Jun 152016
 

desas desus pergantian kapolri yang baru kembali menguak, seperti yang sebelumnya terjadi pengangkatan kapolri yang baru banyak menuai kontroversi. seperti ditetapkannya Budi Gunawan sebagai tersangka sedangkan ia baru saja diangkat sebagai kapolri.

namun kali ini pengangkatan kapolri yang baru tidak heboh seperti yang lalu. banyak nama yang mencuat, salah satunya nama Tito Karnavian yang digadang gadang sebagai calon Kapolri.

beredar kabar bahwa Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Tito Karnavian disebut telah ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal kapolri.

Penggantian kapolri menyusul purnatugas Jenderal (Pol) Badrodin Haiti yang memasuki usia pensiun. Tito baru dilantik Jokowi sebagai Kepala BNPT pada 16 Maret 2016. Pangkat Tito pun baru dinaikkan menjadi bintang tiga pada 12 April 2016.

Berselang dua bulan, Ketua DPR RI Ade Komarudin menyebut Jokowi menyerahkan nama Tito ke DPR untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan.

Sebelumnya Tito menjabat sebagai Kepala Polda Metro Jaya sejak 12 Juni 2015. Karier Tito terbilang melesat cepat berkat prestasi yang dicapainya.

Tahun 2001, Tito memimpin tim Kobra dan berhasil menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, putra Presiden pertama RI Soeharto, dalam kasus pembunuhan hakim agung Syafiuddin Kartasasmita.

Semasa berkiprah di kepolisian, ia berpengalaman di bidang terorisme. Banyak prestasi yang ia peroleh setelah memimpin tim Densus 88 Polda Metro Jaya.

Salah satunya adalah penangkapan teroris Azahari Husin dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, pada 2005. Selain itu, ia juga membongkar jaringan teroris pimpinan Noordin M Top tahun 2009.

Setelah itu, ia diangkat menjadi Kepala Densus 88 Antiteror. Ia hanya memimpin unit tersebut selama setahun, kemudian dimutasi menjadi Deputi Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT.

Dari BNPT, Tito bertolak ke Papua dan memimpin Polda Papua selama dua tahun. Kemudian ia kembali ke Jakarta dan dipercaya sebagai Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kapolri. Setelah itu, barulah dia dimutasi menjadi Kapolda Metro Jaya.

Karier gemilang Tito bisa dilihat dari kesuksesannya semasa sekolah. Tito merupakan lulusan terbaik Akpol tahun 1987 dengan menerima penghargaan Adhi Makayasa.

Setelah itu, Tito menyelesaikan pendidikan di University of Exeter di Inggris tahun 1993 dan meraih gelar MA dalam bidang Police Studies.

Ia pun melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta tahun 1996 dan meraih gelar S-1 dalam bidang Ilmu Kepolisian.

Di PTIK, ia kembali menjadi lulusan terbaik dan mendapatkan Bintang Wiyata Cendekia.

  27 Responses to “Tito Karnavian kandidat Kapolri yang baru”

  1. p
    e
    r
    t
    a
    m
    a
    x

  2. Perasaan baru aj naek jadi Komjen udah mau jadi Kapolri aj, hebatt.. awas ad yg ngiri lo pak..

  3. josss…

  4. menurut info .jokowi kepincut Tito saat tito berdebat dengan prof.J.Sahetapy.diprogram Indonesia Lawyer Club.jokowi langsung catat tito dalam buku memonya.

  5. Pak Tito memang layak dan pantas utk menduduki posisi tersebut. Semoga berjalan lancar dan tdk ada gesekan.

  6. Bukan titipan dan tidak ada salam tempel ???

  7. Ujung-ujungnya BG lagi…..

  8. Sdh d prediksi dan d gadang2 untuk jd kapolri…

    Nmun yg mnjadi sdikit k khawatiran krn loncat dr angkt.82 ke angkt.87…

    Semoga senior2 d polri bisa legowo..

  9. Waaaah Ternyata TOMY SOEHARTO yang Buuunuuh HAKIM yaaaah??

  10. Yg penting bersih, rakyat pasti setuju.

  11. itu hak mu pak presiden………

  12. Baguslah untuk menangkal isu gombal komunis 15 juta orang, menemukan Azahari dan Noordin Top di antara ratusan juta orang di Jawa bisa, pasti mudah menemukan 15 juta orang komunis -KALAU ADA !…

  13. semoga berjalan lancar usulan pak pres buat kapolri baru. selamat buat pak tito banyak fraksi di dpr yang mendukung anda. selamat bertugas pak.

  14. Semoga amanah bila nanti lulus disetujui anggota dewan tapi heran juga krn Jabatan Kapolri dan Panglima TNI adalah “hak prerogatif Presiden” kenapa juga harus minta persetujuan Anggota dewan dulu…bila Komjen Tito bila dinyatakan lulus maka di lihat dari kenaikan pangkat akan sama dengan pengangkatan Kasau yg mendapat kenaikan pangkat luar biasa dalam waktu singkat sebelum menjabat bintang 4

  15. Mulai diobok2…

  16. Sudah waktunya bagi yang muda yang berprestasi.yang senior harus bisa legowo.

  17. yg masih blm trjawab teka teki siapa Kapolda metro nanti,,,klo Pak Tito ujug2 yg ditunjuk jd kapolri gak kaget laah,,,

 Leave a Reply