritme dipaksa utk berlari. Hal ini memang baik, karena disatu sis kita jadi kuat dan tdk lg dilecehkan tetangga. Namun disisi lain sector ekonomi dan lainnya berjalan perlahan.
            Jika hanya ingin membungkam arogansi ausie, tanpa merubah ritme jalan cepat pengadaan alutsista, kenapa tidak memanfaatkan china yg notabene lebih kuat dari ausie. Tidak perlu ngoyo, tapi membuat musuh berkeringat dingin. Dampaknya sector ekonomi bisa digenjot pembiayaannya.
            Bukankah dng ekonomi yg bergerak naik, akan menghasilkan uang yg banyak sehingga menambah prosentasi belanja alutsista juga.
            ————————————————————————————————-
            Kita mau TNI kekar berotot karena sering Olah Raga dgn jalan Bertugas seperti Profesi nya, bukan Militer yg Sleepy Head gemuk letoy karena manggil satpam untuk gantiin jaga pos.
            ————————————————————————————————-
            Lho…dng ada satpam yg jaga, bukankah latihan TNI dapat menjalankan latihan dng baik dan profesional karena didukung fisik yg berotot akibat makan makanan yg gizinya lebih baik lg.
            ———————————————————————————————
            Lalu bagaimanadng pangkalan china yg di timor leste.? Tumbal politik yg bermain. Seperti pangkalan amerika di philipina. Mengusir gajah kembali kehabitatnya tdk perlu dng senjata yg akan membuat gajah panik dan marah, tp cukup digiring oleh pawang gajah sambil sesekali dicekokin makanan di depannya sampai si gajah tdk tau kalau sudah berada di habitatnya. just IMHO

      •  

        menurut saya positive atau negative thinking adalah suatu kesimpulan dari suatu kajian komprehensif dan mendalam, celaka jika belum apa2 kita sudah mengambil posisi positive atau negative thinking, posisi pertama selalu eling lan waspodo…

        QS al Baqarah 36: ‘dan Kami berfirman; turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain…’

        Alkitab, Matius 10:16
        “Perhatikan ini: Aku mengutus kalian seperti domba yang tidak berdaya ke tengah-tengah serigala ganas. Kalian harus waspada seperti ular dan tulus hati seperti burung merpati.”

  5.  

    mbah bowo sedang sakit keras begitu mengetahui PLA hendak membuka pangkalan di timor leste
    sama seperti negara idolanya si kanguru.
    untuk sementara mbah bowo tdk bisa online dulu karena beliau sedang di opname di puskesmas

  6.  

    buat oz silakan dinikmati hasil dari kesombonganmu (baik ke ri maupun tl)

  7.  

    semoga tot c705 segera masuk jalan tol

  8.  

    Australia salah perhitungan, ini bukti intelijen mereka lebay & karena pemerintahnya yg arogan. Mangkanya kagak heran kalo paman Sam sekarang getol ngajak latihan TNI dan pejabat AS sering main ke Indonesia bisa2 ntar Om Bama main kelereng ke Menteng

    •  

      Saya bayangkan US tidak senang dgn cara Australia menangani Timor Leste 🙂 Yang tadinya susah payah mereka pisahkan dari NKRI dan diharapkan akan jadi negara boneka baru ternyata berubah menjadi duri dalam daging. Backfire in their face

      •  

        Mungkin karena intelijennya berorientasi terlalu menghalalkan teknologi sadap, mereka lupa bahwa dinamika kawasan juga perlu analisa otak manusia yang canggih….maunya sih analisa ini juga dimasukkan komputer generated, sayang komputer AI yang diinginkan belum ada yang operasional saat ini….itulah karena daya pikir mantan bromocorah dah mentok mangkanya mengandalkan teknologi sangat…

    •  

      Timor leste lagi butuh duit tuh

  9.  

    Nambah seru aja ni ceritanya…

  10.  

    Kasihaan amerika dan australia…sudah minta Indonesia masuk ke timor leste karena takut pengaruh Soviet, sekarang mereka yang memaksakan timor leste lepas dari Indonesia. memang KARMA….timor leste balik menikam dari belakang.
    hehehe….politik memang selalu ada batu dibalik udang.

    •  

      nahhhhh….wooow…..
      sy melihat semua komentar sangat bahagia (sy juga di no 1)……ooppsss tapi HATI HATI tuan2 semua…
      kebahagian dan emosi dan yang terlihat nyata seperti ini..bisa jadi akan ter balik…!
      5 negara pemegang hak veto dan ….siap mem bagi 2 indonesia…

      DIMULAI DARI AUSIE DAN PNG…………MASUK KE PAPUA..DAN INDONESIA BAGIAN TIMUR…
      FILIPINA DAN USA…………………………. MASUK KE SULAWESI.DAN SEKITARNYA
      CHINA ………………………………………….MASUK KE KALIMANTAN ,DAN DARI TIMTIM..
      ……………………………………………………KUPANG ,LOMBOK HINGGA BALI
      INGGRIS,INDIA ,SINGAPORK,MALAY .cs………MASUK SUMATRA..DAN JAWA.

      ingat kawan2 sesama pemegang hak veto mereka tak pernah perang antar mereka…
      nyatanya mereka seakan2 mau perang, tetapi sesungguhnya mereka semua berjabatan tangan ..!

      ooppssss maafff gw cuma mimpi…
      he he he
      santai aja bro

      •  

        Santai dengkul mu mlocot kuwi..

        •  

          he he he
          santai aja dengkulmu

        •  

          wkwkwwkkkk….seeep bung
          santai aja neng @oke lah

          •  

            nahhhhh….wooow…..
            sy melihat semua komentar sangat bahagia (sy juga di no 1)……ooppsss tapi HATI HATI tuan2 semua…
            kebahagian dan emosi dan yang terlihat nyata seperti ini..bisa jadi akan ter balik…!
            5 negara pemegang hak veto dan ….siap mem bagi 2 indonesia…

            DIMULAI DARI AUSIE DAN PNG…………MASUK KE PAPUA..DAN INDONESIA BAGIAN TIMUR…
            FILIPINA DAN USA…………………………. MASUK KE SULAWESI.DAN SEKITARNYA
            CHINA ………………………………………….MASUK KE KALIMANTAN ,DAN DARI TIMTIM..
            ……………………………………………………KUPANG ,LOMBOK HINGGA BALI TAMBAHAN JAWA.(CINA RUPANYA NGILER JUGA)
            INGGRIS,INDIA ,SINGAPORK,MALAY .cs………MASUK SUMATRA.. SAJA…..(jawa ternyata china ngiler juga)

            ingat kawan2 sesama pemegang hak veto mereka tak pernah perang antar mereka…
            nyatanya mereka seakan2 mau perang, tetapi sesungguhnya mereka semua berjabatan tangan ..!

            ooppssss maafff gw cuma mimpi…YANG KE DUA..!!!
            he he he
            santai aja bro

            Chinese military exercise in waters between Christmas Island & Indonesia

            * GARUDA MILITER,

            ============================================
            Nasib CoC Laut Cina Selatan
            All hands,
            Sejak diajukan oleh Indonesia pada 2013, nasib CoC Laut Cina Selatan hingga kini masih tak jelas. Semua itu karena Cina tak sepenuh hati mendukung CoC itu. Tindakan Cina yang demikian tak lain karena Cina adalah negara pelanggar DoC terbanyak di Laut Cina Selatan.
            Dihadapkan pada kondisi demikian, lalu apa terobosan Indonesia? Jakarta tak bisa berharap pada prinsip alon-alon waton kelakon karena ada niat tak baik dari Beijing terhadap CoC yang disusun oleh Indonesia. Indonesia perlu menunjukkan sikap bahwa Cina harus mau mengikuti sikap ASEAN atau Jakarta mulai tak bersahabat dengan Beijing. Kalau dalam urusan ADIZ Jakarta berani bersikap terhadap Beijing, semestinya dalam urusan CoC demikian pula.

    •  

      dunia berputar gan….dulu dibikin ribet
      sekarang jadintemen musuh wkwkwkkwkwk

    •  

      Amin..! Mudah-mudahan kejayaan Sriwijaya dan Majapahit itu akan bisa kembali. Saya juga berdoa bukan sekedar untuk kejayaan dua kerajaan itu saja, tapi kejayaan dari kerajaan Gowa dan kerajaan2 lain di Nusantara. Insya Allah, kalau otak kita mampu berpikir, tangan kita mau bekerja, dan hati kita kuat dan tabah, maka semua harapan dan cita-cita itu bisa terwujud.

  11.  

    sebenarnya China ingin Indonesia berpaling padanya, hal ini akan menciptakan poros pertahanan Jakarta Beijing pt waktu dulu.. oleh karena itu China bekerjasama dg Australi.. liat aja sekoci imigran yg dipakai Australi buatan China.. ini adl skenario China utk menguasai LCs, c 705 adl jeratannya.. coba renungkan

  12.  

    sebenarnya gajah itu sedikit punya otak juga….yang satu punya pentungan satunya lagi punya golok.
    jadi mereka pasti jaga jarak dan cari kawan, nah ini saatnya meras memeras

  13.  

    Sekali komunis tetap komunis. Kita liat Aussia akan seperti cacing kepanasan. Sekali China mangkal di Timtim, mimpi buruk bagi Aussie (barat). Sejarah menunjukkan, Korea Utara berhasil dijadikan China sebagai monster di Asia Timur. Akankah Aussie menjumpai monster baru, minimal anaknya, di ujung Asia Tenggara yang bernama Timor Timur?

    •  

      Yang jadi ketakutan Australia adalah jika China melirik wilayah mereka yang luas dan sumber daya alam berlimpah dan punya strategi jangka panjang ala Lebensraum (living space) Jerman pada ww2.

      Faktanya saat ini saja China bergantung pada Australia sebagai pemasok barang tambang dan kebutuhan pangannya. 1.3 milyar jiwa bergantung pada produk negara dgn 20jt jiwa. Ketakutan Australia terlihat jelas, kita sudah kita lihat bagaimana modernisasi militer Australian di tengah kekurangan personel militer. Jika pangkalan China di Timor Leste terealisasi, Australia pasti menyesal setengah modar membuat TimLes keluar dari NKRI

    •  

      Analogi anda tepat bung WH.indonesia nampak ragu2 memihak china sehingga china butuh contoh untuk mem push indonesia.TL akan menjadi cuba kedua saat soviet akan memasang rudal2 balistiknya di sana.china akan membatalkan rencana stationed armadanya apabila indonesia berjanji akan lebih mempererat persahabatannya dgn china (lebih pada sda indonesia sbg substitusi sda aussie tentu).inilah kesempatan indonesia untuk menaikan tawarannya.

  14.  

    Apabila china benar2 mempunyai fasilitas militer di Timor Leste, maka Klo terjadi konflik di LCS dan meletus perang bisa meluas di wilayah kedaulatan NKRI, maka RI harus hati2 sekali karena China klo punya pangkalan di Timor Leste maka akan ada crash dengan Australia.
    China sengaja menantang Australia, krn kemerdekaan Timor Leste termasuk kerja keras Australia.
    Disini China bermain cantik sekali, dan kemungkinan akan menempatkan kapal selam bertenaga nuklir kelas Jin (tipe 094) hilir mudik dikawasan tsb.
    Calon penguasa asia pasifik telah menjulurkan lidah panjangnya sampai pintu gerbang Darwin.

  15.  

    Sbenernya sy pribadi gk gitu senang dgn masuknya China diTimur Leste….its a last choice bargaining for Indonesia againts colonialisme/west .
    Tp memang melihat begundal2 WEST (Aussie,Singapore,PNG) sperti terkordinasi merongrong NKRI.
    Walau memang scara hitungan …”beraliansi” dgn entah China ataw Russia adlh pilihan terbaik justru utk keseimbangan regional.
    Kita lihat sudah berapa lama Amerika dan para kolonialnya merongrong Indonesia.
    Dan mungkin sebaiknya memang kita tidak boleh membiarkan ada satu hegemoni dikawasan ini ….stidaknya apa yg dilakukan amerika selama ini di kawasan jelas2 merugikan Indonesia.
    Dan jangan lupa ….amerika sudah punya peta untuk memecah belah bangsa Indonesia (balkanisasi).
    Semua akan berawal dari TIMUR INDONESIA….cuman tinggal tunggu waktu mereka bermain terang2an.

    China berpangkalan diTimur Leste jelas stidaknya membantu kita sedikit atas tekanan2 Amerika sejak republik ini berdiri.

    Skali lg ini adalah pilihan terakhir mnurut saya ….jadi kalau memang pemerintah menyetujui demi kepentingan NASIONAL mka yg sy takutkan adalah bahwa memang “ada sesuatu tekanan” dmn pemerintah sudah kewalahan tp kita2 sbg rakyat tidak mengetahuinya.

    Jadi kl memang pemerintah “menyetujui” pangkalan militer di Timur Leste brarti justru itu semua utk kepentingan bangsa kita.

    Sebagai rakyat kecil sy mah dukung aja kl memang itu keputusan pemerintah….
    Welcome Dragon !

    •  

      “Welcome dragon”

      Semoga tidak sama seperti welcome japan, yang mengaku “saudara sesama Asia” ketika WW II

      Ujung-ujungnya… ditusuk juga…

      Akan lebih baik jika mampu ngebully Ausie karena kekuatan militer sendiri, bukan karena kedatangan militer asing…

      •  

        Hmmm…. Agaknya gaya diplomasi Raden Wijaya Abad ke-12 bisa kita adopsi dan aplikasikan dalam kasus ini…..

        •  

          Kta org sih ….”The history will repeat it self” …. mungkin gk ya ? hehehee

          •  

            hmm.. kalo menurut ane om, bukan mungkin lagi. tetapi sejarah senantiasa akan berulang kembali menurut versi dan zamannnya sendiri.

          •  

            Dan biar waktu membuktikan …sbab kl bung desperado percaya asumsi sperti itu ….pasti akan OPTIMIS terhadap NKRI.
            Sbab jauh hari sebelum nama Indonesia ada ….banyak PERADABAN2 BESAR diatas tanah yg kita berdiri dan hidup slama ini.

            Yg kita butuhkan adalah PERSATUAN dan KEMAUAN utk maju ….bila itu sdh ada, maka sy yakin skali ….dan roda dunia berputar dgn sendirinya…amin.

            Dan utk mengarah ksana ….takdir mengawali kita dgn bbrp semboyan yg sdh akrab ditelinga kita.

            -BERSATU KITA TEGUH,BERCERAI KITA RUNTUH.
            -BHINEKA TUNGGAL IKA,…. berbeda beda ttp satu jua …
            Persatuan adalah harga mahal bg existensi sebuah negara.
            Selama persatuan itu ada ….mk 1/2 dr perjalanan kemajuan suatu bangsa sdh terpenuhi …tinggal sisanya adalah KEMAUAN.

            Dan itu jg mungkin kenapa salah satu dr Bapak Pendiri Republik ini mengatakan ….JAS MERAH …jangan sekali-kali melupakan sejarah.

            Moga2 gk OOT ya heheee

      •  

        Kalau sudut pandang militer ….secara IDEALISME memang sesuai porsi negara kita yg besar mk kita hrs menjadi KEYPLAYER di regional dan CAPABLE buat menjaga luasnya teritori dr berbagai ancaman ….tetapi kita tahu selama ini ada kekuatan asing yg akan menahan itu, bahkan menggagalkannya.

        Mungkin… smentara kita menggunakan “bidak geopolitik strategis” agar pihak2 yg berusaha menahan dan menggagalkan IDEALISME kita dgn berbagai cara agar sdikit mundur ataw mengendor tekanannya dan kembali brusaha membujuk kita dgn cara tdk mengutak-atik kita.

        Mengulur waktu agar smentara terlepas dr “tekanan” dan secepatnya mengadakan percepatan mnuju kekuatan militer yg IDEAL.

        Mungkin lho ya ….maklum sy cuman mencoba menganalisa aja

        •  

          Agaknya kebangkitan ekonomi dan militer RI sudah tak terbendung lagi om. Bendungan “mega proyek” yang selama ini menahan kebangkitan RI itu akan pecah akibat muatan bendungan sudah overloaded dengan kebangkitan militer, ekonomi, demokrasi, serta kecerdasan spiritual rakyat RI yang tidak mau lagi diadu domba.

          Tinggal lagi, mereka harus mengikrarkan diri, menjadi kawan, atau lawan….

          Are You Friend???? Or Foe…???????
          Dan saat itu sudah semakin dekat… berjalan pelan tapi pasti….

  16.  

    andaikan china buat pangkalan di timor leste TNI juga harus sama mempunyai kekuatan alutsista apa yg akan dibawa alutsistanya oleh china dan jangan lupa bagian sabotase/serba elit juga dibawa karena biar tidak suudzon dikemudian hari,agar suatu hari kelak bangsa asia akan disegani dikawasan sendiri…

  17.  

    Mengapa China berencana mentuntaskan sampai jauh ke selatan ? sederhana, untuk menghidupi 1,35 milyar manusia,

  18.  

    point positifnya adalah awareness negara akan semakin kuat terhadap kekuatan negara sekitarnya. rencana penguatan kekuatan pertahanan indonesia akan mendapat jaminan komitmen lintas rezim pemerintahan bahkan lintas generasi rakyat indonesia. di sisi lain lumayan ada kawan tanding buat kogabwilhan di atambua kelak.

  19.  

    Complicated. China mengimpor gasnya utk kebutuhan 20 th ke depan dari Gorgon field Barrow Island WA. Selain itu ekspor no 1 Australia adalah ke China (terbesar bijih besi, gas dan oil).
    Jadi rencana pangkalan armada China di Timor Leste, misalnya dengan membangun pelabuhan samudera, adalah utk melindungi pasokan energinya dari Australia , seperti contoh pangkalan armada China di Pakistan dan Myanmar.
    Kalau misalnya kita konflik dengan Australia, pasti strategi kita adalah mengancam WA berikut instalasi offshore oil & gas-nya karena akan menimbulkan kepusingan yg besar bagi Australia. Dalam hal ini China (dari Timor Leste) akan membantu Australia karena pasokan energinya terancam.
    Dunia terbalik!

    •  

      itu salah satu dari banyak alasan mengapa China berambisi mempunyai pangkalan militer sampai halaman Australia. banyak sekali scenario yang bisa terjadi. ketergantungan China akan sda Australia bisa dijadikan senjata untuk menekan China dan kehadiran China di muka Aus akan meminimalisir scenario tersebut. worst scenario bagi pihak Australia adalah China mengincar benua Australia sendiri, baik dikuasai secara langsung maupun secara tidak langsung melalui politik, ekonomi atau tekanan militer

      Malaysia sering mengancam Singapura untuk menghentikan pasokan air minum sebagai politik. US lewat Australia sangat mungkin melakukan hal yang sama. Harus diingat juga China adalah mitra dagang terbesar RI, dari berbagai calon lawan potensial bagi kita China-lah yang terberat untuk diposisikan sebagai lawan

      •  

        Gimana kalo sekenarionya begini:

        – China bergerak ke timur..sampe sebagiab ke utara keselatannya sampe lcs minus natuna.
        – Rusia bergerak ke Barat ..ke eropa
        – India ke Afrika
        – Brazil ke amerika latin
        – Indonesia kebagian sedikit ketimur (melanesia) tapi juga ke selatan dan asean.

        gue rasa cukup fair
        😀 😀 😀

        •  

          where do i sign? 😀

          tapi agak berat bung. SE Asia mainland jatah paman Mao. ke utara paling Borneo utara dan kepulauan Pilipina

          http://www.aspistrategist.org.au/wp-content/uploads/2013/11/china_map_of_shame.jpg

          •  

            Paman Mao kebagean paling Luas..sampe benua amrik tuh….
            juga Ruskie dan India…

            apa jadinya kalo perang model begini…
            masih bisa minum kopi dipagi hari ga ya..
            😀

          •  

            engga nyampe benua Amerika tuh. yang dilingkari garis merah itu wilayah “seharusnya” yang mereka anggap lepas akibat kolonialisme barrat.

            seluruh asean mainland,
            sebagian kepulauan okinawa,
            seluruh korea,
            sebagian wilayah russia timur,
            seluruh mongolia,
            sebagian asia tengah,
            sebagian pakistan, India dan banglades

            menurut prediksi penulis artikelnya, di bawah ini adalah perang yang tidak akan bisa dihindarkan dan “akan” dijalani oleh Cina

            The war to unify Taiwan (2020–2025)
            The war to recover the various islands of the South China Sea (2025–2030)
            The war to recover southern Tibet (2035–2040)
            The war to recover Diaoyutai and the Ryukyus (2040–2045)
            The war to unify Outer Mongolia (2045–2050)
            The war to recover the territory seized by Russia (2055–2060)

            6-10 tahun lagi perang akan pecah di halaman rumah. makanya list belanja harus gila-gilaan :mrgreen:

          •  

            Main analogi lagi ah
            Pemuda tampan ini agar tidak ketahuan bermain 3 kaki dengan 3 janda kaya raya,,
            maka salah satu adiknya yang bontot disuruh menikah resmi dengan salah satu janda kaya dari utara ,tetapi kalau malam tidurnya diranjang pemuda itu,
            si adik dikasih uang jajan aja biar tutup mulut kan adik lagi bokek,
            Sementara dengan janda itu si pemuda bebas memuaskan nafsu nya dibalik kelambu tanpa ketahuan..krna janda yang lain pada mantengin si adik yg masih kecil ntu,

            Sedangkan satu lagi siadik serumpun disiapkan menikah dengan Janda cantik lainnya dari timur,,dan modusnya juga demikian,,tempat pernikahan bisa disabah atawa serawak entar adik serumpun diberi kompensasi yang lebih gede..pemuda tetap aman menjalin asmara dibalik kelambu dengan janda dari timur,.

            Tinggal mengahadapi Janda tua sok kaya yang cerewetnya audzubilah dari barat ,,memberinya sedikit mintanya banyak dan aneh aneh,,Ngajak nikah resmi aja,,dan pemuda tidak mau karena eman dengan gono gini dan tau sifat janda tua yang suka ninggalin aja kalau da terpuaskan dan main talak aja,,tetapi karena da lama membina hubungan sipemuda tetap bermain asmara dengan nya ..
            Walau kadang sipemuda harus minum viagara dulu karena kurangnya nafsu tuk melayaninya,, 😀

            Sementara kumpulan preman antek janda tua dari barat ntu pada kebakaran jenggot karena merasa pernah menolong adik bontot pemuda itu sekarang malah ditinggalkan ,
            hehehehe

          •  

            Ini yg pas bung satrio untuk pemuda tampan …..

            Hahahahahha semangat layani 3 janda

          •  

            Hahahaha… mantap om satrio…
            Sepertinya eskalasi ketegangan2 dunia hampir mirip dengan sinetron kejar tayang… sampe 1000 episode…… 🙂

          •  

            Gue ..Bingung..!!!

            ini Analist Militer apa Pengamat Janda….???
            😀 😀 😀

          •  

            ITU SALAH SATU DARI MATA PELAJARAN ANALISIS MILITER..
            yaitu pengamat janda muda……….
            biar ngak bete…perang melulu

            WKWKWKWKWKWKWKWKWK
            satro…satrio…

          •  

            Ada yg luput dari pengamatan bung @ satrio.
            Sekarang sedang ngetrend jamannya 3 in 1
            si pemuda ganteng dan gagah perkasa lg menikmati bermain dng 3 janda secara berkolaborasi.
            Sementara si adik lg menikmati makan bakpao yg di bawakan si janda.
            Lalu pertanyaan untuk bung satrio, siapakah yg kebakaran jenggot.?
            a. Tukang jual Daging.
            b. Penjual nasi lemak
            c. Tukang Kebon.
            d. semuanya benar
            🙂

    •  

      jika hal itu terjadi, nilai aset ALKI kecil banget ya sampai china punya opsi berbalik melawan indonesia?

    •  

      Ente punya teori konspirasi china-aussie bung antonov?saya jg punya teori bizzare love triangle china-aussie-usa.china butuh bahan baku terutama energi dari aussie untuk menjalankan mesin industrinya.ini menguntungkan aussie namun aussie mulai curiga kebangkitan industri china akan menaikan selera china untuk mencaplok tanpa membayar.aussie minta bantuan usa untuk menjinakkan china.usa yg mulai khawatir hegemoninya di aspac di geser china sebenarnya ingin membantu aussie tp apa daya lg bangkrut berat dan malahan saat ini ekonominya di gerakan dengan duit china yg lg kelebihan devisa.usa bahkan saat ini nyaris bangkrut.china yg khawatir usa akan gagal bayar obligasinya mencari cara menolong usa sehingga ada kesepakatan china-usa bahwa china akan bikin gara2 di asia sehingga asia buru2 memperkuat militernya dgn membeli segala senjata usa.usa jg pura2 akan bangun pangkalan di aussie padahal itu cuma trik menenangkan aussie yg blingsatan liat asia memperkuat diri sehingga meteka merasa terancam.padahal begitu china buka pangkalan di tl,usa akan segera angkat kaki dengan alasan menghindari insiden dgn china untuk perdamaian dunia.padahal mereka sdh kenyang dgn laba alutsista.bkn sekali ini saja usa meninggalkan sekutunya.saat PD2 mereka meninggalkan filipina begitu saja padahal kalau saja usa mau tinggal calling abdacom (american,british,dutch,aussie command) untuk membela filipina.namun usa lebih suka meninggalkan filipina sendirian pdhal filipina sdh bersumpah sehidup semati dgn usa.begitu pula dgn vietnam selatan.usa tdk punya teori kredibilitas.mereka hanya punya teori kepentingan.

      Tak usah di khawatirkan pangkalan china di tl.itu cuma dagelan tingkat tinggi.yg hrs dilakukan indonesia adl ikut adegan ketoprak humor ini.walau netral pura puralah jd sahabat kental china karena yg jd kawan usa di asia dah banyak.ambil sebanyaknya keuntungan dari china.tahanlah caci maki asia sebentar kalau perlu bersiteganglah agar efek dramatis tercapai.sbg negara dgn pasar yg jg besar usa yg mata duitan gak akan mau melepaskan indonesia dgn memberikan sekedar permen pd indonesia (rongsokan).sbg sahabat kental malu dong china ngasih lebih rendah maka china memberikan apa yg di incar indonesia (teknologi).begitu kita dapat apa yg kita incar dan bs mandiri kita jaga jarak dari keduanya dan menggalang new emerging forces dgn indonesia sbg pimpinannya.

      •  

        sepakat…

      •  

        tapi ‘konspirasi’ China-USA tidak berjalan sebagaimana diharapkan, akibat bullying china, vietnam borong senjata Rusia, Thai ke eropa (swedia/ukraina), Mal cenderung ke eropa, kita eropa juga (jerman/rusia), Filipina walaupun pasrah dengan kapal2 ex US coast guard, pespurnya pilih asia…
        upil 50:50, AU ke USA, AL ke eropa.

        •  

          Jgn lupa bung danu seluruh pembelian arsenal darat (terutama tank dan lapis baja bekas yg di upgrade) filipina adalah made in usa.korsel dan jepang nambah F15 dlm jml lumayan.belum lagi roket dan peluru kendali usa yg emang laris manis di asia.dan jgn lupa,F16 rongsokan,javelin dan apache buat kita sudah menelan sepertiga anggaran MEF.itu bkn jml yg sedikit

  20.  

    …Mbah sedikit bingung siang ini, kenapa China harus menghantam Australia, kenapa tidak berhenti di Laut China selatan…

    orang Indonesia beneran akan bersikap “E-G-P ?”

    setuju gak, agen Oz ?

  21.  

    Kisruh LCS memasuki babak baru;

    jika selama ini AS tidak mengambil posisi memihak terkait tumpang tindih klaim atau laut ini, beberapa hari lalu AS untuk pertamakali menyatakan secara eksplisit menentang klaim sembilan garis putus China,

    …So while we are not siding with one claimant against another, we certainly believe that claims in the South China Sea that are not derived from land features are fundamentally flawed. In support of these principles and in keeping with the longstanding U.S. Freedom of Navigation Program, the United States continues to oppose claims that impinge on the rights, freedoms, and lawful uses of the sea that belong to all nations…
    http://www.state.gov/p/eap/rls/rm/2014/02/221293.htm

  22.  

    indonesia juga terbuka HANYA untuk armada china yang seperti ini..!!

    http://www.youtube.com/watch?v=1vA4T1wfJLE

    he he he
    santai aja bro

  23.  

    saya menghargai “Vision” yang mbah bowo lihat dan sampaikan jauh2 hari di sini. tetapi sayangnya mbah bowo berpamrih dan berat sebelah melihat kenyataan yang ada. melakukan pembenaran terhadap niat buruk sonotan cs untuk “jarah rayah” ibu pertiwi. mereka lupa kitalah penjaga keseimbangan itu. marilah sama2 kita lihat babak baru di mana “Surya Majapahit” muncul kembali dari kegelapan malam. yang paling penting selalu “Ingat dan Waspada” terhadap setiap perubahan yang akan terjadi

    •  

      Kita tidak punya kepentingan yang asasi di Australia. Biarkan mbah bowo hidup dengan impian nya.

      Kehatian2 terhadap China itu harus, tetapi bukan itu yang menjadi isu. Isu yang harus dipertanyakan adalah seberapa besar benefit yang kita dapat dari kehadiran China di Timor Leste?

      China harus mengerti bahwa Indonesia tidak akan mempercayai China begitu saja nongkrong di belakang rumah, nah untuk membangun kepercayaan itu lah China harus ” give” dalam proses “take and give”. Give disini jangan give yg kecil2, tapi give yg besar..sehingga Indonesia kedepan nya punya kemapuan mengusir China kalau mereka macam2. Misalnya, TOT dongfeng 21D. Hehe..

      Lalu selanjut nya mempertanyakan protokol sebagai rambu2 agar kedaulatan Indonesia ga diubek2 secara sengaja atau tidak sengaja.

      Setuju ga bung?

  24.  

    Rusia Tidak Akan Biarkan Indonesia di keroyok

    Duta besar rusia untuk indonesia
    kepada TVRI saat di temui di
    kantor kedutaan di jakarta
    mengatakan bahwa indonesia
    itu adalah negara sahabat
    kami,sahabat yang telah lama
    menjalin hubungan baik,tahun
    2013 lalu adalah puncak
    keakraban Indonesia –
    rusia,indonesia membeli
    berbegai senjata dan peralatan
    dari Rusia,pesawat tempur,rudal,
    dan beberapa senjata perang
    lain nya yang tidak di
    publikasikan dan rusia
    menghargai itu,terkait hubungan
    yang memanas indonesia dan
    singapura.

    Rusia akan terus
    mengikuti perkembangan nya,hal
    terburuk jika akhirnya terjadi
    perang antara singapura dan
    indonesia rusia tidak akan
    khawatir sama sekali,sebab
    singapura hanya melihat senjata
    milik TNI yang di publikasikan
    sementara tidak mengetahui
    senjata TNI yang menjadi bagian
    rasaha oprasi tapi rusia tau betul
    kekuatan Indonesia saat
    ini,indonesia bukan tandingan
    singapura.

    Namun di tegas kan
    oleh duta besar rusia untuk
    indonesia tetapi jika terjadi
    penyerangan bersama sekutu
    ( As,ingris,malay sia,PNG,Austral
    ia,) tanpa di minta maka rusia tau
    apa yang harus di lakukan untuk
    Sahabat kami Indonesia,ini sikap
    resmi pemerintah Rusia ungkap
    nya.

    jika indonesia menghadapi
    sebuah persekutuan maka Rusia
    adalah sahabat Indonesia yang
    akan melakukan Tugas sebagai
    sahabat baik yang tidak akan
    membiar kan sahabat nya di
    serang dalam sebuah ketidak
    adilan,indonesi a adalah sahabat
    kami yang tempat nya lebih
    Tinggi dari sebuah sekutu,dan
    tentu kami akan melakukan hal
    yang lebih dari apa yang kami
    lakukan terhadap sekutu
    kami,melindungi dan
    membantu sahabat adalah
    idiologi kami ( Rusia )

    TVRI LIVE diaolog wartawan
    endang susanti di kantor
    kedubes Rusia.

  25.  

    Rusia seterong

  26.  

    Rusia Saudare Tua…Emang Maknyooos..Yg Qta2 gni nie y g gue demem akh tmbh lg dc Ngopinye…Silent Rider akh…..

  27.  

    Dari banyak komentar, ulasan, analisa dll di atas, hanya postingan terakhir Ngurah Rai, yg MENYEGARKAN, MENGHANGATKAN dan MANTABBBB. Amerika ga layak dijadikan teman apalagi sahabat, abadan abada alias selamanya. Negara Agresor, PENGKULTUS “kepentingan”. China, meski terlihat “manis” kpd Indonesia, jg perlu diwaspadai. Negara “AMBISIUS BUTA” kurang pantas jd sahabat Indonesia.

    Lagi2, hanya RUSIA yg “MEYAKINKAN” utk dipinang SECEPATNYA sbgai SAHABAT. Jika perlu, PINANG sebagai SEJOLI.

  28.  

    mungkin skenarionya chinna tidak akan konfrontasi langsung dengan aussie dan US tapi juga tidak mau mereka menekan indonesia lewat negara2 bonekanya ( singapore,PNG dan malaysia) kesimpulannya chinna sedang menunjukkan taringnya menjadi polisi di kawasan

  29.  

    adegan majapahit 2 saat bersekutu sama mongol,tujuan tercapai mongol kena kick……

    seperti dubes rusia bilang,bahwa indonesia afalah sahabat mereka…..kata” ini pernah ane denger dari alm.bokap ane….pernah suatu hari sodare engkong dikirim ke rusia bawa surat rahasia yg disuruh dijaga bener2 ma pres sukarno,,,,usut punya usutitu permintaan terakhir bapak kmerdekaan kita yg isi nya………..tolong jaga negri ku jika aku sudah tidak ada…..bener gg nya cuman allah yg tahu

  30.  

    Barusan ada berita pertemuan pejabat tertinggi (sampai sekarang) antara China dan Taiwan, menyusul antara Putin dan Xi Jinping di Sochi. Gelagatnya China ke depan jangka panjang tidak akan mulai perang, tetapi perang dingin jilid 2 akan muncul namun dengn kondisi ekonomi Barat yang lemah. Bagi China tidak ada jalan lain harus tetap tumbuh, tetapi pertumbuhan ini sangat memerlukan energi. Tinggal sekarang bagaimana pemerintah China mengerem sentimen nasionalnya (baca militernya) agar tidak expansionis secara fisik. Sayang sekali pemerintah Jepang sekarang justru mengorbankan sentimen nasional pra PD II. Disamping itu perlu di wapadai apabila partai Hindu menang di India.

    Bagaimana Indonesia? Harus tetap politik bebas dan aktif memanfaatkan diplomasi kalem tidak terpancing sembari memperkuat diri ekonomi dan militer. Imho.

  31.  

    wong dah kemas-kemas koper kok, arep pindah kokos ailens….

  32.  

    Timles perlu korvet,,kapal patroli,,skuadron pesawat tempur dan Helikopter ,
    Paket bantuan ekonomi China dan paket Kredit lunak untuk pembelian alutsista sangat dibutuhkan,
    Alutsista tersebut dibutuhkan untuk berpatroli daerah teritorinya termasuk celah timor yang tidak bisa dokontrol oleh pemerintahnya sendiri

    Di lain tempat oz memberikan bantuan kapal patrolinya ke malaysia yang relatif jauh dari kepentingan oz
    Kadang Janda seberang terlihat lebih cantik daripada janda tetangga pinggir rumah (janda lagi :D)

    Pergerakan Timles dengan restu Indonesia akan memberikan respons yang beragam dari pihak barat.
    Yang akan dilakukan barat untuk mencegah Timles dijadikan pangkalan china yaitu:
    -Membikin Rusuh politik dalam negeri Timles,
    -Mencoba mengganti xanana yang dekat dgn Indonesia itu dengan tokoh baru abal abal boneka mereka
    -Mencoba menggunakan kekuatan dari vatikan untuk menekan Timles,
    -Merayu Xanana dengan paket bantuan tandingan dan janji angin surga,,
    -Menambah orang sejenis mbah bowo mempengaruhi opini Indonesia akan bahayanya china dipekarangan rumah kita dan mempengaruhi kaum muda Timles agar terjadi demo penolakan pangkalan china dibumi morosae.

    imho

    •  

      janda emang ga ada matinya om. apalagi kalo ada rekaman “blue” pemimpin2 timles, sudah pasti itu akan digunakan sebagai kartu as untuk menekan mereka, kayak zaman bung karno doeloe….

      janda emang ga ada matinya om… hehehehe…

    •  

      Emang wajar kl China mau menebar pengaruhnya, kita aja yg belum besar kaya China udh menebar dikit2 di ASEAN, dan semua negara jika punya kemampuan baik ekonomi / militer pasti akan menebarkan pengaruh.

      Cuma kl masalah penempatan di Armada di Timles ane masi sependapat ama bung Donnie, apa udh perlu sekalikah kita sampe menghadirkan salah satu kekuatan di halaman rumah kita, datengnya gampang yg susah itu minta perginya, kl misal ada acara beda pendapat kita ama China apa ngga kaya nyimpen bom di pekarangan rumah. lebih setuju kl acara latihan bersama sm PLA aja di genjot, kl perlu di pekarangan deket Oz kl mo bikin mbah bowo susah tidur. kl permanen base jangan dulu lah, kita juga ngga ada pengalaman model diplomasi negara super power di deket2 pekarangan rumah.

    •  

      kaya wktu purnawrawan prabowo mw bkn msa taninan buat meredam aksi msa pro kemerdekaan wktu itu,,tapi ga i setujui sm pngim penguasa darurat mlter wktu itu pk kiki syahnakri,, karna beliau berpendapt bahwa msa tandingan akan semkin memperkeruh suasana dan akan sulit dikendalikan oleh tni nantinya

  33.  

    Mas Danu, kalau menurutku kasus Timtim dulu, kita ini terjebak masuk dalam provokasi US dengan issuenya, logikanya jelas sekali, apabila US sendiri sangat berkepentingan tentunya dia akan support habis dan jika perlu dia sendiri akan hadir melakukan invasi. Namun karena Timtim belum ada atau tidak ada signifikan value-nya dan secara politik akan lebih menguntungkan untuk cuci tangan kedepannya maka dia kasih rekomendasi abu2 dan pengecut kepada RI yg mau melakukan pekerjaan kotor tsb.

    Just my opini

  34.  

    Waduh, dari semua koment diatas, sy jadi bayangkan tentang skenario ” cold war II “.
    Jangan” kisah ‘ tembok berlin ‘ dan ‘ korea ‘ bisa terjadi pada indonesia…..
    Lets see….. Mudah”an cuma hayalan aja…

  35.  

    Mbah ngak setuju pangkalan Armada china di Tomor leste, sama dengan menaruh pisau di leher kita. Terlalu sembrono kita membiarkan ada pangkalan asing di dalam sekitar wilayah negara kita,
    Kapal perang china pasti sering hilir mudik di pantai selatan jawa dan pasti akan bergesekan dengan Angkatan Laut Australia dan Amerika serikat.

    Mbah sebagai orang yang sudah sepuh dari adek-adek semua di forum warjag ini lebih tahu dan mengerti apa yang terbaik bagi bangsa ini.

    •  

      Kalo rudalnya belon tot santai aja mbah.kita ulur dulu.ntar kita pengaruhi TL soal klausul dan jk waktu sewanya.kalo tot dah dapet kita memiliki nilai tawar dikawasan,menanamkan pengaruh dan mengarahkan rudal2 buatan kita ke garis ancaman tak terkecuali panhkalan china entu.ntar mbah tak iket di warhead trs tak tembakin ke darwin,negri kebanggaan mbah itu biar cpt sampe gak perlu buang duwit naek qantas

    •  

      Buat rekan-2 senior disini…
      Mungkin bisa diulas..
      China itu latihan apa cuma lewat sih?… kalau lewat selat sunda berarti apa sesudah kemaren mampir di jakarta terus jalan2 ke selatan gitu ya? itu di pergokinya Ozi di wilayah international atau di wilayah kita?
      Terima kasih

  36.  

    ELIT2 PARTAI POLITIK AUSTRALIA BENAR2 TELAH SALAH MEMILIH PERDANA MENTERI.
    Kerja keras satu dekade pemimpin sebelumnya yang berusaha untuk mendekatkan osy ke asia hancur berantakan dalam sekejap. Kesombongan, kearoganan dan kepongahan Obbat telah semakin mengucilkan osy dalam pergaulan asia tenggara. (Minus cinapura, malonsia)

    Keterkucilan osy yang sekarang dipimpin si Obbat, semakin menjadi2 dengan ditutupnya pabrik2 raksasa otomotif besar disana, dan sialnya lagi mereka pindah ke indonesia (dalam kacamata osy). Indonesia yang semakin menjelma menjadi raksasa militer, raksasa ekonomi, raksasa demokrasi dan juga raksasa yang juga relijius telah menjadi satu momok yang menakutkan bagi manusia2 osy yang berfikiran sempit dan hanya menonton berita2 lokal osy yang senantiasa menggambarkan bahwa indonesia adalah bangsa barbar.

  37.  

    Siasat raden wijaya pendiri majapahit patut dicontoh membiarkan dua gajah berantem dulu setelah itu pemenangnya yg sdh lemah habis berperang baru dibereskan. Utk pendirian pangkalan militer cina di timles bisa dipakai cara bung karno yaitu ada upeti ke kita bisa spt TOT rudal dsbnya.

  38.  

    ## Warning ## Please gunakan nickname yang lain. Nickname anda terlalu tendensius. ## Admin## Thanks ##
    ——————–
    Minyak dan Gas di laut Timor, ditemukan pada tahun 1960, ketika Portugal masih menjajah Timor-Leste.
    Pada saat itu, Portugal memberikan kesempatan kepada Perusahaan Oceanic Exploratin milik Amerika Serikat untuk melakukan riset tentag minyak dan gas di Laut Timor.
    Pada tahun 1974, perusahaan minyak Australia (Woodside) melakukan pencarian yang sama di Laut Timor dan menemukan cadangan minyak dan gas besar di laut Timor-Leste.

    Indonesia merdeka pada tahun 1945.
    Timor-Leste diberikan hak untuk merdeka oleh Portugal pada tahun 1975.

    Setelah memberikan kebebasan kepada rakyat Timor-Leste untuk menentukan nasib sendiri pada tahun 1975, Duta Besar Australia Untuk Indonesia, Richard Woolcott menulis laporan ke Australia pada bulan Agustus 1975, bahwa
    akan lebih menguntungkan bernegosiasi tentang minyak dan gas di Laut Timor dengan mendorong Indonesia untuk MENDUDUKI negara kecil Timor-Leste.

    Akhirnya rencana Australia berhasil, Indonesia di jebak dengan menduduki Timor LEste agar Australia dan Indonesia dengan leluasa dapat mengeksplorasi minyak dan gas di Laut Timor.
    Bagi Australia, negosiasi dengan Indonesia lebih cepat dan mulus, daripada bernegosiasi dengan Timor jika sudah menjadi sebuah negara merdeka.

    Pada tanggal 14 Februari 1979 hari Valentine Day, Australia dan Indonesia menandatangani kesepakatan pengeboran Minyak dan Gas milik rakyat Timor-Leste. Dengan hasil bagi, 50% untuk Indonesia dan 50% lagi untuk Australia.
    Fakta yang sudah terungkap setelah Timor-Leste merdeka.

    Referensi: http://www.theaustralian.com.au/news/features/the-40-year-battle-over-timors-oil/story-e6frg6z6-1226775440722#

    Hari ini, Timor-Leste telah merdeka, dan saat ini sedang menyeret Australia ke Pengadilan Internasional di Den Hag, Belanda. Kasusnya sedang di hearing sekarang.

    Referensi:http://www.radioaustralia.net.au/indonesian/2014-01-21/sengketa-perebutan-dokumen-sitaan-australia-timor-leste-berlanjut/1251672

    ——————
    Please gunakan nickname yang lain. Nickname anda terlalu tendensius. ## Admin## Thanks ##

  39.  

    And China start to make Aussie bogan shaking …..
    “Who Let the dog out ! who who whoooo …….”
    Pemerintah memberi izin PLAN untuk unjuk otot ……smakin menarik
    http://thediplomat.com/2014/02/chinese-naval-exercise-in-eastern-indian-ocean-sends-mixed-signals/

  40.  

    Masih tidak percaya kalau informasi mbah (A1) ? sampai berapa kali mbah harus bilang China sedang berencana menghantam Australia ?

    Kita mau masa bodo bila PLAN mengacak-acak melewati laut kita tanpa izin hanya untuk menantang Angkatan Laut Australia ?

    Lihatlah berita hari ini ?

  41.  

    * Sekali lagi tentang Perlu tidak nya China buka Pangkalan Militer di Timles menurut NKRI *

    Maaf sahabat2…dari uraian yg kalian sampaikan ada yg sebagian terkesan, merasa Keder, takut, menghadapi FPDA terutama Militer Oz. sehingga buru2 menyimpulkan Kehadiran Armada tiongkok HADIR di laut selatan adalah Emergency.

    – Apa yg paling mendasari TIMPANGNYA kekuatan TNI dgn FPDA..??
    semua sepakat, ada pada ALUTSISTA nya…
    – kalo alutsista nya sebagian dan sedang dipenuhi lalu apa harus tetap merasa takut…??
    Kake buyut kita saja kaga ada takut2nya pada 10 Nopember 1945, apa kita berbeda kake buyut nya..?? 😀 😀

    Untuk itulah adanya MEF dan dibentuk Kogabwilhan sebagai jawabannya, kalo hanya sekedar menutupi rasa takut dan berdalih “Keseimbangan” temporer, knapa harus ada acara MEF dan Kogabwilhan..?? undang z China dari 2007 lalu sesaat setelah Presiden Sby disadap, beres kan..??

    Masalah pancing – memancing provokasi dari negara tetangga, ya wajar saja, masing2 lain kepentingan qo, bahkan kalo ga ada reaksi atas penguatan Militer NKRI ..itu yg harus dicurigai, beli alutsista beneran apa tidak..??

    kalo ada riak2 kecil, artinya kawasan mulai merespon kehadiran yg dibelanjakan dlm MEF. mestinya kita tenang, karena alutsista nya beneran datang.

    sudut pandang TNI tentu beda dgn sudut pandang Timles, dan itu harus diselesaikan dgn komunikasi intens.

    # maaf kalo ngawur…. hanya pendapat pribadi.

    tentu yg paling paham adalah militer kita sendiri,

    •  

      Bung @donnie, imho bukan pada alutsistanya walau memang itu faktor yg juga penting. Tapi pada fakor poros pertahanan dan politiknya. FPDA menyertakan Australia dan UK, Australia adalah anak haram UK, dan UK bisa dibilang negara bagian USA di Eropa.

      Dari pelajaran sejarah, US dan UK doyan gangbang dan menekan negara2 lain untuk ikut dalam agendanya. Contoh: embargo ekonomi Iran pesanan Israel yg dilakukan US dan tekanan bagi negara yg enggan ikut2an

      Kita bukan takut perang dengan Australia, Astralia sendiri tidak pernah jadi ancaman, Australia hanya kantor perwakilan saja dari korporasi dunia blok tertentu. Ini permainan politik dan pengaruh 2 kekuatan utama dunia, timur vs barat, tarik ulur, jinak2 merpati, teman tapi mesra, threesome janda dan berbagai perumpamaan ancur lainnya 🙂

      •  

        @Bung Nowyou….hu’um fahim,

        seperti dlm koment2 gue sebelumnya…yup mereka adalah kelompok siberat. 😀
        tapi coba kita sejenak, break down permasalahannya :
        – Daratan eropa dan AS yg lesu ekonomi tapi memiliki HI-tech, Oz yg melimpah SDA (saudara eropa), Asia Pasific yg sdg tumbuh ekonomi nya (Hi-low tech) dan China yg menuju Hi-tech,ekonomi yg luar biasa dgn jumlah yg penduduk 1,3 M dgn karakter agresif-Militan, membutuhkan SDA yg melimpah juga.
        (sampai sini ..semua dari kita pasti paham dan mengetahuinya)

        – Indonesia yg geografisnya ada ditengah2nya serta digadang2kan jadi penengah 2 kekuatan, bagi ke-2 belah pihak sejauh ini/sampe detik ini, ketidak berpihakannya lah Posisi Indonesia sebagai win-win solution dari ke-2 kubu, apalah artinya NKRI sebagai Penengah jika alutsista nya JADUL dan ecek2, untuk itu 2 kubu pula memiliki kepentingan yg sama terhadap Modernisasi militer Indonesia.

        Seperti kata @bung Satrio, Ke Nonblockan-nya lah yg menjadi senjata (softwar) bagi Indonesia sendiri (Sambil minum Vitamin), Keberpihakan ke Barat lah yg diinginkan Siberat yg terpaksa harus terpaksa menerima fifty2 dgn pihak China supaya BALANCE.
        (gue rasa sampe disini semua juga paham.)
        ————————————————————————————–
        – Tapi ketika Indonesia mengizinkan di Timles ada pangkalan Armada Tiongkok, sudut padang Siberat akan memandang Indonesia sudah MENENTUKAN KEBERPIHAKAN nya, Timles bagi si Berat pun hampir dianggap TIDAK EXIST secara Militer, Indonesia lah yg akan di jadikan acuan oleh SIBERAT terhadap keberadaan armada Tionkok ini.

        So..posisi tidak lagi Balance, karena Indonesia sudah Berpihak (sudut pandang siBerat), adalah Naif jika Siberat dgn geng-nya Menunggu Indonesia sampe Full Power ditambah Power Tiongkok.. maka secepatnya akan dilakukan tindakan Militer (sudut pandang gue pribadi).
        —————————————————————————————
        * Kalo ada alasan logis lain yg menjamin Hadirnya Pangkalan Armada Tiongkok di Timles TIDAK MEMBUAT Siberat makin AGREISIF (karena tidak ada pilihan lain), silahkan di kemukakan,

        Kesimpulan Analisa gue (sampe detik ini) :
        Menghadirkan Armada tiongkok malah seperti menyiramkan Bensin.
        Tidak ada alasan lagi bagi si BERAT untuk melakukan Peperangan Terbuka yg selama ini tertahan oleh KE-NONBLOCK-AN Indonesia.

        Bukan saling menahan diri lagi tapi jadi siapa cepat mampu memobilisasi militernya..itulah yg akan menyerang duluan, tentu saja si Berat menggunakan Classic Gangbang style.. gue malah bayangin Pemuda Ganteng yg sibuk nahan KOLOR-nya..yg melorot….gara2 Janda tua yg yg maen cakar ketika si pemuda berpelukan dgn chica … 😀

        di Forum ini gue termasuk newbie warjag, ya mohon dimaklumin z kalo terlihat ngeyel… sambil belajar menganalisa. 😀

        •  

          Ralat
          “…Tidak ada alasan lagi bagi si BERAT untuk (TIDAK) melakukan Peperangan Terbuka yg selama ini tertahan oleh KE-NONBLOCK-AN Indonesia.

        •  

          betul bung @donnie, ada kemungkinan mereka memandang Indonesia pro China. Tapi kita bisa ngeles dan mereka tidak ada bukti nyata, toh wilayah Indonesia tetap terlarang bagi pangkalan asing manapun. Indonesia justru akan dipandang pro barat jika melarang China masuk Timor Leste, terutama karena kita tidak bersikap keras terhadap kehadiran pangkalan militer US di Australia dan Singapura

          masalahnya bukan perang terbuka saja, tapi juga tekanan dan manuver politik barat yang harus diperhitungkan. kita jangan lupa bahwa Australia dan US yang membuat TimLes lepas dari NKRI

          Kecondongan Timles terhadap China sudah jadi momok bagi Australia dan US, bayangkan jika Indonesia juga bergabung dengan blok China. itu daya tawar kita jika US dan Australia kembali berulah -misal- bikin scenario di Papua. Kehadiran China di TimLes akan membuat daya tawar dan nilai Indonesia di mata blok barat semakin tinggi dan strategis

          •  

            gue kira permasalahan diskusi kita.

            1. sama2 ingin terbaik dan paling aman buat NKRI, itu yg utama.
            2. Perbedaan cara membaca dinamika , antara seolah2 condong dan Condong (gue memberikan penilaian dgn adanya pangkalan china ditimles, sudah murni condong, bukan seolah2 lagi dan akan menaikan peringkat Indonesia dari Mungkin di Rayu menjadi Harus di Perangi oleh barat)

          •  

            PARAH….!

            AMERICA KEMARIN MENGHIDUPKAN LAGI SENJATA THN 80 AN (SDI) YANG DULU UNTUK UNI SOVYET (RUSIA)
            SEKARANG UNTUK CHINA

            http://www.youtube.com/watch?v=yDCzpAuWM1w

          •  

            tentu bung @donnie, kita ingin semua yg terbaik bagi NKRI, dan karena itu kita bebas mengutarakan yg kita rasa terbaik. kalo beda cara pandang mah biasa 🙂

            saya kira perbedaannya ada di cara pandang mengenai “keseimbangan”. Anda merasa kondisi kehadiran USMC di Darwin bisa diimbangi oleh Indonesia dan kebutuhan kita atas ‘bantuan’ dari luar kurang menggembirakan, sementara saya merasa USMC di Australia adalah tekanan besar bagi pemerintah Indonesia dalam hubungan dgn Australia+++ yg berat dihadapi kekuatan otot saja. Imo- Kehadiran kekuatan militer US dekat rumah bisa membuat pemerintah lebay dengan keputusan2 politik dan ekonomi yang menyangkut kepentingan blok barat, bahkan bisa lebay menghadapi negara selevel Singapura karena ada centeng mereka yang nongkrong tidak jauh dgn bawa golok terhunus di muka dan belakang rumah kita. Mereka bisa arogan karena kita konstan dalam ancaman.

            dalam konteks diatas saya melihat kehadiran China di kawasan adalah angin segar bagi politik luar negeri Indonesia, penyeimbang. lokasi pangkalan China di Timor Leste adalah diluar wilayah Indonesia tapi berhadapan langsung dgn Australia. dan ini bisa meningkatkan daya tawar Indonesia tanpa Indonesia sendiri harus mengorbankan “kedaulatan”

            walau demikian memang bukan tanpa resiko. China yang bisa jadi kita sangka janda bahenol alternatif, tapi ternyata adalah duda biseksual :mrgreen: Nah, dalam konteks ini kita bisa tetap memanfaatkan faktor kehadiran USMC di Darwin. Jika kita sudah mentas, toh tidak ada kata terlambat untuk talak 3 dan mencari daun muda. Tapi sementara ini, dalam kondisi dan situasi saat ini, politik luar negeri adalah alat yg lebih efisien daripada kekuatan militer untuk menjaga kepentingan negara

    •  

      adanya rencana kehadiran militer china di TL sedikit banyak akan menunda beberapa agenda yang akan dijalankan oleh oz cs. nah itulah karunia Tuhan YME, di saat yang bersamaan jiran2 bernyanyi dalam sebuah orkestra. iramanya akhirnya terganggu dan sumbang. maka janganlah terlena dengan situasi tersebut. pergunakan waktu sebaik mungkin buat persiapan di kemudian hari. mintalah transfer teknologi yang bisa mengantarkan menuju kemandirian pembuatan rudal di segala jenis (aam, ashm dsb) dan metode penginderaan. apalah artinya alutsista hebat tetapi tidak mampu beli amunisi (amunisi terbatas).

      •  

        ke negara PAKISTAN saja.. T.O.T nya
        pakistan dekat dengan CHINA ,RUSIA dan USA..CS
        KEDEKATAN SEJARAH DAN KEYAKINAN PAKISTAN DAN INDONESIA
        melebihi sekedar pakta kerja sama pertahanan yang hanya di atas kertas saja dengan negara lain..

        he he he
        santai aja bang

  42.  

    ## Warning ## Please gunakan nickname yang lain. Nickname anda terlalu tendensius. ## Admin## Thanks ##
    —————————

    Setiap negara tentu memiliki sudut pandang dan strategi yang berbeda dalam hal ini. Menurut saya, Timles telah menjalankan rencana yang briliant. Lagian ini khan common issues (RI dan TL) soal belagunya Oz. Saya rasa banyak pihak yang senang dengan datangya armada AL PLA ke samudra Pacific. Sudah lama Oz jadi Polisinya Asia Tenggara, RI di benar2 terkepung oleh Singa, Malay dan Oz. Hadiah Tahun Baru China untuk Oz hihihi

    ————————-

    ## Warning ## Please gunakan nickname yang lain. Nickname anda terlalu tendensius. ## Admin## Thanks ##

  43.  

    BERTEMAN DENGAN NEGERI JAUH MENYERANG TETANGGA DEKAT

    Indonesia menyikapi Timles membuka diri bagi militer china sebenarnya tidak merubah doktrin pertahanan Indonesia yang masih defensif-aktif ,,belum menuju preventif apalagi pre emtif.
    Doktrin preventif mengatakan bahwa kita harus menghancurkan musuh dalam perjalanannya menuju wilayah kita. Ini berarti sudah ada suatu gerakan yang mengancam yang terjadi dan bukan hanya sekedar potensi. Biasanya musuh dihancurkan melalui serangan udara atau pertempuran di lautan sebelum menyentuh tanah wilayah kita. Jika perang terjadi dengan negara yang memiliki perbatasan darat dengan kita, maka musuh dihancurkan di wilayah musuh yang menjadi jalan menuju wilayah kita. Hampir semua negara dengan kekuatan militer yang cukup, memiliki doktrin seperti ini. Jadi, doktrin preventif sifatnya menghancurkan gerakan agresi musuh di perjalanan sebelum mencapai tanah wilayah kita

    Doktrin dapat didefinisikan sebagai “Prinsip-prinsip dasar yang mengarah-kan kekuatan militer untuk melaksanakan kegiatannya dalam rangka mendukung tercapainya tujuan nasional.
    Kualitas KEPEMIMPINAN mungkin merupakan kunci terpenting dari semua masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan doktrin, karena tanpa adanya semangat moral dan kejujuran mustahil doktrin diaplikasikan dengan baik.

    Hakikat Ancaman (The Nature of Threat). adalah segala sesuatu yang mengancam atau membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan bangsa Indonesia yang merupakan kepentingan keamanan nasional, baik dari segi sumber ancaman (ancaman dari dalam negeri, luar negeri dan azimutal), dari segi macam ancaman (ancaman militer atau non-militer), maupun dari segi aktor ancaman (ancaman suatu negara atau bukan negara).

    Sumber ancaman (the source of threat) terhadap “Keamanan Nasional”menjadi semakin luas, bukan hanya meliputi ancaman dari luar (external threat) atau ancaman dari dalam (internal threat), akan tetapi juga ancaman azimutal yang bersifat global dari segala arah dan berbagai aspek, tanpa bisa dikategorikan sebagai ancaman yang datang dari luar atau dari dalam.

    Apakah Timles nanti bisa dikategorikan sebagai perang proxy ?
    Perang proxy adalah perang yang dilakukan antara negara-negara dengan memanfaatkan aktor negara atau non-negara untuk melawan atas nama mereka, serta memanfaatkan negara lain sebagai arena perang. Setidaknya satu dari mereka menggunakan pihak ketiga untuk melawan atas namanya. Jenis dukungan yang diberikan oleh negara-negara yang terlibat dalam perang proxy akan bervariasi namun dukungan keuangan dan logistik biasanya selalu disediakan. Contoh: Perang Vietnam dan Perang Korea.
    Kita bisa nunut kepentingan perang proxy yang dilakukan China dengan membuat pangkalan militernya di Timles

    China mungkin punya strategi
    Jia dao fa guo yaitu Memperoleh JALUR AMAN untuk menaklukkan negeri Guo
    Merujuk pada kisah Jin Xian Gong (Duke Xian of Jin).
    Negeri Guo(oz) sering menyerang perbatasan Jin.(china)
    Duke Xian kemudian berharap dapat menyeberangi wilayah negeri Yu (Indonesia)

    Negeri Yu (indonesia) ada diantara negeri Jin (china) dan negeri Guo (aushie)
    Yu memberi izin lewat pasukan Jin, SETELAH Jin menghancurkan Guo, mereka lalu pulang ke Jin sambil menghancurkan Yu di tengah jalan. Yu yang LENGAH dapat dengan mudah dikalahkan

    Sedangkan Indonesia bisa menganut strategi.” Berteman dengan negeri yang jauh, menyerang tetangga dekat” Taktik ini diajukan oleh Perdana Menteri Fan Ju dari Kerajaan Qin
    Fan Ju (menhan) menganjurkan pada Raja Zhaoxiang (presiden) agar berteman dengan Yan (Rusia) dan Qi (China) yang jauh untuk menyerang Zhao, Han dan Wei (anda tafsirkan sendiri negerinya ) yang negara tetangga sebelah Qin (indonesia).

    Sun tzu berkata “And thus, the weapon not being blunted by use, its keenness remains perfect.”
    Dan dengan demikian, senjata tidak tumpul oleh penggunaan, ketajaman yang tetap sempurna. ”
    Dalam bahasa jawa dapat diterjemahkan “Ora usah tandang gawe, waton alus gelungan e” 😀

    Biarkan tetangga selatan SIBUK dengan kehadiran ancaman baru dari Utara yang membuat mereka paranoid dan demam akan kehadiran China
    Sedangkan Indonesia yang digadang bisa dijadikan bemper menhadapi serangan dari utara malah di sia siakan dan dimusuhi,
    Maka kehadiran China langsung di utara mereka membuat bingung dan akan menguras tenaga mereka untuk menyikapinya

    Sedangkan Indonesia bisa berkonsentrasi menumbuhkan Ekonominya dan kekuatan Militernya untuk menguatkan sendi sendi pertahanan kedaulatan negeri yang MANDIRI
    WASPADA dengan segala bentuk ancaman dari utara barat dan timur

    Sambil mengantisipasi pasukan Jin yang akan menyerang negeri Guo ,,agar pulangnya tidak menggebuk negeri Yu ini.
    IMHO Satrio

    •  

      itu mah gampang…
      gunakan saja jurus WIRO SABLENG…dengan kampak naga geni 212..(.jurus sinar matahari)
      matahari.itu .jepang cs
      di jamin jurus KHO PING HO…akan pamit permisi meninggalkan sandal,sarung,..dll
      misiiiiiii…pamit pulang….sambil cium tangan dan kaki.

      he he he
      santai aja bang

    •  

      bung @Satrio. TimLes terlalu kecil untuk dijadikan proxy China. entahlah jika ke depan TimLes di-Singapur-kan versi China

      saya termasuk yang agak heran Australia ikut mengecam ADIZ China di LCT, tapi lebih heran melihat Australia terheran-heran dgn manuver PLAN 😀 nowdays PLAN berani standoff dgn kapal perang USN di Pasific, harusnya Australia ga usah heran liat aksi reaktif dari China sampai ke depan rumah mereka

      •  

        bung Now definisi perang proxy
        Perang proxy adalah perang yang dilakukan antara negara-negara dengan memanfaatkan aktor negara atau non-negara untuk melawan atas nama mereka, serta MEMANFAATKAN negara lain sebagai ARENA perang.

        Timles bila menyediakan tempatnya menjadi pangkalan militer negeri Jin untuk menyerang negeri Guo maka Timles sudah bisa dikatakan proxy Jin,

        Negeri Gou yamg mulai duluan sebagai proxi negeri sam 😀

        @Bung Ihsan
        Akurr ..sepakat

      •  

        Maksud saya TimLes terlalu kecil untuk melawan blok barat. Jika mereka akan berhadapan dengan barar ada kemungkinan akan dipersenjatai dgn maksimal oleh China hingga mirip Singapur, kecil namun alutsista kuat. Atau memang hanya akan digunakan sebagai outpost PLAN di pasifik selatan, hanya pijakan saja dan China yang akan maju sendiri

        •  

          Pertanyaan buat Bung Satrio atau Bung Nowyou

          Kita asumsikan PLAN jadi membuat pangkalan Militer di Timles atas restu nkri sendiri, pelan tapi pasti pangkalan tsb akan diperkuat oleh armada besar termasuk kehadiran Lioaning aircraft career.

          // Asumsi sahabat2 disini adalah KEUNTUNGAN POLITIK menjadikan sonotan dibuat sibuk mengkonsentrasikan diri menghadapai Plan dan melupakan Indonesia //

          Pernyataan diatas baru bisa VALID jika NKRI dan China bersumpah sehidup semati berdampingan dlm fakta pertahanan.

          A.Apa kita sudah yakin china hanya akan buka FRONT dgn Pihak Siberat z…?
          B.Bagaimana dgn kemungkinan China dan Siberat justru Melakukan Operasi Militer Bersama untuk membagi Kue SDA Asia Pasific yg didalam termasuk Indonesia ?
          C. Mari kita lihat Peta Timles di wiliyah NKRI, apa PLAN akan menerapkan model zona militer laut mengatas namakan PERLINDUNGAN TIMLES, sehingga memotong Pertahanan laut NKRI sendiri ? tentu z dgn batasan luas yg definisikan sendiri seperti ADIZ di lcs dan lct, apa Indonesia siap menghadapi kemungkinan ini..?

          # Alih2 membawa manfaat untuk NKRI, malah mengundang masalah baru nantinya.

        •  

          “Pernyataan diatas baru bisa VALID jika NKRI dan China bersumpah sehidup semati berdampingan dlm fakta pertahanan”

          tidak akan ada yang tersurat bung, kita kan non aligned country tanpa fakta pertahanan dengan pihak asing. Five eyes itu juga baru terbongkar setelah dibocorkan Snowden, sebelumnya hanya dianggap conspiracy theory tanpa bukti tapi saat ini sudah jadi rahasia umum. apa saat ini ada ‘pengertian khusus’ antara China dan Indonesia? wallahualam, kita hanya bisa menganalisa dan menebak-nebak

          saat ini kondisi sikap Aus plus rencana pangkalan permanen di Darwin tanpa penyeimbang adalah ancaman nyata bagi Indonesia. Apa tindakan kita yg bisa efektif melakukan kontra ancaman? ekonomi masih lemah, pertahanan juga idem, membandingkan ekonomi dan militer Indonesia dengan gabungan ekonomi militer Aus+US+Sg jelas timpang. output dari ekonomi & militer inferior adalah melemahnya daya tawar politik si lemah terhadap si kuat.

          kedatangan pihak ke 3 dari kubu berbeda dgn ekonomi dan militer setara dgn ancaman yg ada akan jadi penyeimbang, memecah perhatian, membuka kesempatan dan tentu juga menebar ancaman. karena itu walau ‘menumpang’ pengaruh kebangkitan China kita juga tetap harus menjaga hubungan dengan poros lain. kita toh tidak mengundang China datang walau juga tidak melarang China dan TimLes bekerja sama dalam militer. tidak akan ada yg mengungkit2 hal ini terhadap negara kita lewat jalur resmi walau banyak pihak curiga atau bahkan sama sama tau. pemerintah kita jadi punya opsi A, B atau bahkan C

          Yang ideal, tentu saja kita sendiri yg kuat dari segi ekonomi dan milter hingga dlm hubungan luar negeri bisa perkasa. sayangnya, kita masih jauh dari posisi ideal seperti itu

          analogy- Jika kita sedang terancam mati tenggelam, maka mempermasalahkan perahu yang datang membantu adalah perahu coast guard atau malah perahu penyamun bukanlah merupakan prioritas. yang penting selamat saja dulu dari ancaman di depan mata. first thing first. Untuk bisa talak 3, pertama harus ada pernikahan dulu

    •  

      Saya sependapat dgn analisa bung satrio. Cina jauh ke selatan jg krn diundang sendiri oleh aussie yg membuat pangkalan permanen amrik di darwin dan cocos. Utk mencegah bantuan ke lawan yg akan menyerang wilayahnya, cina hrs memotong terlbh dahulu jalur tsb dgn pendirian pangkalan di timles dimuka ausie. Ind spt nasehat jayabaya dan siliwangi hrs selalu eling dan waspada dan hrs memperkuat baik ekonomi dan pertahanannya.

    •  

      Armada batle group negeri Jin berlayar di utara perairan negeri Guo
      Setelah melintasi Alur laut kepulauan negeri Yu
      Armada negeri JIN makin mendekati pulau paling utara negeri Guo (pulau nata Lau) yang kabarnya hanya berisi pengolahan tambang fosfat dan fasilitas penampungan para asylum seekers ,,konon pulau itu banyak dihuni oleh warga keturunan negeri JIN

      Negeri Guo panik akan keberadaan armada laut negeri Jin yang mendekati pulau itu
      Maka dikirimkan burung pengintai membayangi armada laut tsb memastikan bahwa armada negeri JIN tidak melanggar garis batas teritorial negeri Guo
      Apakah negeri Guo panik dengan fasilitas yang disembunyikan dipulau itu diketahui dan bisa dilacak oleh negeri Jin dan negeri Yu ?

      Apa sih fasilitas didalam pulau nata lau sehingga negeri Guo harus panik untuk diketahui
      padahal di baratnya masih ada pulau cocosin yang sdh jelas dipakai negeri sampektung buat tempat piaraan burung pengintai

      Pulau Nata Lau DULU disiapkan negeri Guo untuk menerbangkan wahana antariksa dikarenakan posisi geografisnya yang menguntungkan .ASPC didirikan bekerja sama dengan negeri yang banyak beruang nya..tetapi dlm perkembangannya negeri banyak beruang itu malah memilih salah satu pulau di negeri Yu untuk meluncurkan wahana antariksanya

      Pulau dibarat daya negeri YU ini pada tahun 1957 masuk ke kedaulatan negeri Guo

      Agama Islam di pulau itu juga berkembang dipeluk oleh sekitar 25 persen dari penduduknya Terdapat satu masjid yang menjadi pusat kegiatan agama muslim setempat. namanya Masjid At-Taqwa, Beberapa muslim juga menyebutnya sebagai masjid kampong ,karena mirip masjid masjid yang ada di negeri YU
      Ada Pusat Penahanan Imigrasi berisi sekitar 800 tempat tidur,yg dibuka sejak 2006

      Tetapi menurut kabar burung dari negeri Yu dipulau itu ada semacam fasilitas untuk perang elektronik EW
      Konon Kapal tempur negeri Yu pernah dijamer sehingga sempat buta
      dan signal jamer tersebut berasal dari pulau nata Lau
      benarkah ?

      Nanti malam ane lanjutin sekarang ane undur diri d

  44.  

    bung [email protected] ada pertanyaan,china latihan militer di selatan pulau jawa.di wilayah kita atau gimana?bukannya laut kita berbatasan langsung dengan wilayah laut asutralia?mohon penjelasannya,juga utk semua warjager.salam.NKRI HARGA MATI

  45.  

    tanpa ijin dari mana? tau ga situ aturan lewat alki? dasar penjilat narapidana bule nyasar.

  46.  

    para panasbung australia sedang bergerilya mengadu domba indonesia-cina. buat kalian yang pendukung aushit, kenapa tidak minta suaka saja kenegri sesembahan lu itu. daripada papua lepas dari nkri. lebih baik lu pada jadi manusia perahu sana.

 Leave a Reply