TNI AL Tangkap Kapal Ikan Asing Asal Vietnam dan Filipina

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menangkap dua kapal ikan asing yang memasuki wilayah perairan Indonesia. KRI Multatuli-561 yang dikomandani Kolonel Pelaut Agus Prabowo berhasil mengejar dan menangkap dua kapal ikan asing, yaitu kapal Pha QN9.95030 asal Vietnam dan kapal Jessica-006 asal Filipina.

Kepala Dinas Penerangan Armada Indonesia Kawasan Timur TNI AL, Letnan Kolonel Khusus Maman Sulaeman, menjelaskan bahwa pengejaran dan penangkapan dua kapal asing itu terjadi di utara Pulau Fani. Pulau Fani merupakan pulau paling utara dari gugus kepulauan batas terluar Indonesia di Kepala Burung Pulau Papua, yang berbatasan dengan negara Palau.

Penangkapan dua kapal ikan asing ilegal itu terjadi setelah KRI Multatuli-561 mendeteksi kontak tak berlampu pada jarak enam mil di perairan Samudera Hindia pada posisi 02.22.00 Lintang Utara-131.06.00 Bujur Timur.

Selanjutnya KRI Multatuli-561 mendekat, dan mencoba membuka komunikasi radio untuk kemudian memerintahkan agar kapal ikan asing itu mematikan mesin. Namun, kapal itu justru melakukan manuver yang berbahaya bagi keselamatan navigasi.

KRI Multatuli-561 lalu mengeluarkan tembakan peringatan ke udara, namun kapal-kapal ikan ilegal itu tetap menghindar dan tidak kooperatif. Begitupun saat tembakan peringatan kedua diluncurkan ke depan haluan mereka.

Saat tembakan peringatan ketiga ke arah lambung kiri, KIA tetap tidak merespon aksi KRI Multatuli-561.

Akhirnya, KRI Multatuli-561 membayang-bayangi mereka dengan jarak dua mil dengan haluan ke selatan sampai menunggu matahari terbit. Mereka masih belum menyerah dan terus kucing-kucingan dengan KRI Multatuli-561.

Kejar-kejaran selama 13 jam terjadi sejak pukul 20.30 WIB Senin (30/5) hingga pukul 09.30 WIB Selasa ini, sebelum mereka akhirnya menyerah.

Komandan KRI Multatuli-561 lalu memerintahkan anak buahnya menurunkan sekoci dan menggeledah kapal. Semuanya dilengkapi senapan serbu AK-47 dan senapan mesin kaliber 20 milimeter BAG.

Sumber: Antara

Leave a Reply