Jan 082019
 

Kapal pendaratan amfibi USS Fort McHenry (LSD 43) tiba di Dublin, Irlandia untuk kunjungan pelabuhan yang dijadwalkan. (Foto Angkatan Laut AS oleh Kepala Senior Spesialis Komunikasi Massa Michael Lewis / Dirilis via commons.wikimedia)

Kapal pendarat USS Fort McHenry Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah memasuki Laut Hitam di mana ketegangan meningkat setelah tiga kapal Ukraina melanggar perairan wilayah Rusia pada akhir November dan ditangkap.

Kedatangan USS Fort McHenry “menegaskan kembali tekad kolektif kami untuk keamanan Laut Hitam dan meningkatkan hubungan kuat kami dengan sekutu dan mitra NATO kami di kawasan itu,” kata Komandan Armada ke-6, Wakil Laksamana Lisa M. Franchetti.

Fort McHenry yang berbasis di Florida melakukan penyebaran dijadwalkan secara rutin dengan Armada ke-6 AS untuk “melakukan operasi dengan sekutu dan mitra untuk memajukan keamanan dan stabilitas di Eropa,” Armada ke-6 AS mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.

Ia juga mengingatkan bahwa Angkatan Laut AS secara rutin beroperasi di Laut Hitam dan tindakan itu sesuai dengan hukum internasional. Enam kapal militer Amerika melakukan misi di daerah itu pada tahun 2018, termasuk kapal perusak berpeluru kendali USS Ross, USS Carney dan USS Porter serta kapal komando USS Mount Whitney, dermaga pendaratan kapal USS Oak Hill dan ekspedisi transportasi cepat USNS Carson City.

Perairan tetap bergolak di Laut Hitam setelah tiga kapal Ukraina melanggar perbatasan laut Rusia di Selat Kerch, antara Krimea dan daratan Rusia, pada 25 November. Provokasi oleh Kiev menyebabkan pengejaran angkatan laut yang panjang dan memuncak di penjaga pantai Rusia menggunakan kekuatan untuk berhenti para pelaku.

Tidak ada korban jiwa sebagai akibat dari kebuntuan itu, tetapi kapal-kapal Ukraina ditangkap dan para pelaut di atas kapal kini menunggu persidangan di Rusia.

Insiden itu, yang terjadi di wilayah yang dulunya merupakan perairan teritorial Rusia bahkan sebelum penyatuan kembali dengan Crimea pada 2014, dicap sebagai “agresi” di Washington dan pertemuan puncak antara Donald Trump dan Vladimir Putin dibatalkan.

Perwakilan Khusus AS untuk Ukraina, Kurt Volker, mendesak AS untuk “meningkatkan kehadiran di Laut Hitam” bekerja sama dengan Turki atau UE.

Wakil Menteri Ukraina untuk Wilayah Pendudukan, Yury Hrymchak, menyarankan bahwa Angkatan Laut Inggris harus mengarungi salah satu kapalnya melalui Kerch Straight demi kebebasan navigasi. “Akan menarik untuk melihat bagaimana reaksi [Rusia],” katanya.

Awal pekan ini, ajudan presiden Ukraina Yury Biryukov mengumumkan bahwa Kiev kembali berencana untuk mengirim kapalnya melalui Selat Kerch.

Moskow telah berulang kali mengatakan tidak keberatan dengan kapal perang Ukraina yang melakukan perjalanan antara Laut Hitam dan Azov melalui Selat Kerch, tetapi menegaskan bahwa itu harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang disepakati ketika Kiev memberi tahu pihak Rusia tentang rencana navigasi di muka. Rusia juga menganggap kehadiran kapal-kapal AS dan NATO di Laut Hitam hanya berfungsi untuk meningkatkan ketegangan dan menempatkan Eropa pada risiko konflik militer.

Sumber: RT

  One Response to “Tingkatkan Keamanan dan Stabilitas di Eropa, Kapal Angkatan Laut AS Tiba di Laut Hitam”

  1.  

    hmmm…armada usa udah jejer di teras ruskie hmmm