Jul 042014
 

Sebuah KRI sandar di Armatim, Surabaya. Foto : Taufik suarasurabaya.net

suarasurabaya.net – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) segera membentuk armada wilayah baru yang akan dibentuk di Makassar, Sulawesi Selatan dan Sorong, Papua.

Saat ini kekuatan tempur TNI Angkatan Laut baru bertumpu pada dua armada wilayah, yakni Barat atau Armabar yang berada di Jakarta, dan Timur atau Armatim berada di Surabaya.

“Nanti Armabar tetap di Jakarta, dan Armatim kita ubah menjadi Armada Besar, sedangkan untuk Armada Tengah kita bentuk di Makassar dan Armada Timur kita tempatkan di Sorong,” kata Laksamana Muda Suyitno, Asisten Logistik KASAL, di sela-sela peluncuran Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 meter di Dermaga Ujung PT PAL, Jumat (4/7/2014).

Menurut Laksda Suyitno, lokasi Makassar dan Sorong dipilih karena memiliki geopolitik yang tepat dan strategis. Tujuan lain, untuk mempertegas kedaulatan Indonesia di kawasan, terutama wilayah tengah dan timur yang dirasa masih kurang pengamanannya.

Dengan pembangunan dua armada wilayah baru ini, TNI AL nantinya akan menggunakan pembagian sistem alih bina atau pembagian kekuatan tempur yang dimiliki. Dengan kata lain, sejumlah kapal perang calon penghuni armada baru akan didatangkan dari armada Surabaya dan Jakarta.

Saat ini jumlah kapal perang milik TNI AL ada 150-160 unit. Namun, Untung menegaskan, jumlah kapal perang tersebut tidak akan dibagi rata untuk mengisi tiga armada wilayah. Penambahan armada baru juga akan diikuti dengan penambahan divisi pasukan marinir.

Sementara itu, terkait alutsista, TNI AL saat ini juga terus melakukan modernisasi dengan membangun di galangan-galangan dalam negeri. Di PT PAL misalnya, saat ini sedang merampungkan pesanan 16 KCR 60 meter dan 16 KCR 40 meter.

SIGMA 10514 Guided Missile Frigate (photo DSNS)

SIGMA 10514 Guided Missile Frigate (photo DSNS)

Tak hanya itu, sebuah kapal besar penghancur kapal rudal berukuran 105 meter saat ini juga sedang di bangun bekerjasama antara PT PAL dengan galangan asal Belanda.

TNI AL juga sedang memesan beberapa kapal selam dari Korea dengan cara transfer teknologi. “Dua kapal selam dibangun di korea, nanti satunya dibangun di PT PAL,” kata dia.(kelanakota.suarasurabaya.net)

  192 Responses to “Dua Armada Wilayah Tempur Baru”

  1.  

    Maksudnya kapal kombatan itu apa sih ndan nara? Maaf nubie..

  2.  

    Bung Nara, Bung PS, mau nanya nih, saat ini kapur yg terpublikasi andalan TNI AL yg trcanggih dan yg paling mematikan kapur apa ya? Trimakasih

  3.  

    KIROV CLASS SPECIFICATION

    Class & type : Kirov-class battlecruiser
    Displacement : 24,300 tons Standard, 28,000 (full load)
    Length : 252 m (827 ft) 230 m (750 ft) (waterline)
    Beam : 28.5 m (94 ft)
    Draft : 9.1 m (30 ft)
    Installed power : 140,000 shp
    Propulsion : 2-shaft, nuclear propulsion with steam turbine boost
    Speed : 32 knots (59 km/h)
    Range : 1,000 nautical miles (2,000 km) at 30 knots (56 km/h) (combined propulsion),

    Essentially unlimited with nuclear power at 20 knots (37 km/h)

    Complement : 727
    Aircrew : 18
    Flag staff : 15

    Sensors and processing systems: ·
    . Voskhod MR-800 (Top Pair) 3D search radar on foremast
    . Fregat MR-710 (Top Steer) 3D search radar on main mast
    . 2 × Palm Frond navigation radar on foremast
    ·1 aft × Top Dome for SA-N-6 fire control
    ·1 forward x Tomb Stone (Passive electronically scanned array)
    ·4 × Bass Tilt for AK-360 CIWS System fire control
    ·2 × Eye Bowl for SA-N-4 fire control
    ·Horse Jaw LF hull sonar
    ·Horse Tail VDS (Variable Depth Sonar)

    Armament:
    – 20 P-700 Granit (SS-N-19 Shipwreck) anti-ship missiles
    – 16×8 (128) 3K95 “Kinzhal” (SA-N-9) surface-to-air missiles
    – 12×8 (96) S-300PMU Favorit (SA-N-6 Grumble) surface-to-air missiles
    – 44 OSA-MA (SA-N-4 Gecko) PD SAM
    – 2x RBU-1000 (Smerch-3) 305 mm ASW rocket launchers
    – 2x RBU-12000 (Udav-1) 254 mm ASW rocket launchers
    – 1 twin AK-130 130 mm/L70 dual purpose gun
    – 10 533 mm ASW/ASuW torpedo tubes, Type 53 torpedo or SS-N-15 ASW missile
    – 6x Kashtan (CADS-N-1) point defense gun/missile system

    Armour: 76 mm plating around reactor compartment, light splinter protection

    Aircraft carried: 3 × Kamov Ka-27 “Helix” or Ka-25 “Hormone”
    Aviation facilities: Below-deck hangar

  4.  

    satu kata : MEMBANGGAKAN

  5.  

    jos gandos NDAN NARA tulung cyber army nya cepat di keluarkan ini,masa kotak kotak muncul trs dari kemarin.

    •  

      @kawula alit…kotak2 sering muncul karena timsesnya dah bayar banyak …basecampnya…di dekat jalan surabaya daerah jakarta pusat disebuah rumah yg nampak sepi dr luar tepatnya di depon pasar barang2 lawas….seolah2 kita adalah mereka….

  6.  

    saya rasa pembangunan kekuatan armada indonesia akan lebih di perhitungkan lagi jika sudah di bentuknya 6 armada wilayah pertahana yg penempatannya di sumatra, jawa, kalimantan sulawesi, nusa tenggara timur dan papua. dengan adanya armada pertahanan di wilayah ini akan berpengaruh pada pengawasan wilayah yg rawan…..

    moga ini bisa terwujud……

  7.  

    Indonesia adalah negara yg besar.
    Juga memiliki luas wilayah yg besar.
    Serta memiliki SDA yg besar pula.
    Oleh karena itu sudah sewajarnya lah Indonesia harus di bentengi oleh Alutsista yg besar pula …
    Jayalah Indonesia …

  8.  

    kapten Petr “Kirov”

    http://imgur.com/gallery/xTNLklo

  9.  

    Main tebak2an ndan Nara : Flagship Armabar mgkn kelas DZP ato Bremen ato Den Bagus Selava.
    Flagship Armateng & Armatim kandidatnya Den Bagus Selava, Flagship Armada Besar calon kuatnya cak Kirov.
    Hanya analisa Bocah Ndeso

  10.  

    ada info tentang Kri Kirv Class Battlecruiser TNI AL gak???

 Leave a Reply