Jan 242017
 


Jakarta – Markas Besar TNI Angkatan Darat menandatangani 164 kontrak barang dan jasa Tahun 2017 senilai Rp 1,6 triliun, yang sebagian besar untuk bidang logistik.

Penandatangan kontrak secara kolektif antara para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja (Satker) TNI Angkatan Darat dengan para mitra penyedia barang dan jasa ini disaksikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono yang didampingi Wakasad Letjen TNI M Erwin Syahfitri, di Mabesad, Jakarta Pusat, Selasa.

Kegiatan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Angkatan Darat merupakan salah satu siklus kegiatan dari pembinaan materiil yang mempunyai peran penting dalam menjamin kesediaan materiil/bekal dalam kualitas, kuantitas, waktu, kondisi dan kemampuan yang tepat dalam menunjang pelaksanaan tugas pokok TNI AD.

“Launching pengadaan barang dan jasa yang dilaksanakan TNI Angkatan Darat merupakan penjabaran dari kebijakan Presiden RI dan Panglima TNI dalam rangka meningkatkan kinerja instansi pemerintah,” ujar KSAD Jenderal TNI Mulyono.

Dengan dilaksanakannya percepatan program kegiatan pada tahun anggaran 2017 ini, lanjut dia, diharapkan proses pengadaan barang dan jasa dapat selesai pada semester I, sehingga program dapat selesai tepat waktu dan tidak mengalami lintas tahun.

Sasaran kegiatan penandatanganan kontrak yaitu, terlaksananya program kerja dan anggaran TNI AD tahun 2017 yang transparan, akuntabel dan tepat sasaran, terwujudnya tertib administrasi dalam pelaksanaan program kerja dan anggaran bidang logistik dan meningkatnya kualitas proses pengaadaan barang dan jasa di lingkungan TNI AD yang berpedoman kepada peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Pada tahun anggaran 2017, TNI AD menerima anggaran bidang logistik sebesar Rp 6,5 Triliun dimana proses pengadaan barang dan jasa dilaksanakan di tingkat pusat (Mabesad) dan daerah (Kotama). Pada tahun anggaran 2017 kali ini terdapat 1.458 kegiatan pengadaan barang dan jasa.

“Pada hari ini ditandatangani kontrak sebanyak 164 kontrak atau 11,25 persen dari 1.485 kegiatan,” katanya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jajaran Angkatan Darat yang melaksanakan penandatanganan kontrak berjumlah 27 orang, mitra penyedia barang 27 orang.

Adapun satuan PPK yang menandatangani kontrak saat ini yaitu Kostrad, Kopassus, Kotama/Kodam (15 Kotama), Puspenerbad, Puskesad, Pusintelad, Ditziad, Dithubad, Ditpalad, Ditbekangad, Dittopad, Dispenad dan Dissisfoad.

Antara

Bagikan:

  7 Responses to “TNI AD Tandatangani 164 Kontrak Barang dan Jasa”

  1.  

    AL dan AD sudah….
    Januari semua sip…

  2.  

    Pandur,kestrel,apache dan black hawk menyusul

  3.  

    Yang anggaran alutsista kagak disebutin…

    Xixixi

  4.  

    Yang anggaran alutsista kagak disebutin…

    Xixixixi

  5.  

    Yang mendapat rezeki nomplok Rekanan TNI tuh,tuk pengadaan barang dan jasa.

  6.  

    Gimana anggaran buat au . Su35 gimana ?penambahan 12 radar gimana ? SAM gimana ? Penambahan lanud gimana ? Tarakan gimanq ? Pesput fa-50 korsel gimana? RUPANYA GOIB ???

  7.  

    Tes..

 Leave a Reply