TNI AL Tangkap Kapal Filipina Tanpa Dokumen Resmi

20
207
KRI Kakap-811 terlihat sedang sandar di Dermaga Tenau Kupang, April 2012. (Sonny Saban)

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dari Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XIII Tarakan menangkap satu kapal asal Filipina di Laut Sulawesi. Kapal itu masuk ke wilayah Indonesia tanpa dilengkapi dengan dokumen resmi.

“Personel TNI Angkatan Laut kita kembali mengamankan kapal Filipina jenis Pamboat FB-R2, mereka ditangkap oleh KRI Kakap nomor lambung 811 di Laut Sulawesi wilayah Perairan ZTE Indonesia,” kata Asops Lantamal XIII, Kolonel Laut (P) Djamaluddin Malik.

Saat penangkapan berlangsung, kapal penangkap ikan tuna yang ditumpangi sepuluh Anak Buah Kapal (ABK) itu baru akan melakukan aksinya di perairan Indonesia. Namun, belum sempat mendapatkan ikan, kapal nelayan asing itu berhasil digagalkan oleh TNI AL yang sedang melakukan operasi di perbatasan Indonesia.

Kapal nelayan berbendera Filipina diamankan di Lantamal XIII Tarakan. (tarakan.merdeka.com)
Kapal nelayan berbendera Filipina diamankan di Lantamal XIII Tarakan. (tarakan.merdeka.com)

Setelah penangkapan, pihak TNI AL kemudian membawa kapal tersebut menuju Tarakan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Lama perjalan itu 3 hari baru sampai di Tarakan, saat ini kapal telah berada di Lantamal XIII Tarakan dan sampai saat ini masih dalam penyidikan,” tutur Kolonel Laut (P) Djamaluddin.

Berdasarkan pengakuan salah seorang ABK kepada pihak Lantamal, mereka sebenarnya pernah bekerja di Indonesia. Pasalnya, beberapa dari mereka bisa berbahasa Indonesia.

Asops Lantamal XIII mengatakan bahwa selanjutnya berkas penyidikan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan dengan barang bukti satu unit kapal dengan 10 ABK. Sementara untuk tersangka hanya satu, yaitu nahkoda kapal inisial JS.

Sumber: tarakan.merdeka.com dan bulunganpost

20 COMMENTS

LEAVE A REPLY