Nov 162017
 

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-72 Korps Marinir, di Lapangan Apel Ksatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta, 15/11/2017.

Jakarta, Jakartagreater.com – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, mengatakan, pihaknya akan melanjutkan pengadaan alat utama sistem senjata / Alutsista pendukung kekuatan tempur Korps Marinir.

“Marinir akan melanjutkan pengadaan 27 unit Tank Amfibi, 22 unit Ranpur Angkut Personel serta beberapa unit Ranratfib, Rantis, dan Ranratfib angkut artileri sekaligus menghapus sejumlah alutsista berusia tua,” kata Kasal dalam amanatnya saat memimpin upacara Peringatan HUT Ke-72 Korps Marinir, di Bhumi Marinir Cilandak, Rabu, 15/11/2017.

Hal itu, kata Laksamana TNI Ade Supandi, sesuai dengan rencana pembangunan kekuatan Korps Marinir yang mengacu pada kebijakan program pembangunan TNI AL dalam rangka mencapai kekuatan pokok minimum (Minimum Essential Force/MEF).

Laksamana Ade Supandi membacakan amanat dari atas tank amfibi yang dijadikan sebagai podium kehormatan dan sebagai kendaraan untuk inspeksi pasukan dalam upacara itu.

Ia menyebutkan, Marinir harus tetap membina kemampuan profesional dalam mengawal keutuhan NKRI.

Kasal menilai HUT ke 72 ini merupakan momen tepat untuk terus memantapkan jati diri dan mengabdi pada bangsa dan negara. Sebab hal ini sesuai dengan tema HUT ke 72 yaitu Marinir Prajurit Pejuang dan Profesional.

“Sebagai prajurit Marinir dituntut profesional. Asah dan bina kemampuan serta pertajam naluri tempur. Sebab, hal ini penting untuk menyongsong setiap perubahan tantangan penugasan mendatang,” kata mantan Kasum TNI ini.

Menurut dia, perlunya gelar kekuatan di wilayah NKRI serta modernisasi alutsista di bidang organisasi. Olekh karena itu, direncanakan pembentukan Pasmar 3 di Sorong, Pembentukan Yonmarhanlan di Pontianak, Tarakan dan Sorong.

Dalam kesempatan itu, Kasal beserta tamu undangan serta masyarakat umum menyaksikan berbagai atraksi kemampuan Korps Marinir dengan berbagai keahlian.

Beberapa aksi yang digelar adalah Demo Kombinasi Pencak Silat, Demo Senam Perahu Karet, Senam Balok, Rampak Beduk dan Demo Free Fall serta demo memukau lainnya.

Pada upacara puncak HUT ke-72 Korps Marinir itu juga hadir antara lain Menteri ESDM Ignasius Jonan, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Komandan Korps Marinir Mayjen TNI Mar Bambang Suswantono, dan sejumlah mantan komandan Korps Marinir, serta sejumlah pejabat militer negara sahabat.

Upacara itu juga diwarnai dengan gelar pasukan dan defile alutsista Marinir, serta atraksi terjun payung prajurit Marinir.

HUT ke-72 Korps Marinir juga dimeriahkan oleh “Marinir Fair”, yang diselenggarakan di Brigif-2 pada tanggal 16-19 November 2017.

Marinir Fair akan diisi sejumlah pergelaran yang akan menghibur umum seperti pameran alutsista dari masa ke masa, produk ekonomi kreatif masyarakat, bazaar barang dan kuliner, paintball, outbond, terjun payung, parade kendaraan tempur amfibi, demo taktis serangan marinir, demo bela diri pencak silat, tarian tradisional, dan permainan kemiliteran.

Selain itu, ada peluncuran buku ensiklopedia Korps Marinir TNI AL. Buku ini merupakan buku ke-11 yang diluncurkan Korps Marinir. (Antara).

  23 Responses to “TNI AL Lanjutkan Pengadaan Alutsista Tempur Marinir”

  1.  

    Berarti kemungkinan 27 Unit BT 3F dan 22 Unit BTR 82A….semoga cpt dibeli…

  2.  

    borong itu barang…..masalah realisasinya kapan terserah yang penting borong

  3.  

    Mau dibuat 3 koarma…ya kira2 kekuatan laut dan marinir utk alutsisnya kelipatan 3..misal,60,75,90,120,150,160,210,225,,,dst…

  4.  

    Pengadaan rudal pesisir, Destronya kapan pak?

  5.  

    Beli BMP 3fnya korsel aja gimana…lumayan belom pernah maju perang..

 Leave a Reply