TNI AD Siapkan Batalyon Kavaleri di Belu

Atambua – Petinggi Mabes TNI AD melakukan survei lokasi untuk pembangunan markas kompi kavaleri di Lelowai, Desa Derok Faturene, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Kamis (7/4/2016).

Survei itu dilakukan tim Mabes TNI AD dipimpin Asisten Perencanaan Angkatan Darat (Asrenad) Kolonel Infanteri Agustinus YR didampingi Kolonel Infanteri Eko Haryanto (Asren Kodam IX Udayana), Kolonel Infanteri Kadek Subawa (Kasie Ops Korem 161/WS Kupang) dan Letkol CZI Abdul Wahab (Danden Zibang Kupang). Kunjungan mererka diterima Bupati Belu, Willybrodus Lay didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Belu, Vivi Lay Ng di ruang VIP Bandara AA Bere Tallo, Kamis (07/04/2016).

Komandan Kodim 1605 Belu, Letkol Infanteri Mochammad Nanang Nazmudin, sebagai penanggung jawab Pembangunan Kokav mengatakan, survei lokasi yang dilakukan Tim Mabes TNI AD untuk mendapatkan data yang akurat, lokasi yang cocok dan berbagai persyaratan lainnya yang mutlak diperlukan.

“Survei lokasi untuk memastikan apakah pembangunan Kokav Serbu ini tepat dibangun di lokasi tersebut, dengan melihat langsung lokasi dan syarat-syarat mutlak yang dibutuhkan untuk pembangunan serta solusi lainnya,” ujar Letkol Mochammad Nanang Nazmudin.

Pembangunan Kompi Kavaleri Serbu ini, akan dilakukan pada tahun 2017 mendatang. Pembangunan Kompi Kavaleri Serbu ini sesuai Renstra Mabes TNI AD yang dibangun di Kabupaten Belu yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste.

“Pembangunan Kokav Serbu ini merupakan program Renstra Mabes TNI AD untuk penguatan wilayah pertahanan, dengan penyebaran pasukan terutama di daerah perbatasan,” ujarnya.

Dana yang dibutuhkan untuk pembangunan Kokav Serbu mencapai ratusan miliar rupiah dan akan dibangun di atas lahan seluas delapan sampai 10 hektar. Di dalamnya akan dibangun lokasi tank panser, kantor, barak untuk pasukan serta tempat latihan yang memadai.

Sumber : Kupang.tribunnews.com

Sharing

Tinggalkan Balasan