Apr 202017
 

KRI Banda Aceh-593. (ANTARA/M Risyal Hidayat)


Guna mendukung operasi pergeseran pasukan pengamanan wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan Papua Nugini, KRI Banda Aceh-593 berlayar meninggalkan pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis.

Kepala Dispen Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Letkol Laut (KH) Bazisokhi Gea, mengatakan bahwa KRI Banda Aceh-593 akan membawa pasukan Yonif 410/Alugoro Kodam IV Diponegoro yang dimuat dari pelabuhan Semarang.

Selanjutnya, kapal perang berjenis Landing Platform Dock (LPD) ini akan bergerak menuju Surabaya untuk memuat pasukan dari Yonmek 512/Quratara Yudha Kodam V Brawijaya, kemudian di Makassar akan memuat Yonif 432 Para Raider.

Ketiga batalyon yang berjumlah ribuan personel ini akan dibawa ke wilayah utara NKRI untuk melaksanakan tugas pengamanan wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini.

Dalam pelayaran ke wilayah timur, kapal perang dengan dikomandani Letkol Laut (P) Whisnu Kusardianto ini juga mengangkut logistik dan alat utama yang dimuat dari Jakarta, diantaranya adalah lima unit sea rider ukuran 11 meter yang akan diturunkan di Ambon, Sorong, dan Manokwari.

Sedangkan tiga unit combat boat akan digunakan personil TNI Angkatan Darat di Sorong dan Biak, sementara satu unit lainnya akan digunakan TNI Angkatan Laut di Manokwari. Tujuannya, memaksimalkan pelaksanaan pengamanan wilayah di bagian Utara Indonesia

“Selesai membawa pasukan hingga titik terakhir di Jayapura, nanti kembalinya KRI Banda Aceh-593 akan memuat lagi pasukan TNI Angkatan Darat yang telah selesai melaksanakan tugas Pamtas dari Jayapura untuk dikembalikan pulang ke home base-nya yaitu di Makassar Yonif 700 Raider, di Surabaya Yonmek 516 Caraka, dan terakhir di Belawan Yonif 122 Tombak Sakti,” ujar Letkol Laut (KH) Bazisokhi Gea.

Dalam operasi ini, KRI Banda Aceh-593 meninggalkan pangkalan Kolinlamil melakukan pelayaran kurang lebih selama 61 hari dan kembali lagi ke pangkalan Kolinlamil Jakarta untuk menunggu perintah operasi selanjutnya.

Beberapa titik pelabuhan/pangkalan TNI Angkatan Laut yang disinggahi yaitu dari Jakarta – Semarang – Surabaya – Makassar – Ambon – Sorong – Manokwari – Biak – Jayapura. Kemudian nanti kembalinya Jayapura – Sorong – Ambon – Makassar – Surabaya – Belawan – Jakarta.

Sumber: Antara

Komentar Facebook :
Bagikan Artikel:

  30 Responses to “Tinggalkan Jakarta, KRI Banda Aceh-593 Dukung Operasi Pamtas”

  1. Test

  2. peks

  3. Semakin rajin ronda!

  4. Ada apa ini??? USS V ke utara via selat sunda,Banda Aceh ke utara trs ke timur?

  5. bawa heli ga..

  6. pergantian petugas jaga di wilayah timur laut indonesia yg berbatasan dengan PNG..

  7. YANG KORUP ITU SCORPUNG MALAY… DAN KAPAL INI MEMANG PALING JAGUH DI KAWASAN KARENA SUDAH TERBUKTI MALAY DAN FILIPIN BELI KAPAL SEJENIS DARI PT PAL…

    #SEKALI LAGI BILANG INDON MAKA SAYA AKAN BULLY ANDA HABIS HABISAN

    • dukung najib botak berkuasa selamanya…. malon negara paling sok jaguh di kawasan… nak beli jet pejuang pon tak de wang… sampai nak jual mig 29 bekas pon….

      kasihannnn….. kah kah kah….

    • Kau kurang makan pisang lon?
      Bicara pun kau tak jelas..sekali-kali coba makan makanan orang lon.

  8. hhpp huh,… hadeeh

  9. Kok ke utara ya, bukannya papua nugini ke arah timur?.. klo mampir dl ke makassar ya bener ke utara…

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)