Nov 052016
 

Kasau Australia disambut Gubernur AAU. (Saifullah Nur Ichwan)

Kasau Australia disambut Gubernur AAU. (Saifullah Nur Ichwan)


Kepala Staf Angkatan Udara Australia (Chief of Air Staf Royal Australian Air Force), Marshal Gavin Leon Davies, melakukan kunjungan ke Akademi Angkatan Udara (AAU) pada hari Rabu (2/11) kemarin.

Kunjungan Marshal Gavin diterima oleh Gubernur AAU Marsekal Muda TNI Iman Sudrajat, didampingi Aspam Kasau Marsekal Muda TNI Dedy Permadi, di Ksatrian Akademi Angkatan Udara.

“Kunjungan ke Indonesia merupakan undangan dari Kepala Staf Angkatan Udara. Yogyakarta dan AAU merupakan salah satu destinasi untuk mempererat kerjasama militer angkatan udara antara Indonesia dan Australia,” ujar Marshal Gavin, seperti dilansir krjogja.com pada Sabtu (5/11).

Marshal Gavin menjelaskan bahwa kerjasama yang selama ini telah terjalin akan terus ditingkatkan, salah satunya melalui pertukaran taruna dan cadet Royal Australian Air Force (RAAF). Menurutnya, terdapat 12 native speaker dari RAAF yang terlibat langsung dalam pendidikan Kursus Intensif Bahasa Inggris (KIBI) selama 7 minggu.

Kepala Staf Angkatan Udara Australia menegaskan bahwa kerjasama antara RAAF dan TNI Angkatan Udara penting untuk kemajuan kedua belah pihak.

Sumber: krjogja.com

Bagikan:

  11 Responses to “Tingkatkan Kerjasama, Kepala Staf RAAF Kunjungi AAU Yogyakarta”

  1.  

    Malam…

  2.  

    hmmm efek beli SU 35 sekarang ngaku2 sahabat.. bukankah hornet RAAF suka nyelonong ke NKRI waktu lawannya masih elang botak ??? Berkaca dari sejarah Australi itu tanah aborigin bukan migrasi dari england

  3.  

    Ya bagi mereka penting karena mau nyadap seberapa hebat SU 35 kalo jadi dibeli RI

  4.  

    Ingat ya stetmen pak RR ‘jangan bangun kan macan tidur’ ..
    Ntar di jitak pak RR loh pake rudal iskander sama kalibr hihihi ..

  5.  

    Minum panadodol brpa bnyak bung?
    sakit kga tuntas yg ada mabok overdosis..

  6.  

    Indonesia skrg sdh kuat kemampuan tempurnya baik darat laut dan udara. Semenjak kita kuat, si ausi busuk, AS busuk, Inggris busuk dan portugal busuk, mereka semua adalah poros setan dan penjajah baru ingin mencari titik lemah armada tempur kita. Saya belum pernah lihat negara mereka ngajak latihan bersama di tempatnya, justru mereka yg datang ingin tahu rumah tangga negara kita. Lihat aja ausi busuk ingin masuk wilayahnya pindad….entar lama lama bikin ulah mereka, mereka bangsa pembohong dan penjajah, jangan di percaya, sue sue ngelamak mereka. Ingat penjajah belanda dulu, masuk Indonesia awalnya dagang, lama lama jadi maling, seluruh kekayaan alam kita di kuras habis, cukup buat fujuh turunan sampai skrg…..apa sihhh sumber daya alam mereka? Nothing….they are a looser bro

    •  

      @fajr

      Kemarin kayaknya baru ada yang pulang latihan rimpac, pitch black dan kakadu exercise….itu berlangsung dinegara mana ya bung?

      •  

        RIMPAC di Kepulauan Hawai dan Pearl Harbour , Pitch Black dan Kakadu itu di wilayah Darwin Australia, yang gue maksud itu wilayah Inggris, AS dan Portugal, baca tulisan saya…jadi tulis pake otak bung, ojok pake perasaan…kayak perempuan aja sampeyan…itu negara tidak pernah di sentuh latihan militer oleh negara-negara ASIA seperti Indonesia.

      •  

        @fajr

        Kalo duitnya banyak AU pasti udah ikut Red Flag di amrik….gitu kan maksud ente?

        Mas-mas picik amat sampeyan?

  7.  

    tes

  8.  

    Seandainya kits punya pesawat tempur
    Sukhoi 35 sejumlah 2 squadron ..
    Sukhoi 27/30 sejumlah 2 squadron
    Grippen NG 2 squadron ..
    F/A 50 Korea sejumlah 2 Squadron…
    Diluar Hawk Dan F16 AB/CD yang sudah ada . ..
    Mungkin …mereka akan menganggap Kita sebagai Saudara…
    Lebih Dari Sekedar sahabat ..

 Leave a Reply