Mar 212014
 

KSAD Jenderal Budiman bersama Kadispenad Brigjen Andika Perkasa (kedua dari kiri) memberi keterangan kepada Redaksi BeritaSatu , Jakarta (19/3/2014) (Photo/ Emral)

Jakarta – TNI AD telah mengembangkan teknologi Nano Satelit dan juga mengembangkan teknologi Solar Cell.

“Saya sudah kembangkan dengan Universitas Surya untuk riset. Sudah 16 riset yang akan dibuka ke media tanggal 30 Maret nanti. Antara lain Nano Satelit, Surveillance sebesar Capung, ada sebesar Burung Garuda dan Kelelawar,” kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Budiman saat berkunjung ke redaksi Beritasatu Media Holding (BSMH) di Jakarta, Rabu (19/3/2014).

Dia menjelaskan pihaknya juga sedang membangun Peluncur Roket yang murah, Sollar Cell, satelit Base Transceiver Station (BTS), dan Radio CNI. Total anggaran untuk 16 riset tersebut mencapai Rp 30 miliar.

“Semua dibuat dari bahan yang sangat murah. Peluncur Roket sangat murah. Solar Cell akan menjadi yang termurah di dunia. Kami harapkan Solar Cell untuk rakyat karena costnya masih mahal. Tinggal buat mencari bateri yang tahan lama dan murah,” tuturnya.

Mengenai pembangunan BTS, dia tegaskan kedepan tidak lagi komunikasi melalui satelit. BTS itu pemakaiannya gratis dan dijamin keamanannya.

Menurutnya, kebijakan melakukan riset-riset tersebut untuk mendorong industri pertahanan di tanah air. Di sisi lain, agar bangsa ini tidak bergantung pada produk-produk dari luar negeri. Padahal anak-anak bangsa ini bisa memproduksinya. “Di Kementerian Pertahanan (Kemhan), Cybermedia, 96 persen komponen lokal yang buat oleh mereka yang di bawah 30. Ada 35 hecker. Mereka ditakuti dunia,” tuturnya. (beritasatu.com ).

  81 Responses to “TNI AD Kembangkan Teknologi Nano dan Solar Cell”

  1. Test……

  2. Patut kita apresiasi.
    Jayalah TNI.

  3. Prestasi 35 hacker kemhan apa aja ya?

  4. sangat tepat jika tni mencari tunas bangsa yg ahli. bila perlu dibuat perlombaan.

  5. Mereka yg kemarin membuat situs pemerintah australia jatuh bangun, membuat beberapa situs singapura kolaps, bahkan konon ada yg bisa mencuri beberap data dari CIA direkrut TNI agar lebih terarah dan bisa membantu intelijen.

  6. Banyak anak2 indonesia yg pintar namun pemerintah kurang perhatian untuk memperdayakan keahlian mereka..padahal anak2 indonesia tdk kalah dg negara – negara maju. Sudah banyak yg tlh mengukir prestasi di ajang lomba tingkat dunia. Lomba fisika,matematika maupun sains..

  7. two thumbs up untuk TNI AD !

    mulai dari kejelian memilih Universitas Surya (prof Yohanes Surya cocok jadi next mendiknas)

    …Surveillance sebesar Capung, ada sebesar Burung Garuda dan Kelelawar…
    + top markotop, sebesar capung kira2 kemampuan pengintaian tingkat regu, sudah setara US Army

    …Peluncur Roket sangat murah…
    + semakin murah semakin banyak bisa dipasang mengepung upil

    …Solar Cell akan menjadi yang termurah di dunia. Tinggal buat mencari bateri yang tahan lama dan murah…
    + selain termurah usahakan ukuran sekecil mungkin, agar handy bagi prajurit di lapangan

    …TNI AD telah mengembangkan teknologi Nano Satelit…
    …kedepan komunikasi tidak lagi melalui satelit. BTS itu pemakaiannya gratis dan dijamin keamanannya
    + hmm, berarti Nano Satelitnya untuk recon? mantap!

  8. Patut kita apresiasi. dan kita tunggu hasilnya

  9. smoga solar cell di INA bisa jauh lebih murah
    Aamin

    kalo bener2 terealisasi dengan efisiensi 13-15% aja udah wahh banget

  10. Ini surveillance sebesar burung Garuda…
    http://lookpic.com/O/i2/225/KhYRdsJO.jpeg

    • bung jalo, cara kerja surveillance sebesar burung Garuda itu, cara terbangnya gmn? apa persis juga kyk burung atau ada baling2 atau sejenis roket pendorong? thanks

      • saya pernah liat acara tv mengenai gadget US army yg mirip sekali. Sayapnya berfungsi seperti pesawat fixed wing dan terbuat dari bahan elastis hingga bisa dilipat dan dimasukan tabung kecil. peggeraknya baling2 dengan tenaga batre. dilempar seperti lempar burung merpati untuk pemantauan udara. Mungkin begitu, karena sepintas sangat mirip

      • Mungkin seperti dibilang bung Nowy, bung Gue, maaf gara2 kemarin datang nya telat jadi penjelasannya baru dikasih lagi tanggal 30…

        Tapi kemarin gw lama di stand Puna, nah ini gw tanya2 soal UAV dan UCAV… Dan kabar terbarunya UCAV sudah akan selesai, performa-nya lebih unggul dari Puna sebelumnya. Setelah itu saya bergeser ke litbang TNI AU, disitu saya tanya soal senjata UCAV dan jawabannya “Kalau RX 70 dipasang di UCAV bagus kalo ya mas,” kata ahli litbang TNI AU-nya… 🙂

        • bukan bagus, tapi mantap 😀 untuk patroli udara dengan kemampuan serang. cocok dijadikan drone seperti drone AS di Afgan dan pakistan. bagus untuk menjaga daerah perbatasan dan daerah konflik yang luas dengan kondisi alam yang berat

          • Iya, tinggal ditunggu wujudnya… Apalagi klu Heran udah ada, tinggal dioprek2 lagi biar teknologinya kita masukin ke UCAV buatan bangsa… Salute

    • iya minta tolong jelasin bung Jalo, mnurut saya kok belum sempurna ya dari segi fisiknya
      hehe
      mkasih

      • Itu prototipenya bung, kalau yg sudah jadinya di markas AD. Saya kurang tahu pasti karena kemarin telat, tapi mungkin seperti yg dijelasin bung Nowy diatas…

  11. Surveillance sebesar Capung itu ada protytipenya apa nggak ya??

    • semoga milik TNI AD lebih kecil dari ini,

      • Sebesar ghitu bung Danu, tapi bentuknya capung… Bentuknya imut dan lucu, kemarin saya sempat lihat

        • minta fotonya ong bung Jalo…
          hehe, pnasaran ni

          • Kemarin capungnya gak dibawa, tapi saya sempat ditunjukin wujudnya dari hp milik bapak litbang

          • haha foto skalian foto aja HPny bang

          • Nanti saya dibilang sales Android… Hihihihihi 🙂

          • oo..clue ny hape android ya..haha

          • clue yang lebih jauh mungkin marinir Usman dan marinir Harun yang berendeng dan ‘aksi’ dalam acara yang dihadiri Singapura, Malaysia dan juga Australia. Singapura sampe ngambek pulang :mrgreen:

            IMHO- Pemerintah percaya diri untuk mengorek luka lama konfrontasi pada acara internasional, apa latar belakang kepercayaan diri ini? mungkin jawabannya adalah karena meningkatnya kemampuan militer TNI menghadapi negara FPDA, walau tidak selalu diketahui masyarakat umum

          • bagaimana jika uav capung nanti diberi nama uav harun usman kebalikan dari NR class : D

          • @Bung Now: Saya yakin disengaja utk manas2in Singaporn. Tujuannya utk merebut FIR Kepri. Barter penghapusan nama Usman-Harun dgn penyerahan FIR Kepri, bung, hehehehee….

            Setahun stlh FIR Kepri diserahkan ke Pangkuan Pertiwi, Indonesia kembali manamai Usman-Harun utk DESTROYER kelak, heheheeee… Just kidd. (ngarep sangaaaaad)

          • Pak Pur dan KASAL bilangnya ga tau menau, tapi.. siapa yang tau?

          • Kalau menurut saya, negara kita mau memisahkan Mama Ely dengan anak tirinya.. Seperti negara disebelahnya yang mulai tidak diperhatikan mama Ely… Sudah banyak kasus yangmengarah kesana, soal ekonomi dan ketergantungan. Nama operasinya, pisahkan FPDA, hehehehehe… Maaf cuman pendapat pribadi….

            Silahkan dilanjut…

          • Yang tahu masalah Usman-Harun alias Hari-Ahmad ini kayaknya panitia acaranya…

      • bung danu, caranya koment disertai gambar gmna ya? maaf OOT

  12. AYO PEMERINTAH REKRUT DAN LATIH & GODOK DI LEMHANAS PARA HACKER2 LIAR BANGSA KITA BIAR LEBIH BERGUNA BAGI HANKAMNAS.

  13. Semoga riset solar cellnya terus dilakukan. Terakhir th 2005 an riset solar cell terkendala dengan mesin pembuatnya dan pembuatan tempat yg bebas debu. Selain itu jg kita hanya bisa buat semikonduktor silikon 90 nm dengan versi gugus elektron 110. Yang gugus 111 belum bisa. Padahal ahli material semikonduktor ada(lulusan jepang) banyak. Pak Moel jg hrs mengembangkan senjata LASER. Krn trennya kesana. Banyak lho yang ahli LASER n LIDAR pak moel di indonesia. Bisa diberdayakan. Mereka hanya butuh dana riset. Nasionalisme mrk jg bagus lho pak.

    • Sinar laser ini memang akan trend nanti, dari segi kecepatan, yang namanya sinar atau cahaya pasti lebih cepat dibandingkan kecepatan suara atau march. Secara ketepatan, pastilah tidak gampang dikelabui oleh senjata pengecoh rudal shg akurasinya bisa lbh tinggi.

  14. Salut untuk TNI dan litbangnya!
    tpi ini hanya angkatan darat atau bgaimana? TNI-AU?

    Oya, klo pengembangan satelit mata2 RI sudah ada atau blum ya?

    Salam kenal utk semua penghuni warjag!

  15. manteb nih…kita harus trrus cinta dgn produk bangsa kita itu mutlak harus kita lakukan dgn mnghargai setiap kreatifitas para pemuda pemudi indonesia. indonesia jaya

  16. kalau kecil2 gitu fungsinya untuk apa ya suhu2??
    thx

  17. Semoga ke depan lebih banyak lagi yang bisa diperkecil tanpa mengurangi.kemampuan spt radar, peluru, roket dll. Dulu ICBM uni soviet/ rusia berukuran besar (salah satu contohnya adlh R-36/ NATO reporting name: SS-18 Satan). Ketika rusia berhasil memperkecil jajaran ICBMnya (RT-2PM Topol/ SS-25 Sickle) sehingga bersifat mobile, gemparlah dunia militer barat. Cmiiw.

  18. yg kaya gini perlu di tambah dana’y….jangan sibuk belanja???
    belanja alutista mah gag ada habisnya….wong tiap taun mereka ganti teknologi kok,kalo kita haus belanja ya akan amburadul negara ini

  19. kalau yg ini baru sebatas prototype bukan ya..? 🙂

  20. Capung ? Mirip film transformers dong.. pengintai canggih nan lucu… 😀

  21. ini BLACK CAMPAIGN yang sangat tercela…

    jakarta dipimpin oleh orang yang dipilih jutaan rakyat secara demokratis

    anda HANYA SATU ORANG, jelas2 tidak lebih istimewa dari jutaan orang pemilih

  22. akhirnya TNI sudah mulai membawa bawa nama hacker… 😀

    senang rasanya….
    kemajuan china dalam pengembangan militernya juga tidak lupa dari peran Peretas mereka yang sangat mumpuni dan terkoordinasi.

    jadi sudah saatnya para pemerintah membentuk koordinasi cyber army untuk def dan attack

    yang diarahkan dan integrasi ke semua matra.

    cuma pendapat
    maaf cucu lancang

  23. @all

    dan

    buat diego or admin jkgr

    Tolong jauhkan forum ini dari politik , saya harap semua warjager disini lebih dewasa untuk tidak membahas perpolitikan apa lagi sudah mengejek,menghina,mengusung dsb pada salah satu capres, ini forum militer.

    saya tidak membela siapapun .

    biarkan politik ke forum politik,militer ke militer

    ”TEMPATKAN SESUATU PADA TEMPATNYA”

    admin jkgr mohon di bann untuk kedepannya bila ada yang membicarakan poltik apa lagi menyebut salah satu kandidat, bagi saya tidak lebih terhormat dari junker/ngetorll

    saran dan kritik
    tiada kata maaf,
    cucu lancang

  24. @bung danu

    saya sudah membaca , saya selalu baca walaupun saya tidak komen ,

    intinya kembali ke topik aja..tidak usah ber larut2 mempermasahlahkan

    ini koment saya terakhir tentang ini.

    dan tanggapan dari komen anda.

    @bung diego or admin

    silahkan catat”Bann bagi yang komen tentang politik / kandidat tanpa PERINGATAN!!!!!”

    maaf cucu lancang

    • bung cucu,

      komen saya tsb adalah pertama dan terakhir thd, black campaign itu dan tidak berlarut2.

      mungkn anda yang awalnya tidak perlu menanggapi, karena komen saya tujukan kepada yang posting tsb…

      • Sing sabar mas Danu
        toh tetap terpilih juga
        cz rakyat sudah berkehendak

        • bung del co

          anda benar, yang penting adalah kehendak rakyat

          kemarin saya usul untuk mendata permasalahan RI (ini yang diulas mendetail) lalu disimpukan karakter capres yang paling cocok untuk memecahkan permasalahan tsb (tanpa menyebut nama)

          kalau fifa bilang say ‘no to racism’, kita harus bilang ‘say no to black campaign’

  25. Dalam mendapatkan Pengetahuan dan keahlian tentunya semua sumber sama kastanya baik dari barat maupun dari timur, Geoinformation system belarus patut kita tiru ,http://www.oosa.unvienna.org/pdf/pres/stsc2014/tech-60E.pdf

  26. Saya jadi ingat film GI Joe, filmnya sgt visioner. Ada dua alat perang yg saya kagumin di film tsb, yaitu sejenis kumbang yg bisa terbang, intai dan bisa meledak lalu sejenis baju yg bisa membuat pemakainya tdk kelihatan.

    Untuk masa depan, memang kekuatan militer harus didukung oleh kekuatan riset yg handal. Kita akan mjd negara maju bila banyak lembaga riset bekerja shg bisa menghasilkan karya2 yg visioner, futuristic, dan usefull.

  27. itu barang gedenya segini :v

 Leave a Reply