TNI Akan Tambah Pesawat Tempur Sergap dan Rudal Jarak Sedang

Sukhoi Su-35 salah satu kandidat pengganti F-5 Tiger II TNI AU (photo : Oleg Belyakov / commons.wikimedia.org)

TNI Akan Tambah Pesawat Tempur Sergap dan Rudal Jarak Sedang 1

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan kekuatan udara suatu bangsa merupakan salah satu instrumen yang dapat didayagunakan sebagai modal dalam mewujudkan kepentingan nasional. Kedaulatan negara di udara ditentukan oleh kemampuan negaranya untuk menguasai ruang udara yang ada di atas wilayahnya.

Hal ini disampaikan Panglima TNI saat upacara Serah Terima Jabatan Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) dari Marsda TNl Abdul Muis kepada Marsda TNI Yuyu Sutisna, di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (28/2/2017).

Kohanudnas merupakan bagian integral dari TNI yang bertugas menyelenggarakan upaya pertahanan keamanan terpadu atas wilayah udara nasional secara mandiri maupun bekerja sama dengan komando utama operasional lainnya dalam rangka mewujudkan kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sertijab Pangkohanudnas dari Marsda TNl Abdul Muis kepada Marsda TNI Yuyu Sutisna, di Halim Perdanakusuma, Jakarta, (28/2/2017)

TNI Akan Tambah Pesawat Tempur Sergap dan Rudal Jarak Sedang 2

Kohanudnas dituntut untuk selalu menjaga kesiapsiagaan operasionalnya secara utuh, serta harus mampu memberikan efek penangkalan dan efek koersif bagi pihak lain yang akan mengganggu keutuhan wilayah dan kedaulatan NKRI.

Terkait Pembangunan Pertahanan Udara Nasional saat ini, Jenderal Gatot menyampaikan TNI akan menambah Alutsista baik radar, pesawat tempur sergap, rudal jarak sedang maupun senjata Penangkis Serangan Udara (PSU) yang dilaksanakan secara bertahap.

“Penambahan Alutsista ini, diharapkan Kohanudnas semakin memiliki kemampuan menjaga dan mengawasi seluruh wilayah NKRI, terutama wilayah udara di sepanjang perbatasan dengan negara-negara lain serta jalur lalu lintas laut yang padat dan rawan,” ujar Panglima TNI.

Puspen TNI

Leave a Reply