May 172017
 

Tim WFQR Komando Armada Barat. (MaritimNews)


TNI Angkatan Laut menerima penghargaan dari Delegasi Agency Penguatkuasaan Maritim (APM) Malaysia karena berhasil menurunkan angka kejahatan di Selat Malaka.

Penghargaan tersebut diserahkan kepada delegasi TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama (Laksma) TNI S Irawan yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pengamanan TNI Angkatan Laut dan Komandan Lantamal IV Kolonel Laut (P) Ribut Eko Suyatno.

“APM Malaysia menilai Western Fleed Quick Response (WFQR) Lantamal IV memiliki andil terhadap keberhasilan mengamankan Selat Malaka selama ini,” kata Kepala Dinas Penerangan Lantamal IV Mayor Laut Josdy Damopoli, di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu.

Tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang antara lain berhasil mengungkap kejahatan asuransi, penyeludupan BBM, penyeludupan orang, dan perampokan. Berkat kerja keras Tim WFQR itu, Selat Malaka menjadi aman dari kejahatan.

“Strategi pengamanan yang dilakukan menjadi contoh bagi beberapa negara karena terbukti efektif dan berhasil,” katanya.

Pimpinan APM Malaysia Laksamana Pertama Maritim Datok Tan Kok Kwee mengisyaratkan agar hubungan yang baik antara APM Malaysia dengan WFQR Lantamal IV dalam menangani kejahatan di laut dipertahankan karena sangat efektif. Kerja sama yang dapat dilakukan antara lain pertukaran informasi.

APM Malaysia menyadari, terkadang hubungan itu terkendala kepentingan masing-masing negara, yang mempunyai aturan hukum berbeda.

Laksma S Irawan menegaskan pihaknya terus berupaya untuk mengembangkan kerja sama seperti pemberantasan narkoba dan perdagangan manusia, karena kegiatan banyak menggunakan jalur laut.

“Perlu dijajaki terlebih dahulu kerja sama ini, apakah cukup antara APM Malaysia dengan WFQR Lantamal IV atau ke jenjang yang lebih tinggi melalui ‘G to G’ antara beberapa negara kawasan,” ujar Laksma Irawan.

Delegasi TNI AL yang dipimpin Irawan juga memberikan piagam penghargaan dari Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia kepada APM Malaysia.

TNI AL dan APM Malaysia membahas berbagai kasus yang terjadi di Selat Malaka pada Selasa (16/5).

Kedua delegasi sepakat akan menempuh jalur “Joint Invertigasion” antara WFQR Lantamal IV Tanjungpinang dengan APM Malaysia untuk mengungkap kasus Kapal MV Chang Hong 68 berbendera Tiongkok yang melakukan pengangkatan Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) secara ilegal di perairan Anambas.

Petugas Pangkalan TNI AL Tarempa berhasil menangkap kapal itu, namun kemudian pelaku melarikan diri. Pelaku kejahatan itu akhirnya berhasil ditangkap kembali oleh APM Malaysia.

Selain itu, Tim WFQR Lantamal IV berhasil menangkap dua kapal buruan APM Malaysia yaitu Tanker MT Brama Ocean (Berbendera Malabo) 314 GT dan MT Orca (Berbendera Fiji) 127 GT yang berlayar dari Tanjung Penyusop, Kota Tinggi Malaysia ke wilayah Indonesia.

Sumber: Antara

Komentar Facebook :
Bagikan Artikel:

  14 Responses to “TNI AL Terima Penghargaan dari APM Malaysia”

  1. lanjutkan terus

  2. Sdh tdr

  3. Semoga bukan pisang setandan

  4. Semoga selat2 yg lain dijaga jg, biar dpt penghargaan lg…ngarep!! Terutama selat sunda…

  5. Bung jimmy udah ngorok bung peu, mungkin lg mimpiin neng cintia, krn ngigau nya mana rudal mana rudal..xixiix

  6. Bung peu, kita ronda yuk…xixixi

  7. Good news.

  8. Baguslah klu terus ditingkatkan taraf kerjasamanya sesama ASEAN harus akur!

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)