TNI AL Terima 3 Kapal Selam Tipe 209/1400 Pada Tahun 2018

Perusahaan pembuat kapal Korea Selatan, Daewoo Shipbuilding dan Marine Engineering (DSME) meluncurkan kapal selam pertama tipe 209/1400 diesel-listrik (SSK), dari tiga unit yang dipesan Angkatan Laut Indonesia (Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Laut).

Kapal diluncurkan pada 24 Maret 2016, di galangan kapal DSME Okpo dalam sebuah upacara yang dihadiri menteri pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu dan Kepala Staf TNI-AL, Laksamana Ade Supandi. Sumber TNI-AL telah dikonfirmasi oleh IHS Jane bahwa kapal selam telah diberikan panji nomor 403.

Kapal ini merupakan bagian dari kontrak KRW 1.3 triliun (USD 1,1 miliar) yang ditandatangani antara DSME dan Kementerian Pertahanan Indonesia pada bulan Desember 2011. Dalam kontrak, kapal pertama dan kedua akan dibangun di Korea Selatan, sedangkan kapal ketiga akan diproduksi di Indonesia, PT PAL di Surabaya dengan cara transfer teknologi.

 

Sesuai dengan spesifikasi yang diberikan oleh DSME Type 209 Indonesia, memiliki bobot 1400 ton, memiliki kecepatan tertinggi 21 knot dan jangkauan operasi maksimum sekitar 10.000 n mil pada kecepatan 10 knot saat muncul ke permukaan. Kapal selam itu telah dirancang untuk berbagai misi, termasuk perang anti-permukaan (ASuW), peperangan anti-kapal selam (ASW), penyebaran ranjau, dan operasi pasukan khusus, kata DSME dalam sebuah pernyataan pada peluncuran.

Kapal selam pertama sekarang akan menjalani uji coba laut di perairan Korea Selatan dan dijadwalkan dikirim ke Indonesia pada Maret 2017.

Pekerjaan untuk kapal selam kedua telah dimulai dan total ketiga kapal diharapkan akan diserahkan pada akhir tahun 2018.

Janes.com

Tinggalkan komentar