Dec 102014
 
Panglima TNI Jenderal Moeldoko menggelar jumpa pers terkait dugaan oknum bintara pembina masyarakat (babinsa) yang mengarahkan masyarakat memilih pasangan capres dan cawapres tertentu, di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (8/6/2014). Moeldoko meminta publik tak resah dengan kasus tersebut dan menjamin TNI tetap netral, serta jalannya pilpres akan dikawal dengan baik.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menggelar jumpa pers terkait dugaan oknum bintara pembina masyarakat (babinsa) yang mengarahkan masyarakat memilih pasangan capres dan cawapres tertentu, di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (8/6/2014). Moeldoko meminta publik tak resah dengan kasus tersebut dan menjamin TNI tetap netral, serta jalannya pilpres akan dikawal dengan baik.

JAKARTA, KOMPAS.com – Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengatakan, untuk memperkuat pertahanan dan mempermudah koordinasi, TNI berencana menambah Komando Daerah Militer (Kodam) di Papua.

“Penembahan Kodam di Papua, sesuai rencana strategi (renstra) sudah siapkan. Tapi yang pertama di Manado sudah mulai jalankan. Harapan kita untuk Papua tahun depan sudah bisa dijalankan,” ujar Moeldoko di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2014), seperti dikutip Antara.

Panglima TNI menjelaskan, alasan pembentukan Kodam baru karena luasnya wilayah, sehingga menyulitkan rentang kendali bagi seorang pemimpin di mana Pangdam harus mengendalikan seluruh prajuritnya yang sangat jauh.

“Ini menyulitkan. Rentang kendali itu dipenuhi dengan membangun Kodam baru. Ada beberapa pilihan lokasi, di antaranya di Sorong dan masih ada pilihan-pilihan,” jelasnya.

Mantan Pangdam Siliwangi ini menegaskan, tidak ada kepentingan politik dan maksud apapun dalam pembangunan Kodam baru di Papua.

“Tidak sama sekali. Ini murni untuk kepentingan pertahanan. Tidak punya maksud apapun. TNI hanya ingin aspek pertahanan bisa terpenuhi di wilayah itu, sehingga apabila terjadi situasi yang tidak kita inginkan kendali operasi itu betul-betul bisa dijaga dengan baik,” tukasnya. (KOMPAS.com)

 

  33 Responses to “TNI Akan Tambah Kodam di Papua”

  1.  

    inyong setuju

  2.  

    KEren

  3.  

    penguatan papuaa…
    membatasi ruang gerak OPM…

  4.  

    Kapan dibangunnya? 2017? Kalo bisa sih secepatnya

  5.  

    la bagitu mantap

  6.  

    ada kabar katanya ada agen CIA ketangkap di papua,saat terjadi tragedi berdarah kmarin yg mnewaskan 4 warga sipil ada kabar pnembakan berasal dari arah bukit dmana saat itu tdk ad anggota d sana,,amerika sudah lama main d sana, pemerintah dari dulu sudah tau,,cuma pura pura tak tau karna segan,gak enak hati krna begitu bnyak bantuan militer dari usa.

  7.  

    Sikat aja om

  8.  

    habisi saja.memangnya dengan mudahnya kita di dikte dgn asing?jangan diam saja.bereskan dulu,resiko belakangan.kalo kapal kita tenggelamkan,nah,kalo orang kita bina saja kan tanpa ja

  9.  

    Jgn biarkan negara kita di permainkan pihak asing..sikat.

  10.  

    Mantap Pak Moel. Habisi separatisme..

  11.  

    Itu baru hebat.
    Bila perlu lbh dari satu.

  12.  

    Karungin

  13.  

    aaaaada ke majuan.

  14.  

    Ah masa sich Pak Panglima dak ada motif lain…bukannya Kodam baru biar “mainan2 baru” yang akan datang bisa lebih “terkoordinir” dengan baik, sekalian perimbangan dengan Armada AL yg mau ditambah jumlahnya dan Komando Operasi AU yg mau ditambah juga Pak Panglima.? he he he he

  15.  

    maju terus TNI, INDONESIA RAYA.

  16.  

    saya setuju dengan prof, mereka saudara kita juga, jangan hanya diperangi, tapi sejahterakan mereka, masak mereka punya harta kekayaan yang melimpah, tapi sengsara hidupnya. pemerintah jangan hanya mengalihkan perhatian ke laut, agar dapat menghindar dari tanggung jawab di darat, freport gimana….., newmont gimana…. warga papua gimanaaaaa… salam nkri

  17.  

    Nggak usah takut ada maksud lain atau tujuan politik, yang penting segera bangun Kodam, bila perlu tempatkan Batalyon Infantri, Kopassus, Marinir dan satuan elit lain untuk menjamin keamanan warga Papua dari kaum separatis dan membantu meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan warga Papua. Jangan dijadikan Papua sebagai alat penekan kepada NKRI oleh asing. Bersihkan Papua dari antek-antek Asing. Katanya Super Tukino untuk patroli perbatasan dan menjaga perbatasan dari kaum separatis tapi kok enggak ada kiprahnya, atau hanya buat pajangan karena belinya juga hanya mencari untung.

  18.  

    Buat IMBANGI 15 rb Marinir ASU di Australia..

  19.  

    Untuk kepentingan pemenuhan aspek Pertahanan di papua, jangan ragu2 dan jangan khawatir pak, kami rakyat Indonesia selalu mendukung, sudah saatnya papua diperkuat dengan pertahanan 3 matra yg lebih, sebab papua ada di jangkauan darwin dimana sudah terkonsentrasi pasukan marinir ASu & Aushit yang siap menerkam !!!

  20.  

    Saya sangat sangat sangaaaaaaaaaat setuju

  21.  

    Sudah saatnya ibukota pindah ke Irian Jaya , sudah terlalu lama saudara-saudara disana merasa sendirian .

  22.  

    Saat ini hanya ada 1 kodam 17 cendrawasih di jayapura provinsi papua jadi kalo mau dibentuk kodam lagi sebaiknya di manokwari ibukota papua barat karena di sorong sudah ada divisi 3 marinir. Biar cepat maju irian yg sekarang dimekarkan menjadi 5 : papua dgn ibukota jayapura, papua barat dgn ibukota manokwari, papua tengah dengan ibukota timika, papua tenggara dengan ibukota merauke dan papua kepulauan dengan ibukota biak

  23.  

    [blog sblh] jpn dah mulai pdkt, menawarkan ToT2an, ga bisa ekspor senjata, ga nanggung malah teknologinya yang di ekspor

  24.  

    Mbah setuju saja…

  25.  

    Gimene dek mentep ken tni kite 🙂

    Salam mbeh

  26.  

    Langkah tepat!
    Dipapua ini, jika diamati srngkali trjd hal2 yg trindikasi adanya campur tangan asing utk mmisahkannya dr nkri.
    Mnurut sy biangnya adlh preeport. Shrsnya dlm hal ini pemerintah bnr2 tegas,dgn cr mnghentikn samaskali kontraknya atau stidaknya pembagian sahamnya itu berimbang, yaitu 51/49% utk nkri, shgg pihak amrik benar2 tdk mmpunyai kesempatan lg utk mmpengaruhi separatis papua.
    Sdh menjadi rahasia umum bhw sbgian bsr kributan yg trjd ddunia ini ya krn krakusan yahudi akn sda/m.

  27.  

    ko mbah wowo g nongol y….ntu tuh pndukung PLA….

  28.  

    @pokokke ane setuju pak , kebijakan Bpk ,
    segera tanpa banyak pertimbangan , urusan approval DPR belakangan ,

    bila masih ada yang menunda , segera saja anda katakan >> ANDA CINTA NKRI ATAU TIDAK , ??
    atau
    ANDA PRO – ASING atau NKRI ??

    dan ga perlu lagi anda menunggu persetujuan selain pemerintah ,
    Ane Yakin 200 jt rakyat mendukung kebijakan anda ,
    Perlahan tapi pasti PMA disana yang bermain ” Kurang Ajar” Akan resah dengan sendirinya ….

    dan tentunya berpikir 10001 impian balkanisasi di Indonesia olehAsing ( bila tidak boleh sebut As* )

  29.  

    mantappppp!!!salut, AL Pasmar III, AD Divisi ke- III, AL III Armada,…AU 2 skuadron Sukhoi 35 BM, di Papua 2 Kodam minimal, Lanjutkan…….

  30.  

    Buset 7000

 Leave a Reply