Nov 112016
 

Giant Bow I & Zur -23 -2KG Gun / Misile.

Giant Bow I & Zur -23 -2KG Gun / Misile.


Markas Besar (Mabes) TNI berencana membangun Markas Batalyon Artileri Pertahanan Udara di wilayah Camplong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada tahun 2017.

Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Heri Wiranto, mengatakan bahwa hal itu merupakan salah satu rencana strategis TNI dalam rangka mengamankan wilayah perbatasan.

Brigjen Heri menjelaskan bahwa pembangunan artileri pertahanan udara tersebut diperlukan mengingat NTT berbatasan dengan wilayah udara Timor Leste dan Australia.

“Alutista yang akan ditaruh di Camplong juga adalah alutista yang sudah sangat modern, yang tentunya yang mampu untuk menjatuhkan pesawat-pesawat musuh jika terbang di atas wilayah Indonesia,” ujar Brigjen Heri, seperti dilansir Antara pada Jumat (11/11).

Komandan Korem 161/Wirasakti mengatakan bahwa pembangunan artileri pertahanan udara di Camplong tersebut bukan berarti bahwa wilayah Indonesia Timur sedang dalam ancaman dari musuh. Namun menurutnya, rencana itu sebagai bagian dari kesiapan TNI dalam menjaga wilayah Indonesia.

Selain artileri pertahanan udara, TNI juga akan membangun markas kavaleri yang kekuatannya mencapai satu setingkat kompi di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste pada tahun 2017. “Untuk komando kavaleri nantinya alutista yang disiapkan berupa tank-tank yang memang disiapkan untuk pertempuran darat,” ujar Brigjen Heri.

Sumber: Antara

Bagikan :

  45 Responses to “TNI Akan Bangun Markas Batalyon Artileri Pertahanan Udara di Kupang”

  1.  

    Miriis, growler dilawan cuma pake canon kw 201

    •  

      Mungkin yang kelihatan cuman itu doang kali bung
      S 400 lagi diumpetin kali

      edisi mimpi basah hahaha

    •  

      Jangan pakai meriam di atas nembak pesawat target yg terbangnya lambat tdk kena-kena padahal entu sasaran di keroyok tembakan apalagi mw nembak jet tempur keburu di jatuhi bom jdamm mending meriam otomatis twin 35mm atau oarliend skyshield kombinasi manpads….kalo main di rudal seperti NASSAM atau s-300 kan mustahil untuk saat ini…..

    •  

      Jangan terlalu meremehkan !, di negara2 maju pun masih menggunkannya.

      AA-GUN itu mempunyai dual fungsi bung !
      sebagai anti udara , peperangan kota & Hutan dan juga sebagai anti Tank.
      contoh di suriah, tank pada Njebluk kena terjang dari peluru dari AA-Gun ini.

      di china menggunakan twin dan multi barrel dari jenis gatling canon karena Fleksibilitasnya.

      •  

        Kembali ke pada penempatannya fungsi utama sbg “pertahanan udara” bung,bagaimana kalo saya bilang begini mending AAgun multi fungsi dari pada s-300 atau NASSAM yg fungsinya cuma pertahanan udara pasti ada yg bilang tergantung fungsinya kalo pertahanan udara jelas s-300/NASSAM jelas jauh lebih unggul karena bisa menembak sasaran udara dri jarak jauh dan ketinggian, jdi sy kira coment saya berdasarkan peruntukannya,salam….

  2.  

    Waahhh..makin seru nih. Jd RX 550 nya mau ditancepin di kupang.?

  3.  

    Nassam/S 300…?

  4.  

    Adiknya Carin si Cintia mana nih? Bentar lagi juga dia komentar rudal rudal rudaaall.

    Xixixixi

  5.  

    bahwa pembangunan artileri pertahanan udara di Camplong tersebut bukan berarti bahwa wilayah Indonesia Timur sedang dalam ancaman dari musuh,…..maaf pak komandan kalimat peninggalan orde baru seperti ini sudah tidak sesuai dijaman ini….tegas saja pak, ..betul bahwa di wilayah timur saat ini kita sedang bersiap mempertaruhkan kedaulatan RI….gitu pak…saya yang tidak tentara saja berani tegas pak, bisa kuwalat saya kalau tidak berani membela ibu Pertiwi…..

  6.  

    Batalyon hanud ?

    Apa ini batalyon komposit ya ?

    Kalau benar komposit berarti ada meriam 1 baterai (4 – 6 meriam), ada rudal jarak pendek 1 baterai 4 kendaraan, dan ada rudal jarak menengah 1 baterai 4 launcher.

    Kupang berbatasan dengan Timor Timur dan Australia.

    Apakah akan diambilkan dari serial Norinco AA Gun, QW3 dan Sea Dragon 50 ?

  7.  

    Kavaleri setingkat kompi alias 10 unit tank.

  8.  

    .
    Cocox untuk nembak burung itu mah
    Alutsista kw itu

  9.  

    kalo yg invasi pake pesawat tucano mungkin sepadan. lah kalo invasi pake rudal lah piye

  10.  

    Gak usah rebutan.. udah punya sendiri ‘rudal’ masing2.. xixixi

  11.  

    SPY ON US ….

  12.  

    Banyakin manpads portable sebar di radius 10km.. Hornet yg terbang rendah sasaran empuk..

  13.  

    S-300 dan S-400 dong, …………. !!!

  14.  

    Giant Bow

    Proyektil ukuran 23 mm.

    Kecepatan luncur proyektilnya mencapai 970 meter per detik. Sementara untuk jarak tembak, untuk sudut vertikal maksimum 1.500 meter, dan sudut horizontal maksimum 2.000 meter. Tapi, bila bicara jarak tembak mendatar maksimum bisa hingga 2.500 meter. Untuk merontokkan pesawat yang terbang rendah sudah barang tentu perlu kecepatan tembak yang spektakuler, secara teori disini 1.500 – 2.000 proyektil dapat dimuntahkan dalam 1 menit. Sedangkan untuk kecepatan tembak praktis 400 proyektil per menit.

    1500 proyektil per menit = 1500 / 60 detik = 25 peluru / detik per laras.

    Kanon ini beroperasi secara salvo 4 meriam laras ganda.

    4 x 2 x 25 proyektil = 200 proyektil / detik.

    Rudal yang datang tidak akan lolos dari kanon ini.

    Selain itu kanon ini bekerja sama dengan rudal jarak pendek dan jarak menengah sebab 1 batalyon arhanud yang akan didirikan itu adalah batalyon komposit.

    Rudal jarak pendek dan jarak menengah yang akan menghabisi pespur yang menyerang. Kanon Giant Bow ini akan melumat rudal yang sudah terlanjur dilepas oleh pesawat lawan.

  15.  

    Kami komponen cadangan bela negara siap bantu TNI jika ada yg buat kekacauan memecah belah bangsa.
    Termasuk nick name Cintia sudah ditandai.
    Nkri harga mati.

  16.  

    Dari kemarin saya pusing cara membaca tulisan kamu. Entah yg mana kalimat dan paragraf, nyambung terooss pake koma.
    Coba dirapihkan lagi ya cara menulisnya.

  17.  

    hukumnya wajib bagi setiap negara menempatkan radar dan pertahanan udara di garis perbatasan.. kekuatan pertahanan udah mulai nampak. yg jadi pertanyaan knapa kok egga dari dulu gitu lho pak..

  18.  

    @Carin : Riinnn…
    Yang nick namenya “cintia” adiknya loe ya?

  19.  

    CinTai.. Eh salah cintia mksdnya.. Ngakaknya jgn lebar2 coy bau banget mulut lu.!!

  20.  

    setuju selangkangan mu …………….. !!!

  21.  

    Cukup pake dukun saja lawan penyusup australia..NKRi negara hebat..calon musuhnya banyak tp pjbtnya santai santai saja..mungkin NKRi dijajah lagi atau di nuklir 90000 megaton negara lain juga tetep santai saja..wkwkwk

  22.  

    Senjata jaman dinasti Ming masih dipake..wkwk

  23.  

    Oalah

  24.  

    ..

  25.  

    Untuk menjaga arhanud sekelas ini….ternyata di darat harus dijaga 10 tank ya..belom divisi mekanisnya..ternyata kita masih butuh banyak tank..utk menjaga aset..kenapa tidak dikembangkan pembelian Marder 2nd..Dengan 35mm dari oerlikon/China ya lumayan utk perisai udara dan memperkuat divisi mekanis..sebenarnya efektif juga beli 200 unit lagi Marder 2ndnya…

  26.  

    Kata komandan : “Alutsista yg akan ditempatkan di camplong juga adalah Alutsista yg sudah sangat modern”…..berarti pilihannya antara NASSAM, S-400, Sky Dragon 50, Spyder

  27.  

    bukan east Timor keknya bung, SI ASUTRALI yang mau macem2 sama kita2.

  28.  

    kasih peluru yg bisa nimpuk daratan sutrali aja lah, biar mereka mikir kalau kepikiran nimpuk daratan orang lain.

  29.  

    Kemungkinannya ada dua klo ga norinco aa gun atau sky dragon 50 sm2 buatan china…

  30.  

    Bikin pagar yg kuat Pak…Biar asing tdk mudah bermain dg petualang didalam. Dan sbg antisipasi agar tdk seperti tim teng, krn nanti yg rugi Rakyat juga.

 Leave a Reply