Agu 092019
 

Fighter Bomber JH-7A (@ photo: eng.chinamil.com.cn)

Jakartagreater.com – Angkatan Udara Tiongkok (PLA) sekarang menerbangkan pesawat jenis baru yang didasarkan pada pembom tempur JH-7, yang menurut para pakar militer Tiongkok kemungkinan akan meningkatkan kinerja penerbangan dan daya tembak dibandingkan dengan pendahulunya.

Angkatan Udara Tiongkok mengirim beberapa jenis pesawat, termasuk JH-7A, ke kompetisi Aviadarts di Rusia di bawah International Army Games 2019, menurut sebuah laporan oleh Kantor Berita Xinhua pada hari Selasa,.

JH-7A terlihat saat tampilan statis pada upacara pembukaan kompetisi, kata laporan itu, dirilis Globaltimes.cn, 8-8-2019.

Ini adalah pertama kalinya penunjukan ini dipublikasikan, Weihutang, sebuah kolom tentang urusan militer yang berafiliasi dengan China Central Television, melaporkan pada hari Rabu 7-8-2019, mencatat bahwa versi terbaru dari pembom tempur JH-7 dikenal sebagai JH-7A. Kedua laporan tidak memberikan perincian tentang perbedaan antara JH-7A dan JH-7A.

Wei Dongxu, seorang analis militer yang berbasis di Beijing, mengatakan kepada Global Times pada hari Kamis bahwa sementara desain aerodinamis dari penampilan JH-7AII tampaknya tidak banyak berbeda dari JH-7A, sistem internal pesawat kemungkinan sudah diupgraded.

JH-7A mungkin dilengkapi dengan sistem radar dan Avionik yang lebih maju, meningkatkan kinerja penerbangannya, kata Wei, mencatat bahwa itu kemungkinan dapat membawa lebih banyak senjata, memberikan lebih banyak daya tembak dan peningkatan akurasi.

Berpartisipasi dalam kompetisi yang diadakan di luar negeri menunjukkan pesawat perang yang baru ditingkatkan secara teknis sudah matang dan tersedia untuk tugas tempur, kata Wei.

Beberapa pengamat militer China mengatakan sebelumnya bahwa tidak ada banyak ruang untuk perbaikan seri JH-7. Beberapa bahkan menyarankan PLA mungkin pensiun JH-7, terutama setelah China menugaskan dalam beberapa tahun terakhir Jet tempur J-16 baru, yang juga dapat berfungsi ganda sebagai pembom tempur.

Debut JH-7A memecahkan rumor itu karena tampaknya bahwa seri pesawat tempur JH-7 akan tetap menjadi alat yang kuat di tangan PLA, kata laporan Weihutang.

Bagikan