TNI AL Pesan 4 Kapal Perang Trimaran

91
269
Desain baru Trimaran 63 m dari PT Lundin yang muncul dalam booth SAAB di DSA 2014, Kuala Lumpur
Desain baru Trimaran 63 m dari PT Lundin

Banyuwangi – TNI Angkatan Laut terus melengkapi Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista). Terbaru adalah pembuatan Kapal Cepat Rudal (KCR) berlambung tiga (Trimaran) 63 meter. Kapal tersebut diproduksi oleh PT Lundin Industry Invest yang berbasis di Banyuwangi.

Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr Marsetio meninjau proses pembuatan kapal tersebut di Pantai Cacalan, Banyuwangi. Turut mendampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Komandan Pangkalan TNI AL Banyuwangi Letkol Laut (P) Edi Eka Susanto, Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Mangapul Hutajulu, dan Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi I Made Parma.

“Ini merupakan salah satu kunjungan ke galangan kapal kebanggaan nasional karena di sinilah Kapal Trimaran dibuat. Ini juga menjadi kebanggaan bagi warga Banyuwangi, karena ternyata daerah di ujung timur Pulau Jawa ini menjadi salah satu produsen alat pertahanan negara,โ€ kata Laksamana Marsetio, Jumat (24/10/2014).

Laksamana Marsetio mengatakan, Kapal Trimaran yang terbaru ini merupakan yang pertama di Asia. Selain bekerja sama dengan Swedia, dalam pembuatan desain Trimaran, TNI Angkatan laut juga melibatkan BUMN yang bergerak di bidang industri pertahanan nasional seperti PT PAL (Persero) dan PT Pindad (Persero).

“Untuk tahap pertama, TNI AL memesan empat kapal. Sekarang di sini sedang dibuat yang pertama,” ujar Marsetio.

Desain KCR Trimaran yang terbaru ini sedikit berbeda dengan Kapal Trimaran yang sebelumnya. Kapal terbaru ini akan terbuat dari bahan tahan api dan anti-radar.

Booth SAAB dalam Pameran Persenjataan di DSA 2014
Booth SAAB dalam Pameran Persenjataan di DSA 2014

“Kapal ini tidak hanya akan dipakai di dalam negeri, tapi akan menjadi salah satu produk pertahanan unggulan yang akan dijual ke luar negeri. Seperti kapal LPD yang diproduksi PT Pindad sudah dipesan oleh Angkatan Laut Filipina. Nanti kapal ini juga akan kita jual ke luar negeri,” imbuh Marsetio.

Bupati Anas mengaku bangga karena kapal canggih itu diproduksi di Banyuwangi dengan sinergi swasta dan BUMN di bidang industri pertahanan. “Industri pertahanan adalah industri strategis bagi bangsa. Banyuwangi ikut bangga,” katanya.

Selain industri pertahanan, mobil listrik berukuran mini juga segera diproduksi di Banyuwangi. Produksi ini melibatkan teknologi Swedia di PT Lundin Industry yang berbasis di Banyuwangi.

“Dubes Swedia dalam waktu dekat ini akan ke Banyuwangi. Saya berharap ada transformasi teknologi, pengetahuan, budaya inovasi bagi kami yang ada di Banyuwangi,” tutur Anas. (detik.com).

91 KOMENTAR

    • Gk akan bung. Soalnya IMHO anti radar yg ditemukan IPB saat ini masih lebih simpel alutsista AD. Kalo untuk Kapal Perangkan sudah ada teknologi anti radar pasir besir temuan dosen ITS. Coba deh di cek.

      Katanya proyek kapal anti radar ITS bentar lg kelar, tau deh kapan tuh.

  1. Bung Otenz, Pindad dilibatkan dalam pembuatan Trimaran dalam hal persenjataannya. Kan Pindad spesialisasinya memang di persenjataan… Jadi jgn heran kalau Pindad dilibatkan, untumgnya nggak disebut LEN, LIPI yg sekalian terlibat dalam proyek Trimaran ini…

    Saya yakin jumlah kapalnya lebih dari 4 unit, satu memang memakai teknologi sewaco Swedia murni, yang selanjutnya memakai teknologi sewaco campuran dengan porsi 80 lokal 20 luar…

    IPB akan diuji coba dengan tank medium Pindad nantinya, kalau kapal perang ada “teknologi” selain dari IPB yg sdh lebih dulu muncul….pernah baca baja setipis serat fiber atau fiber glass? tapi lebih keras dari bja Marine grade? Silahkan rekan2 warjag simpulkan sendiri ya…. IMHO

    • Yup.. Setuju bung kmungkinan pindad ikut turun untuk instalasi persenjataan, krna kapal ini memang baru, dan instalasi senjata ngak dipasang ngasal nempel..,Tebak2 kira2 teknologi pelapis stealt mana yg dipakai? Kira2 sudah perfeck atw belum yaah tecno stealt dari pasir hitamnya. ๐Ÿ˜€

    • mantab sekali infonya kang. itu baja setipis serat fiber dan sekeras baja marine grade. apa teknologi nano kita ka?

      kalau orang barat mereka ada yg beritakan menciptakan tekbologi baja tapi sebenig kaca.
      bisa nggak ya kita bikin seperti itu? jadi nanti bisa diterapkan di kockpit pesawat, helikopter, dsb.

  2. Ayo tak ajari Doanya sehingga Bisa Menghilangkan KEINGINAN koment koment yang gak berguna dan menjelekan orang lain,,

    Doanya :

    Yaa Tuhanku Anugrahkan kepada kami
    Hati yang tak pernah membenci
    Sentuhan yang tak pernah menyakiti
    Jiwa yang tak pernah gelisah
    Tangan yang tak Pernah henti berbagi
    Senyuman yang tak pernah memudar
    Kasih sayang yang tak pernah pamrih
    Cinta tulus yang pernah berakhir

    Ya Tuhan kami yang Maha penyayang dan Maha besar
    ?AAFKAN kami bangsa Indonesia yang kadang merumitkan kehidupan kami sendiri.
    Yang Tidak Mau hidup damai dan bersikeras untuk menjadikannya rumit.

    Jadikan Kami ini menjadikan umat dan bangsa Indonesia yang lebih bersyukur ,,menjujung Persatuan dan kesatuan dalam menjalani sisa hidup kami.

    Amien

  3. betul ndan satrio, tapi kadang kita juga gerah baca koment ngetrol gitu, mau diladeni malu, sudah tua, gak diladeni makin kurang ajar.bagi kami ndan..prinsip ngalah,ngalih,ngamuk.sementara kami ngalah,kemudian ngalih diwarung sebelah…moga tidak dibikin ngamuk.kami kangen JKGR yang dulu, yang membuat ikatan para warjag sangat kuat, serta peran bung diego sebagai kontrol. tpi sekarang jauh berbeda..mohon perhatian bung diego. salam NKRI

    • betul bung sengkuni saya setuju banget 100% itulah yang mungkin menyebabkan nara sumber juga akhirnya hanya memantau tidak memberikan share lagi

      ayo untuk rekan rekan semua belajarlah kita menghargai hal hal kecil yang mungkin buat sebagian orang tidak berhaga…boleh berdebat atau beda pendapat…tanpa harus mencela dan mendeskritkan salah satu golongan….kita disini sama sama belajar intinya jikalau ada yang kurang berkenan dengan berbagai artikel silahkan hanya dibaca tanpa harus komen yang mencela atau merendahkan tentang isinya atau pun nara sumbernya…..

      sejujurnya saya juga kangen dengan JKGR yang dulu…yang selalu berbagi hal tentang dunia militer….mau itu dianggap hoax,terbuai mimpi , data yang tidak relevan atau tidak valid dan sebagainya…bagi saya pribadi itu tidak masalah karena dari situlah sebenarnya pengetahuan kita bertambah…..

      maaf jikalau ada kata kata yang kurang berkenan

    • biasalah pak sengkuni namanya juga baru belajar berdemokrasi menyatakan pendapat.jangankan di sini di (orang bisa saja komen datang dan pergi sesuka hati) di gedung dewan yang anggotanya katanya terhormat pilihan rakyat malah lebih parah MAAF SAYA LANCANG BICARA.tapi hanya karena komen yang tidak berkenan di hati kemudian para sepuh (katanya) di sini kemudian rame2 pergi kesebelah mencari kenyamana ini benar2 tidak mendidik,tidak mengayomi serta mencerahkan generasi muda kearah yang lebih baik.bagaiman generasi muda seperti kami kedepanya sangat tergantung kepada bagaimana generasi tua ini mendidik dan mengarahkanya.baukankah kekurang ajaran mereka (seperti yang anda sebut) jika di ledani membabi buta akan seperti api yang di siram bensin?bukankah api akan semaikin besar?sebaliknya api akan padam dan musnah jika di siram dengan air,salju dan embun yang menyejukkan.mereka pasti sadar tunduk,patuh jika di beri pengarahan yang baik,arif bijaksana dan menyentuh kalbu,tidak balik di kasari.hanya kelembutan dan kasih sayang yang tulus dapat memusnahkan kebengisan serta kekerasan.bagi orang suka ngetrol di sini (katanya), bukankah semudah menjentikkan jemari untuk pindah kesebelah? serta berganti identitas? Saya yakin bukan faktor ini yg buat para sepuh ini pindah pasti ada faktor X hanya TUHAN dan mereka yg tahu.karena saya yakin mereka adalah orang berjiwa besar bukan karena masalah sepele mereka pergi.jika memang mereka sepuh adalah tanggung jawab mereka membina yang muda2 ini kearah yang lebih baik bukan lari dari gelanggang pembinaan ini begtu saja.IMHO

  4. Mungkin ini yg dinamakan kapal the best kaprang in the world, krn banyak kelebihan yg dimiliki oleh frigate trimaran tsb. Desain nya modern futuristik membuat kagum yg melihatnya, berteknologi stealth, mampu melesat cepat, stabil, bs melalui perairan dangkal, dilengkapi sistem radar dn persenjataan yg mumpuni.
    Mungkin saja bs dilengkapi rudal yakhont selain c 705, jg ditambah torpedo utk menyerang kapalselam dll.
    Bener” joss gandos neh kapal he,he,he…
    Membuat bangga bangsa Indonesia.
    Maju terus Indonesia …

  5. Kapal trimaran yg dulu terbakar, bahannya katanya dari carbon fiber, yg kalau salah beli, mengandung resin sehingga malah mudah terbakar. Semoga sekarang tidak lagi. Sebetulnya istilah tahan api kurang tepat, semua bahan termasuk baja dapat terbakar, yang tepat adalah tidak mudah terbakar.

    Menunggu info senjatanya, minimal harus 4 rudal, jangan hanya 2 seperti KCR lainnya.

    • Apa khabar bung antonov………, dulu dari khabar berita IHS Jane, dipersenjatai dengan empatย  rudal permukaan RBS 15 mk3 dengan aktif radar homing hingga 200 km dan fitur Saabโ€™s new Sea Giraffe 1X 3D compact radar,ย 
      Itu sekilas berita dari jane yg dl dinaikkan jkgr

      Omong2 bung antonov lama nggak buat artikel lg?
      Salam hangat

    • kalau tidak salah dulu bahannya dari china. sebenarnya jiran kita (ctrm / malaysia) bisa membuat material untuk trimaran dengan kualitas yang lebih bagus. semoga di masa depan semua negara di asean bisa bersatu di bawah kepemimpinan Nusantara. Jika asean bisa bersatu maka bisa mengimbangi pengaruh china tanpa perlu bergantung kepada us.

    • imho. Saya pikir kapal ini lebih cocok utk tugas patroli bung andri. krn bobotnya yg ringan efeknya jd lbh hemat bbm tentu jg kecepatannya smkn tinggi dibanding kapal perang biasa yg menggunakan hull dr baja. dan dgn fitur stealth utk sebuah kapal patroli lbh menguntungkan agar penerobos batas, penyelundup serta nelayan maling ikan gak menduga ini kapal sdh didepan hidungnya. tp saya tdk menutup kapabilitasnya yg bila dimaksimalkan dlm teknologi persenjataan dan radar serta dilengkapi fitur sonar anti aks nih kapal wlwpn lbh kecil dari fregat tp kemampuannya bl disandingkan kelasnya tdk kalah bung. o ya, btw knp sedikit org disini yg menjagokan gripen agar ikut diakuisisi di mef ke 2 yah, krn saab menyertakan network centric warfare yg dpt menyatukan ke tiga matra TNI serta ToT yg mana tot ini yg hrs di implementasikan dlm setiap pembelian alutsista. selain dlm keadaan darurat perang atw prediksi kedepan akan memanas bolehlah import alutsista besar2an sprt jaman trikora dulu tanpa mikirin tat tet tot. tp tetap aja kemandirian hal yg utama. salam bung..

      • ups.. mksd saya, sayanya termasuk menjagokan gripen, krn saab akan menjanjikan network centric warfare yg mana hal ini blm dilakukan TNI sehingga menjadi kelemahan kedepannya. krn setiap matra lbh byk menjalankan kebijakannya sendiri2. coba klw udh memakai network centric warfare kasus pelanggar wilayah udara yg baru2 ini dilakukan oleh pesawat aussie kmrn tdk akan terlambat diketahui, krn KRI2 kita jg dpt menshare data radar mrk ke matra AU, begitu jg sebaliknya.

          • Saya pikir, TOT 100% tdk melulu utk gripen mulai A s/d Z. byk teknologi yg dpt di pakai utk aultsista yg akan kita produksi kedepannya. jd saya rasa gripen termasuk bonus kelebihan akan kerja sama kita dgn saab. temasuk mgkn dl? pengembangan kfx/ifx dll termasuk centric warfare yg sdh saya sebut diatas. salam bung..

        • lhah bukannya dg TDAS dan Soyus yang kemarin diciptakan dan dibuat oleh PT infoglobal…sudah cukup bagus war gaming sysstem dg real time kondisi dilapangan. dimana integrasi radar sipil dan militer serta radar blok barat maupn blok dapat di satukan dalam system seperti CMS….bahkan bisa digunakan untuk simulasinya segala.

          kayaknya tinggal dikembangkan lebih jauh dan lebih canggih.

          • Saya sebenarnya lbh setuja buatan kita sendiri, krn source codenya kita yg buat, jd lbh aman. itu kenapa dia awal komen kita perlu kemandirian dibidang hankam salah satunya. tp yah,, akhirnya semuanya kembali terpulang ke cilangkap, apa mrk2 yg ada disana msh ttp blm percaya diri dgn buatan sendiri? soo kita tunggu gebrakan menhan selanjutnya dlm MEF2 kedepan utk TNI. salam..

      • itu munculnya setelahnya namanya besar dan dikenal luas di seluruh nusantara.namanya baru di kenal di mari serta di warung sebelah.Sekarang ia bercokol di dunia maya setelah pak wiwi lengser baru kemunculann di dunia nyata.tak apa2 yang penting sudah di dunia toh? .saat ini ia berstatus tukang warnet sahaja.percayalah ia orang yg amanah,berhati mulia,nasionalis dan bijaksana.kami titip bangsa ini kedepanya pak satrio.akan tiba masanya anda menyelamatkan bangsa ini.

  6. Terima kasih pencerahan dan doanya bung @satrio, memang belakangan kurang greget tidak seperti yang dulu-dulu, Artikel di tunggu karena biasanya ebih seru komen-koment warjagernya. Sekarang hambar seperti sayur tanpa garam. Semoga kedepan semakin dewasa dalam berdiskusi untuk para pemula atau pengunjung lainnya yang hobinya cuman ngtroll sama ngjunk thok. Saya juga ikutan SR di PG seperti warjager lainnya yang merindukan kedamaian di JKGR. Monggo di lanjut. ditunggu artikel kewiraanya baik di share disini maupu di PG.

  7. Hayo bung Satrio muncul , hahahah yang tadi gembar gembor ngetrol sana sini bicarain tentang pilpres kmren kok diem , TOBAT TONG TOBAT . JANGAN NGETROL MULU , INTROPEKSI DIRI MASING2 SEBELUM KOMENTAR TENTANG ORANG LAIN . EMANG APA YANG SUDAH ANDA BERIKAN KE BANGSA INI HINGGA BERANI NGOMONG YANG SEPERTI BARUSAN2 ? , NOTHING BUNGG , SEPERTI PEPATAH TONG KOSONG NYARING BUNYINYA !!!