Jul 232019
 

Jet tempur Su-35 Tiongkok

Pilot-pilot Tiongkok telah melakukan uji kemampuan peperangan laut dengan jet tempur terbarunya, Su-35 di laut China Selatan, lapor media Pemerintah Tiongkok.

Satu Brigade Angkatan Udara dari Southern Theatre Command ikut ambil bagian dalam latihan setelah dilakukannya modifikasi terhadap Sukhoi Su-35 buatan Rusia, tulis majalah PLA Pictorial, pada Senin.

Latihan-latihan itu termasuk serangan tiga jet tempur berulang-ulang terhadap sasaran di laut, kombinasi taktik tembak dan bermanuver, dan operasi malam hari, kata majalah itu tanpa mengungkapkan rincian latihan.

Semua 24 unit jet tempur Su-35 China ditugaskan ke brigade dekat Zhanjiang di provinsi Guangdong, di mana komando selatan mencakup operasi Laut Cina Selatan, lansir South China Morning Post.

Ketegangan di kawasan itu meningkat ketika Angkatan Laut AS melakukan apa yang disebut Washington sebagai “latihan navigasi” yang dekat dengan pulau dan terumbu yang diklaim Beijing sebagai miliknya.

Brigade udara Tiongkok berusaha keras untuk mempercepat waktu modifikasi dan memperpendek periode pelatihannya, kata laporan itu.

“Modifikasi ini menekankan bagian yang dimainkan oleh platform (Su-35) dalam mewujudkan taktik tempur, lebih dekat ke situasi medan perang nyata,” kata pilot Song Lindong seperti dikutip. “Pertarungan udara lebih intens dengan muatan yang lebih berat.” Lanjut sang pilot.

Brigade dengan julukan “Sword of the South“ telah mengambil bagian dalam sejumlah misi tingkat tinggi, termasuk patroli di atas titik panas di Laut Cina Selatan dan operasi bersama di sekitar wilayah udara Taiwan dengan pesawat Komando Teater Timur tahun lalu.

China adalah pelanggan asing pertama jet tempur Su-35, andalan Angkatan Udara Rusia. Su-35 adalah upgrade dan penyempurnaan dari Su-27, yang memasuki layanan dengan Uni Soviet pada tahun 1985 dan dikenal oleh pengamat NATO sebagai Flanker.

Su-35 memiliki mesin yang lebih kuat untuk memastikan kemampuan manuver yang lebih besar dan kemampuan untuk mengangkut muatan delapan ton persenjataan, termasuk rudal anti-kapal.

Tiongkok memesan 24 jet tempur Su-35 pada 2015 dengan biaya US$ 2,5 miliar. Batch pertama yang terdiri dari empat Su-35 tiba di Cina pada bulan Desember 2016, dan pesanan selesai pada bulan April tahun ini, kata sumber-sumber di Rusia

 Posted by on Juli 23, 2019

  6 Responses to “Tiongkok Modifikasi Su-35 untuk Beroperasi di Laut China Selatan”

  1.  

    Asean harus bergabung dg Usa untuk menghadapi keserakahan China

  2.  

    Emang china bisa modifikasi??? preketek tung tung…..

  3.  

    Besok akan berhadapan dengan Su-35 ori/genuine milik TNI AU dijamin halal…