TNI AL Investigsi Kecelakaan KRI Pati Unus

Angkatan Laut Indonesia sedang menyelidiki kecelakaan yang menyebabkan setengah tenggelamnya salah satu korvet mereka. Dan belum ada keputusan yang dibuat terhadap nasib kapal Angkatan Laut ex-Jerman Timur tersebut.

The Indonesian Navy (TNI Angkatan Laut, atau TNI-AL) telah meluncurkan penyelidikan formal atas kecelakaan yang meneggelamkan sebagian badan salah satu Korvet Kapitan Pattimura (Parchim I) class.

Kapal, KRI Pati Unus, sedang berlayar dari Selat Malaka menuju pelabuhan Belawan, Sumatera pada 13 Mei 2016 ketika menabrak sebuah objek bawah air, yang diyakini sebagai sisa-sisa kapal yang telah karam di dekat pintu masuk pelabuhan. TNI-AL menyampaikan insiden itu pada akhir Mei setelah gambar dari kapal tersebar secara online.

KRI Pati Unus (Foto: Tempo.co)
KRI Pati Unus (Foto: Tempo.co)

Sumber di TNI-AL Armada Barat (Koarmabar) dikonfirmasi oleh IHS Jane bahwa korvet itu tidak pada rute yang seharusnya (authorised route) saat berada dalam pelabuhan dan penilaian terhadap kerusakan kapal telah dimulai seiring dilakukannya penyelidikan kecelakaan.

Kapal Pati Unus dengan nomor 384, adalah kapal ex-Jerman Timur yang digunakan Angkatan Laut Jerman Timur Angkatan Laut pada bulan Juli 1983. Kapal itu kembali ditugaskan ke TNI-AL pada bulan Juli 1995.

TNI-AL mengoperasikan armada jenis ini dengan 16 kapal dari pertengahan tahun 1990-an sebelum KRI Memet Sastrawiria (380) mengalami kerusakan akibat kebakaran pada tahun 2008 dan kemudian dipensiunkan. Status KRI Pati Unus belum diketahui tingkat kerusakannya, dan belum bisa dikonfirmasi apakah kapal ini akan pensiun atau tetap beroperasi.

IHS Jane

Tinggalkan komentar

Most Popular

Komentar