JakartaGreater.com - Forum Militer
Dec 282015
 

331830_620

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memastikan tidak akan menambah personel di wilayah perbatasan. Namun, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Mulyono menegaskan kebijakan tersebut tidak menghalangi rencana pembentukan sejumlah markas teritorial korps militer di sejumlah daerah untuk memperkuat pengamanan.

“Berbeda, memang pasukan operasional di perbatasan itu tidak ditambah. Tapi pembentukan (markas terorial) itu tetap dilanjut,” ujar Mulyono di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (28/12/2015).

Mantan Pangkostrad tersebut menargetkan, di tahun 2016 mendatang, dua markas Komando Daerah Militer (Kodam) sudah bisa diresmikan. Kedua Kodam tersebut ialah di Sulawesi Utara dan Papua Barat.

“2016, dua Kodam kita resmikan, Sulawesi Utara dan Papua Barat,” imbuhnya.

Namun, pembangunan kedua markas tersebut saat ini masih 60 persen. Mulyono menyebut, pembentukan markas teritorial merupakan target jangka panjang TNI AD.

“Di Manado (Sulawesi Utara) sudah 60 persen, tinggal perumahan prajurit. Papua Barat juga. Selanjutnya pembangunan Madiv 3 Kostrad di Indonesia Timur, itu target jangka panjang,” pungkasnya.

Okezone

Berbagi

  7 Responses to “TNI AD Target Bentuk Dua Kodam di Wilayah Timur”

  1.  

    jgn lupa pak alutsista nya juga di tambah..

    •  

      Jangan lupa alutsista yang paling canggih dan paling baru utk kodam papua barat dan papua jangan malah yang paling akhir alutsistanya, lemgkapi dng proteksi yang terbaru, lengkapi juga dng heli serbu dan serang, shg kalau ada kontak senjata dng teroris, bisa langsung dihabisi dari udara. AD tanpa dukungan udara tidak akan selesai2. ngarep.com

    •  

      papua sebaiknya dibagi 4 provinsi dg 4 kodam. itu idealnya.

  2.  

  3.  

    #Selanjutnya pembangunan Madiv 3 Kostrad di Indonesia Timur, itu target jangka panjang,” pungkasnya.#

    KENAPA HARUS JANGKA PANJANG PAK..? SEHARUSNYA JANGKA PENDEK..!
    terosis papua sudah ngelunjak pak..!

  4.  

    Seharusnya pembentukan kodam di Indonesia timur adalah sebuah kebutuhan yang mendesak, mengingat potensi gangguan disintegrasi muncul dari timur.

  5.  

    Tenang aja kawan pak jendral sudah memperhitungkan semuanya yang terbaik untuk kita sermua…amin

 Leave a Reply