Dec 112014
 

image

Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Ranai Kolonel Laut (P) Agus Hariadi didampingi pejabat Forum Koordinasi Pejabat Daerah (FKPD) Kabupaten Natuna menyambut kedatangan Dankodiklat TNI Mayjen TNI (Mar) I Wayan Mendra di Bandara Lanud Ranai, 8/12/201.

Kedatangan Dankodiklat TNI yang didampingi Dirlatgab Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI 2014 Brigjen TNI Surawahadi, dalam rangka meninjau persiapan lokasi Latgab PPRC TNI 2014.

Selanjutnya Dankodiklat TNI menerima paparan tim survey Latgab PPRC TNI 2014 di Ruang tunggu VIP Lanud Ranai. Dalam kesempatan tersebut, Dankodiklat beserta rombongan meninjau persiapan medan latihan di sekitar Kantor Bupati Natuna yang nantinya menjadi lokasi penerjunan pasukan TNI AD. Mereka juga meninjau Lanud Ranai dan dilanjutkan meninjau lokasi pantai pendaratan Tank Amfibi dan penerjunan pasukan Marinir TNI AL di Pantai Sengiap dan Desa Pengadah, Kecamatan Bunguran timur Laut, Natuna. (Koarmabar).

Bagikan Artikel:

  17 Responses to “Tinjau Medan Latgab PPRC TNI 2014 Natuna”

  1. Semakin mantab TNI

    • latihan di natuna,
      Supaya mereka tau jelas dan faham kalao natuna termasukbsalah satubwilayah indonesia, jadi jgn di uprek2,,

      Tapi sayangnya, pengambilan pasir masihbberlanjut,,,

  2. Nyimak dulu….

  3. Mantap…. perkuat terus pertahanan natuna dengan pasukan dan alutsista gahar 3 matra, lakukan latgab di kep. Natuna !

  4. Rasa rasa TNI terlalu sering latihan….ADA APA INI? Apa karena ancaman negara mbah Bowo?

  5. Masih perlu perizinan terbang sama changi Singapore?? PPRCTNI izin sama Changi…malu2 in! mana efek deterrent nya?

    • betul bung blackhawk, malu2in aja latihan di negeri sendiri hrs izin negeri org, bangunlah wahai para petinggi tni, desak pemerintah agar serius menyiapkan sarana dan prasarana untuk mengambil FIR dari singapur, apa yg sudah di persiapkan DISHUB untuk ambil FIR dari singapur, ayo pak jokowi ambil alih FIR dari singapur, maka kedaulatan wilayah udara kita akan bnr2 terjaga. dan 2019 sy akan pilih anda lg tuk jd presiden RI.

  6. Semoga pasukan ini tidak digunakan …

  7. dalam operasi amphibi dan penerjunan pasukan lintas udara, hal yang paling mutlak dimiliki oleh militer kita adalah superioritas udara di lokasi pendaratan dan penerjunan, jika tidak maka pasukan pendarat dan lintas udara kita hanya akan jadi bulan-bulanan musuh …

  8. betul kata masjanto:
    dalam posisi war, jadi terasa lucu. pada saat menerbangkan jet jet tempur terus izin dulu sama singpura.
    dan tidak menutup kemungkinan musuh mata mata atau intelegent ada di balik FIR singapura, jadi percuma saja jet tempur kita terbang sana terbang sini. akhirnya bukan kekuatan yang menentukan kemenangan war tetapi STRATEGI WAR, & INTELEGENT.

  9. Ini ada apa ya… Akhir2 ini TNI rajin ngasah taji

 Leave a Reply