Mar 092015
 

image

Jakarta – Pemerintah Tiongkok menawarkan dana bantuan 40 miliar dollar Amerika Serikat untuk mendukung Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam mewujudkan visi Poros Maritim Dunia.

Tawaran bantuan itu disampaikan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Feng saat melakukan kunjungan kepada Wakil Menteri Luar Negeri RI AM Fachir, demikian keterangan pers Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Minggu (8/3/2015).

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas kerja sama maritim, di mana Dubes RRT menawarkan bantuan “Maritime Silk Fund” sebesar 40 miliar dollar AS yang dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Indonesia untuk mendukung perwujudan visi Poros Maritim Dunia.

Selain itu, kedua pihak sepakat untuk meningkatkan kemitraan strategis komprehensif antara Indonesia dan Tiongkok menjadi kerja sama konkret.

“Indonesia dan Tiongkok perlu memperkuat upaya untuk menerjemahkan Kemitraan Strategis Komprehensif kedua negara menjadi suatu kerja sama yang konkret dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas,” kata Wamenlu AM Fachir.

Dengan Kelompok Kerja Penguatan Diplomasi Ekonomi di bawah koordinasi Wamenlu RI, prioritas kerja sama ekonomi Indonesia akan difokuskan pada penyelesaian berbagai isu yang tertunda dengan negara sahabat, termasuk dengan RRT.

Menurut Fachir, beberapa kerja sama ekonomi dengan RRT yang perlu segera ditindaklanjuti adalah percepatan pembangunan ke-13 Kawasan Industri Terpadu di Indonesia serta penyusunan daftar proyek “Program Pembangunan Lima Tahun untuk Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan”.

Selain itu, kata dia, pemerintah perlu melakukan upaya untuk dapat mengatasi defisit perdagangan Indonesia yang mencapai 13,01 miliar dollar AS pada 2014.

Dalam pertemuan itu, Wamenlu RI dan Dubes RRT secara khusus juga membahas rencana kunjungan kenegaraan Presiden RI Joko Widodo ke Tiongkok pada akhir Maret 2015.

Pertemuan itu ditutup dengan pernyataan tentang komitmen pemimpin RRT untuk hadir pada acara peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika, yang dinilai dapat memberikan bobot penting bagi penguatan kerja sama Selatan-Selatan. (Kompas.com).

  94 Responses to “Tiongkok Siap Bantu Jokowi USD 40 Miliar untuk Wujudkan Poros Maritim”

  1.  

    gak usah !

  2.  

    Datang angin timur..kau pergi ke timur. Datang angin barat,engkau pergi ke barat..?

  3.  

    @bung alloy, kita tdk boleh terlena dengan iming2 hibah : 1. China beri rp50m tapi dia ( Chongqing-china) minta dan dapat rp25t dari kontrak monorel tsb. 2. Dia kasih sensor satelit di babel…masa iya Mata/telinganya ada disana tdk dimanfaatkan oleh China, mudah2 kita jeli terhadap spionase data2 yg terinstall. 3. Hibah 1000 solar panel….berapa sih nilainya? paling untuk pancingan cari muka saja 4. hibah mig 21 jadul? biaya refurbishmentnya sj lebih baik beli sukhoi baru dst…dst. – intinya, cukup sudah negeri kita tangannya dibawah….malu! Salam hangat

    •  

      iya bung raymond…
      ane cuma mo bilang klo sebenar’a kita saling membutuhkan (bukan hanya kita z yg butuh) maka’a Cina berusaha bersikap baik.

      klo solar panel & masterplan
      monorel ane melihat ini hanya bisnis z. & dlm bisnis, wajar klo sama” untung.

      soal satelit, ini hanya sebagai implementasi salah satu dari beberapa butir kerja sama Badan Koordinasi Keamanan Laut
      (Bakorkamla) dng China National Space Administration (CNSA).
      dlm hal keamanan & keselamatan laut.

      terkait mig, sikap kita dah tepat tuk menolak’a.
      Hibah F-16 z dah jadi kontroversi karena penolakan dari berbagai kalangan termasuk DPR.
      lagian kita sebenar’a ga butuh” bingit khan.
      ane setuju tangan di atas lebih baik.
      salam hangat jg bung.

  4.  

    Kebijakn,ketelitian n ksabaran. . . . .kunci kemakmuran n kesejahteraan Indonesia. . . . . . .Merdeka. . . .

  5.  

    Kerja kerja…malah OL

  6.  

    mungkin dana itu buat pembangunan pelabuhan2 pembangunan infrastruktur.

    •  

      Saya sependapat dengan anda bung@perantau, kita kan belum mengetahui secara detail hal yg disampaikan oleh pemerintah China, tp saya percaya kemungkinan besar bantuan sebesar itu tidak akan berupa cash flow, melainkan dalam bentuk investasi bisa berupa pembangunan pelabuhan dan infrastruktur, kredit jaminan pembelian kapal2 Niaga dan Nelayan ( untuk yg ini mudah2an kita mengutamakan galangan nasional atau joint production), jika ini terealisasi saya kira justru kita yg akan sangat di untungkan. Mungkin ada yg akan menambahkan…..

  7.  

    Haduh…..ngeri nih….indonesia jgn gegabah ingat sejarah….jgn korbankan lg org2 tak bersalah….jgn lg ada poros2an….tetap netral..dan jgn dilupa anggaran perang USA terbesar sedunia….keep calm..

  8.  

    Hubungan ama china indonesia akan slalu rugi….. klu omongan china ngak bisa dipegang. Bangsa indonesia telah membayar social cost yg tinggi selama berhubungan dengan china.

  9.  

    Bantuan china 40 milyar usd tapi maharnya perairan natuna yang nilainya eknomis triliyun dollar, ne sama kayak anak kecil di kasi pisang tapi lontin biar si anak direnggut china,,,, tipuan kasar tolak aja.

  10.  

    ngomong opo.. to le… le… ngocok dulu sana…

 Leave a Reply