Jun 022016
 

Harian South China Morning Post mengutip sumber dekat Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok memberitakan bahwa Pemerintah Tiongkok akan memberlakukan zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) di Laut Cina Selatan jika Amerika Serikat dianggap tetap melakukan tindakan provokatif di wilayah tersebut.

“Jika militer Amerika Serikat terus membuat langkah provokatif untuk menantang kedaulatan Tiongkok di wilayah tersebut, hal itu akan memberikan kesempatan yang baik bagi Beijing untuk mendeklarasikan ADIZ di Laut Cina Selatan,” ujar sumber di PLA seperti dikutip dari koran South China Morning Post, Rabu (01/06).

Kementerian Pertahanan Tiongkok menjelaskan bahwa pemasangan zona identifikasi pertahanan udara merupakan haknya sebagai negara yang berdaulat. Pemasangan ADIZ itu bergantung pada tingkat ancaman keamanan udara yang dialami oleh Tiongkok.

Pada bulan Mei, Beijing menyatakan ketidakpuasannya dengan kapal perang Amerika Serikat yang berlayar di dekat perairan kepulauan Spratlty yang disengketakan di Laut Cina Selatan.

ADIZ Laut Cina Timur
Pada tahun 2013, Tiongkok telah menerapkan zona identifikasi di Laut Cina Timur.
ADIZ itu diluncurkan Tiongkok untuk melindungi Pulau Diaoyu yang menjadi sengketa dengan Jepang. Pemberlakuan zona identifikasi memaksa pesawat yang melewati daerah itu untuk mengungkapkan rute mereka.

Sumber: Sindo News

 Posted by on Juni 2, 2016